Julita M. S.Pd., M.

Sc

 Logam golongan 2 disebut logam alkali
tanah.
 Alkali : mempunyai sifat alkalin atau basa
jika direaksikan dengan air.
 Tanah : karena oksidanya sukar larut dalam
air, dan banyak ditemukan dalam bebatuan
di kerak bumi
 Berilium bersifat hampir semilogam.
 Radium merupakan unsur radioaktif. Radium
sangat jarang sekali, tetapi keberadaannya
dapat dideteksi dengan mudah oleh sinar
radioaktif karena intinya membelah dengan
spontan, mengemisi partikel α sehingga
terbentuk Radon, Rn.

.

6H2O).  Mg terbanyak ke-8 di kerak bumi. terbanyak ke-3 dilaut. gipsum (CaSO4. karnalit (KCl. Be3Al2. olivin ((Mg. CaCO3 (dalam bentuk kapur.2H2O). magnesit (MgCO3).[Si6O18]. Ca. Berilium terdapat dalam bentuk mineral silikat yaitu beryl.  Ca terbanyak ke-5 dikerak bumi.  Beberapa mineral penting yaitu dolomit (CaCO3.  Unsur Mg.Fe)2SiO4).MgCl2. batu kapur dan marmer). Sr dan Ba terdistribusi luas dalam mineral dan sebagai garam terlarut dalam air laut. .MgCO3).

03%. Di alam strontium dapat membuntuk mineral Selesit (SrSO4).04% dalam bentuk mineral barit (BaSO4). witerit (BaCO3) .  Barium di kerak bumi sebanyak 0. Stronsium berada di kerak bumi dengan jumlah 0. dan Strontianit (SrCO3).

.

[Si6O18]  Beril dipanaskan dengan Na2SiF6 membentuk BeF2. . Be3Al2. Pemanasan BeF2 pada tungku dengan suhu 1550K menghasilkan logam Be. Berilium diperoleh dari beril.

Reaksi yang terjadi adalah : Katoda : Be2+ + 2e  Be Anoda : 2Cl. sehingga ditambahkan NaCl. Karena BeCl2 tidak dapat mengahantarkan listrik dengan baik.Untuk mendapatkan berilium juga kita dapat mengekstraksi dari lelehan BeCl2 yang telah ditambah NaCl. Cl2 + 2e .

Mg dipisahkan melalui destilasi dalam vakum. dan MgO direduksi oleh ferosilikon dalam bejana Ni. . Campuran logam karbonat dolomit secara termal didekomposisi menjadi campuran MgO dan CaO.Untuk mendapatkan magnesium kita dapat mengekstraksinya dari dolomit [MgCa(CO3)2] Dari logam golongan 2 . hanya Mg yang diproduksi dalam skala besar.

Ekstraksi logam Mg melalui elektrolisis MgCl2 juga bisa dilakukan dan merupakan aplikasi dari ektraksi logam dari air laut. Tahap pertama adalah pengendapan Mg(OH)2 dengan penambahan Ca(OH)2. Ca(OH)2 (s) + Mg2+ (aq)  Ca2+(aq) + Mg(OH)2 (s) Mg(OH)2 kemudian disaring dan dinetralkan dengan HCl untuk memperoleh larutan magnesium klorida. Mg(OH)2 (s) + 2HCl(aq)  MgCl2 (aq) + 2H2O (l) Setelah mendapatkan lelehan MgCl2 kita dapat mengelektrolisisnya untuk mendapatkan magnesium Katoda : Mg2+ + 2e  Mg Anoda : 2Cl. Cl2 + 2e .

Batu kapur (CaCO3) adalah sumber utama untuk mendapatkan kalsium (Ca). Reaksi yang terjadi: CaCO3 + 2HCl  CaCl2 + H2O + CO2 Setelah mendapatkan CaCl2. kita dapat mengelektrolisisnya agar mendapatkan kalsium (Ca). Reaksi yang terjadi : Katoda : Ca2+ + 2e  Ca Anoda : 2Cl. kita dapat mereaksikan CaCO3 dengan HCl agar terbentuk senyawa CaCl2. Untuk mendapatkan kalsium. Cl2 + 2e .

