Manajemen Resiko

(Risk Management)
Oleh: Ir Rizda Dwiyanti MP

Deskripsi
Mata kuliah Manajemen Resiko ini mencakup
pembahasan mengenai konsep, definisi, dan
cakupan resiko dan ketidakpastian dalam lingkup
pembahasan bisnis dan operasinya. Mahasiswa
diharapkan dapat mengidentifikasi dengan baik
dan jelas mengenai resiko apa yang berpotensi
untuk mengancam berjalannya bisnis, mengukur
kemudian mengendalikan/mengelolanya. Mata
kuliah ini ingin menekankan pada pembentukan
dan pengembangan kemampuan analisis
mahasiswa terhadap resiko yang potensial dan
tidak pasti dapat ditangani

Mata kuliah ini juga dimaksudkan untuk membawa mahasiswa mampu untuk melakukan analisis mendalam dan detil terhadap resiko yang terdapat di sekitar perusahaan. Tujuan Instruksional Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa dapat lebih memahami tentang konsep. . proyek. strategi. dan mampu mengoptimalkan pengelolaan resiko untuk memberi nilai tambah bagi perusahaan atau kegiatan manajemen khususnya dalam lingkup keuangan. atau kegiatan manajemen sehingga dapat dilakukan antisipasi lebih awal. teknik.

Tujuan Instruksional Mata kuliah ini juga diharapkan dapat mendefenisikan lebih jelas tentang profil resiko dari perusahaan atau pengguna di dalam industri bisnis yang sedang dijalankannya .

2 Evaluasi Proses Belajar Mengajar (Penilaian): UTS=30% UAS=40% Tugas=20% Kuis=10% . Kegiatan dan EPBM Kegiatan per jam per minggu: Kuliah-Kerja Mandiri-Tugas: 3 . 1 .

 Theory of worker’s compensation William mengukur resiko terkait Related Activity  Benefits kegiatan kerja/operasi sehari- hari UTS . severity. Memahami konsep. dan Risk and Uncertainty  Certainty. Memahami klasifikasi Risk Analysis:  Property & property loss William property loss. Memahami tahapan dan Risk Identification  Risk assessment. Exposure of Physical  Finacial assets & risks dan dan mampu mengukur (Property) & Financial resiko property dan keuangan yang mungkin dihadapi 5. aset keuangan. jenis. & organizational identifikasi resiko untuk risk management perusahaan/bisnis  Sources & elements of risk 3. uncertainty. risk William pengaruh resiko dalam  Type of risks lingkup perusahaan/bisnis  Organizational risk management serta fungsi dan penerapan  SORM model manajemen resiko dalam perusahaan/bisnis 2. Tujuan Instruksional Khusus Kegiatan Mg# Topik Sub-Topik (TIK) K/R/P/KM/T* 1. direct & William pengukuran resiko serta Control indirect cost mampu mengukur resiko  Risk control & financing 4. Memahami unsur dan teknik Risk Exposure and  Loss frequency. risk William mampu menerapkan identification. Memahami dan mampu Risk Analysis:  Exposures of human assets William mengukur resiko dalam Exposure of Human  Exposures of legal liabiity modal manusia dan Asset & Legal Liability kewajiban hukum 6. Memahami dan mampu Exposure to Work.

Memahami dan mampu Market Risk  Approach & measurement William mengukur resiko dalam pasar  Interpretation & application serta mampu menginterpretasikannya 8. Memahami dan mampu Strategy Risk  Strategic risk management William mengukur resiko terkait  Causes & contorl of SR strategi bisnis yang direncanakan UAS . Tujuan Instruksional Khusus Kegiatan Mg# Topik Sub-Topik (TIK) K/R/P/KM/T* 7. Memahami dan mampu Country Political Risk  Element and sources of political William mengukur resiko terkait risks kondisi politik sebuah negara  Effect of PR 12. Memahami dan mampu Country Financial Risk  Resesion & Economic growth William mengukur resiko terkait  Financial distress kondisi ekonomi sebuah negara 13. & kegiatan operasional MR 11. CR. default risk. & William mengukur aspek-aspek terkait unexpected credit loss resiko kredit 10. Memahami dan mampu Credit Risk  Elements of CR. Memahami dan mampu Operational Risk  Approach on OR William mengukur resiko dalam  Connection between OR. Memahami dan mampu Liquidity Risk  Elements of LR & LR William mengukur serta measurement mengendalikan resiko terkait  LR management likuiditas perusahaan 9.

