You are on page 1of 40

ANATOMI

ANATOMI
ANATOMI
ANATOMI
ANATOMI
ANATOMI
HIDUNG
FUNGSI :
- alat respirasi
- olfaktori
- proteksi
- fonasi
- resonansi
Alat px hidung
. spekulum
. pinset
. kapas, adrenalin
. cermin, pemanas
. spatula lidah
Alat2 px hidung
Melihat hidung: spekulum :

. kecil : utk bayi & anak


sdg, bsr utk dewasa
spekulum pendek & Killian
IMUNOLOGI-
SISTEM IMUN HIDUNG
Mekanisme utk mempertahankan keutuhan
tubuh---perlindungan bahaya oleh bahan
dlm lingkungan sekitar
terdiri atas:
1. Sistem imun alamiah : nonspesifik
2. Sistem imun didapat : spesifik
Sistem imun hidung
Non spesifik spesifik
fisik/mknk - lrt - selular -humoral -selular
-silia -biokhemi fagosit: sel B sel T
- sel lndr -(lisosim) mnst,mkrfg Th. Ts
-bersin -humoral: sel p.m.n Tdh
(komplemen)
pertahanan biokimia
selaput lendir: lisosim : Gr +, makr :Gr-
silia hidung
mencegah masuknya benda asing ke dalam

tubuh
mukosa yang terganggu, : cuaca, asap,
obat2 an meninggikan risiko infeksi
pertahanan fisik
mukosa
silia hidung
refleks bersin
mencegah masuknya benda asing ke dalam

tubuh
mukosa yang terganggu, : cuaca, asap,
obat2 an meninggikan risiko infeksi
pertahanan biokimia
selaput lendir: lisosim : Gr +,
makr :Gr-
pertahanan biokimia

normal mikroorgan tak dpt tembus mukosa


bbrp mnikrorg dpt msk mel kel krngt & sebasea

selaput lendir: lisosim : Gr +,


makr :Gr-
pertahanan humoral
1. komplemen : meningkatkan fagositosis
mempermudah destr. Bakt :

hancurkan membran bakteri


lepaskan khemotatik--trk makrfg ke bakteri
opsonisasi (tempel bakt--->dikenal makrfg)
pertahanan humoral
1. komplemen : meningkatkan fagositosis
mempermudah destr. Bakt :

hancurkan membran bakteri


lepaskan khemotatik--trk makrfg ke bakteri
opsonisasi (tempel bakt--->dikenal makrfg)
pertahanan humoral
2. Interferon : glikoprot yg dilepas tbh--reaksi
thdp virus

caranya :
- induksi sel sktr virus---> resisten thdp virus
- aktifkan sel NK(Nat Killer)
pertahanan humoral
2. Interferon : glikoprot yg dilepas tbh--reaksi
thdp virus

caranya :
- induksi sel sktr virus---> resisten thdp virus
- aktifkan sel NK(Nat Killer)
pertahanan humoral
3. C Reactive prot (CRP)
protein kadar naik wkt infeksi akut
-mengikat bakt. Jamur
memudahkan fagositosis
kdr ttp tinggi berarti infeksi persisten
pertahanan selular
1. fagosit
- sel mononuklear )
- polimorfonuklear atau granulosit
2. makrofag : mempunyaio granul dan
melepaskan bahan : lisosim, komplemen ,
interferon, sitokin
sistem imun spesifik
dapat bekerja dengan atau tanpa bantuan sistem
imun non spesifik
A sistem imun spesifik humoral : limfosit B

B sistem imun spesifik selular : sel T


RINITIS influenza
penyebab : virus influenza tpe A,B,C
potensi sebabkan inf brt sal nfs
khas : nekrosis epitel bersilia > mdh infksi
sekndr
pengobatan : tak ada spesifik, istirahat, simtomatis
dan k.p ab bila sek infeksi
RINITIS ALERGIKA
Penyebab : sensitif thd alergen mis : pollen, debu
rmh, kpk, bulu2 hewan
Gejala : bersin2 , rinorea , mukosa pct kebiruan
terapi : -hindari alergen
- desensitisasi
- simtomatis
komplikasi : sinusitis , otitis media
RINITIS infeksi kronik
rinitis hipertrofi ;
penyebab infeksi berulang hdg & sinus, atau
lanjutan rinitis vasomotorika dan alergika
gejala utama : obstuksi nsl, kdg cefalgia,
ggn penghidu. Sekret bnyk, muko purulen
Px : concha hipertr: benjol2 terut konkha
inferior
Tx : cari penybb : cauter concha, conchotomi
POLYP NASI
Penyebab : tdk jls, mngkn : infeksi kronis, alergi
Patofis : alergi & inf brlg..> degen mks,
perilimfang, periphlebts>cairan interstitiil yg
kembl trhmbt.oedema..lama.penonjln
mukosa..lma pnjg & brtngkai
makrosk : tdpt massa lunak, licin bening& pucat
- btk multipel dari selulae ethmoid
-btk soliter : dar4i sinus maxill -mell ost ke
choanae (choanal polyp}
gjl : obstrk ns. bedakan dg concha---adrenalin.
RINITIS MEDIKAMENTOSA
pnybb : pemakaian obat2an tertentu : anti
hipertensif, rebound phenomen ( tts hdg)
gejala : obstruksi nasi terutama berbaring(mula2)
mukosa oedem, hiperemi,
concha hipertrofi
terapi : koreksi penyebab
simtomatis dg kaustik, konchotomi
RINITIS vasomotorika
Penyebab : tdk spesifik :
-1. aktifitas syaraf parasimpatis> simpatis
2. sensitif thd perubhan cuaca dingin
perubhn hawa dingin mast cell
melepaskan mediator kimiawi (histamin)
oedem , sekresimeningkat ..bersin

gejala utama : hidung tersumbat, kadang ganti2 dg


perubhn posisi tidur
pengobatan : perbaikan k.u. : diet seimbg,
RINITIS INFEKSI AKUT
common cold
penyebab : virus rhinovirus adeno virus dll
predisp : 1. Iklim dingin 2. Perub lngkngn 3 kllhan
4.obstr hdg: deviasi dll 6 pH alkalis
7. peny sistemik : TBC, DM
Inkubasi 1-3 hari.stad prod , dmm , gigil, pegal
-- muk hdg pucat
stad kataral obstr, rinore, oedem muk,
hiperaemi, hiposmijambbrp hari
stad resolusi 5- 10 hari . Stad komplik..sinus dll
SINUSITIS MAKSILARIS AKUTA
rdg akut pd sinus Penyebab :
1. Rinogen : kelanjutan rin-akutdg buang ingus
2. Dentogen : karies P2-M3,mdhtrjd kran : ostium
lbh tinggi, ditutupi concha media, 16 jam posisi
berdiri
gejala : demam dll nyeri tekan pd pipi
ro foto waters : perselubungan sinus
terapi ..komnservatif
kp a.b.
SINUSITIS MAKSILARIS kronika
rdg krns pd sinus penyebab : klnjtn akut/tanpa
1. rinogen :
2.dentogen : karies P2-M3,mdhtrjd kran : ostium
gejala : tgtg drjt sktnya samar2 ..sampai jls
bila ada cairan. Kdg bau terutama pd bngn
pagi hari
terapi : cari kausakalau perlu pungsi-irigasi
sinus