Reduksi CaO oleh Al 6CaO + 2Al  3 Ca + Ca3Al2O6 Reduksi CaCl2 oleh Na CaCl2 + 2 Na  Ca + 2NaCl .Logam kalsium (Ca) juga dapat dihasilkan dengan mereduksi CaO oleh Al atau dengan mereduksi CaCl2 oleh Na.

Untuk mendapatkan Strontium (Sr). Karena Senyawa selesit merupakan sumber utama Strontium (Sr). Cl2 + 2e . Reaksi yang terjadi . Katoda : Sr2+ + 2e  Sr Anoda : 2Cl. Kita bisa mendapatkannya dengan elektrolisis lelehan SrCl2. Lelehan SrCl2 bisa didapatkan dari senyawa selesit [SrSO4].

 Cl + 2e 2 Selain dengan elektrolisis.Barit (BaSO4) adalah sumber utama untuk memperoleh Barium (Ba). barium bisa kita peroleh dengan mereduksi BaO oleh Al. . Reaksi yang terjadi : Katoda : Ba2+ + 2e  Ba Anoda - : 2Cl . Setelah diproses menjadi BaCl2 barium bisa diperoleh dari elektrolisis lelehan BaCl2. Reaksi yang terjadi : 6BaO + 2Al à 3Ba + Ba3Al2O6.

.

Dari Berilium ke Barium. Selain itu semua logam alkali tanah juga mempunyai kecenderungan teratur mengenai keelektronegatifan yang semakin kecil dan daya reduksi yang semakin kuat dari Berilium ke Barium. nomor atom dan jari-jari atom semakin besar. .Logam alkali tanah memiliki jari-jari atom yang besar dan harga ionisasi yang kecil.

dan masing-masing memiliki warna tertentu. Masing- masing perpindahan elektron ini melibatkan sejumlah energi tertentu yang dilepaskan sebagai energi cahaya. sebuah spektrum garis yang berwarna akan dihasilkan . Sebagai akibat dari semua perpindahan elektron ini.Suatu unsur memiliki ciri dan karakteristik yang berbeda- beda seperti halnya untuk logam-logam golongan alkali dan golongan alkali tanah yang memberikan warna-warna yang khas bila dibakar Warna nyala dihasilkan dari pergerakan elektron dalam ion-ion logam yang terdapat dalam senyawa.

. Sr. Ba (hijau apel). Uji nyala dapat digunakan untuk membedakan antara senyawa yang mengandung Ca. tapi hijau pucat saat dilihat melalui kaca biru). bervariasi dari satu ion logam ke ion logam lainnya. Sr (merah.Besarnya lompatan/perpindahan elektron dari segi energi. sehingga warna nyala yang berbeda pula. tapi violet melalui kaca biru). Ini berarti bahwa setiap logam yang berbeda akan memiliki pola garis-garis spektra yang berbeda.dan Ba : Ca (oranye-merah.

sedangkan logam golongan 2 yang lain lunak dan berwarna perak. permukaan mengkilap dari masing-masing logam dengan ternishes .  Di udara.  Logam dapat ditempa. Berilium dan magnesium adalah logam keabu-abuan. ductile. dan cukup rapuh.

membentuk Be(OH)4(aq) dan gas H2 Be(s) + 2 NaOH(aq) + 2 H2O(l) → Na2Be(OH)4(aq) + H2(g) . M(s) + 2 HCl(aq) →MCl2(aq) + H2(g) Be juga berekasi dengan basa kuat. Reaksinya makin hebat dari Be ke Ba. Semua logam alkali tanah berekasi dengan asam kuat (seperti HCl) membentuk garam dan gas hidrogen.

agar mencapai kestabilan. elektron paling luarnya telah siap untuk di lepaskan.  Ikatan yang dimiliki kebanyakan senyawa logam alkali tanah adalah ikatan ionik. Konfigurasi elektron logam alkali tanah adalah ns2. . Karena.

