VEKTOR

 Pengertian
Vektor adalah arthropoda yang dapat
menimbulkan dan menularkan
suatuinfectious agent dari sumber infeksi
kepada induk semang yang rentan
Contoh vektor dan penyakit yang disebarkannya
mencakup nyamuk (malaria, filariasis), pinjal
(murine typhus dan pes), tungau (tifus epidemik),
dan kutu (rocky mountain spotted fever dan lyme
disease)

PERANAN SERANGGA DALAM
BIDANG KESEHATAN
1. Beneficial Insects – sebagian besar
(90%) berguna bagi manusia dan
makhluk hidup lainnya
2. Destructive Insects – sebagian kecil
(10%) sebagai perusak – hama atau
penyebab penyakit, langsung maupun
tidak langsung

BENEFICIAL INSECTS
Beneficial insects (BI) adalah sekelompok insects
(serangga) yang secara langsung maupun tidak
langsung berguna bagi manusia, dan mungkin juga
bagi makhluk hidup lainnya (hewan dan
tumbuhan).

BI BAGI MANUSIA ADA YANG BERGUNA
SECARA LANGSUNG, MISALNYA SEBAGAI
SARANA UNTUK:
a) Terapi (bioterapi): terapi sengat lebah
(apipuncture), terapi belatung (Maggot
therapy), dll.
b) Bahan pangan sumber protein:
udang, kepiting, belalang, dsb; produk-
produk lebah madu, dll.

MAGGOT DEBRIDEMENT THERAPY .

bee wax.c) Makanan kesehatan dan obat: produk-produk lebah madu (madu. royal jelly. bee venom) d) Sumber bahan obat: kumbang Staphylinidae – cairan tubuhnya mengandung kantaridin . bee propolis. pollen.

PRODUK-PRODUK LEBAH MADU: MADU DAN ROYAL JELLY .

.e) Bahan pakaian. misalnya serat sutera dari ulat sutera (Bombix mori) f) Produk bahan lak g) Cara diagnostik – xenodiagnosis (terkenal aplikasi Triatoma untuk xenodiagnosis penyakit Chagas).

PENGHASIL BAHAN LAK .LACCIFER LACCA.

TRIATOMA SP. BISA UNTUK XENODIAGNOSIS CHAGAS’ DISEASE .

sehingga meningkatkan pendapatan dan berguna untuk terbinanya lingkungan hidup sehat. nyamuk. misalnya sebagai sarana untuk: a) penyerbukan (polenasi) berbagai jenis tumbuhan (tanaman). dsb. kupu-kupu. Serangga-serangga polenator antara lain: lebah madu. diantara mereka. lalat. kumbang. . .BI bagi manusia ada yang berguna secara tidak langsung. banyak yang bernilai ekonomi.

-.Naiad Odonata untuk pengendali larva nyamuk .b) Pengendali hayati vektor penyakit -.Mesocyclops yang memakan larva Aedes. -.Larva Toxorhynchites yang memakan larva Aedes.

MESOCYCLOPS. PREDATOR LARVA AEDES .

Parasitoid adalah binatang serangga.c) Parasitoid untuk pengendali hama tumbuhan yang bernilai ekonomis. kebanyakan dari ordo Hymenoptera. . yang larvanya masuk ke dalam tubuh korbannya (umumnya lalat) untuk memakan jaringan di dalamnya.

dermatosis .DESTRUCTIVE INSECTS 1. eczema. Sebagai Penyebab (agent) Penyakit a) Serangga penggigit dan pengisap darah (nyamuk. waktu kerja atau waktu istirahat b) Gigitan menimbulkan dermatitis alergika. dll) menyebabkan gangguan tidur waktu malam.

semut api) sengatannya menimbulkan rasa nyeri. timbul eczema. . dll e) Kelupasan kulit serangga (exuviae) yang terisap bersama udara pernafasan bis menimbulkan asthma bronkhiale f) Tungau debu yang terisap udara pernafasan bisa menimbulkan asthma bronkhiale. kalajengking. alergi ringan sampai berat d) Serangga yang dimakan bisa menimbulkan alergi dari yang ringan sampai berat. c) Serangga penyengat (lebah.

