You are on page 1of 18

Drs. AMIR MUFTI EFFENDI, M.

Si

“ Masyarakat yang telah terpenuhi kebutuhan fisik dan non fisik (jasmani dan rohani) secara seimbang ”. .

Kesehatan Lingkungan Prilaku Pelayanan Kesehatan KESEHATAN Kesehatan MASYARAKAT Perlu • peningkatan informasi dan sarana kesehatan oleh pemerintah • penggerakkan potensi masyarakat secara maksimal. .

Survailans SIAGA AKTIF berbasis masy. PHBS bencana & KLB/ gawatdarurat . Mengembangkan UKBM Mudah akses kesehatan KELURAHAN Melaks. sadar gizi & Penanggulangan melaks. Berlingkungan sehat.

gizi. kesehatan ibu dan anak. dsb. lingkungan dan perilaku sehat)  menangani kedaruratan kesehatan (KLB) dan penanggulangan bencana secara mandiri. . KP-Ibu.  melaksanakan survailans berbasis masyarakat (pemantauan penyakit. GSI. Dana Kesehatan. PIK Keluarga.  mengembangkan UKBM (Usaha Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat) a.adalah kelurahan yang penduduknya :  dapat mengakses dengan mudah pelayanan kesehatan dasar setiap hari (Puskesmas atau sarana kesehatan lainnya).l Posyandu.  melaksanakan penyehatan lingkungan dan PHBS.

Difokuskan pada upaya survailans berbasis masyarakat. gizi. Pelaporan cepat (kurang dari 24 jam) kepada petugas kesehatan untuk respon cepat. 4. . berupa: 1. dan perilaku yang dapat menimbulkan masalah kesehatan masyarakat. Pencegahan dan penanggulangan sederhana penyakit dan masalah kesehatan. Pengamatan dan pemantauan penyakit serta keadaan kesehatan ibu dan anak. Pelaporan kematian. 2. 3. kedaruratan kesehatan dan penanggulangan bencana serta penyehatan lingkungan. lingkungan.

Promosi kesehatan dan bimbingan mengatasi masalah kesehatan akibat bencana dan mencegah faktor-faktor penyebab masalah. Bimbingan dalam pencarian tempat yang aman untuk mengungsi. 2. Penyediaan relawan donor darah. pembuangan sampah/limbah. Bantuan/fasilitasi pemenuhan kebutuhan sarana sanitasi dasar (air bersih. berupa: 1. 4. jamban. dan lain-lain) di tempat pengungsian. .Kedaruratan Kesehatan dan Penanggulangan Bencana adalah upaya yang dilakukan oleh masyarakat dalam mencegah dan mengatasi bencana dan kedaruratan kesehatan. ambulan warga dsb 5. Pelayanan kesehatan bagi pengungsi. 3.

upaya untuk meningkatkan harkat dan martabat melepaskan diri dari perangkap kemiskinan dan keterbelakangan memampukan dan memandirikan masyarakat .

budaya .PROSES PEMBERDAYAAN MASYARAKAT sosial pendidikan kesehatan Masyarakat Proses Pemberdayaan yang keluarga Masyarakat Berdaya & Sejahtera ekonomi fisik & lingk.

.  Beretika Upaya merubah “mind set”  Berlogika masyarakat:  Berestetika PELAKU PEMBERDAYAAN Stakeholder/ Swasta Lembaga Pemerintah Masy.

material. tenaga dsb)  Terkandung unsur tanggung jawab . Keterlibatan mental dan perasaan. bukan sekedar keterlibatan jasmani  Mengandung kesediaan memberi sumbangan untuk pencapaian tujuan (pikiran.

Perencana : memproses perencanaan kegiatan masyarakat secara partisipatif. mendorong dan menggerakkan partisipasi. 6. 7. Pembimbing : memfasilitasi. 3. 4. memberi masukan. mendampingi kelompok masyarakat. Pembaharu : memperbaiki atau memperbaharui kegiatan pemberdayaan masyarakat ke arah yang lebih baik . Pelaksana : menjadi pelaksana dalam berbagai kegiatan teknis yang belum dapat dilaksanakan masyarakat. swadaya dan gotongroyong masyarakat. 2. 5. Perantara : menghubungkan berbagai kepentingan / kebutuhan dengan sumberdaya untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat. membelajarkan. Pelopor : merintis/memelopori gagasan-gagasan kegiatan pemberdayaan masyarakat.1. Penggerak : memotivasi.

pelaksanaan. motivasi masyarakat • Penemuan masalah. pemeliharaan kegiatan dan hasil pembangunan . pemantauan. pemanduan dan penyelarasan kegiatan pembangunan • Perencanaan. sumber daya dan kebutuhan pembangunan  Pendampingan • Penggerakan dan pembimbingan  Pembimbingan prakarsa. • Pemrosesan aspirasi. swadaya dan gotongroyong  Pemanduan masyarakat  Fasilitasi • Pengkoordinasian.

 keterampilan (skill).KOMPETENSI SDM /KADER  Kompetensi menjadi satu karakteristik yang mendasari Kader / Individu mencapai kinerja tinggi dalam pekerjaannya. dan  perilaku (attitude) .  Karakteristik itu muncul dalam bentuk :  pengetahuan (knowledge).

KOMUNITAS Satuan kelompok orang yang mempunyai hubungan dan interaksi sosial karena adanya kesamaan ciri dan atau kepentingan .

survailans  Pembinaan/  Dana masyarakat pelatihan  Melaks. SWASTA / STAKEHOLDER :  Kepedulian/ komitmen  Pelayanan kes.  Kader Teknis / KPM  Dana KSA  Melaks.  Melaks siaga-darurat  Sarpras penunj. MASYARAKAT / PEMERINTAH : LEMBAGA MASY. PHBS  Promosi Kes.  Dana /CSR  Bantuan sarpras  Pembinaan . :  Regulasi/  Kepedulian/komitmen komitmen  Membangun UKBM  Pelayanan kes.

tanggap dan mampu dalam mengenali. .Meningkatnya derajat kesehatan masyarakat turut ditentukan oleh peran masyarakat yang peduli. mencegah serta mengatasi permasalahan kesehatan yang dihadapi secara mandiri.