You are on page 1of 26

PRESENTASI KASUS ASTER

Rabu, 03 Mei 2017
Pembimbing:
D r. M u h a m m a d M u c h s o n , S p . A

Disusun Oleh:
Ardhila Aida Nirmala G4A015138
Gladys Intan Kirana N G4A015139

Smf Ilmu Penyakit Anak
Rsud Prof Dr Margono Soekarjo
Fakultas Kedokteran
Universitas Jenderal Soedirman
Pur wokerto
2017

IDENTITAS

o Nama : An. ANS
o Jenis Kelamin : Perempuan
o Tanggal lahir : 22/09/2015
o Usia : 19 bulan
o Alamat : Banteran RT 004/001 Sumbang
o Tanggal masuk IGD : 2 Mei 2017, pukul 11.34 WIB
o Tanggal masuk Aster : 2 Mei 2017, pukul 15.50 WIB
o Tanggal periksa : 2 Mei 2017, pukul 16.30 WIB

muntah (+). rewel (+). seluruh tubuh. muntah o RPS : 1 HSMRS : pasien mengalami demam. nafsu makan menurun. pilek (+). demam (+) 40 C. batuk diikuti muntah. rewel (+). HMRS : pasien kejang 1 kali. . ANAMNESIS o KU : Kejang o KT : Demam. nafsu makan menurun. BAK (+)N. batuk. BAK (+)N. nafsu minum baik. saat kejang pasien tidak sadar. nafsu minum baik. batuk (+). Pasien kemudian langsung dibawa ke IGD RSMS. BAB (+) N. durasi < 5 menit. BAB (+) N. sesak (-). sebelum dan sesudah kejang pasien sadar. pilek. serta pilek.

FAKTOR RISIKO o Demam tinggi mencapai 40 C (+) o Riwayat neonatus buruk (BBLR. asfiksia) (-) o Riwayat kejang sebelumnya (-) o Riwayat kejang pada keluarga (-) o Kontak dengan penderita batuk pilek (-) o Kontak dengan asap rokok (+) ayah perokok aktif o Kontak dengan penderita TBC (-) o Kontak dengan pasien DHF (-) o Tinggal di daerah padat penduduk (-) o Riwayat berpergian (-) o Riwayat mondok di RS (-) .

KESIMPULAN:  Kejang 1 kali. durasi < 5 menit. sebelum dan sesudah kejang pasien sadar  Demam (+)  Batuk (+)  Pilek (+)  Muntah (+) Kemungkinan Diagnosis:  Kejang demam simpleks  Meningitis  Bronkitis  Rhinofaringitis . seluruh tubuh. saat kejang pasien tidak sadar.

RIWAYAT KELUARGA 31 th 32 th Laki-laki 4 th 19 bl Perempuan Pasien .

Riwayat Kehamilan dan Persalinan  Riwayat Prenatal  G2P1A0  Usia Kehamilan 38 minggu  ANC rutin di bidan dan dokter  Riwayat perdarahan (-)  Riwayat penyakit saat hamil (-)  Riwayat Natal  BBL 2800 gram  PB 48 cm  Lahir spontan per vaginam  Langsung nangis dan tidak biru  Riwayat Postnatal  Riwayat kulit kuning -  Riwayat dehidrasi -  Riwayat kejang -  Riwayat trauma -  Riwayat infeksi - .

saat ini  ASI + nasi tim dengan sayur dan lauk- pauk 3x/hari. buah-buahan +  Kesimpulan :  Kualitas : baik  Kuantitas : baik . Riwayat Makanan  0 .6 bulan  ASI Eksklusif  6 bulan .

Mengangkat 1. Mencapai 4. Berdiri sendiri (8 bulan) dimengerti bulan) bulan) 4. Mengamati bulan) (4 bulan) kan kata tangan (2 3. Melangkah (12 benda (15 asing (6-9 bulan) bulan) bulan) . Mengoceh 1. Perkembangan Motorik Kasar Motorik Halus Bahasa Sosial 1. Mengikuti 1. Pindahkan (16 bulan) 4. Duduk (11 bulan) mulut (12 3. Mengeluar 2. Miring mata (2 bulan) bulan) bulan) tengkurap (2 2. Takut orang 6. Bicara benda (6 5. Merangkak (6 3. Meraih benda 2. Tersenyum kepala (2 bulan) objek dengan spontan (1 spontan (1 2. Menaruh tanpa arti bulan) bulan) benda ke (6 bulan) 3.

