SEORANG PRIA 46 TAHUN DENGAN

DHF STAGE II
DAN HIPONATREMIA BERAT

Chrystina Yurita Priharyuni | Johanna Tania

Pembimbing :
dr. Dhani Redhono, Sp.PD–KPTI, FINASIM

Identitas Penderita
• Nama : Tn. A
• No. RM : 00-31-24-13
• Jenis kelamin : Laki-laki
• Umur : 46 tahun
• Alamat : Bekasi, Jawa Barat
• Agama : Islam
• Status : Menikah
• Pekerjaan : Pegawai negeri
• Tanggal masuk RS : 29 September 2015
• Tanggal dikasuskan : 1 Oktober 2015

Keluhan Utama Demam 3 hari SMRS .

BAK• Bintik-bintik 12x sehari @merah ½ .1digelas tangan belimbing.Sakit darah tinggi dan sakit gula • Penurunan nafsu makan (+) disangkal . Jawa disangkal volume ½ gelas belimbing • Nyeri kepala • Mual muntah disangkal .BAB• 1x sehari bepergian Riwayat warna kuning ke daerah kecoklatan. • Keluhan warna kuning jernih gusi berdarah dan mimisan disangkal .Riwayat 3 Penyakit Sekarang • Demam . di luarkonsistensi lunak.

Riwayat Penyakit Dahulu Penyakit Onset Riwayat mondok (+) 2x dalam 10 tahun terakhir karena TB paru. 1. Tahun 2013 pasien menjalani pengobatan 9 bulan dan dinyatakan BTA (-) Riwayat penyakit jantung Disangkal Riwayat trauma Disangkal Riwayat sakit kuning Disangkal Riwayat batu di saluran kemih Disangkal Riwayat tumor Disangkal . Tahun 2005 pasien menjalani pengobatan 6 bulan dan dinyatakan BTA (-) 2.

Riwayat Keluarga .

Pasien sudah bekerja sebagai pegawai negeri. dengan bubur Sehari minum air putih hingga 2 botol aqua Minum besar Obat bebas Disangkal Jamu-jamuan Disangkal Merokok Disangkal Alkohol Disangkal Olahraga Rutin olahraga 1x seminggu Pasien adalah seorang pria berusia 46 tahun. Pasien tinggal bersama istri dan 2 orang anaknya.Riw. Kebiasaan dan Sosial Ekonomi Makan Sehari 3 kali. Saat ini pasien berobat menggunakan fasilitas BPJS kesehatan .

PEMERIKSAAN FISIK .

teleangiektasis (-). ikterik (-). turgor menurun (-). E4V5M6 TANDA VITAL  TD : 110/80 mmHg.4 oC KEPALA : Mesocephal Kulit Warna coklat. ekimosis (-). hiperpigmentasi (-).  Nadi : 80 x/menit  RR : 20 x/menit  Suhu : 36. PEMERIKSAAN FISIK1 Oktober 2015 KEADAAN UMUM : Compos mentis. uji torniquet (+) . petechie (+). kering (-).

oral trush (-) LEHER: JVP (R+2). reflek cahaya (+/ +). bibir kering (-). gusi berdarah (-). sklera ikterik MT intak. sekret (-/-). edema palpebra (-/-). darah (-/-). (-/-). isokor dengan diameter (3mm/3mm). pucat (-). pupil gangguan pendengaran (-/-). sekret (-/-). trakea di tengah. simetris. konjunctiva TELINGA: pucat (-/-). pembesaran tiroid (-). epistaksis (-/-) (-/-) MULUT: Sianosis (-). . MATA: Mata cekung (-/-). subkonjungtiva (-/-). kaku kuduk (-). pembesaran limfonodi cervical (-). papil lidah atrofi (-). HIDUNG: strabismus (-/-). eksopthalmus NCH(-/-). lidah tifoid (-). perdarahan nyeri tekan mastoid-tragus(-/-).

RBH (-/-) JANTUNG: I : ictus kordis tidak tampak P : ictus kordis tidak kuat angkat. . PD ka=ki. retraksi intercostal (-). simetris. simetris. PD ka=ki. retraksi intercostal (-). paru-lambung setinggi SIC VI LMCS A: Suara dasar: vesikuler normal . retraksi intercostal (-). paru-hepar di SIC V LMCD. paru-lambung setinggi SIC VI LMCS A: Suara dasar: vesikuler normal . P: simestris. FR ka=ki. PD ka=ki. gallop (-). nyeri tekan sternum (-). PULMO ANTERIOR-POSTERIOR: I: Normochest. SIC melebar (-). SIC tidak melebar. THORAKS: Normochest. penanjakan dada ka=ki P: sonor/sonor. SIC tidak melebar. FR ka=ki. bising (-). P: simestris. reguler. penanjakan dada ka=ki P: sonor/sonor. paru-hepar di SIC V LMCD. KGB axilla >> (-/-). teraba di SIC V 1 cm medial LMCS P: batas jantung kesan tidak melebar A: bunyi jantung I-II intensitas normal. RBH (-/-) PULMO POSTERIOR: I: Normochest. simetris. PD ka=ki.

undulasi (-). ikterik (-) • Auscultasi: Peristaltik (+) 16 x/menit normal . hepar & lien : tidak teraba. Pekak alih (-). venektasi (-). distended (-).bising epigastrium (-) • Perkusi: Timpani. caput medusae(-).ABDOMEN: • Inspeksi: Dinding perut sejajar dinding dada. pekak alih (-). area traube timpani. ascites (-). liver span 8 cm • Palpasi: Supel. pekak sisi (-) EKSTREMITAS: oedem (-/-/-/-) Pucat (-/-/-/-) Dingin (-/-/-/-) . sikatrik (-). bruit hepar (-). striae (-). nyeri tekan (-).

PEMERIKSAAN PENUNJANG .

EKG (29 September 2015) Sinus ritmis dengan heart rate 120 x/menit. normoaxis .

1 ribu/ul 4.33 Monosit 1 % 3-7 .11.8 g/dl 13.0 Trombosit 74 ribu/ul 150 .5 .4 .0 .62 Netrofil stab 3 % 3-5 Limfosit 27 % 25 .5.450 Eritrosit 5. Pemeriksaan Hasil Satuan Rujukan DARAH RUTIN Hemoglobin 15.8 106/ul 4.18.54 Leukosit 4.9 Laju Endap Darah 10-28 /jam 2-13 HITUNG JENIS Eosinofil 0 % 1-2 Basofil 0 % 0-1 Netrofil segmen 69 % 54 .0 Hematokrit 46 % 40 .

.3 Ureum 16 mg/dl <50 ELEKTROLIT Natrium darah 124 mmol/L 136 .12 mmol/L 1.1 Calsium darah 1. KIMIA KLINIK SGOT 107 u/l <35 SGPT 64 u/l <45 Creatinine 1.145 Kalium darah 3.2 mg/dl 0.17 – 1.9-1.1 mmol/L 3.29 SEROLOGI HEPATITIS HBsAg Nonreactive Nonreactive SEROLOGI LAIN-LAIN IgM Dengue Negatif Negatif IgG Dengue Negatif Negatif .5.

Diagnosis .