CPM DAN PERT

CRITICAL PATH METHOD DAN PROGRAM EVALUATION REVIEW TECHNIQUE

BAMBANG EDHI LEKSONO 6/11/17 1

PERT & PCM Definisi

PERT dan CPM adalah suatu alat manajemen
proyek yang digunakan untuk melakukan
penjadwalan, mengatur dan mengkoordinasi
bagian-bagian pekerjaan yang ada didalam
suatu proyek. PERT yang memiliki
kepanjangan Program Evalution Review
Technique sedangkan CPM merupakan
kepanjangan dari Critical Path Method
BAMBANG EDHI LEKSONO 6/11/17 2

PERT & PCM Enam langkah dasar
 Mengidentifkasikan proyek dan menyiapkan struktur
pecahan kerja,
 Membangun hubungan antara kegiatan, memutuskan
kegiatan mana yang harus terlebih dahulu dan mana yang
mengikuti yang lain,
 Menggambarkan jaringan yang menghubungkan
keseluruhan kegiatan,
 Menetapkan perkiraan waktu dan/atau biaya untuk tiap
kegiatan,
 Menghitung jalur waktu terpanjang melalui jaringan. Ini
yang disebut jalur kritis
 Menggunakan jaringan untuk membantu perencanaan,
penjadwalan, dan pengendalian proyek.
BAMBANG EDHI LEKSONO 6/11/17 3

PERT & PCM Proses dalam CPM/PERT

1. Komponen jaringan (network component)
 Jaringan CPM/PERT menunjukkan saling
berhubungnya antara satu kegiatan dengan kegiatan
lainnya dalam suatu proyek
 Ada dua pendekatan untuk menggambarkan jaringan
proyek yakni kegiatan pada titik (activity on node –
AON) dan kegiatan pada panah (activity on arrow –
AOA). Pada konvensi AON, titik menunjukan kegiatan,
sedangkan pada AOA panah menunjukan kegiatan.
BAMBANG EDHI LEKSONO 6/11/17 4

yang datang A B C sebelum C A A A dan B keduanya (b) C harus diselesaikan C B sebelum C dapat B dimulai B B dan C tidak (c) BAMBANG EDHI LEKSONO A dapat di mulai B 6/11/17 5 sebelum A A C selesai C . Komponen jaringan Perbandingan konvensi AON dan AOA Activity on Arti dari Activity on Node (AON) Aktivitas Arrow (AOA) A datang (a) A B C sebelum B.

6/11/17 6 B D Kegiatan Dummy ditunjukan pada AOA B D . D A C tidak dapat (e) dimulai sebelum Dummy activity BAMBANG EDHI LEKSONO B selesai. Komponen jaringan Perbandingan konvensi AON dan AOA Activity on Arti dari Activity on Node (AON) Aktivitas Arrow (AOA) C dan D tidak A C dapat dimulai A C hingga A dan (d) B keduanya selesai B D B D C tidak dapat dimulai setelah A A C dan B selesai.

BAMBANG EDHI LEKSONO 6/11/17 7 . D tidak dapat dimulai (f) sebelum B dan C selesai. Dummy C Kegiatan activity C dummy ditunjukan pada AOA. Komponen jaringan Perbandingan konvensi AON dan AOA Activity on Arti dari Activity on Node (AON) Aktivitas Arrow (AOA) B dan C tidak A B D dapat dimulai A B D hingga A selesai.

memasang sistem kendali polusi. BAMBANG EDHI LEKSONO 6/11/17 8 . memodifikasi atap dan lantai. rumah sakit tersebut akan di bangun dan harus melalui delapan kegiatan yakni: membangun komponen internal. menuangkan beton dan memasang rangka. membangun alat pencegah polusi udara. dan kegiatan terakhir yaitu pemerikasaan dan pengujian. Komponen jaringan Contoh Soal: Pemerintah akan membangun rumah sakit berstandar internasional. membangun pembakar temperatur tinggi. membangun tumpukan.

Komponen jaringan Solusi: Kegiatan tersebut dalam tabel Pendahulu Kegiatan Penjelasan langsung A membangun komponen internal - B memodifikasi atap dan lantai - C membangun tumpukan A D menuangkan beton dan memasang rangka A.G BAMBANG EDHI LEKSONO 6/11/17 9 .B E membangun pembakar temperatur tinggi C F memasang sistem kendali polusi C G membangun alat pencegah polusi udara D.E H pemerikasaan dan pengujian F.

