Chamomile

Chamomile(Chamomilla recucita L.) adalah salah satu
tanaman obat tertua yang terdokumentasi dan masih
digunakan secara luas sebagaimana halnya ribuan
tahun yang lalu. Bunga ini sudah dikenal sejak zaman
Mesir kuno. Tanaman ini tumbuh di seluruh wilayah
Eropa dan wilayah Asia yang memiliki 4 musim.
Chamomile juga telah tersebar luas di Amerika Utara
dan Australia. Chamomile memerlukan tanah yang
terbuka untuk dapat tumbuh, biasanya tumbuh secara
liar di pinggir jalan. Tumbuhan ini dapat tumbuh
setinggi 15 sampai 60 cm. Batangnya bercabang agak
tegak, bulat dan berongga. Daunnya yang panjang dan
kecil berkelompok dua atau tiga daun dalam satu
tangkai.
Kandungan Kimia
• Terpenoid : a-bisabolol, a-bisabolol oksida A
dan B, chamazulene, seskuiterpen
• Flavonoid : apigenin, luteolin, quercetin
• Kumarin : umbelliferone
• Spiroethers: en-yn dicycloether
• Konstituen lainnya: asam anthemat, kolin,
tanin, polisakarida
Efek Farmakologi
Bunga Chamomile
Bunga Chamomile digunakan Anti-inflamasi membuatnya
dalam pengobatan alternatif baik untuk reumatik, arthritis,
sebagai sebuah anodyne, anti- dan bengkak menyakitkan
inflamasi, antispasmodic yang lainnya. Meringankan demam,
menenangkan. Mengatasi sakit tenggorokan, sakit dan
kram karena menstruasi, nyeri akibat pilek, flu, dan
radang usus, sakit perut, juga alergi.
sangat efektif digunakan
sebagai pencahar alami.
Bunga Chamomile Chamomile
Sebuah penelitian dipublikasikan Selain memberikan manfaat
oleh ACS Journal of Agricultural yang besar bagi tubuh
and Food Chemistry di Jepang
dan Inggris membuktikan manusia, Chamomile seringkali
tentang kemampuannya dalam dikenal sebagai ”dokter
mengatasi penyakit diabetes tanaman”, karena bisa
(seperti kehilangan jarak membantu pertumbuhan
pandang, kerusakan saraf, dan tanaman lain yang sakit yang
kerusakan ginjal).
tumbuh di dekatnya, terutama
Menurut Atsushi Kato dan
kawankawan, hal ini karena yang menghasilkan sari minyak
kandungan dalam bunga (essential oil) seperti jenis
chamomile dapat menetralkan tanaman mint (spearmint,
kadar gula dalam tubuh, sage, oregano).
sehingga terhindar dari penyakit
diabetes.
Ekstrak bunga Chamomile
Ekstrak bunga Chamomile juga Anti Kanker
banyak digunakan sebagai
Adalah dua kandungan aktif didalam
campuran kosmetik, seperti Chamomile yang bisa membuatnya
shampoo rambut, sebagai agen begitu berkhasiat, yaitu antioksidan
anti-allergenic atau dibuat alami yang disebut apigenindan
menjadi salep untuk digunakan sejumlah essential oil. Dalam studi
tersebut, tampaknya apigenin yang
pada wasir dan luka. memiliki peranan penting untuk
menghambat sel kanker.
Minyak Volatil
Ekstrak Chamomile tersebut
Bunga ini juga mengandung minyak menghambat pertumbuhan sel-sel
volatil yang termasuk proazulenes. kanker yang telah diuji, termasuk kanker
prostat dan kanker payudara. Fakta ini
Setelah penyulingan uap
karena apigenin bertindak seperti
proazulenes sebuah anti-androgen dan juga tidak
ini menghasilkan chamazulene, ini lepas dari efek regulasi hormon.
sangat anti-allergenic dan berguna
dalam perawatan asma dan
demam.