Kebutuhan Dasar

Manusia
Cairan dan Elektrolit
OLEH : ZULMY SUGMARA A. S.KEP

Latar Belakang

Cairan dan elektrolit sangat berguna dalam mempertahankan fungsi
tubuh manusia. Kebutuhan cairan dan elektrolit bagi manusia berbeda-
beda sesuai dengan tingkatan usia seseorang,seperti bayi mempunyai
kebutuhan cairan yang berbeda dengan usia dewasa. Bayi mempunyai
tingkat metabolisme air yang tinggi mengingat permukaan tubuh yang
relative luas dan persentasi air lebih tinggi dibandingkan orang dewasa.

kalium. Disamping kebutuhan cairan. kalsium. elektrolit (natrium. kontraksi muscular dan osmolalitas. konduksi saraf. .sebagai pelarut elektrolit dan nonelektrolit. sisa metabolism. mempermudah eliminasi.Kebutuhan cairan sangat diperlukan tubuh dalam mengangkut zat makanan kedalam sel. dan membantu pencernaan. klorida dan fosfat) sangat penting untuk menjaga keseimbangan asam basa. memelihara suhu tubuh.

.Kondisi tidak terpenuhinya kebutuhan cairan dan elektrolit dapat mempengaruhi sistem organ tubuh terutama ginjal. Untuk mempertahankan kondisi cairan dan elektrolit dalam keadaan deimbang maka pemasukan harus cukup sesuai dengan kebutuhan.

Definisi kebutuhan cairan dan elektrolit Kebutuhan cairan dan elektrolit adalah suatu proses dinamik karena metabolisme tubuh membutuhkan perubahan yang tetap dalam berespons terhadap stressor fisiologis dan lingkungan. Dengan kemampuannya yang sangat besar untuk menyesuaikan diri. Kemampuan tubuh untuk mempertahankan keseimbangan cairan ini dinamakan “homeostasis”. Keseimbangan cairan adalah esensial bagi kesehatan. biasanya dengan proses-proses faal (fisiologis) yang terintegrasi yang mengakibatkan adanya lingkungan sel yang relatif konstan tapi dinamis. tubuh mempertahankan keseimbangan. .

pengatur keseimbangan asam-basa darah dan ekskresi bahan buangan atau kelebihan garam. Rata-rata setiap satu liter darah mengandung 500 cc plasma yang mengalir melalui glomerulus. Merupakan organ yang memiliki peran cukup besar dalam mengatur kebutuhan cairan dan elektrolit. Jumlah urine yang diproduksi ginjal dapat dipengaruhi oleh ADH dan aldosteron dengan rata-rata 1 ml/kg/bb/jam. Ginjal. Cairan yang tersaring (filtrate glomerulus). Proses pengaturan kebutuhan keseimbangan air ini diawali oleh kemampuan bagian ginjal. 10% nya disaring keluar. seperti glomerulus dalam menyaring cairan. Sistem tubuh yang berperan dalam kebutuhan cairan dan elektrolit 1. pengatur konsentrasi garam dalam darah. . Terlihat pada fungsi ginjal. yaitu sebagai pengatur air. kemudian mengalir melalui tubuli renalis yang sel-selnya menyerap semua bahan yang dibutuhkan.

dan konveksi (pengaliran udara panas ke permukaan yang lebih dingin). . Proses ini diatur oleh pusat pengatur panas yang disarafi oleh vasomotorik dengan kemampuan mengendalikan arteriol kutan dengan cara vasodilatasi dan vasokontriksi. Proses pelepasan panas lainnya dapat dilakukan melalui cara pemancaran panas ke udara sekitar.2. Melalui kelenjar keringat suhu dapat diturunkan dengan jumlah air yang dapat dilepaskan. suhu lingkungan dan kondisi suhu tubuh yang panas. Keringat merupakan sekresi aktif dari kelenjar keringat di bawah pengendalian saraf simpatis. Kulit. Perangsangan kelenjar keringat yang dihasilkan dapat diperoleh melalui aktivitas otot. konduksi (pengalihan panas ke benda yang disentuh). kurang lebih setengah liter sehari. Merupakan bagian penting pengaturan cairan yang terkait dengan proses pengaturan panas. Proses pelepasan panas dapat dilakukan dengan cara penguapan. Jumlah keringat yang dikeluarkan tergantung banyaknya darah yang mengalir melalui pembuluh darah dalam kulit.

