IDENTIFIKASI MASALAH

PERTAMBANGAN MINERAL DI
INDONESIA
 
Oleh:
Fachri Rahmat 03021281520147
M. Ibnu Hajar03021181520137
Maudy Handayani 03021181520027
Raudhoh Safitri 03021181520117
Haris Wijanarko 03021181520022
 

1. Pelaksanaan reklamasi yang tidak dipantau bahkan diabaikan
Contoh Kasus :
“24 Orang Tenggelam di Bekas Galian Batubara”
Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) merilis jumlah korban tewas tenggelam
di lubang bekas tambang batu bara di Kutai Kartanegara dan Samarinda,
Kalimantan Timur, sudah mencapai 24 orang. Berdasarkan data yang
dihimpun Jatam Kalimantan Timur, di wilayah Kalimantan Timur terdapat
4.464 lubang tambang dari total 1.488 Izin Usaha Pertambangan (IUP),
dengan cakupan luas 5,4 juta hektare. Masing-masing perusahaan
setidaknya membuka tiga lubang tambang. Lubang yang tidak segera
ditutup kembali (reklamasi) berubah menjadi danau dengan air yang jernih.

Hal ini mengingat kewenangan pemerintah provinsi sebagai pemberi izin dan sekaligus pengawas sudah dikembalikan. dan 187 perusahaan pemilik IUP yang tidak memiliki nomor pokok wajib pajak.983 IUP yang belum CnC di seluruh Indonesia.37 juta hektare IUP masuk ke dalam kawasan hutan konservasi. Setelah ditindaklanjuti selama satu tahun. sebanyak 4. . Pemantauan IUP ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan koordinasi dan supervisi se-Indonesia sektor mineral batu bara (Minerba) pada 2015 bersama Komisi Pemberatasan Korupsi. dan dari jumlah itu sebanyak 423 IUP yang sedang dalam proses. Kemudian. Kementerian ESDM berharap keaktifan dari pemerintah provinsi untuk menuntaskan persoalan IUP ini. setelah diberlakukannya UU Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah. Izin – izin pertambangan yang bermasalah Contoh Kasus : “Kementrian ESDM : 49 Izin Pertambangan di Sumsel Bermasalah” Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bambang Gatot Ariyono mengungkapkan sedikitnya 49 Izin Usaha Pertambangan di Sumatera Selatan masih bermasalah atau belum berstatus clean and clear/CnC. dan hampir 75 persen IUP tidak meletakan jaminan reklamasi dan pasca tambang dalam rencana kerjanya.93 juta hektare masuk kawasan hutan lindung. dan terdapat piutang pelaku usaha (dominan pajak batu bara) sebesar Rp25 triliun.2. data terakhir menunjukkan terdapat 3. Berdasarkan koordinasi dan supervisi sebelumnya diketahui terdapat 874 IUP yang harus dicabut. sebanyak 1.

.

Sebelumnya. Surat perpanjangan itu diberikan Kementerian Perdagangan menyusul pemberian rekomendasi ekspor oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. tapi uang jaminan belum disetor. Perusahaan pertambangan itu menyepakati bea keluar 5 persen.3. Namun PT Freeport meminta keringanan syarat melalui surat yang dikirimkan pekan lalu. Pemerintah memberikan syarat itu karena PT Freeport gagal memenuhi target pembangunan smelter sebesar 60 persen dalam periode enam bulan sebelumnya. ekspor konsentrat tembaga PT Freeport sempat tertunda selama hampir dua pekan lantaran syarat yang diminta pemerintah belum dipenuhi. Ekspor konsentrat Contoh Kasus : “Freeport Mengekspor Tembaga Konsentrat Lagi” PT Freeport Indonesia resmi memperoleh perpanjangan masa kontrak ekspor konsentrat tembaga. Syarat tersebut adalah penerapan bea keluar sebesar 5 persen serta setoran uang jaminan pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) sebesar US$ 530 juta. .

.