Business Process EVENT OBJECTIVE Risk Source Consequence Likelihood . Risk and Uncertainty DEFINISI RISIKO Suatu kejadian atau peristiwa yang apabila terjadi dapat menghambat pencapaian tujuan atau sasaran divisi atau perusahaan.

Finance. project .g.g. safety. Strategic. its likelihood. or consequence Objectives: can have different aspects e. RISK vs Uncertainty What is Risk ISO 31000:2009 “The effect of uncertainty on objectives” The effect: A deviation from the expected – positive and/or negative Uncertainty: Deficiency of information relating to an event. department. environment goal can apply at different levels e.

.

Risiko spekulatif juga bisa dinamakan sebagai risiko bisnis. risiko terkena petir merupakan risiko yang muncul dari kondisi alam yang tertentu. Beberapa contoh risiko tipe ini adalah risiko kecelakaan. Sebagai contoh. dan semacamnya. Karakteristik risiko ini praktis tidak berubah dari waktu ke waktu. Karakteristik risiko ini praktis tidak berubah dari waktu ke waktu. Risiko spekulatif adalah risiko di mana kita mengharapkan terjadinya kerugian dan juga keuntungan. Dalam kegiatan bisnis. Potensi kerugian dan keuntungan dibicarakan dalam jenis risiko ini. Contoh tipe risiko ini adalah usaha bisnis. kita mengharapkan keuntungan. kebakaran. tetapi kemungkinan keuntungan tidak ada. Kategori Risiko Risiko murni (pure risks) adalah risiko di mana kemungkinan kerugian ada. . meskipun ada potensi kerugian. Risiko statis muncul dari kondisi keseimbangan tertentu.

sadar akan haknya. . Sebagai contoh. memunculkan jenis-jenis risiko baru. perubahan kondisi masyarakat. untuk standar deviasi return pasar yang sama sebesar 25%. Kategori Risiko Risiko dinamis muncul dari perubahan kondisi tertentu. Sebagai contoh. fluktuasi harga atau tingkat keuntungan investasi di pasar modal bisa diukur melalui standar deviasi. akan semakin besar. misal standar deviasi return saham adalah 25% per tahun. Risiko objektif adalah risiko yang didasarkan pada observasi parameter yang objektif. Risiko subjektif berkaitan dengan persepsi seseorang terhadap risiko. jika masyarakat semakin kritis. Misal. dua orang dengan kepribadian berbeda akan mempunyai cara pandang yang berbeda. perubahan teknologi. Sebagai contoh. maka risiko hukum (legal risk) yang muncul karena masyarakat lebih berani mengajukan gugatan hukum (sue) terhadap perusahaan.

Contoh-contoh Risiko Murni TIPE RISIKO DEFINISI ILUSTRASI Risiko Aset Risiko yang terjadi Kebakaran yang Fisik karena kejadian tertentu melanda gudang atau berakibat bangunan perusahaan. sehingga perusahaan dokumentasi yang tidak lain menuntut ganti benar rugi yang signifikan . merugikan kegiatan operasional perusahaan terganggu Risiko legal Risiko kontrak tidak Terjadi perselisihan sesuai yang diharapkan. kerusakan pada bangunan dan peralatan Risiko Risiko karena karyawan Kecelakaan kerja karyawan organisasi mengalami mengakibatkan peristiwa yang karyawan cedera. buruk (kerugian) pada Banjir mengakibatkan aset fisik organisasi.

