Dislipidemia

E.M. Hidayat
Dep.Patklin FKUPN VJ Jakarta

LIPOPROTEIN

• suatu kompleks molekul lemak dan
protein yang beredar dalam darah.
• Plasma lipoprotein mengangkut semua
kolesterol dan esterified lipids di plasma

• Kerangka sterane diperlukan a. : untuk sintesis vit D.kolesterol • Solid alkohol dengan berat molekul tinggi. • . hormon steroid. • Molekul kolesterol mempunyai 27 atom karbon. asam empedu (bile acid).l. empedu dan sekresi intestinal. • Di usus berasal dari 3 sumber : diet (animal product). dengan struktur/ kerangka tetracyclic perhydrocyclopentanophenantrene (sterane). serta sel.

kolesterol diubah menjadi mix micelle (free cholesterol. conjugated bile acid). micelle  kilomikron (kolesterol. Absorpsi kolesterol • Kolesterol ester di usus dihidrolisa oleh cholesterol esterase dari pankreas menjadi kolesterol bebas (free cholesterol) dan asam lemak bebas (free fatty acids). • masuk sel mukosa usus. monoglycerides (monoacylglycerols). fosfolipid. apoprotein) . • Tanpa adanya bile acids. trigliserida. • Agar dapat diserap usus. fatty acids. absorpsi kolesterol dan trigliserida terganggu. phospholipids.

bagian dalamnya terdiri dari lemak-lemak netral (non polar / bersifat hidrofobik ) terdiri dari : trigliserida kolesterol ester. . fosfolipids kolesterol bebas. dikelilingi oleh bagian permukaan yang lebih bersifat polar / hidrofilik. Lipoprotein plasma • Merupakan makromolekul berbentuk bola. terdiri dari apolipoprotein.

komposisi kimiawi. lipoprotein dibagi 5 kelas : 1) kilomikron. dan mobilitas elektroforesis. 2) -lipoprotein (low density lipoprotein [LDL]). • Lipoprotein (a) [Lp(a)] . karakteristik : ukuran molekul. Lipoprotein plasma • Berdasarkan densitasnya yang ditetapkan dengan ultrasentrifugasi. fisikokimiawi dan daya apung. 4) IDL (intermediate density lipoprotein) 5) -lipoprotein (high density lipoprotein [HDL]). 3) pre--lipoprotein (very low-density lipoprotein [VLDL]).

sebagai aktivator dan kofaktor untuk aktivitas enzim pada metabolisme lemak 3. mengatur pengangkutan dan redistribusi lemak di plasma dan di antara lipoprotein sendiri. apolipoprotein • komponen protein dari lipoprotein. . sebagai petanda untuk dapat dikenali dan ditangkap oleh reseptor sel untuk pengambilan lipoprotein oleh sel dari plasma. mempunyai fungsi : 1. 2.

Kelas major plasma lipoprotein : komposisi apolipoprotrotein (%) apolipoprotein kilomikron VLDL LDL HDL A-I 1 (-) (-) 90 A-II (-) (-) (-) 95 A-IV (+) (-) (-) (+) B-100 (-) .10% 90 (-) B-48 100 (-) (-) (-) C-I major major minor minor C-II major major minor Minor C-III minor 25 minor 60 D (-) (-) (-) (+) E minor major minor minor .

kilomikron • merupakan partikel lipoprotein yang diproduksi oleh usus. protein 1-2%. kaya akan trigliserida eksogen (85-95%) yang berasal dari proses pencernaan makanan. • Rasio lipid/protein sangat besar  densitas rendah. • kadar kilomikron tinggi  “milky” plasma : lapisan krim bila dibiarkan beberapa jam . dan mengapung di permukaan walaupun tanpa sentrifugasi. relatif kurang mengandung kolesterol bebas dan fosfolipid.

Asam lemak hanya dapat melewati mukosa intestinal bila ada garam empedu. gliserol dan monogliserida. kilomikron • Kilomikron dihidrolisis sebagian atau seluruhnya oleh enzim lipase pankreas (LPL) menjadi asam lemak bebas. . Komplek dengan garam empedu disebut micelle.

Very Low Density Lipoprotein (VLDL) • Partikel VLDL > kecil dari kilomikron • Kaya akan trigliserida. • Trigliserida dalam VLDL : trigliserida endogen berasal dari hepar • Kadar VLDL tinggi  plasma turbid • Mengandung : 40% kolesterol dan fosfolipid. 10% protein (apo B-100 dan apo C dan apo E) • Dihidrolisis oleh LPL  VLDL remnant dan intermediate density lipoprotein ( IDL ) . rasio lipid/protein > kecil dibanding kilomikron.

