ASUHAN KEPERAWATAN
DERMATITIS KONTAK

Created By :
Aas Susilawati
Ayu Widyaningsih
Bayu Firmansyah
Desi Susanti

OUTLINES
Definisi

Definisi Dermatitis kontak adalah respon peradangan kulit akut atau kronik terhadap paparan bahan iritan eksternal yang mengenai kulit .

• Dermatitis Kontak Alergi. detergen. dll. Contoh : logam (Ag. . Etiologi • Dermatitis kontak toksis akut. • Dermatitis Kontak Toksis Kronik. karet. Hg). Contoh : sabun . plastik. KOH. popok atau diaper pada anak-anak. racun serangga. Contoh : H2SO4.

Manifestasi Klinis Eritema Gatal-gatal Rasa tidak enak karena kering Kulit berwarna coklat dan menebal .

Pemeriksaan Penunjang • Biopsi kulit • Uji kultur dan sensitifitas • Uji tempel – Tes tempel terbuka – Tes tempel tertutup – Tes tempel dengan sinar .

Pencegahan Pencegahan dermatitis kontak berarti menghindari berkontak dengan bahan yang menjadi alergen. dapat menghilangkan banyak iritan dan alergen dari kulit. Bila dilakukan secepatnya. Strategi pencegahan meliputi: • Bersihkan kulit yang terkena bahan iritan dengan air dan sabun. • Bila sedang bekerja. gunakan pakaian pelindung atau sarung tangan untuk menghindari kontak dengan bahan alergen atau iritan . • Gunakan sarung tangan saat mengerjakan pekerjaan rumah tangga untuk menghindari kontak dengan bahan pembersih.

ASUHAN KEPERAWATAN Pengkajian .

Pengkajian Identitas • Nama : An.U • Jenis kelamin : Laki-laki • Umur : 10 tahun • Diagnosa Medis : Dermatitis Kontak .

kaki dan tangannya terdapat eritema.Keluhan utama Warga melaporkan ke Puskesmas bahwa ada seorang warga diwilayahnya yang mempunyai penyakit aneh dikulitnya dengan kondisi kulit area di wajah. eksudasi dan pembentukan sisik . vesikulasi.

bengkak. dan Indeks Morfologi ( IM ).U (10 tahun) dengan kondisi kulit diarea wajah. Ayah klien Tn. suhu = 37. eksudasi. kaki dan tangannya terdapat eritema. dan terasa gatal. vesikulasi. Perawat mengatakan bahwa sebaiknya klien dilakukan pemeriksaan Bakteriologis. Pada klien tekanan darah = 130/80 mmHg. dan mengatakan hanya mandi dua hari sekali.Indeks Bakteri ( IB ).5°C. respirasi = 15x/ menit.P (66 tahun) mengatakan bahwa kemungkinan penyakit anaknya karena guna-guna dukun santet karena ada seorang musuhnya yang mengatakan akan berbuat begitu karena perselisihan yang terjadi diantara mereka. nadi = 80x/ menit. dan pemebentukan sisik. . sehingga ayah klien merasa tidak perlu dibawa ke pasilitas kesehatan tapi ingin membawa anaknya ke paranormal yang menurut mereka mempunyai kemampuan pengobatan alternative. Klien tampak kotor.Riwayat Kesehatan Saat Ini Setelah perawat mengunjungi rumah orang tersebut ditemukan seorang pria An.

P (55 tahun) mengatakan bahwa anaknya sudah mengalami gangguan pada kulitnya sejak 4 bulan yang lalu dan mempunyai riwayat alergi Pemeriksaan Fisik • Penampilan Umum : Klien tampak kotor • Tanda-Tanda Vital :  Tekanan Darah : 130/80 mmhg  Nadi : 80 x/menit  Suhu : 37.Riwayat Kesehatan Masa Lalu Ibu klien Ny.5°C  Respirasi : 15 x/menit .

Riwayat Psikososial • Kemampuan mengenal masalah kesehatan Ayah klien Tn. .P (66 tahun) mengatakan bahwa kemungkinan penyakit anaknya karena guna-guna dukun santet karena ada seorang musuhnya yang mengatakan akan berbuat begitu karena perselisihan yang terjadi diantara mereka. sehingga ayah klien merasa tidak perlu dibawa ke pasilitas kesehatan tapi ingin membawa anaknya ke paranormal yang menurut mereka mempunyai kemampuan pengobatan alternative.

