Arab, Syajaratun: Pohon

Sejarah dalam pengertian tersebut
sebuah pohon yang terus berkembang dari
tingkat yang sederhana ke tingkat yang
lebih kompleks atau ke tingkat yang lebih
maju.

Inggris, History : masa lampau
umat manusia
Jerman, Geschicht : sesuatu yang
telah terjadi

 Ciri-ciri utama sejarah:
 Sebagai sebuah ilmu sosial sejarah mempelajari manusia sebagai
obyek kajian

 Perbedaan antara ilmu sejarah dengan ilmu sosial/sosiologi, jika
sosiologi berpikir dalam lingkup diakronik, maka sejarah sinkronik,
yaitu memperhitungkan waktu. Maka sejarah memperhitungkan
perkembangan, kesinambungan, pengulangan, perubahan.

Hakekat dan Ruang Lingkup Sejarah A. Sejarah Sebagai Peristiwa Peristiwa yang telah terjadi di masa lampau . yang merupakan gambaran kehidupan masa lampau. yang ditelusuri melalui segala macam rekaman/record .

Sejarah mempunyai obyek  Sejarah yang telah terjadi dibagi menjadi dua bagian:  Sejarah Objektif : peristiwa yang terjadi diluar pengetahuan manusia  Sejarah Subyektif : peristiwa yang telah mengalami proses penyusunan menjadi kisah oleh sejarawan. .

Sejarah itu empiris  Ilmu sejarah termasuk ilmu empiris. Pengalaman manusia yang terekam dalam dokumen. prasasti inilah yang menjadi kajian (penelitian) ilmu sejarah. Artinya bersandar pada pengalaman manusia. . film. foto.

Sejarah mempunyai metode  Sejarah memiliki metode/cara dalam melakukan penelitiannya. . Terdapat langkah- langkah yang sistematis dalam melakukan penelitiannya.

Sejarah mempunyai generalisasi  Sejarah juga melakukan generalisasi yang bersifat umum dan menyeluruh terhadap gejala atau fenomena berdasar fakta dan data. .

B. Sejarah Sebagai Kisah  Suatu peristiwa meninggalkan jejak-jejak sejarah.  Sejarah dalam hal ini memiliki definisi sebagai sebuah upaya rekonstruksi masa lampau berdasarkan jejak-jejak sejarah yang ditinggalkannya .

kedekatan dengan ilmu-ilmu sosial yang lain . walaupun berasal dari berbagai penulis tetapi harus memiliki metode yang ilmiah. (sejarah = Popular) • Sejarah harus dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah.C. seniman dapat menulis sejarahnya. Sejarah Sebagai Ilmu  Penulis sejarah bisa berasal dari mana saja. dokter. wartawan. atau arsitek harus berasal dari bidang yang bersangkutan. • Sejarah juga mempelajari subyektifitas Indonesiasentris-Neerlandosentris. Berbeda dengan dokter.

Teori Materialisme sejarah.• sejarah seperti ilmu yang lain. bahwa sejarah dipengaruhi proses dialektik dari tesis-anti tesis-sintesis  tesis . Teori Toynbe mengenai perubahan : permulaan (kelahiran)  Puncak (Klimaks)  Menurun  Hancur (runtuh) 2. 3. dan apa yang mendorong terjadi perubahan (Change)  Sebagai contoh : 1. bahwa sejarah digerakkan oleh konflik antar kelas sejak zaman purba hingga modern. Teori Dialektika Hegel.juga berusaha menemukan hukum-hukum yang mengendalikan manusia.

dan struktur. alur hingga puncaknya . Sejarah Sebagai Seni  Penulisan sejarah memang harus dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah. yaitu penulisan yang merekonstruksi peristiwa sesuai fakta sejarah. Penulisan sejarah yang baik memperhitungkan segi kronologi.D. Sedangkan struktur diperlukan dalam kegiatan penulisan sejarah yang baik. namun sejarah memerlukan karakterisasi. Karakterisasi sangat dibutuhkan jika seorang sejarawan perlu melukiskan mengenai watak seorang tokoh.