g) Tungau gatal (itch mite). Sarcoptes scabiei. menyengat atau menimbulkan sura bising bisa menimbulkan kejengkelan kronis (annoyance) . suatu dermatosis dengan infeksi sekunder h) Serangga yang menggigit. sebagai ektoparasit yang menyebabkan scabies.

i) Bentuk serangga ada yang serem (Misalnya labah-labah Tarantula) bisa menimbulkan rasa takut yang depresif (disebut entomofobia). Bahkan juga ada yang depresif hanya dari terbayang-bayang (halusinasi) sehingga delusory parasitosis .

Misalnya lalat rumah (Musca domestica). . alat-alat makan. kecoa (Blattidae).2. Sebagai Penyebab Penyakit Tidak Langsung (Vektor) a) Vektor Mekanis – patogen terbawa pada bagian tubuh (mulut. dll. kaki) ke arah manusia (pada makanan. badan. minuman. meja makan) dan menimbulkan infeksi.

LALAT HIJAU (CHRYSOMYIA) DAN KECOA (PERIPLANETA AMERICANA) VEKTOR MEKANIS BANYAK KUMAN PENYAKIT .

propagative cycle/tdk ada perubahan siklus (bakteri pes pada pinjal Xenopsylla cheopis .Cyclo-developmemtal /hanya multifikasi(cacing filaria pada nyamuk vektor) . virus Dengue pada nyamuk Aedes. vektor malaria) siklus dan multi .cyclo-propagative (Plasmodium dalam tubuh nyamuk Anopheles.b) Vektor biologis dengan berbagai siklus penularan: . dll) .

MACAM-MACAM VEKTOR .

BINATANG TUBUH BERUS (3 PASANG KAKI) KELAS INSEKTA (SERANGGA) 1.ada sayap (proboscis beruas) . menghisap & spons Serangga . Type mulut: menggigit & menguyah Ordo: Orthoptera (Kecoa) 2. Type mulut: menusuk.A.

Glossina sps (Lalat Tse-tse) . Phlebotomus sp. MENGHISAP  Serangga .Lalat . lalat hijau(Chrysomya beziana). Simulium sp. lalat blirik (Sarcophaga walfahria) .lalat penghisap darah(Tabanus sp.ada sayap (proboscis beruas) Ordo: Hemiptera :Bed bug. Colicoides sp. Chrysops sp. Kissing bug Ordo: Diptera 1.Lalat tidak menggigit (lalat rumah (Musca domestica).TIPE MULUT MENUSUK.

LALAT .

2. Nyamuk  Anopheles spp  Culex spp  Aedes spp  Mansonia spp  Serangga Tidak Bersayap  Ordo: Siphonaptera (flea=pinjal)  Ordo: Anoplura (Kutu penghisap) .

BINATANG TUBUH BERUAS (4 PASANG KAKI) KELAS ARACHNIDA  Scorpion (Kalajengking.B. Ketonggeng)  Spider (Kemonggo. Tarantula)  Tick (Caplak: Boophylus sp)  Mites (Tungau: Leptothrombidium sp) .

Mite Tick scorpionida .

C. Lobster (Udang-udangan)  Copepoda (Mesocyclop sp) .BINATANG TUBUH BERUAS (5-7 PASANG KAKI) KELAS CRUSTACEA  Crab (Kepiting & Yuyu)  Shrimps.

D. BINATANG TUBUH BERUAS (SEPULUH ATAU LEBIH PASANG KAKI) KELAS: CHILOPODA (Satu pasang kaki setiap ruas badan)  Centipedes (Kelabang) KELAS: DIPLOPODA (Dua pasang kaki setiap ruas badan)  Millipedes (Luwing) .

Scolopendra gigantea .

