LAPORAN PERSENTASI

POLIMER
FISIKA MATERIAL UNIVERSITAS PADJADJARAN
12 Januari 2017 – 10 Februari 2017
HELLO !!

PARTANU A
AKSA
140310120053

MELANY P
RAZITA
140310130029
Penggunaan Bahan Polimer Kevlar (p-fenilena
tereftalamida) sebagai Matrik Composite Material
pada Body Aircraft
OUTLINE
Material Composite

Keunggulan di banding
Alloy

Kevlar (p-fenilena
tereftalamida) = PPTA

Aplikasi
LATAR
BELAKANG
1 Industri transportasi di Indonesia sedang
berkembang khususnya di bidang penerbangan

2
Biaya untuk pembuatan komponen pesawat sangat mahal
hal ini dapat diminimalisir dengan material komposit

3 Bahan polimer dapat digunakan untuk mmemperbaiki
sifat mekanik dan sifat termal dari suatu komponen
TUJUAN

1 Menjelaskan KEVLAR sebagai bahan material
komposit

2 Memaparkan sintesis dari KEVLAR

3 Menjelaskan berbagai aplikasi dari KEVLAR pada
body aircraft
“MATERIAL
COMPOSITE”
Jenis bahan hasil rekayasa yang
terdiri dari dua atau lebih bahan dengan
sifat berbeda dan disatukan untuk
memperoleh satu bahan yang unggul
sesuai kebutuhan.
PENYUSUN MATERIAL
KOMPOSIT
1. Matrik
Fasa komposit yang mempunyai fraksi
volume terbesar dominan
Fungsi dari matrik :
 Melindungi Serat
 Menstransfer tegangat ke serat
 Penyetabil setelah proses manufaktur
 Pengikat serat
2. Reinforcement atau Filler
Pengisi atau penanggung beban utama
dalam komposit.
SYARAT TERBENTUK KOMPOSIT
1. Adanya ikatan antar matrik dan filler
2. Ikatan antar permukaan terjadi karena
adanya gaya adhesi dan kohesi
Gaya Adhesi dan kohesi melalui 3 cara :
 Interlocking antar permukaan
ikatan karena kekasaran bentuk permukaan partikel.
 Gaya elektrostatis
ikatan gaya tarik- menarik antar atom yang bermuatan (ion).
 Gaya vanderwalls
karena adanya pengutupan antar partikel.
KLASIFIKASI KOMPOSIT

Ringan mudah dibentuk tahan korosi dapat
difabrikasi dengan waktu singkat.
JENIS POLIMER
1. Termoset
tidak dapat diperbaharui, dengan
pemanasa tinggi tidak akan melunakkan
namun akan membentuk arang.
Ex : Epoksida, Bismaleimida (BMI)
2. Termoplastik
dapat diperbaharui dengan
menggunakan panas dan akan mengeras
apabila didinginkan.
Ex: Polyester, Nylon 66, Polysulfon
PERBEDAAN KOMPOSIT DAN
ALLOY
• Komposit
menampakan komponen matrik dan filler
• Alloy
tidak menampakan perpaduan antara
matrik dan filler

Gb. Komposit dan Alloy
“KEVLA
Mempunyai R”nama lain p-fenilena
tereftalamida (PPTA). Termasuk polimer
aramida (bahan polimer yang tahan panas
dan sintesis yang kuat).
Keuntungan :
 Ringan
 Tahan temperatur tinggi
 Kekuatan 5 kali lebih besar dari baja
STRUKTUR MOLEKUL
KEVLAR
Polimer kevlar dapat tersusun atas 5 sampai 1 juta
repeating unit berupa para-fenilena tereftalamida.

Gb. Molekul kevlar

Tiap repeating unit mengandung 14 atom C, 2 atom
N, 2 atom O, dan 10 atom H.
STRUKTUR MOLEKUL
KEVLAR
Pada kevlar, terjadi cross linking berupa ikatan
hidrogen yang mengakibatkan kevlar menjadi
sangat kuat. Susunan monomer-monomer pada
kevlar digambarkan sebagai berikut:

Gb. Cross linking kevlar
PROPERTIES OF KEVLAR
SINTESIS KEVLAR
• Secara umum, kevlar disintesis melalui reaksi polikondensasi
antara tereftaloil klorida dan p-fenilenadiamina.

GB. Reaksi sintesis kevlar

• Reaksi ini merupakan reaksi interfacial polymerization.
• Hasil samping yang diperoleh adalah asam klorida.
SINTESIS KEVLAR
Kevlar pertama kali disintesis oleh S. L. Kwolek, P. W.
Morgan, dan W. R. Gorenson, dipatenkan dalam U. S.
Patent No. 3,063,966 (1962.).
Bahan-bahan yang mereka gunakan adalah :
1,4-phenylenediamine 10.381 g 0.096 mol

Terephthaloyl chloride 19.489 g 0.096 mol

Hexamethylphosphora 160 ml -----
mide (HMPA)
Dimethylacetamide 80 ml -----
(DMAC)
SINTESIS KEVLAR
Langkah-langkah sintesis :
Hexamethylphosphoramide (HMPA) :
p-phenylenediamine Dimethylacetamide (DMAC)
2:1

asam sulfat anhidrat 100% Benang KEVLAR

Ketel dengan pengaduk
& nitrogen inlet Terephthaloyl chloride

KEVLAR mentah (pulp)
Didinginkan Spinneret
hingga 3 oC
Didiamkan semalam
Larutan KEVLAR mentah (pulp)
POLIMERISASI KONDENSASI KEVLAR

+

P-Phenylenediamina Tereftaloil klorida KEVLAR
+
+
Cross Linking
KARAKTERISASI

Pada bahasan kali ini ada dua pokok parameter yang diujikan yaitu
1. Kekuatan ( Tensile Strength, Modulus Young, dll.)
2. Suhu ( Thermogravimetric, Specific Heat, dll.)
PENGUJIAN TENSILE STRENGTH
KEVLAR 49

MTS manchine adalah suatu alat
yang biasa digunakan untuk uji tarik
suatu material tertentu, yang hasil
datanya dapat di input langsung ke
dalam komputer.
PENGUJIAN TENSILE STRENGTH KEVLAR
49
PENGUJIAN THERMAL KEVLAR 49
PENGUJIAN THERMAL KEVLAR 49
APLIKASI
Komponen Body Aircraft
APLIKASI
Pembuatan kaca jendela pesawat

Matrik : Kevlar Filler : Polimetil
Metakrilat

Gb. Kaca endela Pesawat
APLIKASI
Pembuatan Floor dan Cargo Pesawat

Matrik : Kevlar Filler : Polyamide
APLIKASI
Doubler Korosi

Matrik : Kevlar Filler : Kevlar

Gb. Korosi pesawat
Kesimpulan

1 Baham polimer KEVLAR sangat baik sebagai bahan
dasar material komposit pada body aircraft

KEVLAR dapat disintesis dari monomer p-

2 phenylenediamina dan tereftaloil klorida melalui
proses kondensasi

3
Dalam industri Aviation Kevlar dapat diaplikasikan
sebaai matrik untuk komponen kaca jendela, floor
dan cargo pesawat, dan doubler korosi.
Terima Kasih atas
perhatiannya