You are on page 1of 42

PRESENTASI KASUS JIWA

dr. Cherlie Marsya Fisnata Pitra
PUSKESMAS KECAMATAN CILINCING

Identitas
 Nama : Tn. D
 Umur : 38 tahun
 Jenis kelamin : Laki-laki
 Alamat : Jl Pepaya 04/15 Semper Barat
 Pekerjaan : Tidak bekerja
 Status Perkawinan : Belum Menikah
 Agama : Islam
 Suku : Jawa
 Pendidikan : SMA
 Tanggal berobat : 14 April 2015

RIWAYAT PSIKIATRI

A.Keluhan Utama
Semakin pemarah dan suka mengamuk ± 1
hari sebelum datang berobat

B. Keluhan Tambahan:
Semakin sering bengong, menyendiri di
dalam kamar, tidak bisa tidur malam hari
sehingga memukul-mukul dinding
kamarnya, tidak mau mandi, mendengar
suara yang mengolokan dirinya, merasa ada
yang tidak menyukainya dan keluarganya
serta sering berbicara sendiri sejak ± 2
bulan sebelum datang berobat.

Riwayat penyakit sekarang Alloanamnesa : Pasien semakin sering marah. . pasien langsung di bawa ke Puskesmas Kecamatan Cilincing oleh ibunya. B. Sesaat ingin dibawa ke Puskesmas Kecamatan Cilincing pasien sedang marah-marah dan mengamuk karena disuruh mandi dan dilarang memukul-mukul dinding kamar  karena sudah 3 hari pasien tidak bisa tidur dan pasien membuat keributan dirumah. mengamuk.

sejak 2 bulan sebelum datang berobat pasien terlihat semakin sering bengong. menyendiri di dalam kamar. serta sering berbicara sendiri . tidak bisa tidur malam hari sehingga memukul-mukul dinding kamarnya. Riwayat penyakit sekarang Alloanamnesa : Menurut ibu pasien. dan merasa ada tetangga yang tidak menyukainya dan keluarganya. mandi. B.

Autoanamnesa .

C. Asma : (-) . DM : (-) R.Jiwa Dr.Jiwa Dr. ●2000 dirawat kedua kalinya di RS. RIWAYAT GANGGUAN SEBELUMNYA  R.  R.Soeharto Heerdjan selama 1 bulan. putih dan tidak ingat lagi. bisa beraktivitas kembali. Kondisi umum Medis R.Soeharto Heerdjan selama 1 bulan. rutin rawat jalan dan minum obat 9 tahun. Hipertensi : (-) R. ●Obat yang diminum warna orange. bisa beraktivitas kembali. rutin rawat jalan dan minum obat selama 1 tahun. Gangguan Psikiatri ●1998 dirawat pertama kali di RS.

Gangguan Neurologik ●Riwayat kejang disangkal ●Riwayat trauma kepala disangkal ●Riwayat EPS (+)  Riwayat penggunaan alkohol & zat lainnya ●Riwayat konsumsi alkohol disangkal ●Riwayat merokok disangkat ●Riwayat konsumsi obatan terlarang disangkal . R.

tidak mau mandi. tidak bisa -Gejala depresi (-). memukul.Hal visual (-) mukul dinding ▪Arus pikir sedikit ide. bicara sendiri 2 bulan -Sering marah. merasa ada olok dirinya tetangga yang tidak menyukai suruh mengikutinya namun tidak -Merasa ada yang mengikutinya keluarganya . RIWAYAT PERJALANAN PENYAKIT -Bekerja di pengeboran minyak lepas pantai di Cirebon 2 minggu  dipecat -Bekerja di pabrik kulkas 3 bulan  dipecat -Minum obat -Beberapa kali sulit mencari pekerjaan  -Tidak minum obat bekerja di Taiwan 10 hari  balik ke Indonesia 1998 2000 2009 sekarang Perawatan pertama selama 1 Perawatan kedua selama 1 bulan Keluhan utama: marah-marah. memukulin dinding -Melamun. tidak bisa tidur malam rumah. mengamuk. Waham curiga (+) . melihat wujud rupanya -Gejala depresi (-). -Mengamuk. Mood disforik. ▪Hal audi (+).Soeharto Herdjaan: Herdjaan: Keluhan tambahan : bengong. suara -Mendengar suara mengolok- -Tidak suka disuruh. bulan di RSJ dr.Soeharto mengamuk di RSJ dr. manik (-) sebelum berobat. -Merasa ada yang mengolok dirinya. manik (-) -Ancaman/Melukai diri dan Wawancara ( 15 April 2015): tidur  memecahkan -Ancaman/Melukai diri dan orang lain (-) ▪Inkooperatif. koheren ▪Preokupasi (-). Afek gelas yang ada di orang lain (-) datar dan tidak serasi rumah. bengong -Mendengar bisikan yang menyendiri. mecahin gelas -Bicara dan tertertawa mengolok-olok dan hari dan memukul-mukul dinding -Bicara dan tertawa sendiri sendiri berkomentar tentang dirinya kamar.