Dinas ESDM berencana mencabut izin mereka. kandungan kalori batu bara di daerah ini berkisar 5. dan low.000 ton batu bara dari Kabupaten Tebo. medium.000 dan masuk kualitas low. belum meningkatkan ke produksi. Khusus di Tebo. Kelima perusahaan melakukan eksplorasi di area seluas 11.4. Jadi harga batu bara di Tebo terbilang sangat murah. kini terbengkalai di Pelabuhan Talang Duku. tutur dia.  . Berdasarkan data Dinas ESDM Provinsi Jambi. karena tidak terjual. 5 Perusahaan Tambang di Jambi Tutup” Lima perusahaan batu bara di Provinsi Jambi yang beroperasi di Kabupaten Tebo terpaksa tutup dan menghentikan kegiatannya. 70 perusahaan pemegang izin usaha pertambangan masih sebatas eksplorasi. harga batu bara di Jambi stagnan dan cenderung turun akibat kelebihan stok. Sebanyak 10. Turunnya harga komoditas tambang Contoh Kasus : “Harga Batubara Anjlok. Kabupaten Muarojambi.000 ton dan PT Winner 7.350 hektare. Dengan kondisi yang berat ini. Produksi batu bara memiliki tiga kategori kualitas. yakni high. Batu bara itu milik PT AAA sebanyak 3.000 ton. Mereka juga tidak memperpanjang izin usaha pertambangan.

Musibah itu disebut ground failure atau runtuhan massa batuan. . Karyawan itu sebenarnya telah bekerja sesuai dengan standar prosedur operasional dalam lokasi tambang. longsor terjadi di area pertambangan di Tembagapura.5.kejadian semacam itu tak bisa diperkirakan oleh para pekerja sekalipun sudah mengikuti prosedur yang ditetapkan. Satu Pekerja Tewas” Bencana longsor di lokasi pertambangan PT Freeport Indonesia kembali terjadi dan menelan korban. Kabupaten Mimika. Lereng yang tidak stabil menyebabkan rawan terjadinya longsor Contoh Kasus : “Tambang Freeport Longsor Lagi pada Akhir Pekan. Papua.

6. Nilai EF dari Temporary Stockpile adalah 0. Pertambangan batubara ikut mempengaruhi kandungan udara di atmosfer melalui penggunaan alat-alat mekanis dan batubara yang terekspos hingga terjadi spontaneous combustion. Pada Temporary Stockpile Bangko Barat PT. saluran air yang kurang bekerja optimal. peneliti hingga masyarakat umum. Penanggulangan . Pada menit pertama CMM belum terdeteksi namun pada menit selanjutnya. Tujuan penelitian adalah mengetahui karakteristik temporary stockpile. Penyebab utamanya disebabkan oleh menipisnya lapisan ozon. CMM dapat diukur hingga mencapai titik maksimum tertentu. Bukit Asam (Persero). sudut timbunan yang lebih dari 400. adanya sisipan mineral lain seperti batu pack.09126 m3 emisi CMM. menentukan laju alir Gas Metana Batubara atau Coal Mine Methane (CMM). Berdasarkan pengolahan dan analisis data lapangan didapat bahwa pada titik tertentu di temporary stockpile terjadi spontaneous combustion yang disebabkan ketinggian tumpukan batubara lebih dari 7 meter. Tbk terjadi spontaneous combustion yang menghasilkan CMM sebagai sumber emisi.09126 m3/ton. Bukit Asam” Pemanasan global merupakan isu internasional yang sering dibahas mulai dari kalangan ilmuwan. Penelitian dilakukan dengan pengukuran lapangan langsung menggunakan alat pengukur gas detector Altair 4X . menghitung Emission Factor (EF) dan mengetahui penanggulangan spontaneous combustion di Temporary Stockpile Bangko Barat. Sumber emisi terbesar diantaranya gas CO2 dan CH4. Hal ini menyatakan dalam 1 ton batubara yang mengalami spontaneous combustion akan mwnghasilkan 0. Spontaneous Combustion yang dapat terjadi di stockpile batubara Contoh Kasus : “Kajian CMM akibat Spontaneous Combustion pada Temporary Stockpile Bangko Barat PT. batubara sudah ditumpuk lebih dari 6 bulan.