dan logam murni yang ada di udara. Unsur alkali tanah memiliki reaktifitas tinggi. membentuk lapisan luar pada oksigen. . sehingga tidak ditemukan dalam bentuk monoatomik . unsur ini mudah bereaksi dengan oksigen.

namun tingkat kebasaannya lebih lemah. sama seperti unsur golongan alkali. Semua logam alkali tanah merupakan logam yang tergolong reaktif. Sedangkan unsur Ra bersifat Radioaktif. Senyawa Be(OH)2 bersifat amfoter. Artinya bisa bersifat asam atau pun basa.Unsur golongan ini bersifat basa. . kecuali Berilium. Alkali tanah juga memiliki sifat relatif lunak dan dapat menghantarkan panas dan listrik dengan baik. meskipun kurang reaktif dibandingkan dengan unsur alkali.

namun Berilium adalah satu-satunya unsur alkali tanah yang kurang reaktif. bahkan tidak bereaksi dengan air. Nitrogen. Selain dengan air unsur logam alkali tanah juga bisa bereaksi dengan Oksigen. Logam alkali tanah bersifat pereduksi kuat. Hal ini ditunjukkan oleh kemampuan bereaksi dengan air yang semakin meningkat dari Berilium ke Barium. sifat pereduksi ini semakin kuat.Alkali tanah termasuk logam yang reaktif. dan Halogen . Semakin ke bawah.

Dapat bereaksi dengan air membentuk basa Ca + 2 H2O → Ca(OH)2 + H2(g) 2. Dapat bereaksi dengan hydrogen membentuk senyawa hidrida Mg + H2 → MgH2 4. Warna nyala logam alkali tanah . Dapat bereaksi dengan Nitrogen membentuk senyawa Nitrida Mg + N2 → Mg3N2 5. Bereaksi dengan oksigen membentuk oksida basa Sr + O2 → 2 SrO 3.1.

Ca(s) + 2H2O(l) → Ca(OH)2(aq) + H2(g) .Berilium tidak bereaksi dengan air. sedangkan logam Magnesium bereaksi sangat lambat dan hanya dapat bereaksi dengan air panas. Barium. dan Radium bereaksi sangat cepat dan dapat bereaksi dengan air dingin. Contoh reaksi logam alkali tanah dan air berlangsung sebagai berikut. Stronsium. Logam Kalsium.

Dengan pemanasan. Oksida Berilium dan Magnesium yang terbentuk akan menjadi lapisan pelindung pada permukaan logam.Barium dapat membentuk senyawa peroksida (BaO2) 2Mg(s) + O2 (g) → 2MgO(s) Ba(s) + O2(g) (berlebihan) → BaO2(s) . Berilium dan Magnesium dapat bereaksi dengan oksigen.

Oleh karena daya polarisasi ion Be2+ terhadap pasangan elektron Halogen kecuali F-. maka BeCl2 berikatan kovalen. Semua logam Alkali Tanah bereaksi dengan halogen dengan cepat membentuk garam Halida. Contoh. Ca(s) + Cl2(g) → CaCl2(s) . Sedangkan alkali tanah yang lain berikatan ion. kecuali Berilium.

. Salah satu yang membedakan antara senyawa alkali dan alkali tanah adalah kelarutannya.Pada umumnya. senyawa alakli mudah larut dalam air sedangkan alkali tanah sukar larut dalam air.

Jika unsur alkali tanah adalah L maka kelarutan garam alkali tanah sebagai berikut :  Senyawa L(OH-) makin ke bawah makin mudah larut dalam air.  Senyawa L(SO42-) makin ke bawah makin sukar larut dalam air  Senyawa L(CO32-) makin ke bawah makin sukar larut dalam air  Senyawa L(CrO42-) makin ke bawah makin sukar larut dalam air.  Dapat bereaksi dengan air  Be bersifat amfoter jika bereaksi dengan basa kuat  Reduktor kuat  Umumnya garamnya sukar larut dalam air .