ALTERNATOR

KOMPONEN UTAMA ALTERNATOR :

 CASING (FRAME ATAU
RANGKA)
 STATOR (INTI DAN
KUMPARAN)
 ROTOR

 EXCITER

FREKWENSI ( f ):

nxp
f =  (Hz)
60

n = kecepatan putaran (rps / putaran per detik)
p = Jumlah pasang kutub

SISTEM SAMBUNGAN KOMPONEN ALTERNATOR :  SAMBUNGAN BINTANG (STAR)  SAMBUNGAN SEGITIGA ( DELTA ) STAR DELTA .

EKSITASI : EKSITASI ATAU PENGUAT ADALAH : SISTEM PASOK ARUS SEARAH KE ROTOR ALTERNATOR SEBAGAI PENGUAT MEDAN MAGNET ALAT ATAU MESIN UNTUK MENGHASILKAN ARUS EKSITASI DISEBUT EKSITER .

EKSITASI DENGAN SIKAT : .

PEMBEBANAN ALTERNATOR : CARA PENGIRIMAN TENAGA LISTRIK DARI ALTERNATOR KE PELANGGAN ADA 2 MACAM :  ALTERNATOR BERDIRI SENDIRI (ISLAND LOAD)  ALTERNATOR SINKRON DENGAN SISTEM JARINGAN .

.

SYARAT SINKRONISASI : TEGANGAN FREKUENSI ALTERNATOR = SISTEM PERBEDAAN FASA INDIKATOR PERBEDAAN FASA DITUNJUKAN PADA SYNKROSCOPE . KETIKA JARUM SYNKROSCOPE MENUNJUK DIANGKA 0 ATAU GARIS VERTICAL DIPOSISI ATAS (TENGAH HARUS GARIS MENDATAR). PERBEDAAN FASA HARUS MENDEKATI NOL ATAU NOL. .

SISTEM PENDINGIN ALTERNATOR : SISTEM PENDINGIN ALTERNATOR DIPERLUKAN UNTUK MENYERAP PANAS YANG TIMBUL DIDALAM ALTERNATOR SEHINGGA MENCEGAH TERJADINYA PANAS LEBIH YANG DAPAT MERUSAK ISOLASI .

KERUGIAN YANG MENIMBULKAN PANAS : KERUGIAN TEMBAGA LISTRIK KERUGIAN BESI MAGNETIS KERUGIAN GESEKAN DAN ANGIN (WINDAGE) .

MACAM-MACAM PENDINGIN : UNTUK MENYERAP DAN MEMBUANG PANAS (DISIPASI) DIGUNAKAN BEBERAPA MACAM MEDIA PENDINGIN. YAITU : UDARA (KAPASITAS KECIL) HIDROGEN (KAPASITAS BESAR) AIR (KAPASITAS KECIL)   .

KEBERSIHANNYA KURANG .TIDAK MENIMBULKAN KOROSI ASAM .KOEFISIEN PERPINDAHAN PANASNYA TINGGI .DAYA HANTAR PANAS TINGGI ( 7 KALI UDARA ) .7 ) . KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN : KEUNTUNGAN KERUGIAN .MEMUNGKINKAN AIR MEREMBES KE SISI GAS ( 13.MEMERLUKAN CASING YANG KUAT UNTUK MENAHAN TEKANAN .MURAH .MEMERLUKAN SISTEM PERAPAT POROS HYDROGE .TIDAK PERLU PERAPAT POROS .KONDISI KIMIA AIR HARUS TERKONTROL .KERAPATANNYA CUKUP BESAR .139 ) .KOEFISIEN PERPINDAHAN PANAS TINGGI .MEMERLUKAN PASOK HIDROGEN .KERAPATANNYA TINGGI ( 4545 LEBIH BESAR .RESIKO KEBAKARAN RENDAH LEDAK .BIAYA PEMELIHARAAN ALTERNATOR RENDAH   .RESIKO TERJADINYA LEDAKAN TINGGI ( 5% S/D 75% HIDROGEN .MEMERLUKAN GAS ANTARA ( CO2 ATAU N2 ) N .UDARA MUDAH DIPEROLEH DIMANA SAJA .RUMIT KONSTRUKSI DAN OPERASINYA DARI H2 ) AIR .DAYA HANTAR PANASNYA TINGGI ( 3.KOEFISIEN PERPINDAHAN PANAS RENDAH   .KERAPATANNYA RENDAH (¼ NYA UDARA ) DI UDARA ) .DAYA HANTAR PANAS RENDAH UDARA .