dampak negatif dari penambangan emas yang dilakukan rakyat adalah pencemaran merkuri. sedimen. . hewan air. Penambangan emas memicu pencemaran oleh merkuri Contoh Kasus : “Penambangan Emas Picu Pencemaran Merkuri” Peneliti dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. mengatakan. Marike Mahmud. Proses amalgamasi emas yang dilakukan oleh masyarakat secara tradisional dapat terlepas ke lingkungan. Bahkan. dampak lingkungan seperti perubahan kualitas air. dan vegetasi akibat penggunaan merkuri dalam mengekstraksi emas turut menjadi dampaknya. Untuk mengatasi dampak negatif yang lebih parah.7. harusnya ada pengawasan secara khusus dan tersistematis tentang cara-cara yang benar dalam menambang emas. Pencemaran merkuri adalah hasil proses pengolahan emas secara amalgamasi.

Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) semakin merajalela Contoh Kasus : Tambang ilegal di Kabupaten Merangin. Informasi yang berhasil dihimpun. Kecamatan Renah Pembarap. tiba-tiba air langsung masuk dalam galian dan menimbun sebelas pekerja. kejadian ini bermula saat sebelas pekerja tambang ilegal saat itu bekerja mencari emas di dalam lubang galian sedalam 15 meter. Jambi kembali memakan korban jiwa. Merangin. Kali ini sebelas orang tewas tertimbun di lubang galian tambang sedalam 15 meter di Desa Simpang Parit.8. . Jambi. namun karena dalamnya lubang tersebut sebelas pekerja tadi tak bisa selamat. Pekerja yang lain berusaha menyelamatkan diri dari dalam lubang yang terus terisi air.

18 diantaranya memiliki derajat keasaman (pH) di bawah 4. Seluruh sampel yang diambil juga terdeteksi mengandung konsentrasi logam berat. . Dari seluruh sampel. melanggar standar nasional untuk pembuangan limbah di pertambangan. anak sungai dan sungai di sekitarnya. Dalam laporan ini tercatat. jauh di bawah standar yang ditetapkan pemerintah. Kebocoran dan potensi melimpahnya air dari kolam-kolam yang terkontaminasi limbah berbahaya di konsesi pertambangan batubara menimbulkan bahaya pada rawa-rawa.9. Masalah lingkungan yang disebabkan oleh pertambangan Contoh Kasus : “Pertambangan Batubara Meracuni Air Di Kalimantan Selatan” Laporan yang merupakan hasil investigasi lapangan Greenpeace selama kurang lebih enam bulan ini juga menyajikan bukti kuat betapa perusahaan-perusahaan tambang batubara itu telah menggelontorkan limbah berbahaya ke dalam sungai dan sumber-sumber air masyarakat. 22 dari 29 sample yang diambil oleh Greenpeace dari kolam penampungan limbah dan lubang-lubang bekas tambang dari lima konsesi pertambangan batubara di Kalimantan Selatan ditemukan memiliki derajat keasaman (pH) yang sangat rendah.

. yang berlayar menuju pembangkit-pembangkit listrik di China dan India. memaksa desa-desa dan sekolah untuk menjauhi longsoran lumpur yang beracun dan sumber-sumber air yang tercemar. mereka membentuk garis bertitik-titik hitam sejauh mata memandang. menimbulkan air bah setinggi pinggang saat musim hujan. Dilihat dari atas. Perburuan batu bara yang telah menarik penambang internasional ke Kalimantan Timur telah merusak ibukota provinsi Samarinda. menurut data pemerintah.10. Kegiatan eksploitasi merusak tatanan lingkungan Contoh Kasus : “Eksploitasi Batubara Rusak Kalimantan” Kapal-kapal berisi gunungan-gunungan batu bara berlalu di atas Sungai Mahakam yang tercemar setiap beberapa menit. yang berisiko ditelan pertambangan jika eksploitasi deposit mineral itu berkembang lebih jauh. Kerusakan hutan di sekitar kota untuk membuka jalan bagi tambang juga telah menghancurkan penahan alami melawan banjir. Tambang mencakup lebih dari 70 persen wilayah Samarinda. ibukota masih sering mengalami listrik padam selama berjam-jam karena pembangkit listrik yang sudah tua terus bermasalah. Dan meski 200 juta ton batu bara digali dan dikirim dari Kalimantan Timur setiap tahun.