• Kebiasaan dan pengaruh budaya Ayah klien Tn. .P (66 tahun) mengatakan bahwa kemungkinan penyakit anaknya karena guna-guna dukun santet karena ada seorang musuhnya yang mengatakan akan berbuat begitu karena perselisihan yang terjadi diantara mereka. sehingga ayah klien merasa tidak perlu dibawa ke pasilitas kesehatan tapi ingin membawa anaknya ke paranormal yang menurut mereka mempunyai kemampuan pengobatan alternative.

vesikulasi. eksudasi.• Pemeriksaan head to toe inspeksi  wajah : Tampak eritema. vesikulasi. bengkak dan adanya gatal  Kulit : Tampak eritema. pembentukan sisik. bengkak dan adanya gatal  Ekstremitas atas dan bawah : Tangan dan kaki tampak eritema. pembentukan sisik. eksudasi. pembentukan sisik. vesikulasi. eksudasi. bengkak dan adanya gatal .

dan membuang paranormal yang menurut mereka limbah sisa sembarangan ke saluran air mempunyai kemampuan pengobatan tanpa diolah kembali alternatif . vesikulasi. kaki dan pabrik tekstil rumah tangga tangannya terdapat eritema. terjadi diantara mereka.P (66 tahun) mengatakan eksudasi. •Ayah klien Tn. sehingga ayah klien •20 meter disebelah rumah klien adalah merasa tidak perlu dibawa ke pasilitas pabrik tekstil rumah tangga untuk kesehatan tapi ingin membawa anaknya ke memproduksi kaos oblong. Data Fokus Data Subjektif Data Objektif •Klien mengatakan hanya mandi 2 hari sekali •Klien tampak kotor •Klien mengatakan terasa gatal •Perawat mengunjungi rumah klien dengan •Klien mengatakan sering bermain disekitar kondisi kulit diarea wajah. pembentukan sisik dan bengkak bahwa kemungkinan penyakit anaknya •Hasil TTV : Suhu = 37.5°C karena guna-guna dukun santet karena ada •Warga setempat merasa jijik dengan seorang musuhnya yang mengatakan akan kondisi klien sehingga menjauhinya dan berbuat begitu karena perselisihan yang menyuruh klien jangan berada dikeramaian.

eksudasi. Kerusakan integritas kulit berhubungan dengan lesi dan reaksi inflamasi ditandai dengan kondisi kulit diarea wajah. Hipertermi berhubungan dengan proses penyakit (dermatitis) ditandai dengan suhu tubuh meningkat 37. Gangguan citra tubuh berhubungan dengan psikososial ditandai dengan warga setempat merasa jijik dengan kondisi klien sehingga menjauhinya dan menyuruh klien jangan berada dikeramaian. kaki dan tangannya terdapat eritema. Defisiensi pengetahuan berhubungan dengan perilaku hiperbola ditandai dengan ayah klien Tn. dan membuang limbah sisa sembarangan ke saluran air tanpa diolah kembali. vesikulasi. Diagnosa Keperawatan 1. klien tampak kotor 7. Defisit perawatan diri mandi berhubungan dengan kendala lingkungan ditandai dengan 20 meter disebelah rumah klien adalah pabrik tekstil rumah tangga untuk memproduksi kaos oblong. eksudasi. kaki dan tangannya terdapat eritema. pembentukan sisik dan bengkak 3. Klien mengatakan hanya mandi 2 hari sekali.50C 4. pembentukan sisik dan bengkak 2. 6. Infeksi berhubungan dengan supresi respon inflamasi ditandai dengan adanya kondisi kulit diarea wajah. vesikulasi.P (66 tahun) mengatakan bahwa kemungkinan penyakit anaknya karena guna-guna dukun santet karena ada seorang musuhnya yang mengatakan akan berbuat begitu karena perselisihan yang terjadi diantara mereka. Gangguan rasa nyaman berhubungan dengan gejala terkait penyakit ditandai dengan pasien mengatakan terasa gatal 5. .

