INSULIN dan

ANTI DIABETIK ORAL

1

kel. eksokrin  enzim-enzim
pencernaan
Pankreas
kel. endokrin  hormon peptida

insulin - glukagon

berperan dalam mengatur
aktivitas metabolisme

mempertahankan kadar glukosa
2

3

• Hiperinsulinemia (tumor pankreas)  hipoglikemia berat • Insulin (-)  DM  hiperglikemia serius diobati dengan insulin dan anti diabetik oral (ADO) 4 .

prtotein) yang digunakan untuk proses glukoneogenesis di hati 5 .• Kadar glukosa tinggi  insulin release dari sel β p.Langerhans kadar glukosa darah insulin release & sekresi glukagon dari sel α p.triasil gliserol .Langerhans kadar glukosa  memobilisasi enersi dari depot (glikogen .

6 .

CO2 + air 5% -.Defisiensi insulin KH  glukosa  50% -. keluar) banyak minum .polidpsia 7 .glikogen 30 – 40% lemak DM • Hiperglikemik • Glukosuria  hiperosmotik  dehidrasi (air- elekt.

• Lipolisis dan lipogenesis  asetil ko-A benda keton >>> pH darah napas cepat dan dalam ketoasidosis 8 .

metabolisme KH .transport zat melalui membran Peran insulin pd transport zat melalui membran • Insulin memudahkan penyerapan beberapa zat lewat membran – glukosa – asam amino – K+ – nukleosida – fosfat organik 9 .Peran insulin thd metabolisme  komplex .

lensa mata dll – otak – hati – tubuli ginjal – mukosa intestin tidak dipengaruhi insulin – eritrosit 10 .• Insulin perlu untuk penyerapan glukosa di : – otot skelet .jaringan lemak – otot polos .leukosit – otot jantung .

11 .

galaktosa vena porta .fruktosa hati – glukosa 2. KH / diet : . pro- pionat 12 . Berasal dari senyawaan glukogenik a. konversi langsung  glukosa.glikosa .• Glukosa darah 1. aa.

b. mengalami sintesis / resintesis – mis. glukosa laktat (hasil oksidasi dalam RBC & otot rangka) hati / ginjal glukosa 13 .

• Mekanisme glukoneogenesis glukosa (darah) triasil gliserol (jaringan adiposa) asil gliserol (bebas dalam darah) glukosa 14 .

metabolisme Pengaturan glukosa hormonal 1.glukosa cepat mengalami fosforilasi oleh enzim pada saat masuk sel .sesudah makan  glukokinase panting u/ mengatur glukosa darah 15 .jar.sel hati permeabel thd glukosa .l hati . lain < permeabel thd glukosa . Pengaturan glukosa darah  proses rumit a.

• Insulin – sel β .tolbutamid cs 16 .sekretin • benda keton .glukagon • FFA .pulau Langerhans  insulin – keluar sebagai respons langsung keadaan hiperglikemia – kadar insulin // kadar glukosa darah – pemberian insulin  hipoglikemia • Zat yang menghambat sekresi insulin • asam amino .

GH glukosa darah .• yang menghbt sekresi insulin  Epinefrin 4.glukokortikoid  glukoneogenesis  katabolik protein 17 .ACTH X insulin . Hormon .GH uptake glukosa jaringan langsung & tidak langsung kronik  diabetik .

INSULIN dan ANTI DIABETIK ORAL 18 .

19 .

diproduksi oleh sel β p Langerhans di pankreas – sebagai respons thd pe kadar glukosa darah 20 .Insulin .

Kerja insulin tempat kerja otot ↑ transport glukosa ke dlm sel ↑ glikogenesis ↑ sintesis protein dan Tg hati ↑ transport glukosa ke dlm sel ↑ glikogenesis ↑ penggunaan glukosa pd siklus Krebs ↑ sintesis protein adiposa ↑ transport glukosake dlm sel ↑ glikogenesis ↑ sintesis Tg 21 .

22 .

Diabetes mellitus 1.terjadi pada umur + 15 th  gejala : .aterosklerosis .ketoasidosis .hiperglikemia .ok defisiensi insulin – sel β p-Langerhans .antidiabetik oral (ADO) tidak dapat menginduksi insulin pasien harus disuntik insulin 23 .gangguan retina .gagal ginjal . Insulin dependent DM – IDDM – tipe I .