Intermediate lipoprotein (IDL) • Hidrolisis VLDL oleh LPL  IDL • Kandungan IDL : kolesterol dan trigliserida dalam jumlah yang sama dan Apo B dan Apo E • Apo E melanjutkan proses katabolisme IDL  LDL .

• Pasien dgn partikel LDL kecil dengan kadar tinggi menunjukkan berbagai kelainan dislipidemia yg berkaitan dgn PJK . • 25% partikel LDL : protein. terutama Apo B- 100 dan sedikit Apo C • partikel LDL ada yang kecil (mikromolekul) mengandung ester kolesterol lebih sedikit dan mempunyai rasio ester kolesterol : Apo B-100 lebih rendah. Low Density Lipoprotein (LDL) • LDL meliputi 50% dari total masa lipoprotein di plasma. • Separo masa LDL terdiri dari kolesterol dalam bentuk ester kolesterol.

dimana Apo B dipecah menjadi asam amino • Ester kolesterol dalam LDL dihidrolisa oleh lysosomal cholesterol esterase  kolesterol bebas masuk ke sitoplasma .• Katabolisme LDL terjadi di liver dan di jaringan. • LDL berikatan dengan reseptor di membran sel • LDL yang terikat mengalami internalisasi masuk ke dalam sel membentuk endocytic vesicle • Vesikel bergabung dengan lisosome intrasel  LDL dihidrolisis.

.• Pelepasan kolesterol bebas di sel mengalami regulasi : • Bila sel sudah jenuh dengan kolesterol. HMG-CoA reduktase dihambat  pembentukan kolesterol < • Aktivasi enzim ACAT untuk esterifikasi kelebihan kolesterol untuk kemudian disimpan di pool kolesterol ester. • Modulasi jumlah reseptor LDL di membran plasma  pembentukan reseptor LDL berkurang.

• LDL plasma yang berlebihan akan mengalami degradasi melalui : bulk endocytosis yang terjadi sel scavenger / makrofag RES. • Sel scavenger overload dengan LDL / ester kolesterol  foam cells  aterosklerosis • 34 – 64% LDL dibersihkan dari plasma melalui jalur /sistem reseptor LDL. sisanya akan dibersihkan oleh sistem sel scavenger • Defisiensi reseptor LDL  hiperlipoproteinemia tipe II .

Kolesterol oleh ACAT diubah jadi kolesterol ester disimpan di pool kolesterol di sel. LDL di plasma yg berlebihan ditangkap sel scavenger  foam cell . LDL melekat pada reseptor LDL di Metabolisme LDL membran sel  coated pits. 2. Bila kolesterol berlebihan.  HMG- CoA dihambat. 1. LDL mengalami internalisasi  endocytic vesicle 3. 5. pembentukan reseptor LDL berkurang 6.amino & kolesterol 4. Bergabung dgn intrasel lisosom  LDL dihidrolisa : a.

prekursor HDL mengandung Apo AI.High Density Lipoprotein (HDL) • HDL(HDLc. Apo A-II. HDL2 dan HDL3): partikel kecil mengandung 50% protein ( ter-utama Apo A-I. 30% fosfolipid dan hanya sedikit sekali trigliserida. sedikit Apo C dan Apo E). • HDL menangkap remnant kilomikron dan remnant VLDL dan LDL diangkut ke liver (apoE berperan) . lecithin. kolesterol bebas. 20% kolesterol (bagian terbesar kolesterolester). • disintesis di liver dan usus. Apo AII.

• Komponen Apoprotein : Apo B dan Apo(a) yg dihubungkan dengan ikatan disulfida. • Molekul Apo(a) mirip dengan molekul plasminogen . Lp(a) Lipoprotein • Isi kandungan Lp(a) : serupa dengan LDL : 27% protein. 65% lipid. 8% karbohidrat.

ditemukan di kilomikron • Apo E di VLDL. 40% ada di VLDL dan kilomikron. • Apolipoprotein B (Apo B). • Apo B-100. apolipoprotein • Apolipoprotein A (ApoA). Komponen utama HDL • Apo A-I : 75% ada di HDL. kilomikron dan HDL . tidak larut dalam air. 95% ada di LDL. IDL. ada di VLDL dan LDL • Apo B-48. sebagai aktivator enzim LCAT (lecithin cholesterol acyltransferase) mengesterifikasi kolesterol • Apo A-II : 20% dari Apo A ada di HDL.

komponen protein utama di VLDL (25-30%) dan di HDL (2 %). bila defisien LPL  clearance lipoprotein kaya trigliserida dari sirkulasi berkurang • Apo C-III. • Apo C-II. VLDL. di VLDL (5-10%). ada sedikit di kilomikron. Ada 3 jenis apo C • Apo C-I. kerja menghambat lipolisis lipoprotein kaya trigliserida dan mengatur pembersihan remnant lipoprotein kaya trigliserida . dapat mengaktivasi LCAT yg mengkatalisasi pembentukan ester kolesterol di sirkulasi. HDL.Apolipoprotein C (Apo C) • Apo C : protein utama di VLDL. aktivator LPL yg potent.

