You are on page 1of 24

FAMILY ORIENTED MEDICAL

EDUCATION
Pembimbing Sofyan MusyabiqWijaya, S. Gz.,
M.Gizi

Oleh
Nadia Rosmalia Dewi 1418011140
Nofia Dian Ardiani S 1418011154
Family Oriented Medical Education ( FOME )
merupakan salah satu bentuk pendidikan mahasiswa
kedokteran, sebagai upaya umtuk melakukan proses
identifikasi, intervensi, dan evaluasi dengan
pendekatan pada keluarga
Tujuan

Tujuan Umum Tujuan Khusus
 Mengidentifikasi risiko  Mengembangkan hubungan yang
atau masalah kesehatan baik dengan keluarga
yang terjadi pada individu  Mengidentifikasi masalah-
dan keluarga Ny. T serta masalah yang ada dikeluarga
melaksanakan promosi
kesehatan dan pencegahan  Menentukan prioritas masalah
untuk mengatasi masalah  Mengidentifikasi kemungkinan
yang ada pada keluarga faktor-faktor yang
tersebut. mempengaruhi kesehatan
keluarga Ny. T
 Melakukan intervensi kesehatan
kepada keluarga Ny. T
 Melakukan evaluasi kesehatan
kepada keluarga Ny. T
Manfaat
• Mengetahui cara mengidentifikasi masalah, menentukan
prioritas masalah, melakukan intervensi serta evaluasi di
Mahasiswa bidang kesehatan pada individu maupun keluarga.

• Mengetahui risiko kesehatan apa saja yang dapat terjadi
dengan keadaan tempat tinggal dan keluarganya saat ini
Keluarga serta memahami cara mencegah serta mengatasinya.

• Membantu upaya pemerintah dalam meningkatkan
derajat kesehatan dan kesejahteraan individu, keluarga,
Institusi dan masyarakat
HASIL KEGIATAN
Keluarga Ny. T beralamat di Jl Yos Sudarso Gg
Kenari II, tepatnya di RT 006 dan LK 14,
Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras.
No Nama Kedudukan dalam L/P Umur Pendidikan Pekerjaan Ket.

keluarga

1 Ny. T Ibu Kandung (Kepala P 75 th SD Ibu Rumah

keluarga) Tangga

2 Tn. Fa Anak Kandung Ke -4 L 45 th SD Serabutan

3 Nn. Ro Anak Kandung Ke -5 P 42 th SMA Di Salon
Genogram Keluarga Ny. T

Keterangan:
= laki-laki
= perempuan
= garis perkawinan
= laki-laki meninggal
= perempuan meninggal
=anggota keluarga satu
rumah
Denah Rumah
KM Tidur
KM Tidur Ny. T
Ny.Ro

R. MAKAN DAPUR

R. TAMU KM
TIDUR
Tn. Fa WC

Teras Gudang
Keterangan :

Pintu

Jendela/ventilasi
Keadaan Keluarga
Ny.T
75 th

Ny.Ro Tn.Fa
42 th 45 th
Pemenuhan Kebutuhan Keluarga
Kebutuhan ekonomi : sekunder

Kebutuhan pendidikan : rata rata tamat SD

Kebutuhan spiritual : tidak saling mengingatkan satu sama lain

Kebutuhan kesehatan : jika ada yang sakit selalu ke fasyankes terdekat
Gaya Hidup Keluarga

Jarang
berolahraga

•Konsumsi sayur dan buah
•Jarang konsumsi daging
•Konsumsi garam dan gula
cukup
•Jarang minum kopi atau
teh Tidak merokok
dan
minum alkohol
Lingkungan hidup keluarga
Keluarga Ny. T tinggal di
area tempat tinggal
permanen yang cukup bersih
namun tidak teratur. Jarak
antar rumah terlalu dekat
sehingga lingkungan tampak Keluarga berinteraksi cukup
redup dan kurang terkena baik dengan lingkungan
sinar matahari. Lingkungan sosialnya. Kedudukan
rumah sangat aman. keluarga ditengah
lingkungan sosialnya
dihormati sewajarnya.
Identifikasi Masalah Kesehatan
Keluarga

 Risiko/masalah kesehatan yang berhubungan
dengan karakteristik keluarga

Jumlah anggota keluarga yang tinggal di rumah Ny. T ada 3
orang yang pendidikan rata-rata adalah tamat SD. Hal ini
kemungkinan menyebabkan kurangnya pemahaman
keluarga Ny. T mengenai pentingnya menjaga kesehatan
karena ilmu yang didapat masih sedikit
 Risiko/masalah kesehatan yang berhubungan dengan
keadaan rumah
Hampir keseluruhan bangunan rumah Ny. T sudah baik, hanya di
bagian atap dapur saja yang masih menggunakan asbes. Hal ini
dapat memungkinkan terjadinya masalah kesehatan, yaitu terpapar
zat berbahaya seperti asbes. Selain itu ventilasi di ruang tidur juga
<20% sehingga cahaya matahari yang masuk ke kamar tidur
berkurang dan nantinya dapat menyebabkan berbagai masalah
seperti gangguan pernafasan.
 Risiko/masalah kesehatan yang berhubungan dengan
fungsi keluarga
Keluarga Ny. T merupakan sebuah keluarga yang anggotanya
memiliki hubungan yang baik dan sewajarnya. Hal ini membuat
keadaan psikologis tiap anggota keluarga tetap baik sehingga dapat
mencegah timbulnya masalah kesehatan yang berarti. Dalam
mengambil keputusan biasanya dilakukan msuyawarah terebih
dahulu. Perencanaan dalam keluarga: tidak ada
 Risiko/masalah kesehatan yang berhubungan dengan pemenuhan
kebutuhan keluarga

