Fungsi Konsumsi dan

Fungsi Tabungan
 Fungsi Konsumsi adalah Pengeluaran konsumsi yang
tergantung dari proporsi besarnya pendapatan.
 Fungsi Tabungan adalah besarnya tabungan yang sangat
tergantung dari proporsi besarnya pendapatan.
Y=C+S
Dimana C = a + bY
C = konsumsi
a = konsumsi minimum (besarnya a pada saat Y = 0)
b = MPC (marginal propensity to consume)
Y = pendapatan

Pada tingkat pendapatan OA. sehingga ada dissaving sebesar RM. Pada tingkat pendapatan OP. . konsumsi adalah PM. konsumsi sebesar AK yang berarti bahwa semua pendapatan dihabiskan untuk konsumsi. C Y = C+S S I C=a+by K M C C S=-a+(1-b)y Y R 45 0 Y P A Keterangan: Garis CC adalah fungsi konsumsi.

Lanjutan  Karena Y = C + S.C1 = MPC (Y – Y1) Sehingga.50 dY  C .Y1 = 20. maka  Kasus  Y = a + bY + S  Y1 = 100.000.000 .000 . Y2 = 120.000  dY = Y2 . C2 = 90.000 = 0.50Y + 30.b = dS = MPS  MPC = 0.000) 0 < MPC < 1  C = 0.000  Y – bY = a + S  C1 = 80. MPC + MPS = 1  C – 80.000  S = -a + (1+b)Y  dC = C2 .000  1 .C1 = 10.50 (Y–100.

Perekonomian empat Sektor  Y = C + S + Tx Y=C+I+G  C = a + b Yd C = a + bY + bTr – bt .b Tx + bTr Y =  = a + bY .bhY + bTr .bhY  Yd = Y – Tx + Tr Y = a + bY+bTr– bt – bhY +I+G  Tx = t + hY.b (t+hY) + bTr (1-b+bh)  = a + bY – bt . sehingga Y-bY+bhY= a + bTr– bt +I+G Y(1-b+bh)= a + bTr– bt +I+G  C = a + b Yd  C = a + b (Y – Tx + Tr) a + bTr– bt +I+G  = a + bY .

20 Y  Tr= 40.Contoh soal  Diketahui  C = 20 + 0. I = 40 .75 Yd  Tx= -20 + 0. G = 60.

75 Yd +20 milyar rupiah sedng transfer pemerintah (Tr) adalah sebesar 40 milyar dan pajak (Tx) sebesar 20 milyar rupiah. b. Cari dan gambarkan fungsi konsumsi tersebut sebelum dan sesudah adanya tranfer pemerintah dan pajak. Hitung jumlah konsumsi dan tabungan sesudah ada transfer pemerintah. Dengan terjadinya investasi (I) sebesar 40 milyar rupiah dan konsumsi pemerintah (G) sebesar 60 milyar. c. hitung besarnya pendapatan nasional ekuilibrium. Diketahui fungsi konsumsi C = 0. . tetapi sebelum ada pajak pada tingkat pendapatan sebesar 100 milyar rupiah. d.  Pertanyaan: a. Hitung jumlah konsumsi dan tabungan sebelum ada transfer pemerintah dan pajak pada tingkat pendapatan sebesar 100 milyar rupiah.

 Menurut penggunaannya. pendapatan dikeluarkan untuk tujuan konsumsi dan tabungan. 3.Investasi  (a) Y = C + S  (b) Y = C + I  Pendapatan nasional (Y) dalam persamaan tersebut dibaca dengan cara yang berbeda. Dan produk total terdiri dari barang konsumsi dan barang investasi. sedang Y dalam persamaan (b) menyatakan produk. Ekspansi atau perluasan.  Y dalam persamaan (a) menyatakan pendapatan. Rehabilitasi atau perbaikan. Sehingga. pengeluaran investasi adalah untuk keperluan: 1. Konstruksi 2. .

Jenis-jenis Investasi 1. Domestic investment dan foreign investment 4. Gross investment dan Net investment Jadi investasi bruto mencakup segala jenis investasi. Public investment dan private investment 3. Net investment adalah selisih antara investasi bruto dengan penyusutan. Autonomous investment dan induced investment 2. . Sehingga seluruh investasi yang dilakukan di sesuatu negara pada atau selama periode waktu tertentu disebut investasi bruto (gross investment).

. Jenis-jenis Investasi 1. Gross investment dan Net investment Jadi investasi bruto mencakup segala jenis investasi. Domestic investment dan foreign investment 4. Net investment adalah selisih antara investasi bruto dengan penyusutan. Public investment dan private investment 3. Autonomous investment dan induced investment 2. Sehingga seluruh investasi yang dilakukan di sesuatu negara pada atau selama periode waktu tertentu disebut investasi bruto (gross investment).

maka perekonomian akan mengalami kemunduran . maka perekonomian mengalami kemajuan (progressing economy/investing economy) Jika investasi bruto = penyusutan.Ada tiga kriteria Jika investasi bruto > penyusutan. maka perekonomian akan tetap (stationary economy) Jika investasi bruto < penyusutan.

Apabila pendapatan nasional full employment sebesar 1. Suku bungan Keseimbangan iE 3. Pajak Keseimbangan TE 4. Konsumsi C = 160 +0. Apa yang terjadi dalam perekonomian tersebut (inflationary Gap atau deflationary gap) ? .20Y 4. Pem G = 160 Ditanya 1. Investasi I = 180 – 500i 2.Contoh soal 3 • Diketahui data perekonomian suatu negara mempunyai keadaan sebagai berikut : 1. Tabungan S = 60 3. Pendapatan nasional Keseimbangan YE 2.000. Pajak T = 20 +0.75Yd 5. Pengel.

maka akan terjadi deflationary Gap Jika pendapatan nasional keseimbangan lebih besar daripada tingkat pendapatan nasional full employment. maka akan terjadi inflationary Gap .Keterangan Jika pendapatan nasional keseimbangan lebih kecil daripada tingkat pendapatan nasional full employment.