Non insulin dependent DM – NIDDM – tipe 2 terjadi ok : produksi insulin respons jaringan terhadap insulin hiperglikemia (+) ketoasidosis (-) terapi : diet + olah raga ADO bila diet gagal insulin bila ADO gagal 24 .2.

Insulin – substitusi Pasien IDDM : • insulin SK setiap hari • tujuan  untuk kontrol glukosa 24 jam sesuai keadaan pasien – juml minimal • suntikan pada tempat yang sama  atrofi atau hiperplasia di tempat suntikan 25 .

sebelum makan 26 .Insulin manusia • didapat melalui tehnik rekombinan DNA atau • disintesis dari insulin procin – pertukaran secara enzimatik pada arginin yang terdapat di ujung senyawaan dengan treonin • > disukai dp insulin hewan – ok < antigenik Bovine insulin • Sangat bersifat antigenik • Regimen dosis – regular insulin dengan lente insulin / NPH : 2-3 dd.

pusing/skt kepala .berkeringat dalam sel .ok.ggn penglihatan & ggn neuromuskular banyak dr gejala ini akibat pengeluaran E (E menyebabkan : glikogenolisis.hipokalemia berat.takikardia ketoasidosis yg di T/ insulin .sering pd pasien dengan .Toksisitas insulin menimbulkan : Hipoglikemia dan hipokalemia .ansietas/tremor . glukoneogenesis lipolisis & menghbt pengeluaran insulin) gejala lain akibat kekurang suplai energi 27 . takikardia .lemah .ggn mental . insulin memasukkan K+ ke .

obat pe 28 ↓ BB . antagonis adrenergik.Interaksi insulin – obat banyak obat mempengaruhi kadar glukosa darah • ↑ glukosa : diabetes sukar dikontrol – walaupun dengan insulin antipsikotik. (me ↓ pengeluaran insulin) dan suplemen tiroid • ↓ glukosa : mempercepat timbulnya hipogli- kemik : alkohol.

Sifat berbagai sediaan insulin Jenis sediaan mula k masa k dpt dicampur dgn Kerja ins reg manusia 1 jam 6 semua sediaan cepat I reg dari krist. seng I 1 1 8 semua sediaan I semilente/ suspensi seng I 1 14 sediaan lente Kerja suspensi I isofan manusia 2 24 insulin regular sedang suspeni seng I / I lente 2 24 semilente seng I globin 2 18 -- Kerja seng protamin insulin 7 36 insulin reguler Lama insulin ultralente semilente 7 36 insulin reguler 29 .

30 .

baik melalui sal. .gliburid . cerna 31 .klorpropamid Generasi II : .Antidiabetik oral = ADO Sulfonilurea Generasi I : .glimepirid dari generasi I Semua sulfonilurea : abs.tolazamid .tolbutamid .asetoheksamid .albumin terikat plasma prot.glipizid 200 x lebih kuat .

Masa kerja sediaan sulfonilurea dan biguanid Golongan sediaan masa kerja tablet SU tolbutamid 6-12 jam 0.5 g tolazamid 10-14 100-250 mg asetoheksamid 12-24 250-500 mg klorpropamid sp 60 100-250 mg glibenklamid 15 5 mg glipizid > 12 5 mg Biguanid metformin . 500 mg 32 .

mual dan rasa sakit pada daerah epigastrium 33 .S lain : gangguan kulit & saluran cerna.Kerja cepat : tolazamid • Absorpsi cepat  tidak dipengaruhi adanya makanan • Sama seperti pada semua SU  dapat timbul hipoglikemia • E.

absorpsi cepat  dimetabolisme jadi hidro- heksamid yang masih aktif. Tolazamid . t ½ 6 jam .mempunyai efek urikosurik  utk pasien D.M dengan peny. Gout 2. Asetoheksamid .mempunyai efek diuretik ringan 34 .Kerja sedaang : 1.absorpsi lambat .

terikat protein plasma 4.absorpsi cepat – menghambat produksi glukosa di hati . Glipizid .3. Gliburid .mempunyai efek diuretik ringan 35 .absorpsi cepat – diperlambat bila ada makanan .

