Anatomi

Dan
Sistem Pernafasan
Kelompok :
 Oktavias Putri N.C J200140075
 Muhammad Rizal F. J200140085
 Yoga Oktavian N. J200140055

Peta Konsep Sistem Pernafasan Manusia .

Sistem pernapasan umumnya termasuk saluran yang digunakan untuk membawa udara ke dalam paru-paru di mana terjadi pertukaran gas. . Sistem pernapasan atau sistem respirasi adalah sistem organ yang digunakan untuk pertukaran gas.

Fungsi Respirasi dari Paru  Respirasi : pertukaran gas O² dan CO²  Keseimbangan asam basa  Keseimbangan cairan  Keseimbangan suhu tubuh  Membantu venous return darah ke atrium kanan selama fase inspirasi  Endokrin : keseimbangan bahan vaso aktif. ECF dan angiotensin  Perlindungan terhadap infeksi: makrofag yang akan membunuh bakteri . serotonin. histamine.

Alat – alat Sistem Pernafasan .

dan mengenali adanya bau. HIDUNG Rongga hidung termasuk alat pernapasan pada manusia paling luar. Juga terdapat konka yang mempunyai banyak kapiler darah yang berfungsi menghangatkan udara yang masuk . Di dalam rongga hidung juga terdapat rambut- rambut pendek dan halus. melekatkan kotoran pada rambut hidung. Selaput lendir dan rambut-rambut halus ini berfungsi menyaring debu dan kotoran yang masuk bersama udara. mengatur suhu udara pernapasan. dan merupakan alat pernapasan paling awal. Rongga hidung selalu lembap karena adanya selaput lendir. Udara keluar masuk melalui rongga hidung.

.

Bronkus Bronkiolus .

PARU-PARU Paru-paru terletak pada rongga dada. Paru-paru kanan dan kiri dipisahkan oleh ruang yang disebut mediastinum. aorta. bagian dari trakhea dan bronkhus. serta kelenjar timus terdapat pada mediastinum. Kelima lobus tersebut dapat terlihat dengan jelas. vena cava. Setiap paru-paru terbagi lagi menjadi beberapa subbagian menjadi sekitar sepuluh unit terkecil yang disebut bronchopulmonary segments. Jantung. Paru-paru kanan mempunyai tiga lobus sedangkan paru- paru kiri mempunyai dua lobus. . pembuluh paru-paru. berbentuk kerucut yang ujungnya berada di atas tulang iga pertama dan dasarnya berada pada diafragma. esofagus.

udara yang tidak dapat Kapasitas tidal adalah digunakan tetapi mengisi jumlah udara yang keluar- bagian paru-paru sebagai masuk paru-paru pada residu atau udara sisa. yang paru-parunya secara 1000 cc merupakan sisa maksimum. Dalam keadaan normal. volume udara paru-paru manusia mencapai 4500 cc Kapasitas vital adalah (kapasitas total udara). pernapasan normal . jumlah udara maksimum Kapasitas vital udara yang yang dapat dikeluarkan digunakan dalam bernapas seseorang setelah mengisi mencapai 3500 cc.

yaitu pernapasan dada dan pernapasan perut. . manusia dapat melakukan dua mekanisme pernapasan. MEKANISME PERNAFASAN Berdasarkan cara melakukan inspirasi dan ekspirasi serta tempat terjadinya.

Proses Inspirasi Pernafasan Dada Proses Ekspirasi .

Di dalam kapiler arteri darah O2 kemudian akan diikat oleh hemoglobin. Pernapasan Eksternal Pernapasan eksternal merupakan pertukaran O2 dari udara dengan CO2 dari kapiler darah dalam alveolus. Pada sistem pernapasan ekternal O2 di dalam alveolus masuk ke kapiler arteri darah dengan cara berdifusi. Proses difusi ini dapat berlangsung karena perbedaan tekanan parsial antara O2 dalam alveolus dengan O2 dalam kapiler darah. Proses pengikatan O2 oleh hemoglobin melalui reaksi sebagai berikut. Hb + O2 HbO2 . Tekanan parsial O2 dalam alveolus lebih tinggi dibanding O2 dalam kapiler darah.

Pernapasan internal Pernapasan internal. yaitu proses pertukaran O2 dan CO2 dari kapiler darah ke sel-sel tubuh. Pada pernapasan internal O2 yang sudah terikat pada hemoglobin dalam bentuk oksihemoglobin diangkut menuju sel. . Hemoglobin dalam darah berfungsi untuk mengikat dan melepaskan oksigen.

Kelainan dan penyakit pada sistem pernapasan .

Alkohol dapat menyebabkan keringnya sistem pernapasan sehingga bakteri mudah menempel. Jangan minum-minuman keras ber-alkohol. Anak-anak balita diberi vaksin BCG agar tidak terserang penyakit TBC. Mencegah dan menanggulangi penyakit sistem pernapasan Banyak minum air putih terutama yang hangat dan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi seperti buah-buahan segar terutama yang banyak mengandung vitamin C. gas. Hindari polusi udara dengan memakai masker terutama di perjalanan sehingga debu. dan melakukan olahraga secara teratur Hindari merokok dan asap rokok  Jika tubuh sedang tidak fit. atau gunakan masker. . untuk sementara waktu hindari interaksi dengan penderita ISPA. dsb. hindari stres.  cukup istirahat. tidak ikut masuk ke paru-paru kita. Bila diperlukan konsumsikan pula vitamin dan zat antioksidan untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh.