You are on page 1of 19

IDENTIFIKASI LEMAK DAN

PROTEIN
B5 :
Merita Nur Andini (I8314037)
Sandy Irbianto (I8314060)

B8 :
Nining Asriningtyas (I8314045)
Rivaldo zamara (I8314054)

B10 :
Margi Hastuti (I8314035)
Metha Debra Prasita (I8314038)

TUJUAN • Mengetahui reaksi-reaksi kimia (reaksi identifikasi) dari lemak dan garam-garam lemak • Mengetahui reaksi-reaksi kimia (reaksi identifikasi) dari protein .

DIAGRAM ALIR PROSES .

IDENTIFIKASI LEMAK .

.

IDENTIFIKASI PROTEIN .

.

Hal ini menunjukkan adanya ikatan rangkap . Kemudian warna luntur sehingga berwarna coklat.PEMBAHASAN Identifikasi Lemak 1. Noda lemak/minyak Noda lemak atau minyak sukar hilang karena mudah bereaksi dengan senyawa organik (kertas saring) yang mana kertas saring terbuat dari tumbuhan atau bahan organik sehingga kertas menjadi transparan 2. Melunturkan warna KMnO4 Minyak yang berwarna kuning ditambahkan dengan KMnO4 yang berwarna ungu.

Garam-garam Ca dan Pb dari Asam Lemak Suku Tinggi Pada larutan pertama dapat membentuk endapan putih yang merupakan garam tak larut.3. endapan yang terbentuk lebih keruh karena Pb lebih reaktif . Pada larutan yang kedua juga terbentuk endapan putih karena adanya reaksi antara Pb dengan asam lemak dan sabun. karena adanya reaksi antara Ca2+ dengan asam lemak dari sabun.

.4. Tes Gliserol Gliserol diencerkan sedikit dengan aquades dan ditambahkan dengan CuSO4 dan NaOH terbentuk warna biru kehijauan karena adanya logam dari senyawa alkali dan logam transisi.

5. . Hidrolisa Sabun Sabun padat ditambahkan H2O terbentuk larutan basa yang ditandai dengan perubahan warna larutan menjadi merah muda.

Identifikasi Protein 1. Reaksi ini disebut dengan reaksi biuret karena positif terhadap biuret (kondensasi terhadap urea) . Tes Biuret Larutan putih telur encer ditambahkan CuSO4 dan NaOH akan membuat warna larutan menjadi biru tua. Hal ini disebabkan karena adanya kompleks yang terjadi antara ikatan peptida dengan O dan air.

.

. kemudian dipanaskan untuk mengubah S organik maenjadi Na2S. Pada saat ditambahkan Pb(CH3COO)2 larutan berwarna coklat kehitaman dan ada endapan PbS yang berwarna hitam. Tes Sulfida dalam protein Larutan putih telur ditambahkan NaOH 40% larutan berwarna kuning.3.

Tes Presipitasi o Larutan putih telur encer ditambahkan FeCl3 larutan berubah menjadi coklat o Larutan putih telur encer ditambahkan CuSO4 larutan berubah menjadi biru kehijauan dengan endapan kuning o Larutan putih telur encer ditambahkan Pb(CH3COO)2 larutan berubah menjadi putih keruh 5. Percobaan Hehler Larutan putih telur di tambahkan HNO2 pekat menjadi kuning. .4.

d. b. sabun padat ditambahkan aquades membentuk larutan sabun berbusa kemudian di tambahkan indikator PP yang membentuk warna merah muda . Percobaan tes gliserol. minyak yang berwarna kuning ditambahan dengan KMnO4 yang berwarna ungu kemudian warna luntur sehingga berwarna coklat c. gliserol diencerkan dan ditambahkan dengan CuSO4 dan NaOH sehingga terbentuk warna biru kehijauan karena adanya logam dari senyawa alkali dan logam transisi e. Percobaan hidrolisis sabun. Larutan kedua terbentuk endapan putih dengan warna larutan putih keruh. Percobaan melunturan warna KMnO4. Percobaan lemak atau minyak sukar hilang karena bereaksi dengan senyawa organik (kertas saring) yang mana kertas saring terbuat dari tumbuhan. Percobaan garam garam Ca dan Pb dari asam lemak suku tinggi larutan pertama membentuk endapan putih yang merupakan garam tak larut. Kesimpulan Lemak a.

Percobaan tes sulfida. larutan putih telur ditambahkan NaOH 40% berwarna kunig kemunian dipanaskan untuk mengubah S organik menjadi Na2S . karena adanya kompleks yang terjadi antara ikatan peptida dengan O dan air b. Kesimpulan Protein a. larutan putih telur dan susu encer ditambahkan dengan asam nitrat pekat lalu dipanaskan dan larutan berubah warna menjadi kuning becampur putih.a. Percobaan tes xanthoprotein. kemudian ditambahkan amonia pekat lalu larutan berubah menjadi kuning c. Percobaan tes biuret larutan putih telur encer ditambahkan CuSO4 dan NaOH kemudian warna berubah menjadi biru tua.I dotambahkan Pb(CH3COO)2 larutan berwarna coklat dengan endapan hitam PbS .

d. Larutan putih telur ditambahkan FeCl3 larutan menjadi coklat 2. Larutan putih telur ditambahkan PB(CH3COO)2 larutan menjadi putih keruh e. Larutan putih telur ditambahkan CuSO4 larutan menjadi gumpalan biru kehijauan dengan endapan kuning 3. Percobaan tes presipitasi 1. larutan susu encer ditambah NHO3 pekat kemudian larutan berubah warna menjadi kuning dengan endapan kuning . Percobaan hehler.

TERIMA KASIH  .