Sejarah sebagai seni : Imajinasi  Seperti seorang pelukis. penulis sejarah membutuhkan imajinasi yang kuat dalam menggambarkan kisahnya. Oleh karena itu tulisan sejarah yang baik seakan dapat hadir kembali di masa kini. Peristiwa seakan hidup kembali. .

penulis memunculkan tokoh- tokoh. Penggambaran tokoh menjadi sangat penting dalam menampilkan karakter setiap tokoh dengan baik.Sejarah sebagai seni : Emosi  Dalam melakukan penulisan sejarah menjadi sebuah kisah. .

foto. sejarawan mampu memahami peristiwa dari temuan-temuan jejak sejarah tersebut. film. sejarawan menemukan jejak sejarah berupa : dokumen. .Sejarah sebagai seni : intuisi  Dalam penelitian sejarah. dll. Dalam upaya penulisan sejarah. pakaian.

memilih bahasa yang baik.Sejarah sebagai seni : gaya bahasa  Dalam penulisan sebagai kisah. sangat penting jika sejarawan dapat memiliki kemampuan menulis. . dan mudah dipahami oleh masyarakat.

dan hanya terjadi sekali. Sifat keunikan. dan hanya terjadi sekali dari peristiwa sejarah ini disebut dengan einmalig. Idiografis Sejarah menggambarkan.Sifat ilmu sejarah 1. . mendiskripsikan sesuatu yang bersifat unik.

Diakronis  Peristiwa sejarah berlangsung secara kronologis melewati waktu. dan masa depan terjadi karena masa kini.2. Peristiwa sejarah bersifat dinamis. . dan kesinambungan. sehingga sejarah lahir dari masa lalu. perubahan. Dalam peristiwa sejarah terdapat siklus perkembangan.

foto. Empiris Sejarah bertumpu pada pengalaman manusia yang direkam pada dokumen.3. gedung. film. diuji kebenarannya. . pakaian. 4. Verifikatif  Sejarah dapat dipertanggung jawabkan.

000. Sebagai Panduan Moral dan Politik Sejarah bangsa-bangsa tidak hanya pengalaman baik yang terjadi. namun juga yang buruk. Disini belajar sejarah dilakukan agar peristiwa yang buruk tidak terjadi kembali. atau tidak berulang.000 orang Kerusuhan mei 1998 . Ct : Peristiwa 1965 yang memakan korban pembantaian 500.000 – 1.Manfaat belajar sejarah 1.

Bagaimana Indonesia terbentuk?atas dasar apa kita menjadi bangsa yang merdeka. dan mengenal identitas bangsa. diperkuat dengan sejarah.2. . dapat diketahui. kita tidak dapat membentuk. Memperkokoh identitas bangsa Tanpa sejarah.

Berfikir Holistik (menyeluruh). Memahami peristiwa tunggal tanpa mempelajari peristiwa sebelumnya atau peristiwa di sekitarnya. dan multiperspektif Sejarah adalah kumpulan peristiwa yang tidak dapat berdiri sendiri. adalah bentuk kegagalan memahami (verstehen) suatu peristiwa itu sendiri. dan berhubungan dalam sebab-akibat. namun saling berkaitan.3. .

kronik dan historiografi  Periodisasi : pembabakan sejarah atas sebuah rentang waktu yang sangat panjang. Peristiwa- peristiwa tersebut perlu disusun agar tidak terjadi Anakronisme. kronologi. Periodisasi. Namun berdasar apakah suatu zaman dibatasi??? Suatu zaman dibatasi berdasar ciri-ciri suatu zaman yaitu JIWA ZAMAN (Zeit Geist)! Kronologi : suatu urutan peristiwa yang satu dengan yang lain berdasarkan urutan waktu dan adanya hubungan Kausalitas antar peristiwa. .

yaitu hubungan kausalitas antar peristiwa satu dengan yang lain. .  Historiografi sebagai ekspresi budaya berarti tulisan sejarah yang disusun dipengaruhi bagaimana bentuk struktur sosial. yaitu histoire-recite (sejarah sebagaimana dikisahkan). kronik merupakan urutan peristiwa tanpa memberikan keterangan suatu peristiwa. dan jiwa jaman penulisan tersebut terjadi. berbeda dengan kronologis. Kronik  Kronik adalah catatan suatu peristiwa. dan histoire-realite (sejarah sebagaimana terjadi). Historiografi  Upaya penulisan sejarah.

Jenis-Jenis Sejarah  Sejarah Dunia  Sejarah Kebudayaan  Sejarah .

Related Interests