Komponen jaringan Gambar AON utk proyek tersebut F A C E Start H B D G BAMBANG EDHI LEKSONO 6/11/17 10 .

Komponen jaringan Gambar AOA utk proyek tersebut C 2 4 Membangun kumpulan tumpukan Membangun pembakar temperatur tinggi Dummy H 7 E 1 6 Activity Pemeriksaan dan pengujian 3 D 5 Menuangkan BAMBANG EDHI LEKSONO beton dan 6/11/17 11 memasang rangka .

PERT & PCM Proses dalam CPM/PERT 2. LS (latest start) dan LF (latest finish) ditentukan selama backward pass. Jadwal aktivitas (activity scheduling)  Menentukan jadwal proyek atau jadwal aktivitas artinya kita perlu mengidentifikasi waktu mulai dan waktu selesai untuk setiap kegiatan  Kita menggunakan proses two-pass. terdiri atas forward pass dan backward pass untuk menentukan jadwal waktu untuk tiap kegiatan. ES (earlist start) dan EF (earlist finish) selama forward pass. BAMBANG EDHI LEKSONO 6/11/17 12 .

Jadwal aktivitas Diagram Nama kegiatan atau simbol A Earliest Earliest Finish Start ES EF Latest LS LF Latest Start 2 Finish BAMBANG EDHI LEKSONO 6/11/17 13 Lamanya kegiatan .

ES nya adalah nilai maximum dari semua EF pendahulunya. ES nya sama dengan EF pendahulunya. merupakan indentifikasi waktu-waktu terdahulu Aturan mulai terdahulu:  Sebelum suatu kegiatan dapat dimulai. yaitu ES = max [EF semua pendahulu BAMBANG EDHI LEKSONO 6/11/17 14 langsung] . Jadwal aktivitas Forwad Pass Forward pass. kegiatan pendahulu langsungnya harus selesai.  Jika satu kegiatan mempunyai lebih dari satu pendahulu langsung.  Jika suatu kegiatan hanya mempunyai satu pendahulu langsung.

BAMBANG EDHI LEKSONO 6/11/17 15 . Jadwal aktivitas Forwad Pass Aturan selesai terdahulu: Waktu selesai terdahulu (EF) dari suatu kegiatan adalah jumlah dari waktu mulai terdahulu (ES) dan waktu kegiatannya. EF = ES+waktu kegiatan.

yaitu LF = Min [LS dari seluruh kegiatan langsung yang mengikutinya] BAMBANG EDHI LEKSONO 6/11/17 16 . Jadwal aktivitas Backward Pass Backward pass. merupakan indentifikasi waktu-waktu terakhir Aturan waktu selesai terakhir:  Jika suatu kegiatan adalah pendahulu langsung bagi hanya satu kegiatan. LF nya sama dengan LS dari kegiatan yang secara langsung mengikutinya.  Jika suatu kegiatan adalah pendahulu langsung bagi lebih dari satu kegiatan. maka LF adalah minimum dari seluruh nilai LS dari kegiatan-kegiatan yang secara langsung mengikutinya.

Waktu mulai terakhir (LS) dari suatu kegiatan adalah perbedaan antar waktu selesai terakhir (LF) dan waktu kegiatannya. Jadwal aktivitas Backward Pass Aturan waktu mulai terakhir. BAMBANG EDHI LEKSONO 6/11/17 17 . yaitu LS = LF – waktu kegiatan.

Dan berikut menunjukan jaringan proyek lengkap untuk proyek rumah sakit tersebut. Jadwal aktivitas Contoh Soal Contoh: Hitunglah waktu mulai dan selesai terdahulu. untuk proyek rumah sakit berstandar internasional yang di bangun pemerintah. BAMBANG EDHI LEKSONO 6/11/17 18 . bersama dengan nilai ES dan EF untuk semua kegiatan.

Jadwal aktivitas Solusi Tabel Kegiatan Penjelasan Waktu (minggu) membangun komponen internal A 2 B memodifikasi atap dan lantai 3 C membangun tumpukan 2 D menuangkan beton dan memasang rangka 4 E membangun pembakar temperatur tinggi 4 F memasang sistem kendali polusi 3 G membangun alat pencegah polusi udara 5 pemerikasaan dan pengujian H BAMBANG EDHI LEKSONO 26/11/17 19 TOTAL (minggu) 25 .