Gastrointestinal. Merupakan organ saluran pencernaan yang berperan dalam mengeluarkan cairan melalui proses penyerapan dan pengeluaran air.3. Proses pengeluaran cairan terkait dengan respons akibat perubahan upaya kemampuan bernapas. seperti: system hormonal contohnya . 4. Organ paru berperan mengeluarkan cairan dengan menghasilkan insensible water loss kurang lebih 400 ml/hari. Dalam kondisi normal. Paru. cairan hilang dalam system ini sekitar 100-200 ml/hari. Pengaturan keseimbangan cairan dapat melalui system endokrin.

Pada ginjal. Berfungsi sebagai absorpsi natrium yang disekresi oleh kelenjar adrenal di tubulus ginjal.a). yang mensekresi ADH dengan meningkatkan osmolaritas dan menurunkan cairan ekstrasel. Merupakan asam lemak yang terdapat pada jaringan yang berfunsi merespons radang. ADH. b). d.) Glukokortikoid.) Mekanisme rasa haus. c. Proses pengeluaran aldosteron ini diatur oleh adanya perubahan konsentrasi kalium. mengendalikan tekanan darah dan konsentrasi uterus. .) Prostaglandin. e. asam lemak ini berperan dalam mengatur sirkulasi ginjal. Hormone ini dibentuk oleh hipotalamus di hipofisis posterior. Memiliki peran meningkatkan reabsorpsi air sehingga dapat mengendalikan keseimbangan air dalam tubuh. serta mengatur pergerakan gastrointestul. Aldosteron. natrium dan system angiotensin rennin. Berfungsi mengatur peningkatan reabsorpsi natrium dan air yang menyebabkan volume darah meningkat sehingga terjadi retensi natrium.

Pembuluh darah kapiler dan membran sel yang merupakan membrane semipermiabel mampu memfilter tidak semua substansi dan komponen dalam cairan tubuh ikut berpindah. . Fase II : Cairan interstitial dengan komponennya pindah dari darah kapiler dan sel 3. Fase I : Plasma darah pindah dari seluruh tubuh ke dalam sistem sirkulasi. Fase III : Cairan dan substansi yang ada di dalamnya berpindah dari cairan interstitial masuk ke dalam sel. Cara perpindahan cairan tubuh Perpindahan cairan dan elektrolit tubuh terjadi dalam tiga fase yaitu : 1. 2. dan nutrisi dan oksigen diambil dari paru-paru dan tractus gastrointestinal.

Transport aktif membutuhkan energi.Metode perpindahan dari cairan dan elektrolit tubuh dengan cara : Setiap kompartmen dipisahkan oleh barier atau membran yang membatasi mereka. Setiap zat yang akan pindah harus dapat menembus barier atau membran tersebut. Bila substansi zat tersebut dapat melalui membran. .Membran disebut semipermeable (permeabel selektif) bila beberapa partikel dapat melaluinya tetapi partikel lain tidak dapat menembusnya. maka membran tersebut permeabel terhadap zat tersebut. maka membran tersebut tidak permeabel untuk substansi tersebut. sedangkan transport pasif tidak membutuhkan energi.Perpindahan substansi melalui membran ada yang secara aktif atau pasif. Jika tidak dapat menembusnya.

Molekul kecil akan lebih mudah berpindah dari larutan dengan konsentrasi tinggi ke larutan dengan konsentrasi rendah. atau zat padat secara bebas dan acak. bergantung pada factor ukuran molekul. Larutan dengan konsentrasi yang tinggi akan mempercepat pergerakan molekul.kecepatan proses difusi bervariasi. Dalam tubuh. . gas. sehingga proses difusi berjalan lebih cepat. Merupakan bercampurnya molekul-molekul dalam cairan. elektrolit dan zat-zat lain terjadi melalui membrane kapiler yang permeable. Proses difusi dapat terjadi bila dua zat bercampur dalam sel membrane.a). Difusi. konsentrasi cairan dan temperature cairan. proses difusi air. Zat dengan molekul yang besar akan bergerak lambat dibanding molekul kecil.