Kerja panjang : klorpropamid • Absorpsi cepat • Direabsorpsi secara ekstensif di ginjal • Absorpsi lambat dalam keadaan basa • Efek samping – > sering dari SU lain – Retensi air – Bila dimakan bersama alkohol  disulfiram like ef. Indikasi : DM tipe 2. tidak efektif pada tipe 1 Konkraindikasi : usia lanjut 36 .

37 .

tetapi berpotensiasi dengan insulin • Pada penderita DM gemuk dapat ↑ BB 38 . tetapi langsung pada target organ • Pada orang (N) .kadar glukosa tidak ↓ .Biguanid fenformin – metformin – buformin Mekanisme kerja • Tidak melalui perangsangan insulin.

penyakit jantung dengan uremia .penyakit hati .penyakit jantung kongestif .biguanid Intoksikasi : fenformin : m – m – d kecap logam penderita gangguan hati berat/ginjal ↓ asam laktat  ggn elektrolit & air Indikasi : DM dewasa KI : .kehamilan 39 .

UPDATE Lispro insulin • Berbeda dari regular insulin • Lysine – proline di posisi 28 dan 29 rantai β tertukar • absorpsi > vepat setelah suntikan SK • kerja > cepat • berikan 30’ sebelum makan  peak 30’-90’ • biasanya regular insulin 50’ – 120’ • dpt dikombinasi dgn insulin kerja panjang • Lain-lain efek = insulin • E.S = insulin lain – plg sering hipoglikemia 40 .

insulin aspart .modifikasi ini menurunkan interaksi ProB28 dan GlyB23 dengan menghambat insulin self agregation .aktivitas dan karakteristik lain mirip 41 reg.substitusi B28 dengan asam aspartat .I .insulin inhalasi Insulin aspart .insulin glulisin .Insulin kerja cepat : .insulin lispro .

Insulin glulisin .absorpsi.diformulasi dengan substitusi aspargin untuk lisin pada B3 dan asam glutamat untuk lisin pada B29 . kerja dan sifat-sifat imunologik sama dengan insulin kerja cepat lainnya 42 .

perokok 43 . remaja dan dewasa dengan asma.untuk pre-prandial dan mengontrol gula darah pada DM tipe I dan II .powder form of rDNA human insulin . bronkisit. emfisema.Inhaled human insulin .I : anak-anak.diberi melalui alat inhaler .K.

ultra long-acting insulin analog .mula kerja lambat (1-1.5 jam) dan masa kerja 4-6 jam.insulin soluble and peakless .biasa diberi 1 kali sehari .Insulin glargin . .jangan dicampur dengan insulin lain dalam 1 syringe 44 .

↓ 20 – 25 mg mg/dl glukosa puasa .Miglitol .merupakan glukosidase inhibitor .untuk DM tipe 2  bisa dikombnasi dgn SU  efek glicemik aditif  hipoglikemia 45 .monoterapi : .5 – 1% glikohemoglobin .struktur kimianya berbeda dengan akarbose .↓ 0.

I untuk peny.S : flatulens diare nyeri abdomen ↓ diteruskan akan berkurang K.E.I : inflamasi git gangguan git akan memburuk ok ada gas ganguan ginjal akarbose me ↑ enzim hati  K. hati 46 .

Pramlintide . untuk prospandrial  DM tipa 1 dan 2 . analog sintetik amilin . metabolisme dan ekskresi melalui ginjal . duration 150’ . diberi suntikan – SK . harus diberi segera sebelum makan 47 . kadar puncak 20’. dapat di + insulin . SK . diabsorpsi cepat setelah pemb.

S .dimulai dengan dosis rendah  di ↑ bertahap .jangan dicampur dengan insulin dalam 1 syringe E.m – m dan anoreksia 48 .hipoglikemik ..

suntikan  adjunc th/ untukpasien NIIDM yang mendapat metformin / SU .potensiasi thd sekresi I yg mediated-gluc . peak level 2 jam.Exenatide . clinical study exenatide memp. suntikan 60’ sebelum makan – 5 mcg/2dd . abdomen atau panggul . suntikan SK di lengan.menghilangkan nafsu makan . bbrp efek : . pengosongan lambung .supressi release glukagon postprandial .S – mual  44% pasien   bila th/ Terus muntah 49 . E.analog sintetik glukagon-like polipeptida . duration 10 jam .

menghambat α . obat aktif untuk pengobatan pasien NIDDM .glukosidase inhibitor .glukosidase pada brush- border intestine .↓ absorpsi tepung & disakharida . adjunct insulin untuk IDDM .tidak merangsang pengeluaran insulin dari pankreas 50 .Akarbose  α .