Jadwal aktivitas Solusi A C F 0 2 2 4 4 7 2 2 3 Start E H 0 0 4 8 13 15 0 4 2 B D G 0 3 3 7 8 13 3 4 5 BAMBANG EDHI LEKSONO 6/11/17 20 .

Jadwal aktivitas Solusi A C F 0 2 2 4 4 7 0 2 2 2 2 4 10 3 13 Start E H 0 0 4 8 13 15 0 0 4 4 8 13 2 15 0 B D G 0 3 3 7 8 13 1 3 4 4 4 8 8 5 13 BAMBANG EDHI LEKSONO 6/11/17 21 .

Jadwal aktivitas Hasil perhitungan ES. EF. LS Kegiatan Waktu dan ES LF EF LS LF A 2 0 2 0 2 B 3 0 3 1 4 C 2 2 4 2 4 D 4 3 7 4 8 E 4 4 8 4 8 F 3 4 7 10 13 G 5 8 13 8 13 H 2 13 15 13 15 BAMBANG EDHI LEKSONO 6/11/17 22 .

menuangkan beton dan memasang rangka E. membangun alat pencegah polusi BAMBANG EDHI LEKSONO udara 6/11/17 23 H. membangun tumpukan D. membangun komponen internal B. membangun pembakar temperatur tinggi F. pemerikasaan dan pengujian . memasang sistem kendali polusi G. memodifikasi atap dan lantai C. Jadwal aktivitas Chart untuk ES-EF Chart untuk ES-EF 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 A.

memodifikasi atap dan lantai C. membangun komponen internal B. membangun tumpukan D. membangun pembakar temperatur tinggi F. memasang sistem kendali polusi G. Jadwal aktivitas Chart untuk LS-LF Chart untuk LS-LF 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 A. membangun alat pencegah polusi udara BAMBANG EDHI LEKSONO 6/11/17 24 H. menuangkan beton dan memasang rangka E. pemerikasaan dan pengujian .

Hambatan aktivitas (slack activity) dan jalur krirtis (critical path)  Waktu slack (slack time) yaitu waktu bebas yang dimiliki oleh setiap kegiatan untuk bisa diundur tanpa menyebabkan keterlambatan proyek keseluruhan.  Jalur kritis adalah kegiatan yang tidak mempunyai waktu tenggang (Slack=0). . PERT & PCM Proses dalam CPM/PERT 3. artinya kegiatan tersebut harus dimulai tepat pada ES agar tidak mengakibatkan bertambahnya waktu penyelesaian proyek. Kegiatan dengan slack = 0 disebut sebagai kegiatan kritis dan BAMBANG EDHI LEKSONO 6/11/17 25 berada pada jalur kritis.

Hambatan aktivitas Contoh Soal Contoh: Hitunglah slack dan jalur kritis untuk kegiatan-kegiatan pada proyek rumah sakit pemerintah yang berstandar internasional. BAMBANG EDHI LEKSONO 6/11/17 26 .

Hambatan aktivitas Solusi Slack Critical Kegiatan ES EF LS LF LS – ES Path A 0 2 0 2 0 Ya B 0 3 1 4 1 - C 2 4 2 4 0 Ya D 3 7 4 8 1 - E 4 8 4 8 0 Ya F 4 7 10 13 6 - G BAMBANG EDHI LEKSONO 8 13 8 13 0 Ya 6/11/17 27 H 13 15 13 15 0 Ya .

Kemungkinan waktu penyelesaian aktivitas (probabilistic activity times)  Waktu optimis (optimistic time) [a]  Waktu pesimis (pessimistic time) [b]  Waktu realistis (most likely time) [m] BAMBANG EDHI LEKSONO 6/11/17 28 . PERT & PCM Proses dalam CPM/PERT 4.

Probabilitas aktivitas Curve Peluang 1 di antara 100 terjadi < a Peluang 1 di antara 100 terjadi Peluang Activity Time Optimistic Most Likely Pessimistic Time (a) Time (m) Time (b) BAMBANG EDHI LEKSONO 6/11/17 29 .

Probabilitas aktivitas Formula Expected time (waktu yang diharapkan): t = (a + 4m + b)/6 Variance of times: v = [(b – a)/6]2 BAMBANG EDHI LEKSONO 6/11/17 30 .

