You are on page 1of 10

DIABETES MELLITUS

dr. Rezky Fitriany A.M
Puskesmas Buhu

DEFINISI  Diabetes Mellitus (DM) adalah penyakit metabolisme yang ditandai oleh tingginya kadar plasma glukosa (hiperglikemia) yang disebabkan oleh gangguan sekresi insulin. aksi insulin atau keduanya. .

Tipe ini banyak terjadi pada usia 30 tahun dan paling sering dimulai pada usia 10-13 tahun. yaitu : 1.CONT…  DM ada 2 jenis atas dasar waktu dimulainya penyakit. Tipe 1. Insulin Dependent Diabetes Mellitus (IDDM) atau jenis remaja. 2. Kadar glukosa darah meningkat sehingga glukosa berlebih dikeluarkan lewat urin. Pada tipe ini terdapat destruksi dari sel-sel beta pancreas. Tipe ini tidak tergantung dari insulin. sehingga tidak memproduksi insulin dan akibatnya sel tidak bisa menyerap glukosa dari darah. . Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus (NIDDM) atau jenis dewasa. Tipe 2. lazimnya terjadi pada usia diatas 40 tahun dengan insidensi lebih besar pada orang gemuk dan usia lanjut.

. selain itu faktor keturunan memegang peran.  Tipe 1 penyebabnya begitu jelas dapat disebabkan oleh virus yang menimbulkan reaksi autoimun berlebih untuk menanggulangi virus.PENYEBAB  Kekurangan hormon insulin. yang berfungsi memanfaatkan glukosa sebagai sumber energi dan mensintesa lemak.

CONT…  Tipe 2 disebabkan oleh menurunnya fungsi sel-sel beta serta penumpukan amiloid disekitar sel beta.  Insufisiensi fungsi indulin yang disebabkan oleh gangguan atau defisiensi produksi insulin oleh sel-sel beta langerhans kelenjar pankreas. . atau disebabkan oleh kurang responsifnya sel- sel tubuh terhadap insulin.

GAMBARAN KLINIS a. kehilangan energi. Selain itu penderita akan merasa sangat haus. c. e. b. polidipsia (banyak minum). Pada keadaan lanjut mungkin terjadi penurunan ketajaman penglihatan. Penderita pada umumnya mengalami poliuria (banyak berkemih). . dan polifagia (banyak makan). Penurunan berat badan yang tidak bisa dijelaskan. Penderita sering mengeluh lemah. rasa lemas dan cepat lelah. d. kadang- kadang terasa kesemutan atau rasa baal serta gatal yang kronik.

Glukosa darah puasa 126 mg/dl c. Bila kadar glukosa darah sewaktu 200mg/dl b. a. polidipsia.DIAGNOSIS  Berdasarkan gejala diabetes dengan 3P (polifagia. poliuria). Pada Tes Toleransi Glukosa Oral (TTGO) didapatkan hasil pemeriksaan kadar gula darah 2 jam 200 mg/dl sesudah pemberian glukosa 75 gram .  Diagnosis dapat dipastikan dengan penentuan kadar gula darah.

gerak badan bila terjadi resistensi insulin gerak badan secara teratur dapat mengurangi. b. diet dengan pembatasan kalori. Jika tindakan umum tidak efektif menurunkan glukosa darah pada penderita Tipe 2 maka dapat diberikan antidiabetik oral : . berhenti merokok karena nikotin dapat mempengaruhi penyerapan glukosa oleh sel. Tindakan umum yang dilakukan bagi penderita diabetes antara lain.PENATALAKSANAAN a.

1 gr/hari dalam sekali pemberian. maksimal o. . dosis dapat ditingkatkan. maksimal 2 g/hari. tidak dianjurkan minum antidiabetik oral.  Metformin mulai dengan 0. Pada penderita diabetes Tipe 1 yang diberikan insulin seumur hidup. Setelah 2 minggu pengobatan. Obat ini harus dengan dosis terkecil.  Glibenklamide mulai dengan 5 mg/hari dalam sekali pemberian. c.5 mg/hari. maksimal 10 mg/hari.5 mg/hari dalam 2-3 kali pemberian.CONT…  Klorpropamid mulai dengan 0.