KONSEP DASAR

PRODUKSI

ABDUL HALIM
eMail: aling_mandar@yahoo.com
Cp. 085 397 861 159/ o81 342 487 901
Pin BB : 28B8ADD4
Mahasiswa Pasca Sarjana Unhas
Prodi: Kebijakan dan Perencanaan
Pembangunan Pertanian

Mereka juga adalah produsen tetapi mereka menghasilkan jasa. dokter yang mengobati pasiennya. bukan barang. Pengertian Produksi • Secara mudah produksi dapat diartikan “ pembuatan”. tukang cukur yang memotong rambut?. Bagaimana dengan Akuntan yang memberikan konsultasi kepada sebuah perusahaan. yang menggunakan konsumen. meubel. minyak goreng dan lain-lain. psikiater yang memberikan nasehat. Pembuatan sepatu. . • Orang atau perusahaan yang membuat disebut produsen.

• Produksi adalah setiap usaha yang menciptakan atau memperbesar daya guna barang dan jasa. . Pengertian produksi secara luas • Menurut Richad Ruggles dalam bukunya National Income and Income analisys“ In broader terms any process that creates value or adds value to already axisting goods is production”. Artinya Secara luas setiap proses yang menciptakan nilai atau memperbesar nilai suatu barang adalah produksi.

diperlukan bahan yang disebut faktor produksi. Untuk meningkatkan manfaat tersebut.Produksi merupakan kegiatan untuk meningkatkan manfaat suatu barang. Sesuai dengan asumsi bahwa sumber-sumber ekonomi ( faktor produksi ) bersifat jarang. maka faktor-faktor produksi harus dikombinasi secara baik sehingga dicapai kombinasi faktor dengan biaya yang paling rendah (least cost combination ). How. Masalah produksi menyangkut tiga pertanyaan pokok yaitu what. For Whom .

Bagaimana atau dengan apa barang dihasilkan. Barang yang akan dihasilkan adalah barang – barang yang dibutuhkan masyarakat (konsumen). . menengah dan rendah. Barang apa yang akan dihasilkan. Untuk siapa barang itu dihasilkan.a. sebaliknya barang yang semi mewah untuk golongan pendapatan menengah. b. dan bagi mereka yang termasuk golongan berpendapatan rendah akan memintah produk-produk dengan harga murah. madya atau teknologi tinggi. How. For whom. What. Barang-barang mewah yang dihasilkan hanya diperuntukkan bagi mereka yang berpendapatan tinggi. apakah dengan teknologi sederhana. Dilihat dari tingginya pendapatan maka pendapatan masyakarat dapat digolongkan menjadi golongan pendapatan tinggi. Hal ini tergantung pada distribusi pendapatan masyarakat. c.

Faktor-faktor produksi • Semua unsur yang menopang terciptanya nilai barang dan jasa disebut faktor produksi. Tanah 2. • Faktor-faktor produksi adalah: 1. Modal 4. Skill ( Keterampilan) . Tenaga kerja 3.

bukan sekedar tanah untuk ditinggali atau ditanami. Tanah • Tanah (land). minuman dll. kayu- kayuan dan lain-lain. Ikan. . Air untuk pengairan. tetapi semua sumber daya yang terkandung didalamnya (Natural Resources) adalah segala sesuatu yang bisa menjadi faktor produksi yang berasal dari alam tanpa usaha manusia (Sumber daya Alam atau SDA). ternak. 1. • Contoh faktor produksi alam: tanah untuk pertanian. perikanan dan pertambangan.

Sumber daya manusia (SDM) atau Human Resources. • Tenaga kerja (SDM) adalah terkumpulnya atribut atau kemampuan manusiawi yang dapat disumbangkan untuk memungkinkan dilakukannya proses produksi barang dan jasa. . Tenaga Kerja • Tenaga kerja yang dimaksud dalam ilmu ekonomi adalah tenaga kerja manusia( Labour).

Modal • Modal (capital) semua barang-barang (real capital goods) yang dibuat untuk menunjang kegiatan produksi barang dan jasa termasuk didalamnya modal uang. • Penting untuk dibedakan barang-barang modal real (real capital goods) dan Modal uang (money capital). .

Skill (Keterampilan) • Ketiga faktor produksi yang dijelaskan sebelumnya adalah faktor produksi yang “tangible” (dapat diraba). namun demikian peranannya amat menentukan dalam proses produksi . dilihat. dihitung. Ia adalah Keterampilan (skill) ini juga disebut entrepreneurship atau managerial skill. ia hanya dapat dirasakan adanya. Faktor produksi ini tidak dapat diraba (intangible). Tetapi faktor produksi yang keempat ini adalah faktor produksi yang tidak dapat diraba.

. Produsen adalah pengguna faktor-faktor produksi dan sebagai penghasil barang-barang kebutuhan konsumen. FUNGSI PRODUKSI Konsumen adalah pemilik faktor-faktor produksi dan sebagai pengguna barang-barang yang dihasilkan produsen. Maka pada bagian kali ini kita akan membahas perilaku produsen dalam menghasilkan barang yang dibutuhkan konsumen.

L. Rumus fungsi produksi diatas dinyatakan K= stok modal. L= jumlah tenaga kerja. .R. Faktor-faktor produksi dinyatakan input dan jumlah produksi selalu juga disebut output.T) • Fungsi produksi menunjukkan sifat hubungan diantara faktor-faktor produksi dan tingkat produksi yang dihasilkan. T= tingkat teknologi yang digunakan. Sedangkan Q adalah jumlah produksi yang dihasilkan oleh berbagai faktor-faktor produksi. Q = f (K. R= kekayaan alam.

Hukum tersebut menjelaskan sipat pokok dari hubungan diantara tingkat produksi dan tenaga kerja yang yang digunakan untuk mewujudkan produksi tersebut. Hukum hasil lebih yang semakin berkurang menyatakan bahwa apabila faktor produksi yang dapat diubah jumlahnya (tenaga kerja) terus menerus ditambah sebanyak satu unit. tetapi setelah mencapai suatu tingkat tertentu produksi tambahan akan semakin berkurang dan akhirnya mencapai nilai negatif. pada mulanya produksi total akan semakin banyak pertambahannya. Sifat pertambahan seperti ini menyebabkan pertambahan produksi total semakin lambat dan akhirnya ia mencapai tingkat yang maksimum dan kemudian menurun . HUKUM HASIL LEBIH YANG SEMAKIN BERKURANG Hukum hasil lebih yang semakin berkurang merupakan suatu hal yang tidak dapat dipisahlkan dengan teori produksi.

Hukum hasil lebih semakin berkurang dapat dibedakan dalam tiga tahap.Pertama : Produksi total mengalami pertambahan yang cepat . yaitu: .Ketiga: Produksi total semakin lama semakin berkurang Hubungan Jumlah Tenaga Kerja dan Jumlah Produksi Tanah Tenaga Produksi Produksi Produksi Tahap (Ha) Kerja (org) total (unit) Marginal rata2 (unit) (1) (2) (3) (4) (5) (6) 1 1 150 150 150 1 2 400 250 200 PERTAMA 1 3 810 410 270 1 4 1080 270 270 1 5 1290 210 258 1 6 1440 150 240 KEDUA 1 7 1505 65 215 1 8 1520 15 180 1 9 1440 -80 160 KETIGA 1 10 1300 -140 130 .Kedua : Produksi total pertambahannya semakin lambat .

∆TP pertambahan produksi total. Apabila ∆L adalah pertambahan tenaga kerja. PRODUKSI TOTAL. maka produksi marjinal (MP) dapat dihitung dengan menggunakan persamaan: . PRODUKSI RATA-RATA DAN PRODUKSI MARGINAL Pada kolom 4 menunjukkan nilai produksi marginal. yaitu tambahan produksi yang diakibatkan oleh pertambahan satu tenaga kerja yang digunakan.

Maka produksi marjinal adalah: 210/1= 210. menunjukkan bahwa produksi bertambah dari 1080 menjadi 1290 (kolom 3). Produksi marjinal adalah 250 pada waktu tenaga kerja bertambah dari satu menjadi 2. pada tahap kedua produksi marjinal semakin menurun besarnya. dan produksi marjinal meningkat sebanyak 410 apabila pekerja bertambah 2 menjadi 3. Pada tahap ke tiga produksi marjinal adalah negatif . pada tahap pertama produksi marjinal selalu menjadi bertambah besar.Contoh: Perhatikan Tabel. apabila tenaga kerja bertambah dari 4 menjadi 5 orang. yaitu pertambahan sebanyak 210 (kolom 4). Ini berarti hukum hasil lebih semakin berkurang mulai berlaku semenjak permulaan tahap kedua.

dengan demikian produksi rata-rata adalah 400/2 = 200. Apabila produksi total adalah TP. ditunjukkan dalam kolom 5. yaitu produksi yang secara rata- rata dihasilkan oleh setiap pekerja. ( lihat kolom 5) . jumlah tenaga kerja adalah L. maka produksi rata-rata (AP) dapat dihitung dengan menggunakan persamaan berikut:A Ketika tenaga kerja yang digunakan 2 orang.Besarnya produksi rata-rata. produksi tptal adalah 400.

PRODUKSI RATA-RATA DAN PRODUKSI MARGINAL .KURVA PRODUKSI TOTAL.

Terima kasih .

Related Interests