b). sehingga larutan yang berkonsentrasi rendah volumenya akan berkurang. Pada proses osmosis dapat terjadi perpindahan dari larutan dengan kepekatan rendah ke larutan yang kepekatannya lebih tinggi melalui membrane semipermeabel. Air merupakan solven. Proses osmosis penting dalam mengatur keseimbangan cairan ekstra dan intra. sedang larutan yang berkonsentrasi lebih tinggi akan bertambah volumenya.9% merupakan larutan yang isotonic karena larutan NaCl mempunyai kepekatan yang sama dengan larutan dalam system vascular. . Larutan isotonic merupakan larutan yang mempunyai kepekatan sama dengan larutan yang dicampur. Larutan hipotonik mempunyai kepekatan lebih rendah dibanding larutan intrasel. Proses perpindahan zat ke larutan lain melalui membrane semipermeabel biasanya terjadi dari larutan dengan konsentrasi yang kurang pekat ke larutan dengan konsentrasi lebih pekat. sedang solven adalah larutannya. maka larutan yang mempunyai kepekatan yang sama akan seimbang dan berdifusi. Osmosis. Osmolaritas adalah cara untuk mengukur kepekatan larutan dengan menggunakan satuan nol. Solute adalah zat pelarut. sedang garam adalah solute. Apabila terdapat tiga jenis larutan garam dengan kepekatan berbeda dan didalamnya dimasukkan sel darah merah. Larutan NaCl 0. Natrium dalam NaCl berperan penting mengatur keseimbangan cairan dalam tubuh.

Prinsip tekanan osmotic ini sangat penting dalam proses pemberian cairan intravena. Proses difusi dan osmosis melibatkan adanya tekanan cairan. Secara normal. Membran semipermeable. Transport aktif. Tekanan cairan. yaitu: 1. Proses pengaturan cairan dapat dipengaruhi oleh dua factor. Merupakan penyaring agar cairan yang bermolekul besar tidak tergabung. Proses osmotic juga menggunakan tekanan osmotic. Bila dua larutan dengan perbedaan konsentrasi dan larutan yang mempunyai konsentrasi lebih pekat molekulnya tidak dapat bergabung (larutan disebut koloid). Membran . Sedangkan larutan yang mempunyai kepekatan sama dan dapat bergabung (disebut kristaloid).c). Contoh larutan kristaloid adalah larutan garam. Proses ini terutama penting untuk mempertahankan natrium dalam cairan intra dan ekstrasel. perpindahan cairan menembus membrane sel permeable tidak terjadi. Merupakan gerak zat yang akan berdifusi dan berosmosis. yang merupakan kemampuan pastikel pelarut untuk menarik larutan melalui membrane. tetapi dapat menjadi koloid apabila protein bercampur dengan plasma. 2.

persentase tubuh dapat dikategorikan berdasarkan umur adalah : bayi baru lahir 75% dari total berat badan tubuh pria dewasa 57 % dari total BB. hampir 90% dari total berat badan tubuh. persentase Jumlah cairan tubuh berpariasi bergantung pada faktor usia lemak dalam lubuh.Kebutuhan cairan tubuh bagi manusia Kebutuhan cairan merupakan bagian dari kenutuhan dasar manusia secara fisiologis proporsi besar dalam bagian tubuh.dan jenis kelamin jika lemak tubuh sedikit maka cairan dalam tubuh pun lebih besar. . sementara itu merupakan bagian padat dari tubuh. wanita dewasa 55 % dari BB dan dewasa tua 45% dari total BB. secara keseluruhan.

Kebutuhan air berdasarkan umur dan berat badan Umur Kebutuhan air Ml/kg berat badan Jumlah air dalam 24 jam 3 hari 250 .300 80 – 100 1 tahun 1150 – 1300 120 – 135 2 tahun 1350 – 1500 115 – 125 4 tahun 1600 – 1800 100 – 110 10 tahun 2000 – 2500 70 – 85 14 tahun 2200 – 2700 50 – 60 18 tahun 2200 – 2700 40 – 50 Dewasa 2400 – 2600 20 – 30 .