RIWAYAT KEHIDUPAN PRIBADI (diperoleh dari ibu kandung pasien) .

RIWAYAT KEHIDUPAN PRIBADI (diperoleh dari ibu kandung pasien) .

RIWAYAT KEHIDUPAN PRIBADI (diperoleh dari ibu kandung pasien) .

RIWAYAT KEHIDUPAN PRIBADI (diperoleh dari ibu kandung pasien) .

.

GENOGRAM KETERANGAN Perempuan Laki-laki Perkawinan Keturunanl Meninggal Pasien .

 kebutuhan harian tergantung kepada ayah dan ibu (pedagang). 2 minggu di lepas pantai di Cirebon dan tidak bekerja lagi sejak saat itu sampai sekarang.Situasi Kehidupan Sosial Ekonomi Sekarang  Pasien tinggal satu rumah bersama ayah. .  Pasien pernah bekerja di pabrik kulkas selama ± 3 bulan. 10 hari bekerja di Taiwan dibagian bangunan. Rumah tersebut berada di daerah Semper Barat. dan adik perempuannya. ibu.  Interaksi dengan keluarga dan tetangga dahulu baik. tergolong lingkungan padat penduduk.

 Autoanamnesa .

.

.

STATUS MENTALIS ALAM PERASAAN GANGGUAN PERSEPSI .

PROSES PIKIRAN .

Sensorium dan Kognitif .

Pengetahuan Umum dan Kecerdasan .

Konsentrasi dan Perhatian .

Visuospasial dan Kemampuan Menolong diri .

.

PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK LANJUT .

.

.

. Pada pasien ini ditemukan adanya gangguan pola perilaku dan psikologis yang secara klinis bermakna dan menimbulkan suatu penderitaan (distress) dan hendaya (disability) dalam melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari yang biasa dan fungsi pekerjaan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pasien ini menderita gangguan jiwa.

.

.

.

.

.

Gangguan Isi Pikir (waham curiga) 3.DAFTAR MASALAH A.Organobiologik : tidak ada kelainan.Gangguan Persepsi (halusinasi auditorik) 2. namun ada faktor herediter gangguan jiwa B.Tilikan derajat V .Gangguan Daya Nilai 6.Gangguan Pengendalian Impuls 5.Psikologik 1.Gangguan Mood (disforik) 4.Gangguan Daya Nilai Realita 7.

Ekonomi Sosial Budaya : Masalah berkaitan ekonomi dan masalah berkaitan primary support group .C.

bicara terganggu berargumentasi sendiri. penyebab. Anamnesa Hasil Pemeriksaan Non Farmakologis Farmakologis 14 April 2015 -Status generalis dbn -Psikoedukasi pada CPZ 1 x 100mg Marah-marah. tidur malam hari. -Waham auditorik keluarga  gejala THP 2 x 2mg mengamuk..tidak ada mendukung perbaikan bengong. dan memukul-mukul -Afek tidak stabil. pemanfaatan waktu luang. menyendiri dramatisasi pasien. -Mood disforik pengobatan.Soeharto Heerdjan  ibu pasien menolak . prognosis untuk dindingkamar.tidak -Daya nilai sosial keluarga untuk jangan mau mandi.Kadang serasi. ketaatan minum obat. -Uji daya nilai terhadap pikiran terganggu psikotik pasien -Daya nilai realita -Psikoterapi suportif terganggu pada pasien  -Tilikan derajat V memotivasi kontrol rutin. serta meminta didalam kamar.tidak bisa -Waham curiga penyakit. dan ADL. -Rujuk ke RSJ Dr.

tidak terganggu berargumentasi Obat pulang: mau mandi. pemanfaatan waktu luang.tidak ada mendukung perbaikan Haloperidol tab 5 mg suka memukulin dramatisasi pasien. masih tidak -Waham curiga penyakit. penyebab. ketaatan minum obat..Soeharto Heerdjan . Anamnesa Hasil Pemeriksaan Non Farmakologis Farmakologis 16 April 2015 -Status generalis dbn -Psikoedukasi pada Haloperidol injeksi 1 Os masih terlihat bicara -Waham auditorik keluarga  gejala ampul sendiri. bisa tidur. prognosis untuk untuk dirujuk: keluarga karena Os serasi. -Rujuk ke RSJ Dr. serta meminta THP tab 2 mg dinding kamar. dan Ibu pasien menolak masih mengganggu -Afek tidak stabil. dan ADL. sehingga -Mood disforik pengobatan. kadang -Daya nilai sosial keluarga untuk jangan tertawa sendiri. berdiam -Uji daya nilai terhadap pikiran CPZ 1 x 100mg diri dikamar terganggu psikotik pasien THP 2 x 2mg -Daya nilai realita -Psikoterapi suportif terganggu pada pasien -Tilikan derajat V memotivasi kontrol rutin.

PROGNOSIS Quo ad vitam : dubia ad bonam Quo ad sanam : dubia ad malam Qou ad fungsionam : dubia ad bonam .

TERIMA KASIH... .