Pemenuhan kebutuhan keluarga Ny.T secara ekonomi sudah baik dilihat
dari perabotan rumah tangga dan adanya televisi. Dalam bidang kesehatan
pun terlihat baik karena salah satu anggota keluarga yang memang sedang
sakit, yaitu Ny. T rutin berobat dan selalu meminum obatnya. Hal ini
menunjukkan kepedulian anggota keluarga akan kesehatan sehingga dapat
menurunkan risiko terjadinya masalah di bidang kesehatan.
Akan tetapi, dilihat dari pendidikan belum dikatakan baik karena rata-rata
tamat SD sehingga kemungkinan pengetahuan mereka, terutama di bidang
kesehatan masih sedikit. Begitu pula dengan pemenuhan kebutuhan
spiritual yang belum berjalan dengan baik kemungkinan akan
memengaruhi kondisi psikologis mereka saat menghadapi suatu masalah.
- pemenuhan kebutuhan ekonomi : sekunder
- kebutuhan pendidikan : tidak terpenuhinya pendidikan dasar
 Risiko/masalah kesehatan yang berhubungan
dengan gaya hidup keluarga

Sebelum Ny. T sakit beliau rajin berolahraga dan
mengikuti senam lansia. Saat ini hampir semua anggota
keluarga Ny. T tidak berolah raga sehingga
memungkinkan kurangnya pertahanan sistem imun
tubuh terhadap suatu penyakit karena tidak dilatih
 Risiko/masalah kesehatan yang berhubungan
dengan lingkungan hidup keluarga

Lingkungan di sekitar rumah Ny. T tampak padat
terlihat bersih tanpa ada sampah yangg berserakan,
tetapi karena jalan di sekitarnya masih ada yang berpasir
sehingga dapat mengganggu penglihatan jika pasir
tersebut tertiup angin
Prioritas Masalah

 Kurangnya pengetahuan tentang penyakit tuberculosis
yang diderita Ny. T

 Kurangnya kesadaran dalam berperilaku hidup sehat
sebagai pencegahan penyakit Tb

 Ny. T menderita gout

 Ny. T menderita varises
PEMBAHASAN

PRIORITAS MASALAH BERDASARKAN METODE USG

No Masalah Nilai Kriteria Nilai
Akhir

U S G

1 Kurangnya pengetahuan penyakit 5 4 5 14
TB yang diderita Ny. T

2 Kurangnya kesadaran dalam 4 4 4 12
berperilaku hidup sehat sebagai
pencegahan penyakit Tb

3 Ny. T menderita gout 3 5 3 11

4 Ny. T menderita varises 3 4 3 10
RENCANA PEMELIHARAAN KESEHATAN
PROGRAM INTERVENSI DAN
PENILAIAN
FLIP CHART,LEAFLET, POSTER
Pengertian Tb
Bahaya Tb
Orang-orang yang beresiko dan cara pencegahan Tb
Cara penularan Tb
Cara pemeriksaan Tb
Tahapan pengobatan Tb

Kalender kepatuhan meminum obat
Cara penggunaan masker dan etika saat batuk dan bersin

Pemberian masker

Kuisioner pengetahuan tb dan PMO
HASIL EVALUASI

Dari hasil evaluasi yang telah di lakukan didapatkan hasil sebagai berikut:
 Dari hasil evaluasi dengan menggunakan kuisioner sebelumnya juga sudah di berikan pada
kunjungan sebelum intervensi,dari hasil post test kuisioner NY.T hampir semua pertanyaan
dapat di jawab dengan baik.Dengan demikian mengambarkan bahwa terjadi pebaikan dan
peningkatan pengetahuan dari keluarga NY.T mengenaiTb dan bagaimana cara penularannya.

 Keadaan rumah NY.T dalam prilaku rumah sehat sudah di jalani dengan baik hal itu terlihat
dari setiap jendela yang sebelumnya tertutup kini terbuka sehingga udara dan sinar matahari
dapat masuk dengan baik.

 Terjadi perubahan prilaku dari NY.T yang sebelumnya tidak mengguanakan masker sekarang
NY.T selalu menggunakan masker saat berinteraksi dengan orang lain.

 Anggota keluarga NY.T lebih mengawasi NY.T dalam mengonsumsi obatnya
PENUTUP

 Kurangnya pengetahuan mengenai penyakit Tb
dan cara pencegahan penularannya merupakan
masalah utama pada keluarga Ny. T
.
 Intervensi dilakukan dengan memberi edukasi
mengenai penyakit Tb dan cara mencegah
penularannya dengan menggunakan media leaflet,
poster, dan flip chart dan kalender kepatuhan
meminum obat.

 Evaluasi intervensi dilakukan dengan memberikan
kuisioner mengenai Tb pada anggota keluarga Ny.
T
DOKUMENTASI KEGIATAN
THANK YOU.................