Vaksinasi VAKSINASI DASAR ULANGAN JENIS USIA TEMPAT USIA TEMPAT BCG 1 bulan Bidan DPT 2.4 bulan Bidan POLIO 0.3. 3. 2. 4 Bidan bulan HEPATITIS 0.4 bulan Bidan CAMPAK 9 bulan Bidan Kesimpulan : Imunisasi dasar lengkap (sesuai usia) .2.4 bulan Bidan HIB 2.3.3.

000. jamban sendiri di dalam rumah. 4. Penghasilan perbulan : Rp. Ekonomi dan Lingkungan: Pasien tinggal bersama ibu. Ibu bekerja sebagai seorang karyawan swasta dan ayah sebagai PNS.000. Riwayat lain o Riwayat Penyakit Dahulu: Riwayat kejang sebelumnya (-) Riwayat batuk pilek sebelumnya (-) Riwayat alergi (-) o Sosial. sumber air dari PAM. nenek dan pakde nya di rumah berdinding tembok. lantai ubin. ayah.000 . kakek. kakak.000-5.

pilek o Sistem syaraf : kejang. Anamnesis Sistem o Sistem Kardiovaskuler : tidak ada keluhan o Sistem Respirasi : batuk. demam o Sistem GIT : muntah o Sistem Urogenital : tidak ada keluhan o Sistem Muskuloskeletal: tidak ada keluhan o Sistem Integumentum : tidak ada keluhan .

35 (Perawakan normal)  WHZ : -0. Pemeriksaan Fisik: 2 Mei 2017 pukul 16.16 (BB normal)  HAZ : 0. per axilla Status Gizi & antopometri Anak: umur 16 bulan.3 °C.78 (Status gizi baik)  Kesimpulan status gizi  baik . reguler.30 WIB Keadaan Umum : sedang Kesadaran : compos mentis /GCS E4V5M6 Vital Sign: N: 160x/menit. TB: 84 cm  WAZ : -0. BB: 11 kg. isi dan tegangan cukup RR: 40 x/menit. regular S: 39.

stomatitis angularis (-)  Leher : LNN cervical tidak teraba. pupil isokor. kaku kuduk -. hiperemis. tremor (-). sudah menutup  Wajah : simetris.  Hidung : discharge +/+. AM (+/+). mukosa basah. ketertinggalan gerak (-) . tonsil T1-T1. diameter pupil 2mm/2mm. RC +N/+N. distribusi merata. MC (-/-). sklera ikterik -/-. tidak kemerahan  Ubun-ubun : datar. lidah kotor (-). Kepala : mesocephal  Rambut : warna hitam. nch -  Telinga : dicharge -. tidak mudah dicabut. deviasi trachea –  Dinding dada: simetris (+) retraksi (-). NT -  Mulut : sianosis -. konjunctiva anemis +/+ . detritus (-). faring hiperemis -. atrofi papil lidah (-). dismorfik (-)  Mata : palpebra edema -/-.

 Jantung : Inspeksi : ic tidak tampak Palpasi : ic di sic v lmcs tidak kuat angkat Perkusi : batas jantung. Wh -/- . gallop (-)  Paru : Inspeksi : simetris (+). kanan atas SIC II LPSD kanan bawah SIC IV LPSD kiri atas SIC II LPSS kiri bawah SIC V LMCS Auskultasi : HR: 160 x/m reguler. RBH -/-. S1>S2. RBK +/+. murmur (-). ketinggalan gerak (-) retraksi (-) Palpasi : VF dextra = sinistra normal Perkusi : sonor Auskultasi : SD vesikuler +/+.

pekak sisi (-) Auskultasi : BU (+) normal  Hati : tidak teraba  Limpa/lien : tidak teraba  Genital : perempuan. koilonikia -/-  Ekstremitas bawah : AH +/+. tidak ditemukan kelainan  Anus/sekitar : +. Abdomen Inspeksi : datar. NT (-). tidak ditemukan kelainan. jejas (-). pekak alih (-). undulasi (-). massa (-). diaper rash (-)  Punggung/vertebra : deformitas –  Ekstremitas atas : AH +/+. tidak teraba massa. sikatrik (-). koilonikia -/- . ulkus (-) Palpasi : supel. turgor < 1 detik Perkusi : timpani.

Atas Bawah Kanan Kiri Kanan Kiri Gerakan bebas bebas bebas Bebas Trofi eutrofi eutrofi eutrofi eutrofi Tonus normal normal normal normal Ref.patologis Hoffman (-) Hoffman (-) Babinsky ( -) Babinsky (-) Tromer (-) Tromer (-) Chaddock (-) Chaddock (-) Klonus . II. . IV (-). kernig sign (-) meningeal Sensibilitas normal normal normal normal Akral Hangat hangat hangat hangat .fisiologis Biceps (+) N Biceps (+) N Patella (+) N Patella (+) N Triceps (+)N Triceps (+) N Ref. . III. - Tanda Brudzinsky sign I.

