You are on page 1of 15

Katarak Senilis pada Orang Tua

Kelompok D1

Maulana Malik I 102011158
Selfance Petrosina R 102012423
Marta Simanjuntak 102013266
Cornelia Tabita S 102014004
Andres Vidianto S 102014048
Gabriella Selara P 102014085
Bernadet Yulyanti 102014170
Mohamad Yanuar P N 102014191
Suhaima Izzatiey A B H 102014232

tidak disertai mata merah Identifikasi Istilah - Rumusan Masalah Laki-laki usia 70 tahun dengan keluhan penglihatan kabur pada kedua mata dan tidak disertai mata merah . Skenario 5 Seorang laki-laki berusia 70 tahun datang ke poli umum. dengan keluhan penglihatan kabur pada kedua mata.

Analisis Masalah .

Punya riwayat DM dan hipertensi tidak terkontrol . terutama  Riwayat penyakit dahulu mata kanan. . Anamnesis .KU: kabur pada kedua mata.  Riwayat keluarga . Dan mata kanan kadang timbul bercak2 hitam.Melihat seperti ada asap yg  Riwayat sosial / alergi menutupi kedua mata.Keluhan timbulutama perlahan-lahan  Riwayat penyakit sekarang makin lama makin kabur. tidak  Identitas disertai pasien mata merah  Keluhan .

eksudat mata .tampak gumpalan perdarahan • Tonometri ODS : 17mmHg . Visus mata dengan Snellen Chart : • Mata kanan : visus 6/60.refleks makula berkurang • Lensa OD : keruh .pinhole 6/10 koreksi +2.Pemeriksaan Fisik Pem.batas tegas • Kornea ODS : jernih . pinhole 6/50 koreksi +2.Optic nervus Bulat • bulu mata ODS : batas normal .50: 6/50 • Mata kiri : visus 6/40.tampak dot blot hemorrhage • Lensa OS : sedikit keruh .50: 6/10 (Kelainan Refraksi) Segmen Anterior Segmen Posterior ODS • Palpebra .

Anatomy of the Eye .

sistemik. halo disekitar sinar. Uveitis + Glaucoma .k nukleus lensa mengeras). berkabut/asap. penurunan visus PX: Slit lamp. snellen test Insipien Imatur Matur Hipermatur Kekeruhan Ringan Sebagian Seluruh Masif Cairan Lensa N Bertambah N Berkurang Iris N Terdorong N Tremulans COA N Dangkal N Dalam Sudut bilik N Sempit N Terbuka Shadow Test Negatif Positif Negatif Pseudopos Komp/ . radikal bebas KU: fotofobia. Glaucoma . tonometer. E/: Aging (o. diplopia. Senilis Matur eOS  DD: Diabetik Retinopati ODS Katarak Senile. warna terganggu. funduskopi. WD/DD  WD: Katarak Senilis Immature OD. night blindness.

Th/: Operasi Lensa(bila visus turun s/d hendaya atau timbul komplikasi) .

perdarahan bintik dan bercak dengan atau tanpa eksudat pada fundus oculi Derajat 3: Mikroaneurisma. perdarahan bintik dan bercak terdapat neovaskularisasi dan proliferasi pada fundus oculi . Stadium Retinopati Diabetes  Retinopati Diabetes Derajat 1: Mikroaneurisma dengan atau tanpa eksudat lemak pada fundus oculi Derajat 2: Mikroaneurisma .

dengan perdarahan akibat diastol>120 mmHg. PD arteri tegang.Stadium Retinopati Hipertensif  Menurut Scheie: Stadium I: penciutan setempat pembuluh darah kecil Stadium II: penciutan PD arter menyeluruh. + edema papil dengan exudat star figure. kadang” terdapat keluhan visus turun. membentuk cabang keras. Stadium III: lanjutan II. exudat cotton. Stadium IV: seperti stad III. kadang” penciutan setempat sampai seperti benang. peningkatan diastol >150 mmHg + visus turun .

Kontrol DM dengan pengaturan diet. Anti VEGF intravitreal 3. Terapi Retinopati Diabetik TH:/ 1. Photocoagulation pd retina yang iskemi dengan laser dan xenon (pada edema macula) 4. Vitrectomy Komplikasi RD: TRD & VH .olahraga +obat 2.

Prognosis Penanganan tepat. pembedahan tepat : prognosis baik .

Pencegahan Tidak merokok Pola makan yang sehat Lindungi mata dari sinar matahari. karena sinar UV mengakibatkan katarak pada mata Menjaga kesehatan tubuh seperti kencing manis dan penyakit lainnya. .

maka gejala yang ditimbulkan katarak adalah gangguan penglihatan. Kesimpulan  Katarak merupakan suatu keadaan berubahnya lensa yang tadinya bening menjadi keruh. Pasien seperti melihat kabut atau pandangannya dihalangi oleh kabut. Biasanya katarak muncul pada usia tua. Karena katarak menyerang lensa yang merupakan suatu media refraksi. .