SIRKULASI PENDINGIN :  ALTERNATOR BERPENDINGIN UDARA  ALTERNATOR BERPENDINGIN HIDROGEN .

PERAPAT POROS : FUNGSI : MENCEGAH GAS HIDROGEN KELUAR KE ATMOSFIR. KARENA TEKANAN GAS HIDROGEN DIDALAM ALTERNATOR LEBIH TINGGI DARI TEKANAN UDARA LUAR .

DARI POMPA YANG DIGERAKKAN OLEH MOTOR AC  CADANGAN ( BACK UP ) POMPA MOTOR DC 2. DARI POMPA YANG DIGERAKAN OLEH POROS TURBIN  CADANGAN ( BACK UP ) POMPA MOTOR AC DAN MOTOR DC .SISTEM PERAPAT : SISTEM PASOK MINYAK PERAPAT ADA DUA CARA : 1.

PENGISIAN DAN PENGOSONGAN HIDROGEN : PERSIAPAN DIPERLUKAN PERALATAN : % CO2 in H2  GAS ANALIZER % CO2 in Air % H2 in CO2  GAS CO2 ATAU N2  PURITY METER .

URUTAN PENGISIAN-PENGELUARAN H2 :  URUTAN PENGISIAN JIKA ALTERNATOR HABIS OVERHAUL ATAU DILAKUKAN PEMELIHARAAN :  MENGELUARKAN UDARA DARI ALTERNATOR DENGAN CO 2  MENGOSONGKAN CO2 DENGAN HIDROGEN  MENAIKAN TEKANAN HIDROGEN  SEMENTARA URUTAN PENGELUARAN H 2 DARI ALTERNATOR ADALAH :  MENGELUARKAN HIDROGEN DENGAN CO 2  MENGELUARKAN CO2 DENGAN UDARA KERING .

PROSEDUR PENGISIAN -PENGELUARAN H2 :  CARA LANGSUNG. . GAS INI BERFUNGSI SEBAGAI MEDIA PERANTARA UNTUK MEMBILAS UDARA ATAU GAS H2.  CARA TIDAK LANGSUNG UDARA ATAU GAS H2 YANG TERDAPAT DALAM GENERATOR DIKELUARKAN DENGAN CARA MEMASUKKAN GAS INERT CO 2. SEHINGGA MENCEGAH TERJADINYA PERCAMPURAN ANTARA UDARA DAN GAS H 2 DIDALAM GENERATOR. UDARA ATAU GAS H2 YANG TERDAPAT DALAM GENERATOR DIKELUARKAN DENGAN CARA DIHISAP SEHINGGA CASING GENERATOR MENJADI VACUM. KEMUDIAN GAS H 2 ATAU UDARA DIISIKAN KEDALAM GENERATOR YANG TELAH VACUM TERSEBUT.

SISTEM KENDALI : PERALATAN YANG DIPASANG UNTUK MEMANTAU DAN MENGEDALIKAN HIDROGEN  PENGUKUR TEMPERATUR  MENGUKUR TEKANAN DAN PERBEDAAN TEKANAN  KEMURNIAN HIDROGEN (PURITY) .

KESELAMATAN KERJA PADA HIDROGEN : CAMPURAN HIDROGEN DAN UDARA PADA KONSENTRASI “5 ~ 75 % H2 IN AIR”. MERUPAKAN CAMPURAN YANG DAPAT MELEDAK. .

 PURGING GAS H2 DI DALAM ALTERNATOR BILA AKAN BEKERJA DISEKITAR ATAU DIDALAM ALTERNATOR. MISALNYA : API. DAN KATUP YANG TERBUAT DARI BESI. BUNGA API.PENCEGAHAN :    KEMURNIAN ( PURITY ) HIDROGEN HARUS DIJAGA DIATAS 90 %  BILA DIBAWAH HARGA INI HARUS ADA PERINGATAN BERUPA ALARM  GAS CO2 HARUS SELALU TERSEDIA ( STAND BY ) UNTUK SETIAP SAAT MENGELUARKAN HIDROGEN DARI ALTERNATOR  TEKANAN MINYAK PERAPAT HARUS DIJAGA LEBIH TINGGI DARI TEKANAN HIDROGEN DALAM ALTERNATOR  FAKTOR YANG MENDUKUNG TERJADINYA LEDAKAN HARUS DIJAUHKAN DARI HIDROGEN. . KUNCI BESI. ROKOK DAN SEBAGAINYA.  DALAM BEKERJA PADA SISTEM HIDROGEN JANGAN GUNAKAN PALU BESI.

TERIMA KASIH .

.

.

.

.

.

.

HUKUM FARADAY : .