000 /µl (3.5)  Na: 136 mmol/L (134-146)  K : 3.1% (1-5) L  Leu : 27.8-12.  Batang : 1.5)  Cl : 102 mmol/L (96-108) .7% (25-60) H  Ht : 29 % (L) (35-43)  Limfosit : 11.6% (25-50) L  Erit : 4.4-4.0 pg/sel L  Kimia Klinik  MCHC : 31.6-5.1 g/dL (L) (10.8% (H) (11.0 fl L  MCH : 19.2)  Monosit : 9.8)  Eosinofil : 0.3% (1-6) H  Tromb : 402.9 mmol/L (3.6-5.5-14.2% (0-1)  Hb : 9. LABORATORIUM  Laboratorium 02-05-2017  Hitung jenis leukosit  Darah lengkap  Basofil : 0.8 juta (3.8 %  GDS : 182 mg/dL (<=200)  RDW : 18.1 % (3-6) L 17000)  Segmen : 77.2)  MCV : 60.570 U/l (H) (6000.

< 5  Ku/kes : sedang/CM menit. NT (-). galoop (-)  BAK (+)N. BU + N . sebelum dan sesudah  RR : 40 x/mnt kejang pasien sadar  Demam (+)  S : 39. murmur (-). supel. RBK +/+ RBH -  Nafsu makan menurun /-. Resume Anamnesis Pemeriksaan Fisik:  Kejang (+) 1 kali/24jam. faring hiperemis (-)  Sesak nafas (-)  Thorax : simetris (+) retraksi (-)  Muntah (+)  P/ SD ves +/+. saat kejang  N : 160 x/mnt tidak sadar. seluruh tubuh. disch +/+  Pilek (+)  Mulut : sianosis -.3 C  Batuk (+)  Hidung : nch -. Whz -/-  Nafsu minum baik  C/ S1>S2. mukosa basah. BAB(+)N  Abd : datar.

2/1.3 .78 (status gizi normal) Laboratorium: Darah Rutin  Hb 9.Status Gizi  WAZ : -0.16 (BB normal)  HAZ : 0.1 g/dl  Ht 29 %  Leukosit 27570 U/L  Trombosit 402.1/0.35 (Perawakan normal)  WHZ : -0.000  Eritrosit 4.7/11.6/9.1/77.8 juta E/B/St/Sg/L/M: 0.

< • Pilek konjunctiva (BB normal) 5 menit.16 kali/24jam.3C . • RBK +/+ pg/sel L • MCHC 31.78 sadar. anemis +/+ • HAZ : 0.8 % (status gizi sebelum dan normal) sesudah kejang pasien sadar • Demam • S: 39.0 • WHZ : -0. DAFTAR MASALAH Sindrom I Sindrom II Sindrom III Sindrom IV • Kejang 1 • Batuk • Mata: • WAZ : -0. saat menurun • MCV 60.0 fl L normal) kejang tidak • MCH 19.35 • Muntah seluruh • Hb 9.1 g/dL (Perawakan • Nafsu makan tubuh.

Diagnosis Banding Sindrom I Sindrom II Sindrom III Sindrom IV • Kejang • DD klinis: • Anemia • Status Gizi Demam Bronkitis mikrositik baik akut hipokromik Simpleks DD: • Meningitis • DD causa: .anemia penyakit kronik .anemia infeksi defisiensi besi bakteri. .thalassemia infeksi viral .

Diagnosis Kerja  Kejang Demam Simpleks  Bronkitis Akut ec infeksi bakteri  Anemia mikrositik hipokromik  Status Gizi baik .

Terapi Medikamentosa: Non Medikamentosa:  O2 1 lpm NK  Edukasi mengenai  Inf KAEN 3B 10 tpm penyakit pada keluarga  Inj Ampicilin 3x350 mg  Edukasi mengenai pencegahan penyakit  Inj Gentamycin 2x30 mg  Ketika demam kompres  Inj. Diazepam 3mg IV leher. dan bila kejang ketiak  Ambroxol syr 3x1cth  Diet tinggi zat besi . lipat paha. Paracetamol 3x 125mg air biasa pada kepala.  Inj.

Rontgen thorax  Monitoring 1. Kadar Fe serum. Keadaan umum 2. Respon terapi  Prognosis  Ad vitam : dubia ad bonam  Ad sanationam : dubia ad bonam  Ad fungsionam : dubia ad bonam . Pungsi lumbal 3. Tanda-tanda kegawatan 6. Feritin serum. Kejang 5. Kesadaran 3. lanjutan  Pemeriksaan Penunjang 1. Tanda vital 4. TIBC 2.

 Terima kasih …. .