Dalam kondisi normal intake cairan sesuai dengan kehilangan cairan tubuh yang terjadi. ekskresi pada proses metabolisme. .Kondisi sakit dapat menyebabkan gangguan pada keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh. ginjal (urine).Dalam rangka mempertahankan fungsi tubuh maka tubuh akan kehilanagn caiaran antara lain melalui proses penguapan ekspirasi penguapan kulit.Pengaturan volume cairan tubuh Di dalam tubuh seorang yang sehat volume cairan tubuh dan komponen kimia dari cairan tubuh selalu berada dalam kondisi dan batas yang nyaman.

1. dan oksidasi selama proses metabolisme . Intake Cairan Selama aktifitas dan temperatur yang sedang seorang dewasa minum kira-kira1500 ml per hari. sedangkan kebutuhan cairan tubuh kira-kira 2500 ml per harisehingga kekurangan sekitar 1000 ml per hari diperoleh dari makanan.

8 1350 – 1500 2 tahun 6 tahun 20.0 250 – 300 9.0 2200 – 2700 .0 2200 – 2700 18 tahun(adult) 54.Berikut adalah kebutuhan intake cairan yang diperlukan berdasarkan umur dan berat badan.7 2000 – 2500 14 tahun 45. perhatikan tabel di bawah : Umur Berat Badan (kg) Kebutuhan Cairan (mL/24 Jam) Hari 3.0 1800 – 2000 10 tahun 28.5 1150 – 1300 1 tahun 11.

.Pengatur utama intake cairan adalah melalui mekanisme haus.sekresi angiotensin II sebagai respon dari penurunan tekanan darah.perdarahan yang mengakibatkan penurunan volume darah. Pusat haus dikendalikan berada di otak Sedangakan rangsangan haus berasal dari kondisi dehidrasi intraseluler.Sensasi haus akan segera hilang setelah minum sebelum proses absorbsi oleh tractus gastrointestinal.Perasaan kering di mulut biasanya terjadi bersama dengan sensasi haus walaupun kadang terjadi secara sendiri.

Urine Proses pembentukan urine oleh ginjal dan ekresi melalui tractus urinarius merupakan proses output cairan tubuh yang utama.Pada orang dewasa normal kehilangan cairan tubuh melalui proses ini adalahberkisar 300-400 mL per hari.bila aktivitas kelenjar keringat meningkat maka produksi urine akan menurun sebagai upaya tetap mempertahankankeseimbangan dalam tubuh. b.Pada orang yang sehat kemungkinan produksi urine bervariasi dalam setiap harinya.Output Cairan Kehilangan caiaran tubuh melalui empat rute (proses) yaitu : a. IWL (Insesible Water Loss) : IWL terjadi melalui paru-paru dan kulit.Pada orang dewasa.2 . tapi bila proses respirasi atau suhu tubuhmeningkat maka IWL dapat meningkat. Melalui kulit dengan mekanisme difusi.Dalam kondisi normal output urine sekitar 1400-1500 ml per 24 jam. . atau sekitar 30-50 ml per jam.

c. d.yang diatur melalui mekanisme reabsorbsi di dalam mukosa usus besar (kolon). Feces : Pengeluaran air melalui feces berkisar antara 100-200 mL per hari.sedangkan impulsnya ditransfer melalui sumsum tulang belakang yang dirangsang oleh susunan syaraf simpatis pada kulit. Keringat : Berkeringat terjadi sebagai respon terhadap kondisi tubuh yang panas. . respon iniberasal dari anterior hypotalamus.

levulose (fruktosa). contoh: lipomul dan liposyn. invert sugar ( ½ dextrose dan ½ levulose). Cairan nutrien (zat gizi) melalui intravena dapat memenuhi kalori ini dalam bentuk karbohidrat. d. Blood Volume Expanders Merupakan bagian dari jenis cairan yang berfungsi menigkatkan volume pembuluh darah setelah kehilangan darah atau plasma. misalnya pasien dalam kondisi pendarahan berat. b. Kalori dalam cairan nutrient dapat berkidar antara 200-1500/liter. Karbohidrat dan air. contoh: amigen. Asam amino. aminosol dan travamin. Pada pasien dengan luka bakar berat. Lemak. maka pemberian plasma akan mempertahankan jumlah volume darah. Apabila keadaan darah sudah tidak sesuai. sejumlah besar cairan hilang dari pembuluh darah di daerah luka.Jenis cairan 1. Cairan nutrient terdiri atas: a. Plasma sangat perlu diberikan untuk menggantikan cairan ini. Cairan nutrient Pasien yang istirahat ditempat tidur memerlukan sebanyak 450 kalori setiap harinya. c. contoh: dextrose (glukosa). nitrogen dan vitamin yang penting untuk metabolisme. Jenis blood volume expanders antara lain: human serum .