NURSING CARE PLANNING .

hidrasi. tempat tidur terdapat eritema. vesikulasi. eksudasi.No Diagnosa keperawatan NOC NIC 1 Kerusakan integritas NOC : NIC : kulit berhubungan  Tissue integritas : skin and Pressure management dengan lesi dan reaksi mucous membranes  Anjurkan pasien inflamasi ditandai Kriteria hasil : menggunakan pakaian dengan kondisi kulit  Integritas kulit yang baik bisa yang longgar diarea wajah. temperatur.  Hindari kerutan pada dan tangannya elastisitas. pigmentasi)  Jaga kebersihan kulit pembentukan sisik  Tidak ada luka/lesi pada kulit agar tetap bersih dan bengkak  Perfusi jaringan baik  Monitor kulit akan  Menunjukan pemahaman dalam adanya kemerahan proses perbaikan kulit dan  Monitor status nutrisi mencegah terjadinya sedera pasien berulang  Mandikan pasien dengan  Mampu melindungi kulit dan sabun dan air hangat . kaki dipertahankan (sensasi.

infeksi . dengan supresi respon  Immune status Infection control (kontrol inflamasi ditandai dengan  Knowledge : infeksi) adanya kondisi kulit infection control  Tingkatkan intake nutrisi diarea wajah. kaki dan  Risk control  Berikan terapi antibiotik tangannya terdapat Kriteria Hasil : bila perlu infection eritema. vesikulasi. infeksi sistemik dan lokal factor yang mempengaruhi serta  Berikan perawatan kulit penatalaksanaanya pada area epidema  Menunjukkan  Inspeksi kulit dan kemampuan untuk membran mukosa mencegah timbulnya terhadap kemerahan. Infeksi berhubungan NOC : NIC : 2. pembentukan  Mendeskripsikan proses sisik dan bengkak  Monitor tanda gejala penularan penyakit.  Klien bebas dari tanda protection (proteksi gejala infeksi terhadap infeksi ) eksudasi.

Hipertermi NOC : NIC :  Thermoregulation berhubungan Fever treatment Kriteria hasil  Monitor tubuh sesering mungkin dengan proses  Suhu tubuh  Monitor warna dan suhu kulit penyakit dalam rentang  Monitor tekanan darah.3.50C  Monitor warna dan suhu kulit warna kulit dan  Monitor tanda-tanda hipertermi tidak ada pusing  Tingkatkan intake cairan dan nutrisi  Berikan antipiretik jika perlu  Berikan kompres pada pasien Vital sign monitoring . nadi dan RR (dermatitis) Monitor penurunan tingkat kesadaran normal  ditandai  Nadi dan RR  Berikan pengobatan untuk mengatasi penyebab demam  Kolaborasi pemberian cairan intravena dengan suhu dalam rentang normal Temperature regulation tubuh  Tidak ada  Monitor suhu minimal tiap 2 jam meningkat perubahan  Rencanakan monitoring suhu secara kontinyu 37.

readines for Enchanced yang menenangkan Kriteria hasil dengan pasien  Jelaskan semua  Mampu mengontrol kecemasan prosedur dan apa mengatakan terasa  Status lingkungan yang nyaman yang dirasakan selama gatal  Kualitas tidur dan istirahat adekuat prosedur  Agresif pengendalian diri  Temani pasien untuk  Respon terhadap pengobatan memberikan keamanan  Kontrol gejala dan mengurangi takut  Status kenyamanan meningkat  Dorong keluarga  Dapat mengontrol ketakutan untuk menemani  Support sosial pasien  Identifikasi tingkat kecemasan . Gangguan rasa NOC : NIC :  Ansiety nyaman berhubungan Anxiety Reduction  Fear leavel (penurunan kecemasan) dengan gejala terkait  Sleep deprivation  Gunakan pendekatan penyakit ditandai  Comfort.4.

sosial  Dorong klien mengungkapkan perasaannya  Fasilitasi kontak dengan individu dalam kelompok kecil . sehingga menjauhinya dan kekuatan personal perawatan. kemajuan menyuruh klien jangan  Mempertahankan interaksi prognosis penyakit.5 Gangguan citra tubuh NOC: NIC : berhubungan dengan  Body image Body image enhancement psikososial ditandai dengan Kriteria hasil :  Kaji secara verbal dan non verbal respon klien warga setempat merasa  Body image positif terhadap tubuhnya jijik dengan kondisi klien  Mampu mengidentifikasi  Jelaskan pengobatan. berada dikeramaian.