Asam sulfat (H2sO4). darah atau lambung. Munculnya berbagai penyakit pada manusia akibat dampak pencemaran penambangan batubara Limbah pencucian batubara zat-zat yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia jika airnya dikonsumsi dapat menyebabkan penyakit kulit pada manusia seperti kanker kulit.11. Mangan (Mn). Merkuri (Hg). Hal ini menimbulkan merebaknya penyakit infeksi saluran pernafasan. . Bahkan disinyalir dapat menyebabkan kelahiran bayi cacat. Asam Sianida (HCN). yang dapat memberi efek jangka panjang berupa kanker paru-paru.  di samping itu debu batubara menyebabkan polusi udara di sepanjang jalan yang dijadikan aktivitas pengangkutan batubara. Karena Limbah tersebut mengandung belerang (b).

nikel. berupa abu ringan. barium. cromium. tembaga. dan kerak sisa pembakaran. vanadium. . merkuri. molibdenum. abu berat. Batubara dan produk buangannya. mengandung berbagai logam berat :  seperti arsenik. yang sangat berbahaya jika dibuang di lingkungan. dan radium. seng.12. berilium. timbal. kadmium. selenium. Kerusakan lingkungan dan masalah kesehatan yang ditimbulkan oleh proses penambangan dan penggunaannya.

Semakin banyaknya kecelakaan.13. meningkatnya biaya pemeliharaan jembatan dan jalan. adalah sebagian dari dampak yang ditimbulkan. Terganggunya Arus Jalan Umum Banyaknya lalu lalang kendaraan yang digunakan untuk angkutan batubara berdampak pada aktivitas pengguna jalan lain. .

Akibat dari pergeseran ini membuat pola kehidupan mereka berubah menjadi lebih konsumtif. Konflik Lahan Hingga Pergeseran Sosial-Budaya Masyarakat Konflik lahan kerap terjadi antara perusahaan dengan masyarakat lokal yang lahannya menjadi obyek penggusuran. Atau tak jarang mereka memberikan ganti rugi yang tidak seimbang dengan hasil yang akan mereka dapatkan nantinya. permasalahan yang juga sering terjadi adalah diskriminasi. Kerap perusahaan menunjukkan kearogansiannya dengan menggusur lahan tanpa melewati persetujuan pemilik atau pengguna lahan. Bahkan kerusakan moral pun dapat terjadi akibat adanya pola hidup yang berubah. .14. Tidak hanya konflik lahan.

dan metana yang memperburuk kondisi  iklim kita. Pembakaran batubara dan ancaman terbesar terhadap iklim kita Pembakaran batubara meninggalkan jejak kerusakan yang tak kalah dahsyat. Partikel halus debu batubara adalah penyebab utama penyakit pernapasan akut. sulfur dioksida.       . merkuri perusak perkembangan saraf anak-anak balita dan janin dalam kandungan ibu hamil yang tinggal di sekitar PLTU.15. Air dalam jumlah yang besar dalam pengoperasian PLTU mengakibatkan kelangkaan air di banyak tempat. Dan yang tak kalah penting. nitrogen dioksida. pembakaran batubara di PLTU adalah sumber utama gas rumah kaca penyebab perubahan iklim seperti karbon dioksida. Polutan beracun yang keluar dari cerobong asap PLTU mengancam kesehatan masyarakat dan lingkungan sekitar.

