Terapi Gangguan Keseimbangan Asam-Basa

‡ Terapi Asidosis Respiratorik Koreksi cairan perlu disertai pemeriksaan pH dan analisis gas darah. Pengobatan yang tepat adalah memperbaiki ventilasi dengan respirator. ‡ Terapi Alkalosis Respiratorik Pengobatan ditujukan terhadap etiologi, di samping usaha untuk meningkatkan pCO2 dalam darah.

Bila berat dengan pH < 7. . BB = Berat badan dalam kg 0. Keadaan tak terkompensasi (pH < 7. karena natrium dapat meningkatkan volume cairan ekstraselular. BE yang negative berarti defisit basa.10 segera diberikan bikarbonat 2-4 mEq/kgBB. Bila terdapat gangguan fungsi ginjal pemberian natrium bikarbonat harus hati-hati. Bila mungkin lakukan pemeriksaan analisis gas darah dengan memakai rumus berikut : Bikarbonat yang diperlukan (mEq) = BE x BB x 0. 3.3 Keterangan: BE = Base excess (kelebihan basa) yang merupakan perbedaan antara konsentrasi natrium bikarbonat yang dikehendaki dan yang terukur saat itu dalam mEq/l.3 = factor distribusi natrium bikarbonat dalam tubuh. 2.10) berikan koreksi penuh secara cepat. Keadaan terkompensasi (pH normal) berikan separuh cairan secara cepat dan sisanya dengan infus.‡ Terapi Asidosis Metabolik 1. Diberikan cairan yang mengandung bikarbonat. 4.

3 .2 ± 0.‡ Terapi Alkalosis Metabolik Pengobatan alkalosis metabolic adalah dengan pemberian ammonium klorida dengan dosis dihitung menurut rumus: Amonium klorida yang diperlukan (mEq) = (Ki-Ku) x BB x fd Atau 0. untuk ammonium klorida adalah 0.3 x BB x BE Keterangan: Ki = Konsentrasi bikarbonat natrikus yang diinginkan Ku = Konsentrasi bikarbonat natrikus yang diukur BB = Berat badan dalam kg fd = Faktor distribusi dalam tubuh.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful