You are on page 1of 27

STRUKTUR ATOM DAN MOLEKUL

ADETIYAS ( 072001600002 )
ADITYA NUGRAHA ACHIRAL ( 072001600004 )
ADINDA ANGGRIANTI ( 072001600003 )

STUKTUR ATOM
Definisi: Struktur atom merupakan
satuan dasar materi yang
terdiri dari inti atom beserta awan
elektron bermuatan negatif yang
mengelilinginya.

Inti atom mengandung campuran proton yang
bermuatan positif dan neutron yang bermuatan
netral
terkecuali pada Hidrogen-1 yang tidak memiliki
neutron

• Elektron-elektron pada sebuah atom terikat pada inti atom oleh gaya elektromagnetik. . Demikian pula sekumpulan atom dapat berikatan satu sama lainnya membentuk sebuah molekul. Atom yang mengandung jumlah proton dan elektron yang sama bersifat netral. sedangkan yang mengandung jumlah proton dan elektron yang berbeda bersifat positif atau negatif dan merupakan ion.

Partikel dasar atom Defenisi : Proton adalah partikel pembawa muatan listrikpositif Elektron adalah partikel yang bermuatan negative. elektron terletak dalam atom (terikat pada inti atom) dan menyebabkan sifat kimia. . Neutron adalah partikel subatomik yang tidak bermuatan (netral).

teori atom Rutherford. model atom Bohr hingga teori mekanika gelombang yang memperkenalkan adanya 4 bilangan kuantum a. Kita mengenal mulai dari spektrum atom hidrogen. Bilangan kuantum sudut (l) c.toeri Maxwell. Bilangan Kuantum utama (n) b. Konfigurasi elektron Perihal susunan elektron pada suatu atom telah diteiliti dan dikembangkan oleh para ahli. Bilangan kuantum spin (s) . Bilangan kuantum magnetik (m) d.

.

Aturan n+1 Bila ada 2 orbital dengan harga (n+1) sama.Aturan Urutan Pengisisan Elektron a. maka yang mempunyai n lebih kecil. didahulukan contoh : 3p dan 4s 3+1 = 4 4+0 = 4 hasilnya sama tapi tidak didahulukan yang didahulukan 3p .

b. Azas larangan Pauli Dalam suatu atom. tak boleh ada 2 elektron yang mempunyai kombinasi keempat bilangan kuantum yang sama jadi 1 orbital tidak dapat diisi 2 elektron c. Aturan Hund Dalam pengisian elektron kedalam orbital orbital yang tingkatnya sama maka dilakukan dengan sebanyak mungkin elektron yg keadaan tidak berpasangan dan dengan searah agar energinya rendah .

Hukum penuh dan 1/2 penuh orbital penuh dan setengah penuh merupakan struktur yang relatif stabil Contoh : .D.

Urutan Pengisian Elektron Dalam Orbital dari Tinggi ke Rendah .

konfigurasi elektron dan keberulangan sifat kimia Tabel dibagi menjadi 4 : -s -p -d -f . Susunan Berkala Defenisi : Susunan berkala atau tabel periodik adalah tampilan unsur unsur kimia dalam bentuk tabel. Unsur tersebut disusun berdasarkan nomor atom atau jumlah proton dalam inti.

Perkembangan sistem periodik unsur 1. Unsur yang ditengah mempunyai massa atom rata-rata dari jumlah massa atom kedua unsur yang mengapitnya dan sifatnya diantara keduanya Contoh: Kelemahannya: banyak unsur yang mempunyai sifat mirip tetapi jumlahnya lebih dari tiga. . Hukum Triade Unsur-unsur yang mempunyai sifat yang sama disusun berdasarkan massa atomnya dalam suatu triade yaitu setiap kelompok terdiri dari tiga unsur.

Sifat-sifat unsur akan berulang pada unsur kedelapan (oktaf). Dengan demikian.2. unsur ke-8 akan mempunyai sifat yang sama dengan unsur ke-1. Hukum Oktaf Pengelompokkan unsur-unsur berdasarkan massa atom.Unsur-unsur disusun dalam kelompok berisi tujuh unsur. Contoh: .

Terdapat 8 golongan (kolom vertical) dan 7 perioda ( baris horizontal) Mendeleev dapat meramalkan sifat unsur yang belum ditemukan yang akan mengisi tempat yang kosong dalam tabel . 3. Susunan Berkala Mendeleev dan Meyer Unsur dengan sifat-sifat yang sama diletakkan dalam satu kolom dari atas ke bawah (Meyer berdasarkan sifat fisika sedangkan Mendeleev berdasarkan sifat kimia dan fisika).

Kelemahan susunan berkala Mendeleev: beberapa urutan unsur terbalik jika ditinjau dari bertambahnya massa atom. .