• Lecithin:Cholesterol Acyltransferase (LCAT). mengkatalisis esterifikasi kolesterol dengan meningkatkan transfer asam lemak dari lecithin ke kolesterol menghasilkan lisolecitin dan ester kolesterol.Enzim pada metabolisme lipoprotein • Lipoprotein Lipase (LPL). . menghidrolisis trigliserida di kilomikron dan VLDL dibantu oleh fosfolipid dan Apo C-II sebagai kofaktor. ikut serta menyingkirkan kelebihan kolesterol bebas dan lechitin dari sirkulasi. disintesa di liver dan beredar di plasma .

trigliserida endogen diangkut dari liver dalam VLDL . • Trigliserida exogen diangkut dari usus dalam kilomikron.Metabolisme Lipoprotein • Fungsi utama lipoprotein plasma : transport trigliserida dan kolesterol dari tempat asal (usus/ hati) • Trigliserida dan kolesterol masuk ke plasma dalam bentuk kilomikron dan VLDL untuk suplai asam lemak ke jaringan sebagai sumber energi.

ApoE  melekat pada reseptornya di hepatosit dan dibersihkan dari sirkulasi pada keadaan puasa kilomikron dibersihkan dari plasma dalam waktu 6 – 9 jam. mengandung ApoB. . apoA dan apoC). • sisanya  terbentuk kilomikron remnant .• Di intravaskuler kilomikron mengalami hidrolisis oleh LPL dgn kofaktor ApoC-II  partikel kilomikron berkurang 95%(terutama trigliserida .

yg kemudian berinteraksi dgn LCAT membentuk ester kolesterol dan lysolecitin. fosfolipid dan apoprotein dikirimkan ke HDL. • Ester kolesterol dari HDL ditransfer ke IDL dengan katalisator cholesterol ester transfer protein (CETP).• VLDL disintesis di liver. dibersihkan dari sirkulasi oleh LPL diubah menjadi VLDL remnant dan IDL. • IDL kemudian diubah menjadi LDL (LDL : produk akhir metabolisme VLDL . • Partikel permukaan termasuk kolesterol.

. disimpan sampai diperlukan.l. • Reseptor LDL kembali ke membran sel untuk mengangkut LDL lebih banyak. kelebihannya diubah kembali jadi ester kolesterol oleh enzim mikrosomal : acyl : cholesterol acyl transferase (ACAT). • Kolesterol bebas yang terbentuk digunakan a. sintesis membran sel. masuk ke sel langsung dibawa ke lisosom dimana apoB- 100 didegradasi dan esterkolesterol dan lipoprotein lainnya dihidrolisa.LDL • LDL mengangkut sebagian besar kolesterol yang ada di plasma dibawa ke jaringan melalui receptor LDL- mediated endocytosis • LDL berikatan dengan reseptor LDL  proses internalisasi.

normal Normal/ Tipe IV >) opaque meningkat Sangat rendah meningkat . Klasifikasi hiper/hipo lipoproteinemia (Fredrickson) Lipoprotein Plasma Total trigliserida LDL kolesterol HDL Lipoprotein abnormal appearance kolesterol kolesterol fenotipe kilomikron Creamy layer Normal Sangat normal Normal / Tipe I /meningkat meningkat rendah LDL clear normal normal meningkat Normal / Tipe IIA rendah VLDL /LDL Clear /agak meningkat meningkat meningkat Normal/ Tipe IIB (preβ & turbid rendah band β >) VLDL/IDL turbid Agak meningkat meningkat Normal/ Tipe III broad β meningkat rendah band VLDL (pre β Turbid  Normal /Agak Meningkat .

clear N  agak normal normal meningkat Hiperalfa lipo band > ) meningkat proteinemia LDL (beta Clear rendah normal berkurang normal Hipobeta band <) lipoproteinemia LDL (beta clear Sangat Menurun/ absent normal abetalipoproteinemi band (-) menurun rendah a HDL (alfa clear N /menurun normal normal absent A-alfa- band (-) lipoproteinemia HDL (alfa clear N / menurun Normal  N berkurang Hipoalfa band <) /meningkat meningkat meningkat lipoproteinemia .Lipoprotein Plasma Total kolesterol trigliserida LDL HDL Lipoprotein fenotipe abnormal appearanc kolesterol kolesterol e VLDL. Creamy Agak Sangat normal Normal / tipe V kilomkron layer meningkat meningkat rendah HDL (α.

sekian .