Pemeriksaan Pemeriksaan Pemeriksaan

Anamnesis LAB Patologi
fisik Penunjang
Anatomi

tidak Gastrointestinal TAK
Mual dan
muntah ?
Ya Gangguan Warna
Gastrointestinal Muntah
Keluhan: BAB
( diare dan Makanan
- Kapan? Hijau Kuning biasa
berlendir) dan
Flatus - Berapa
lama ? Ya Gangguan Gangguan
Pencernaan Pencernaan
Ya tidak Bagian Bawah Bagian Atas

Ca
Colon Volvulus Divertikel

Konsumsi obat : epinefrin. Nyeri : letak. golongan kortikosteroid dan steroid berkepanjangan (risiko kanker) 7. minuman beralkohol. diit makanan tinggi lemak (risiko kanker kolon) 5. (pada kanker yang progresif biasanya hipotensi) 3. Penerunan kesadaran : pusing. Konsumsi makanan dan minum : makanan cepat saji. Riwayat keluarga ada yang menderita kanker atau tumor (genetik) . frekuensi (pada kanker nyeri karena terjadi obstruksi usus) 2. Gaya hidup : olah raga. Pemeriksaan Pemeriksaan Pemeriksaan Anamnesis LAB Patologi fisik Penunjang Anatomi ANAMNESIS TAMBAHAN : 1. rokok (risiko kanker) 4. sekitar berapa lama penurunannya (progresifitas kanker) 6. sifat. Penurunan berat badan : awal berat badan. Kafein.

takipnea dan berkeringat  Inspeksi : terlihat benjolan . Pemeriksaan Pemeriksaan Pemeriksaan Anamnesis LAB Patologi fisik Penunjang Anatomi PEMERIKSAAN FISIK:  Pengamatan umum : kebanyakan pasien meskipun tidak nyaman tetap tenang. ada yang menggeliat geliat karena nyeri viseral.  tanggapan berkurang :Tanda tanda sitemik biasanya menyertai gangguan progresif yg terkait seperti : extremita pucat. warna .hipotermia.takikardi.

iliaca dekstra dan sinistra. kenyal. ukuran tidak dapat diperkirakan  Pada Ca kolorektal : dilakukan rectal touche . epicondrium . abdomen dektra dan sinistra. supra pubis) : benjolan  Benjolan : permukaan . konsistensi. ukuran. letak. suhu. pulsasi  Pembesaran kelenjar getah bening : membedakan perbedaan benjolan dengan pembesaran kelenjar getah bening. terfiksir. ukuran dapat di perkirakan  Tumor ganas : ireguler. padat. Pemeriksaan Pemeriksaan Pemeriksaan Anamnesis LAB Patologi fisik Penunjang Anatomi  Palpasi di 9 kuadrant abdomen ( hipocondrium dektra dan sinistra.  Pemeriksaan rectal touche  Tumor Jinak : reguler. imobile. terfiksir atau tidak. umbilicus.

ureum + elektrolit : ureum meningkat. Na+ dan Cl.rendah . Leukosit : normal atau sedikit meningkat. PCV : meningkat akibat dehidrasi . Pemeriksaan Pemeriksaan Pemeriksaan Anamnesis LAB Patologi fisik Penunjang Anatomi  Obstruksi Usus : Hb.

Ureum + elektrolit . Pemeriksaan Pemeriksaan Pemeriksaan Anamnesis LAB Patologi fisik Penunjang Anatomi  Ca Kolorectal : DPL: anemia.

penyebaran limfatik. aspirasi dgn jarum (needle aspiration biopsy) tumor di sedot dgn jarum. hematogen (melalui vena ke hati) . Pemeriksaan Pemeriksaan Pemeriksaan Anamnesis LAB Patologi fisik Penunjang Anatomi  Biopsi : insisi ( pengambilan jaringan kecil tumor padat dgn pisau bedah). stadium berdasarkan klasifikasi Dukes dan TNM. truncut ( pengambilan sebagian tumor dengan alat biopsi husus berbentuk jarum besar yg dpt memotong dan mengambil jaringan tumor). endoskopi ( pengambilan sebagian kecil jaringan tumor dgn endoskop Pada Ca kolorektal : pda pemeriksaan histologis terdapat adenomakarsinoma (10-15% = adenomakarsinoma musinosa). eksisi / toto ( pengambilan seluruh tumor secara eksisi).

Pemeriksaan Pemeriksaan Pemeriksaan Anamnesis LAB Patologi fisik Penunjang Anatomi  Foto polos abdomen  Foto kontras  USG  MRI  Pathscan  Ct-scan Pada Ca Colon : radiognosisnya dengan Colon in Loop. bayangan valvula coniventes melintas seluruh lebar usus) atau obstruksi usus besar (distribusi perifer/bayangan haustra tidak terlihat diseluruh lebar usus) b) cari penyebab (batu empedu. USG. hernia). Obstruksi Usus : ro toraks: diafragma meninggi akibat distensi abdomen. enema kontras tunggal pd usus besar . distribusi nonatomis. ro abdomen dlm posisi terlentang a) usus halus (lengkung sentral.pola khas dari volvulus. Ro toraks. CT.