Probabilitas aktivitas Formula s2 = Varians proyek = (varians kegiatan pada jalur kritis) Standard deviasi proyek (s) = varians proyek Nilai deviasi normal (Z) = [batas BAMBANG EDHI LEKSONO waktu (n) – waktu penyelesaian yang 6/11/17 31 diharapkan]/s .

Waktu yang diharapkan pada contoh ini merupakan waktu normal yang dibutuhkan untuk mengerjakan proyek rumah sakit tersebut diatas. Kontraktor membuat perkiraan waktu dan hasilnya sebagai berikut: BAMBANG EDHI LEKSONO 6/11/17 32 . Probabilitas aktivitas Contoh Soal Contoh: Lihat contoh pembangunan rumah sakit diatas.

Probabilitas aktivitas Contoh Soal Waktu Waktu Waktu Jalur Kegiatan optimis (a) pesimis (b) realistis(m) kritis A 1 3 2 Ya B 2 4 3 - C 1 3 2 Ya D 2 6 4 - E 1 7 4 Ya F 1 9 2 - G 3 11 4 Ya BAMBANG EDHI LEKSONO 6/11/17 33 H 1 3 2 Ya .

11 B 2 4 3 .44 E 1 7 4 Ya 4 1.00 F 1 9 2 . Probabilitas aktivitas Solusi Waktu yang Varians Jalur diharapkan Kegiatan (a) (b) (m) [(b-a)/6]2 kritis t = (a + 4m + b )/6 A 1 3 2 Ya 2 0. 3 0.11 BAMBANG EDHI LEKSONO 6/11/17 34 .11 D 2 6 4 .11 C 1 3 2 Ya 2 0.78 G 3 11 4 Ya 5 1. 4 0.78 H 1 3 2 Ya 2 0. 3 1.

78 + 0.11 + 1.11 BAMBANG EDHI LEKSONO 6/11/17 35 .00 + 1.11 = 3.11 + 0. Probabilitas aktivitas Solusi Varians proyek = (varians kegiatan pada jalur kritis) = varians A + varians C + varians E + varians G + varians H = 0.

76 minggu BAMBANG EDHI LEKSONO 6/11/17 36 . Probabilitas aktivitas Solusi Standard deviasi proyek (s) = varians proyek 3.11 =1.

Probabilitas aktivitas Solusi  Kemudian perusahaan menetapkan batas waktu penyelesaian proyek yakni selama 16 minggu.76 = 0.76 = 1/1. maka: Nilai deviasi normal (Z) = [batas waktu (n) – waktu penyelesaian yang diharapkan]/S = (16 minggu – 15 minggu)/1.57 BAMBANG EDHI LEKSONO 6/11/17 37 .

7157. artinya ada peluang sebesar 71.57% untuk perusahaan menyelesaikan proyek tersebut dalam kurun waktu 16 minggu atau kurang dari itu BAMBANG EDHI LEKSONO 6/11/17 38 . kita dapat mendapat peluang 0. Probabilitas aktivitas Solusi Kemudian merujuk pada Tabel Normal.

57 Standard deviations Peluang (T≤16 minggu) adalah 71.57% BAMBANG EDHI LEKSONO 15 16 Waktu 6/11/17 39 minggu . Probabilitas aktivitas Solusi 0.

 Dokumentasi proyek dan gambar menunjukkan siapa yang bertanggung jawab untuk berbagai kegiatan. PERT & PCM Kelebihan Kelebihan CPM/PERT  Sangat bermanfaat untuk menjadwalkan dan mengendalikan proyek besar.  Konsep yang lugas (secara langsung) dan tidak memerlukan perhitungan matematis yang rumit.  Analisa jalur kritis dan slack membantu menunjukkan kegiatan yang perlu diperhatikan lebh dekat.  Dapat diterapkan untuk proyek yang bervariasi  Berguna dalam pengawasan biaya dan jadwal. BAMBANG EDHI LEKSONO 6/11/17 40 .  Network dapat untuk melihat hubungan antar kegiatan proyek secara cepat.

 Ada bahaya terselubung dengan terlalu banyaknya penekanan pada jalur kritis.  Hubungan pendahulu harus dijelaskan dan dijaringkan bersama-sama.  Perkiraan waktu cenderung subyektif dan tergantung manajer. BAMBANG EDHI LEKSONO 6/11/17 41 . maka yang nyaris kritis perlu diawasi. PERT & PCM Keterbatasan Keterbatasan CPM/PERT  Kegiatan harus jelas dan hubungan harus bebas dan stabil.