KOMPETENSI VEKTORIAL  Kemampuan suatu spesies nyamuk Anopheles untuk dapat berperan menjadi vektor malaria .

FAKTOR-FAKTOR KOMPETENSI VEKTORIAL  Kerentanan nyamuk thd parasit malaria  Sifat antropofilik  Umur nyamuk  Siklus gonotropik  Kepadatan nyamuk menggigit orang  Frekuensi kontak ant nyamuk-parasit-orang .

Rickettsia typhus) tsutsugamushi Tick (Caplak) Relapsing fever Borrelia duttoni Spoted fever Rickettsia rickettsia Plague (Sampar/Pes) Pasteurella pestis Tularemia Pasteurella tularensis .PENYAKIT YANG DITULARKAN VEKTOR No. KELAS VEKTOR PENYAKIT SPECIFIC DITULARKAN AGENT 1. ARACHNIDA Mites (Tungau) Rickettsialpox Rickettsia akari Tsutsugamushi (Scrub.

Amoebiasis Entamoeba domestica) histolytica Balantidiasis Balantidium coli Kholera Vibrio comma ( cholera) Polimyelitis Virus type: 1. 3 Makanan beracun Staphylococcus sp . 2. INSEKTA Black flies (Simulium Onchocerciasis Onchocerca sp) volvulus (SERANGGA ) Colicoides Blue tongue Virus Chrysops (Deer flies) Loaiasis Loa-loa Tabanus spp Penyakit Sura Trypanosoma (ternak) evansi Lalat rumah (M.No. KELAS VEKTOR PENYAKIT SPECIFIC DITULARKAN AGENT 2.

histolytica .Lalat hijau (Crysomya sp) Myiasis Larva lalat (Crysomya sp) Lalat blirik (Sarcophaga sp) Phlebotomus sp Pappataci fever virus Kala azar Leismania donovani Glosina sp (Tse-tse) Tripanosomiasis Trypanosoma gambiense Cockroaches Kholera Vibrio comma ( (Kecoa/lipas) cholera) Desentri Shigella sp Makanan beracun Staphylococcus sp Salmonella sp Streptococcus sp Balantidiasis Balantidium coli Amoebiasis E.

Filariasis Wuchereria sp. Culex. Stivalius cognatus) Typhoid fever (endemic) Rickettsia mooseri Kutu (Lice) Relapsing fever (epidemic) Borrelia sp Typhus fever (epidemic) Rickettisia prowazeki Nyamuk Anopheles Malaria Plasmodium sp Mansonia. Paratyphoid fever Salmonella sp. Anopheles Brugia sp Culex Japanese B. cheopis. encephalitis Virus Aedes Yellow fever Virus Demam Berdarah Dengue Virus (DBD) Chikungunya Virus . Triatomine Trypanosomiasis Tripanosoma cruzi Pinjal (fleas): Plague (Sampar/Pes) Pasteurella pestis (X.

3. pestis Rattus thiomanicus Hanta virus virus Rattus Leptospirosis Leptospira sp argentiventer Rattus exulans . RESERVOIR Tikus PENYAKIT Rattus Rattus Plague Pasteurella diardii (Sampar/Pes) pestis/ Y.

typhoid. . seperti penularan penyakit diare.MEKANISME PENULARAN 1. Transmisi Secara Mekanik Agen penyakit ditularkan secara mekanik oleh arthropoda. Kontak Langsung Arthropoda secara langsung memindahkan penyakit atau infestasi dari satu orang ke orang lain melalui kontak langsung. Contohnya adalah scabies dan pediculus 2. keracunan makanan dan trachoma oleh lalat.

3. Transmisi Secara Biologi Bila agen penyakit multiflikasi atau mengalami beberapa penularan perkembangan dengan atau tanpa multiflikasi di dalam tubuh arthropoda. . Bila agen penyakit multiflikasi atau mengalami beberapa penularan perkembangan dengan atau tanpa multiflikasi di dalam tubuh arthropoda.

TERIMA KASIH .