Contoh-Contoh Risiko Spekulatif TIPE RISIKO DEFINISI ILUSTRASI Risiko pasar Risiko yang terjadi Harga pasar saham dalam dari pergerakan portofolio harga atau perusahaan mengalami volatilitas harga penurunan. yang pasar mengakibatkan kerugian yang dialami perusahaan. Piutang dagang perusahaan tidak terbayar. . sehingga kewajibannya perusahaan mengalami kepada kerugian. Risiko kredit Risiko karena Debitur tidak bisa counter party membayar cicilan dan gagal memenuhi bunga hutang.

. Berikan contoh-contoh risiko yang biasa dihadapi oleh organisasi atau perusahaan tempat anda bekerja dan beri penjelasan risiko- risiko tersebut dikelompokkan ke dalam risiko murni atau spekulatif.Tugas: Pembagian resiko seperti diatas diharapkan memudahkan kita memahami jenis-jenis risiko dan karakteristiknya.

Enterprise Risk Management (E R M) Versi BEI: ERM adalah suatu proses yang sistematis dan berkelanjutan. serta secara bersamaan juga mengelola dampak atas kejadian yang merugikan . proses dan struktur yang diarahkan untuk merealisasi potensi peluang yang ada. yang dirancang dan dijalankan oleh manajemen (termasuk seluruh personel perusahaan) guna memberikan keyakinan yang memadai bahwa semua risiko yang berpotensi menghambat tujuan dan sasaran perusahaan telah diidentifikasi dan dikelola sedemikian rupa sesuai dengan tingkat risiko yang bersedia diambil perusahaan (risk appetite) AS/NZS 4360: Manajemen risiko meliputi budaya.

Enterprise Risk Management (E R M) COSO ERM Framework: Manajemen risiko adalah serangkaian proses yang dipengaruhi oleh dewan direksi. . yang diterapkan dalam lingkup pengaturan strategi di perusahaan secara keseluruhan. ISO 31000: Manajemen risiko adalah suatu upaya atau kegiatan yang terkoordinasi untuk mengarahkan dan mengendalikan kegiatan perusahaan terhadap berbagai kemungkinan risiko yang ada. manajemen dan personel lainnya.

dan risiko keselamatan kerja  Mengukur risiko perusahaan sebagai suatu nilai tertentu yang merupakan cerminan profil risiko perusahaan  Sebagai alat penting yang digunakan untuk memulai sebuah pendekatan yang tidak terkotak- kotak . Karakteristik ERM  Pelaporan risiko terkonsolidasi dengan baik  Pengukuran. evaluasi dan pengelolaan risiko dilakukan secara berkelanjutan  Secara jelas menentukan pihak yang bertanggung jawab atas setiap risiko  Komunikasi dirancang dengan baik  Didorong oleh kebutuhan dari setiap proses bisnis perusahaan (process driven)  Memiliki orientasi nilai perusahaan  Suatu pendekatan yang menghilangkan pemisah antara strategi. keuangan. operasional.

Tujuan dan Manfaat ERM  Menciptakan keunggulan daya saing  Meminimalkan volatilitas anggaran  Mengurangi biaya pemindahan risiko  Mengefektifkan proses pengambilan keputusan  Mengantisipasi terjadinya kerugian yang dapat diprediksi serta hal-hal yang tidak pernah diperhitungkan sebelumnya  Menyelaraskan antara kerugian dari suatu risiko dengan program penanganan risiko  Mengintegrasikan manajemen risiko perusahaan dengan proses perencanaan strategis .

Tujuan dan Manfaat ERM  Memberikan nilai tambah bagi perusahaan  Meningkatkan keyakinan manajemen  Mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan (Sustainable Growth)  Meningkatkan efektivitas dan efisiensi  Meningkatkan Credit Rating  Mendorong tata kelola dan kepatuhan  Membantu organisasi untuk mengidentifikasi dan memanfaatkan peluang strategis .

Kerangka Manajemen Risiko Organisasi .