Di ujung rantai kepemilikannya. gagal ginjal. Pertambangan batubara yang ditinggalkan dan limbah pembakaran batubara Jejak kerusakan yang ditinggalkan oleh batubara tidak berhenti di saat pembakarannya. tembaga. dan hamparan alam yang rusak tanpa pernah akan bisa kembali seperti sedia kala.16. cadmium dan arsenic adalah sebagian dari zat toksik yang dihasilkan dari limbah tersebut. sekeras apapun usaha yang dilakukan untuk mengembalikannya. Hamparan alam yang rusak adalah adalah kondisi permanen yang tak akan pernah pulih. yang masing-masing memicu keracunan. terdapat pertambangan batubara yang ditinggalkan setelah dieksploitasi habis. dan kanker. . Kerusakan ini nyata dan mematikan. Setiap rantai dalam siklus pemanfaatan batubara meyumbangkan kerusakan yang diakibatkan oleh energi kotor ini—masing-masing dengan caranya sendiri. dan erosi tanah hanya sebagian dari masalah. Lubang-lubang raksasa. drainase tambang asam. limbah pembakaran batubara. Pertambangan yang ditinggalkan pasca dieksploitasi habis. Limbah pembakaran batubara sangat beracun. meninggalkan segudang masalah untuk lingkungan dan masyarakat sekitarnya. dan membahayakan kesehatan masyarakat.

Hanya bakteri tertentu yang tahan pada kondisi ini.17. penurunan dan inlitrasi ke air tanah. Beberapa bentuk adalah air yang berwarna oranye. chalcopyrite ataupun sulfida besi lainya. Beberapa reaksi pembentukan air asam tambang seperti di bawah ini : Yellow Boy Salah Satu Dampak Air Asam Tambang Air asam tambang menyebabkan banyak masalah lingkungan di pertambangan karena menyebabkan penurunan pH hingga 4 atau 3 sehingga tidak dapat didiami oleh ikan maupun plankton.  . Air asam tambang (AAT) atau Acid Mine Drainage (AMD) Merupakan air yang terkontaminasi oleh mineral yang umumnya mengandung sulfur seperti pyrite. mengganggu reproduksi hewan air. Umumnya memiliki pH rendah sehingga sulit untuk didiami mahluk hidup atau dimanfaatkan manusia. merah atau kuning dan mengendap di sediman. korosi dan perusakan jalur pipa.

Tailing umumnya dilepaskan dalam jumlah besar. Namun ada berbagai pertimbangan yang menjadikan tailing ini berpotensi mencemari lingkungan. Untuk ekstraksi tembaga dan emas. . Tailing juga belum dapat dimanfaatkan optimal sebab regulasi untuk pemanfaatan material yang digolongkan sebagai limbah B3 (Bahan Berbahaya Beracun) ini terkendala banyak hal.Pada dasarnya tailing adalah sisa ekstraksi mineral yang umumnya berbentuk pasir sehingga sering disebut sebagai sirsat (pasir sisa tambang). 99% dari produksi bijih akan menjadi tailing. Tailing biasanya sudah didetoksifikasi atau dihilangkan konsentrasi bahan beracunya sehingga secara teoritis dapat dilepaskan ke lingkungan. Apabila ditempatkan di sungai tentu akan merusak habitat substansi biotik. Ide untuk menempatkan di palung laut juga beresiko jika tidak didasari penelitian dan perhitungan yang cermat dan berkelanjutan. Hanya ada beberapa aktivitas tambang seperti cut and fill yang mengurangi volume tailing yang terbuang di permukaan secara cukup signifikan. Jumlah yang besar ini memerlukan penempatan yang akurat dan aman.

Kondisinya semakin sulit diselesaikan selain karena minimnya good will dari pemerintah daerah dan pusat. PETI tidak sekedar urusan perut masyarakat miskin sekitar tambang. PETI emas di Jawa Barat dan Kalimantan Tengah. Semuanya didukung oleh pemilik modal dan tidak lagi merupakan usaha penambangan tradisional. Pertambangan Tanpa Izin (PETI) Pertambangan tanpa izin menjadi masalah pelik yang dihadapi dunia pertambangan karena kompleksitas econososioculturpolitik yang dimilikinya.  . Begitu rumit untuk jika hanya melihat PETI dari satu sisi saja. lebih dari sudut pandang ekonomi dna budaya.disitu juga terangkum permasalahan Corporate Social Responsibility dan lingkungan. sudah ada urusan cukong dan becking di belakangnya. Seperti yang terlihat pada aktivitas PETI batubara di Kalimantan Selatan.19. Terlebih jika aparat keamanan juga turut bermain.