5-5. Contohnya. Klorida: 100-106 mEq/lt. nutrient dan sisa metabolism. . kalium. kalsium dan magnesium. Ion yang bermuatan negative disebut anion dan ion bermuatan positif disebut kation. Sedangkan anion contohnya klorida. bikarbonat dan fosfat. Magnesium: 1. Bikarbonat: 22-26 mEq/ltd an Fosfat: 2.5-2. Komposisi elektrolit dalam plasma adalah:Natrium: 135-145 mEq/lt. Kalium: 3. NaCl akan dipecah menjadi ion Na+ dan Cl-.3 mEq/lt.5 mEq/lt. Equivalen tersebut merupakan kombinasi kekuatan zat kimia atau kation dan anion dalam molekul. Contoh kation ayitu natrium. Pacahan elektrolit tersebut merupakan ion yang dapat menghantarkan arus listrik.5- 4. seperti karbondioksida yang semuanya disebut dengan ion. Cairan tubuh mengandung oksigen.5 mEq/lt.Kebutuhan elektrolit Elektrolit terdapat pada seluruh cairan tubuh.Pengukuran elektrolit dalam satuan miliequivalen per liter cairan tubuh atau milligram per 100 ml (mg/100 ml). Beberapa jenis garam dalam air akan dipecah dalam bentuk ion elektrolit. Kalsium: 4-5 mEq/lt.

. Sistem pengaturannya melalui tiga langkah: 1) Peningkatan konsentrasi kalium dalam cairan ekstrasel yang menyebabkan peningkatan produksi aldosteron. 2) Peningkatan jumlah aldosteron akan memengaruhi jumlah kalium yang dikeluarkanmelalui ginjal. b) Pengaturan keseimbangan kalium Kalium merupakan kation utama yang terdapat dalam cairan intrasel dan berfungsi mengatur keseimbangan elektrolit.Aldosteron juga berfungsi mengatur keseimbangan kadar kalium dalam plasma (cairan ekstrasel).Pengaturan elektrolit a) Pengaturan keseimbanga natrium Natrium merupakan kation dalam tubuh yang berfngsi dalam pengaturan osmolaritas dan volume cairan tubuh.

g) Pengaturan keseimbangan fosfat (PO4) Fosfat bersama-sama dengan kalsium berfungsi dalam pembentukan gigi dan tulang. Fungsi klorida biasanya bersatu dengan natrium yaitu mempertahankan keseimbangan tekanan osmotic dalam darah. . e) Pengaturan keseimbangan klorida Klorida merupakan anion utama dalam cairan ekstrasel. c) Pengaturan keseimbangan kalsium Kalsium dalam tubuh berfungsi dalam pembentukan tulang d) Pengaturan keseimbangan magnesium Magnesium merupakan kation dalam tubuh yang terpenting kedua dalam cairan intrasel. tetapi klorida dapat ditemukan pada cairan ekstrasel dan intrasel.3) Peningkatan pengeluaran kalium. f) Pengaturan keseimbangan bikarbonat Bikarbonat merupakan elektrolit utama dalam larutan buffer (penyangga) dalam tubuh. konsentrasi kalium dalam cairan ekstrasel menurun. Fosfat diserap dari saluran pencernaan dan dikeluarkan melalui urine.

K+. HCO3 3. terdiri atas: Na+. HCO3 . Cl. Cairan saline terdiri atas cairan isotonic.Jenis cairan elektrolit Cairan elektrolit adalah cairan saline atau cairan yang memiliki sifat bertegangan tetap dengan bermacam-macam elektrolit. Mg2+. K+. Cl. terdiri atas: Na+. Mg2+. K+. hipotonik dan hipertonik. Contoh cairan elektrolit: 1. Konsentrasi isotonic disebut juga normal saline yang banyak dipergunakan. Cairan Buffer’s. terdiri atas: Na+. Ca2+. Cairan Ringer’s Laktat. Ca2+ 2. Cl. Cairan Ringer’s.

.Terima Kasih...