• Mayoritas tempat mencuri : toko. . menghadiahkan kepada orang lain. • Pencurian biasanya dilakukan sendiri • Keinginan mencuri benda-benda yang tidak diperlukan • Mencuri barang yang kecil dan mudah didapat  ditimbun.Gambaran klinis • Onset usia : remaja. membuang. dan rasa bersalah pada waktu diantara episode pencurian tetapi tidak mencegahnya mengulangi perbuatannya. mengembalikan secara sembunyi-sembunyi. murung. • Individu tampak cemas.

dan bukan sebagai respon suatu waham atau halusinasi • Mencuri tidak dapat diterangkan lebih baik oleh gangguan konduksi. . episode manik atau gangguan kepribadian anti social.Diagnosis menurut DSM IV • Kegagaglan berulang dalam impuls untuk mencuri • Meningkatnya perasaan ketegangan sebelum melakukan pencurian • Rasa puas.senang bersamaan melakukan pencurian • Mencuri tidak dilakukan untuk mengekspresikan kemarahan atau balas dendam.

• Gangguan mental organic ( F00-F09) berulang kali gagal untuk membayar belanjaan sebagain konsekuensi berkurangnya daya ingat dan kemerosotan fungsi intelektual. yang direncanakan.Membedakan curi patologis dari : • Pencurian berulang di took tanpa gangguan jiwa yang nyata. dan motif keuntungan pribadi. • Gangguan depresif dengan pencurian (F30-F33) Penderita depresif melakukan pencurian dan akan tetap mengulanginya selama gangguan depresif masih ada .

Diagnosis Banding • Pencurian yang direncanakan • Pencurian psikotik • Pencurian dengan gangguan kepribadian anti social • Pencurian dengan penyakit alzheimer .