Porong ternyata berada pada jalur gunung api purba. misalnya memakai pakaian pelindung saat bekerja dalam pertambangan seperti topi pelindung. Kecelakaan baik itu jatuh. Kecelakaan di Lingkungan Pertambangan Usaha pertambangan adalah suatu usaha yang penuh dengan bahaya. Tinjauan aspek geologi dan penelitian sempel material lumpur di laboratorium yang dilakukan Tim Ahli Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) sejak juni hingga pertengahan juli menunjukkan. Purwodadi. . Tragedi semburan lumpur lapindo yang terjadi beberapa tahun silam. Contoh sederhana karena kecelakaan kerja adalah terjadinya lumpur lapindo yang terdapat di Porong. setidaknya menjadi bukti adanya kelalaian pekerja tambang minyak yang lupa menutup bekas lubang untuk mengambil minyak bumi. Bila melihat empat lokasi tersebut. ledakan-ledakan maupun akibat pencemaran atau keracunan oleh bahan tambang. Jawa Tengah. Gunung Anyar. Semburan di Porong. Rungkut. Fenomena yang sama terjadi di Mojokerto. Kecelakaan-kecelakaan yang sering terjadi. material yang dikeluarkan ke permukaan bumi memang berasal dari produk gunung berap purba. sidoarjo. Surabaya. Sidoarjo bukan fenomena baru di kawasan Jawa Timur. but. baju kerja. dan lain – lain. Gunung api ini mati jutaan tahun yang lalu dan tertimbun lapisan batuan dengan kedalaman beberapa kilometer dibawah permukaan tanah saat ini. terutama pada tambang-tambang yang lokasinya jauh dari tanah.20. tertimpa benda-benda. Oleh karena itu tindakan – tindakan penyelamatan sangatlah diperlukan.

KLH. Pencapaian tujuan penyehatan lingkungan merupakan akumulasi berbagai pelaksanaan kegiatan dari berbagai lintas sektor. . Penyehatan Lingkungan Pertambangan Program Lingkungan Sehat bertujuan untuk mewujudkan mutu lingkungan hidup yang lebih sehat melalui pengembangan system kesehatan kewilayahan untuk menggerakkan pembangunan lintas sektor berwawasan kesehatan.) baik kebijakan dan pembangunan fisik dan Departemen Kesehatan sendiri terfokus kepada hilirnya yaitu pengelolaan dampak kesehatan.21. PU dll. Pertanian. peran swasta dan masyarakat dimana pengelolaan kesehatan lingkungan merupakan penanganan yang paling kompleks. Adapun kegiatan pokok untuk mencapai tujuan tersebut meliputi: (1) Penyediaan Sarana Air Bersih dan Sanitasi Dasar (2) Pemeliharaan dan Pengawasan Kualitas Lingkungan (3) Pengendalian dampak risiko lingkungan (4) Pengembangan wilayah sehat. kegiatan tersebut sangat berkaitan antara satu dengan yang lainnya yaitu dari hulu berbagai lintas sektor ikut serta berperan (Perindustrian.

keterbatasan lapangan kerja dan kesempatan usaha. yang kemudian berkembang karena adanya faktor kemiskinan. kehidupan sosial. keterlibatan pihak lain yang bertindak sebagai cukong dan backing. PETI diawali oleh keberadaan para penambang tradisional. sekelompok orang. kelemahan dalam penegakan hukum dan peraturan perundang- undangan yang menganaktirikan pertambangan (oleh) rakyat. serta krisis ekonomi ber kepanjangan yang diikuti oleh penafsiran keliru tentang reformasi. juga ikut mendorong maraknya PETI. dan kehidupan ekonomi masyarakat di sekitar area pertambangan. Di sisi lain. atau perusahaan yayasan berbadan hukum yang dalam operasinya tidak memiliki Izin dan instansi pemerintah sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.Penulis mengambil masalah ke-19 mengenai Pertambangan Tanpa Izin (PETI). ketidakharmonisan hubungan antara perusahaan dengan masyarakat setempat.  . Alasan penulis mengambil tema tersebut dikarenakan tema tersebut berkaitan dengan aspek lingkungan. Pertambangan Tanpa Izin (PETI) adalah usaha pertambangan yang dilakukan oleh perseorangan.

Terima Kasih .

Related Interests