dan membuang mampu untuk melakukan dengan memastikan hangat. santai. limbah sisa sembarangan aktivitas perawatan fisik dan pengalaman pribadi dan personal ke saluran air tanpa Jaga kebersihan perawatan diri pasien pribadi secara mandiri  diolah kembali. Klien  Jaga integritas kulit pasien  Perawatan diri mandi : mengatakan hanya mandi 2  Berikan bantuan sampai pasien mampu untuk membersihkan hari sekali. Defisit perawatan diri mandi NOC : NIC : berhubungan dengan kendala  Activity Intolerance Self-Care Assistance: Bathing/Hygiene :” lingkungan ditandai dengan  Mobility : Physical impaired  Pertimbangkan budaya pasien ketika 20 meter disebelah  Self Care Deficit Hygiene mempromosikan aktivitas perawatan diri rumah klien adalah pabrik Kriteria hasil :  Pertimbangkan usia pasien ketika tekstil rumah tangga  Perawatan diri : aktivitas mempromosikan aktivitas perawatan diri untuk memproduksi kaos kehidupan sehari-hari (ADL)  Ciptakan lingkungan yang terapeutik oblong. klien tampak sepenuhnya dapat mangasumsikan tubuh sendiri secara mandiri kotor perawatan diri  Perawatan diri hygiene : mampu untuk mempertahankan kebersihan .6.

yang mungkin diperlukan untuk  Pasien dan keluarga mampu mencegah komplikasi di masa yang melaksanakan prosedur yang akan datang dan atau proses dijelaskan secara benar pengontrolan penyakit  Diskusikan pilihan terapi atau .P  Berikan penilaian tentang tingkat Kriteria Hasil (66 tahun) mengatakan pengetahuan pasien  Pasien dan keluarga bahwa kemungkinan  Gambarkan tanda gejala yang biasa menyatakan pemahaman penyakit anaknya karena muncul pada penyakit dengan cara tentang penyakit.7. Defisiensi pengetahuan NOC : NIC : berhubungan dengan  Knowledge : diseases process Teaching : diseases process perilaku hiperbola ditandai  Knowledge : health behaviour dengan ayah klien Tn. kondisi. guna-guna dukun santet yang tepat prognosis dan program karena ada seorang  Identifikasi kemungkinan penyebab pengobatan musuhnya yang dengan cara yang tepat  Pasien dan keluarga mampu mengatakan akan berbuat  Sediakan bagi keluarga informasi menjelaskan kembali apa yang begitu karena perselisihan tentang kemajuan pasien dijelaskan perawat atau tim yang terjadi diantara  Diskusikan perubahan gaya hidup kesehatan lainnya mereka.

Evaluasi • Dx.1 S : - O :  kondisi kulit diarea wajah. kaki dan tangannya tampak :  berkurangnya eritema  berkurangnya vesikulasi  berkurangnya eksudasi  berkurangnya pembentukan sisik  berkurangnya bengkak A : masalah teratasi sebagian P : intervensi dilanjutkan I : intervensi masih dilakukan .

2 S : - O :kondisi kulit diarea wajah. kaki dan tangannya tampak :  berkurangnya eritema  berkurangnya vesikulasi  berkurangnya eksudasi  berkurangnya pembentukan sisik  berkurangnya bengkak A : Masalah teratasi sebagian P :Intervensi dilanjutkan I : intervensi masih dilakukan .• Dx.

• Dx.3 S : Suhu tubuh berangsur turun O: Suhu tubuh dalam rentang normal 360C A : masalah teratasi P : intervensi dihentikan .

kaki dan tangannya tampak :  berkurangnya eritema  berkurangnya vesikulasi  berkurangnya eksudasi  berkurangnya pembentukan sisik  berkurangnya bengkak A : masalah teratasi sebagian P : intervensi dilanjutkan I : intervensi masih dilakukan .• Dx.4 S : Klien mengatakan gatal-gatal berkurang O :kondisi kulit diarea wajah.

5 S : - O : warga sudah mengetahui tentang penyakit dermatitis A : masalah teratasi P : intervensi dihentikan .• Dx.

• Dx.6 S : Klien mengatakan sekarang mandi 2 kali sehari O : pasien tampak bersih A : masalah teratasi P : intervensi dihentikan .

• Dx.7 S : O : Ayah klien sudah mengetahui penyakit dermatitis A : masalah teratasi P : intervensi dihentikan .