S : flatulens. abdominal cramp 51 .• Tidak me ↑ kerja insulin di jaringan perifer • Akarbose tidak menyebabkan hipoglikemia • Dapat digunakan tunggal pada pasien dgn diet • Atau : kombinasi dengan ADO lain • Absorpsi buruk • E. diare.

hipoglikemik .Glimepirid .hiperinsulinemis .hiper-Tg-demia 52 .SU generasi 2 • Merupakan SU pertama yang digunakan bersama insulin • Sifat : = insulin • Ekskresi : urin dan feses • E.S : .

Repaglinid • Bukan SU  kerja mirip • Terikat dengan ATP-sensitive-K-channel • Release insulin • Absorpsi oral baik  3 dd sebelum makan T ½ .1 jam • Metabolisme : hati.S : hipoglikemik < kurang dari SU lain 53 . ekskresi : empedu • Kombinasi dgn metformin > dp monoterapi • E.

absorpsi dalam 20’ setelah pemberian oral . nateglinid me  glukosa. kadar puncak 1 jam . duration – 4 jam .1. aman pada pasien dengan fungsi ginjal 54  .t .derivat d-alanin . T ½ . normal no effect . insiden hipoglikemik paling ringan .merangsang insulin dari sel dengan menutup ATP- sensitive K+ channel . restore initial release in response to IV g.Nateglinid .t. metabolisme CYP 2C9 dan CYP 3A4. . dgn metformin . efektif bila diberi tunggal/komb.5 jam .

Troglitazone & Rosiglitazone • Derivat tiazolidin pertama untuk DM tipe 2 • Terutama untuk hiperglikemik yang tidak dapat dikontrol kecuali dengan insulin • Troglitazone bekerja seperti insulin sensitizer ↑ kerja insulin di hati dan otot • Pengobatan dengan troglitazone mengurangi pe ↑ pengeluaran glukosa dari hati pada DM tipe 2 55 .

hiperinsulinemia .hiper-Tg-mia dan .↑ glycosylated Hb (HbA1C) • Mengatasi insulin resisten • Diberi bersama insulin • F’kinetik – absorpsi oral bila diberi bersama makanan – terikat albumin serum  T ½ plasma : 16 jam 56 .hiperglikemia .• Terlihat perbaikan : .

S : .hepatotoksik  † .• Troglitazone menginduksi P450 • Ekskresi utama : feses • K.troglitazone ↑ metab. 57 edema .I : wanita hamil • E.periksa l.infeksi sal. napas atas.t. dan bilirubin rutin . KSH  ovulasi hamil .hanya untuk pasien rawat inap .f. anemia. sakit kepala.

58

Obat-obat yang digunakan untuk ↑ glukosa
darah

1. Glukagon
- merupakan polipeptida rantai tunggal
dengan 29 a.a yang dihasilkan sel α
pankreas
- sekresinya dihambat bila glukosa darah,
insulin dan somatostatin meningkat
- sekresinya dirangsang oleh asam amino &
perangsangan simpatis
59

Kerja dan efek farmakologi

• Reseptornya terdapat dalam jumlah >> dihati
• Merangsang penggunaan glikogen dari depot
dan glukoneogenesis
• Secara umum kerjanya berlawanan dengan
insulin
• Degradasi di hati & ginjal serta dapat
dihidrolisis di plasma - T ½ : 3’ – 5’

60

S : kadang-kadang : mual dan muntah 61 .Indikasi glukagon • Untuk krisis hipoglikemik • Glukagon dapat ↑ glukosa darah – pada hipoglikemia yang diinduksi insulin – jika simpanan glikogen cukup • Merelaksasi usus sebelum tindakan radiologi • Merangsang sel untuk mensekresi insulin  digunakan untuk menentukan keadaan pankreas • E.

iritasi saluran cerna dan perubahan pada leukosit 62 .Diazoxid • Tiazid non diuretik yang segera dapat ↑kadar glukosa dengan menghambat insulin secara langsung • Berguna untuk kasus insulinoma atau hipoglikemia yang leucine sensitif • Menyebabkan retensi insulin.

63 .

64 .

65 .

66 .

67 .

68 .

69 .