Setiap periode memiliki nomor masing- masing dimulai dari 1-7.4. Baris disebut periode. sedangkan kolom disebut golongan. . Sistem periodik modern disusun menjadi suatu baris-baris (dari kiri ke kanan) dan kolom-kolom (dari atas kebawah). Golongan memiliki nomor 1-8 dengan ditambahkan A dan B. Sistem Periodik Modern Disusun berdasarkan konfigurasi elektron dari atom unsur-unsur.

.

SIFAT-SIFAT SISTEM PERIODIK 1. maka semakin pendek jari-jari atomnya. Jari-Jari atom Panjang pendeknya jari-jari atom tergantung pada jumlah kulit elektron dan muatan inti atom. dan bila jumlah kulit atom sama banyak maka yang berpengaruh terhadap panjangnya jari-jari atom ialah muatan inti. semakin banyak muatan inti. makin besar gaya tarik inti atom terhadap elektronnya sehingga elektron lebih dekat ke inti. Makin banyak jumlah kulit elektron maka jari-jari atom semakin panjang. . Jadi. Semakin banyak muatan inti atom.

. dari kiri ke kanan jari-jari atomnya semakin kecil. dari atas ke bawah memiliki jari-jari atom yang semakin besar karena jumlah kulit yang dimiliki atom semakin banyak. Hal itu disebabkan unsur-unsur yang seperiode dari kiri ke kanan memiliki jumlah kulit yang sama tetapi muatan intinya semakin besar.Unsur-unsur yang segolongan. Unsur-unsur yang seperiode.

Energi ionisasi unsur-unsur dalam satu golongan dari atas ke bawah makin kecil. sedangkan unsur-unsur dalam satu periode dari kiri ke kanan semakin besar. Energi ionisasi pertama digunakan oleh suatu atom untuk melepaskan elektron kulit terluar. . sedangkan energi ionisasi kedua digunakan oleh suatu ion (ion +) untuk melepaskan elektronnya yang terikat paling lemah. Makin besar jari-jari atom. maka gaya tarik inti terhadap elektron terluar makin lemah. Energi ionisasi Energi ionisasi adalah energi minimum yang diperlukan atom untuk melepaskan satu elektron yang terikat paling lemah dari suatu atom atau ion dalam wujud gas. Hal itu berarti elektron terluar akan lebih mudah lepas. sehingga energi yang diperlukan untuk melepaskan elektron terluar makin kecil. Harga energi ionisasi dipengaruhi oleh besarnya nomor atom dan ukuran jari-jari atom.2.

Afinitas elektron Afinitas elektron adalah besarnya energi yang dihasilkan atau dilepaskan oleh atom netral dalam bentuk gas untuk menangkap satu elektron sehingga membentuk ion negatif.3. semakin besar kecenderungan untuk mengikat elektron menjadi ion negatif. Afinitas elektron unsur-unsur dalam satu golongan dari atas ke bawah semakin kecil. Semakin besar energi yang dilepas (afinitas elektron negatif). Afinitas elektron dapat digunakan sebagai ukuran mudah tidaknya suatu atom menangkap elektron. Afinitas elektron berharga positif apabila terjadi penyerapan energi pada saat menangkap elektron. Afinitas elektron bernilai negatif apabila terjadi pelepasan energi pada saat menangkap elektron. sedangkan unsur-unsur dalam satu periode dari kiri ke kanan semakin besar. . Afinitas elektron dapat benilai negatif atau positif.

Semakin besar harga keelektronegatifan suatu atom.4. sedangkan unsur-unsur dalam satu periode dari kiri ke kanan semakin besar. Keelektronegatifan Keelektronegatifan adalah kecenderungan suatu atom dalam menarik pasangan elektron yang digunakan bersama dalam membentuk ikatan. Keelektronegatifan unsur-unsur dalam satu golongan dari atas ke bawah semakin kecil. Keelektronegatifan unsur ditentukan oleh muatan inti dan jari-jari atomnya. . atau gaya tarik elektronnya makin kuat. maka semakin mudah menarik pasangan elektron untuk membentuk ikatan.

3 C. Unsur tersebut mempunyai elektron valensi sebanyak … A. Soal Suatu isotop mempunyai 21 neutron dan nomor massa 40. 6 D. 5 E. 1 B. 8 .

Pembahasan • N= 21 A= 40 evalensi…? • Z= A – N • Z= 40 – 21 = 19 konfigurasi e = 2. 1 e valensi = 1 . 8. 8.

17 . . a. . . 11 d. 5 b. 16 e.• Nomor massa dari atom yang mengandung 5 buah proton dan 6 neutron yaitu . 6 c.

Pembahasan • p = 5 n = 6 A = …? A = p + n A = 5 + 6 = 11 .