Peran Posyandu di Masyarakat

Ilyana Prasetya Hardyanti
102016223
Skenario A
 Puskesmas telaga sari melakukan lokakarya
mini, dan ditemukan data bahwa cakupan
pemberian tablet besi pada ibu hamil hanya
60% saja. Pada pelayanan penimbangan bayi
ditemukan bahwa angka kurang gizi pada
bayi berkisar 40%. Diputuskan untuk
merevitalisasi pelayanan perbaikan gizi di
seluruh Posyandu yang ada dengan sasaran
ibu hamil dan bayi.
Identifikasi Istilah

Revitalisasi Lokakarya Mini
suatu proses atau cara dan satu bentuk upaya untuk
perbuatan untuk menghidupkan penggalangan dan
kembali suatu hal yang pemantauan berbagai
sebelumnya terberdaya sehingga kegiatan puskesmas melalui
revitalisasi berarti menjadikan pertemuan (Depkes RI, 2006).
sesuatu atau perbuatan untuk Memantau pelaksanaan
menjadi vital, sedangkan kata kegiatan Puskesmas
vital mempunyai arti sangat berdasarkan perencanaan dan
penting atau sangat diperlukan memecahkan masalah yang
sekali untuk kehidupan dan dihadapi serta tersusunnya
sebagainya. rencana kerja baru.
Rumusan Masalah

 Ditermukan bahwa pemberian tablet besi
pada ibu hamil hanya 60% saja
 Ditemukan bahwa angka kurang gizi pada
bayi berkisar 40%
 Merevitalisasi perbaikan gizi pada ibu hamil
dan bayi
Analisis Masalah
- KB
Kegiatan - KIA
Posyandu - Perbaikan Gizi
- Imunisasi
- Penanggulangan Diare
Posyandu
Paradigma Sehat - Promotip & Preventip
- Konsep sehat sakit
- Visi Indonesia Sehat
- Kesehatan Lingkungan
Peran Serta
Masyarakat
Hipotesis

 Diduga pelaksanaan program pelayanan
Posyandu belum berjalan dengan semestinya
Sasaran Pembelajaran

 Mampu memahami kegiatan posyandu
 Mampu memahami manajemen pelaksanaan
posyandu
 Mampu memahami paradigma sehat
 Mampu memahami peran serta masyarakat
di posyandu
Posyandu

 Posyandu adalah salah satu bentuk Upaya
Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat
(UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan
dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat
dalampenyelenggaraan pembangunan
kesehatan, guna memberdayakan
masyarakat dalammemperoleh pelayanan
kesehatan dasar untuk mempercepat
penurunan angka kematian ibudan bay
Kegiatan Posyandu
Keluarga
salah satu usaha untuk mencapai kesejahteraan
Berencana (KB) dengan jalan memberi nasihat perkawinan,
pengobatan kemandulan, dan penjarangan
kehamilan
upaya pencegahan yang amat bermanfaat
Imunisasi untuk mencegah penyakit infeksi yang dapat
dicegah dengan imunisasi.

Salah satu upaya untuk untuk memperbaiki gizi yang
dimiliki oleh bayi, balita, ibu hamil, ibu nifas dengan cara
Perbaikan Gizi
memberikan pelayanan seperti penyuluhan, pemberian
vitamin, pemberian tablet besi, penimbangan berat badan.

Penanggulangan upaya pencegahan diare dengan memberikan penyuluhan
Diare
Kegiatan Posyandu
- penimbangan berat badan
- pemberian tablet besi
Ibu Hamil - pengukuran tekanan darah
- pemberian imunisasi Tetanus Toksoid
- pemeriksaan tinggi fundus/usia kehamilan

Ibu Nifas - penyuluhan kesehatan,
Kesehatan Ibu dan dan - perawatan payudara
Anak (KIA) Menyusui - senam ibu nifas
- pemberian vitamin A dan tablet besi

- penimbangan berat badan
- penentuan status pertumbuhan
- penyuluhan
Balita
- pemeriksaan kesehatan
- Imunisasi
- deteksi dini tumbuh kembang
Paradigma Sehat
pembangunan semua sektor dengan
memberikan kontribusi positif bagi
Marko pengembangan perilaku dan
lingkungan sehat
Pembangunan kesehatan yang lebih
menekanan upaya promotif dan
Mikro
preventif

Promotif : penyebar luasan
Informasi melalui berbagai media
Preventif : upaya pencegahan,
misalnya: imunisasi
Paradigma Sehat

Sehat adalah suatu keadaan seimbang
yang dinamis antara bentuk dan fungsi
tubuh dan berbagai faktor yang
berusaha mempengaruhinya (Parkins)
Konsep Sehat
Sakit sakit adalah sebagai suatu keadaan yang
tidak menyenangkan yang menimpa
seseorang sehingga seseorang
menimbulkan gangguan aktivitas sehari-
hari baik itu dalam aktivitas jasmani,
rohani dan sosial (Parkins)
Paradigma Sehat
1. Gambaran, prediksi atau harapan tentang
keadaan masyarakat Indonesia sehat 2010
2. Lingkungan, perilaku sehat, menjangkau
pelayanan kesehatan yangbermutu, adil dan
merata.
3. Lingkungan sehat adalah lingkungan yang
kondusif. Kondusif disini adalah lingkungan
yang bebas polusi, lingkungan yang tersedia
adanya air yang bersih, sanitasi lingkungan
yang memadai, kehidupan yang saling tolong
menolong.
4. Perilaku sehat adalah perilaku yang proaktif.
Proaktif disini adalah mampu memelihara dan
meningkatkan kesehatan, mencegah resiko
terjadinya penyakit, dan berperan aktif dalam
gerakan kesehatan masyarakat. (2010)
Paradigma Sehat

kesehatan merupakan totalitas dari :
1. faktor lingkungan
2. Faktor perilaku
3. Faktor pelayanan kesehatan,
4. faktor keturunan
saling mempengaruhi satu sama lain.

Lingkungan yang baik haruslah
menjadikan lingkungan fisik penunjang
kesehatan, baik di rumah, tempat kerja
atau tempat- tempat umum.
Peran Serta Masyarakat

Keberhasilan pembangunan kesehatan
Indonesia tidak terlepas dari partisipasi
aktif masyarakat

peran serta masyarakat sangat
menentukan terhadap keberhasilan,
kemandirian dan kesinambungan
pembangunan manusia
Pembahasan

Dari skenario disimpulkan bahwa kegiatan posyandu tidak berjalan
dengan baik khususnya dalam kegiatan perbaikan gizi dan
kesehatan ibu dan anak (KIA).
Pembahasan
kurangnya pengarahan yang dilakukan terutama
Promotif dalam pembangunan promotif yaitu upaya untuk
menyebar luaskan informasi

Preventif Kurangnya upaya untuk memberikan pencegahan

Peran Serta
Masyarakat tidak ikut berperan
Masyarakat

Kesehatan
Lingkungan yang tidak baik
Lingkungan
Penutup

Oleh sebab itu diperlukan adanya kerjasama yang
dinamis dan produktif yang melibatkan semua sektor
terkait yaitu pelayanan posyandu dan masyarakat dalam
upaya meningkatkan kemandirian posyandu agar
tercapainya tujuan utama dari posyandu tersebut dan
meningkatkan usia harapan hidup manusia di Indonesia.
Apabila usia harapan hidup manusia di Indonesia
meningkat berarti kualitas hidup manusia di Indonesia
menjadi lebih baik sehingga dapat meningkatkan
kualitas manusia pembangunan dari berbagai sisi secara
nasional di Indonesia