SINDROM DOWN

DERIX FALDEINSCOUV
N 111 13 069

PEMBIMBING KLINIK
DR. EFFENDY SALIM, SP. A

DEFINISI .

EPIDEMIOLOGI Di Indonesia .

ETIOLOGI .

FAKTOR RESIKO Usia .

DIAGNOSIS ANAK DENGAN SINDROM DOWN .

.

• Fisura palpebra yang oblik • Jarak antara jari kaki ke-1 dan ke-2 yang agak jauh • Jaringan kulit yang longgar di belakang leher • Hiperfleksibilitas • Low set ears • Protrusi lidah • Depressed nasal bridge • Lipatan epikantus • Bercak Brushfield (titik-titik kecil pada pupil yang letaknya tidak beraturan dan berwarna kontras) • Jari ke-V yang pendek dan melengkung • Simian crease • Didapatinya tanda-tanda penyakit jantung bawaan . Gejala Khas Sindrom Down • Hipotoni • Brakisefal.

Sekitar 85% bayi dapat hidup sampai umur satu tahun dan 50% dapat hidup sehingga berusia lebih dari 50 tahun . MORTALITAS/MORBIDITAS Diperkirakan sekitar 75% kehamilan dengan trisomi 21 tidak akan bertahan.

MASALAH KESEHATAN PADA ANAK DENGAN SINDROM DOWN • Kelainan jantung • Gangguan pendengaran • Masalah penglihatan • Gangguan telinga. hidung. dan tenggorokan • Penyakit infeksi dan gangguan imunitas • Masalah instabilitas atlantoaksial (IAA) • Masalah hematologi • Masalah endokrin • Masalah gigi-geligi • Gangguan psikiatri • Masalah neurologi .

PROGRAM INTERVENSI DINI Terapi .

PEMANTAUAN PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK DENGAN SINDROM DOWN Pemantauan .

Pemantauan .

TERIMA KASIH .

Related Interests