You are on page 1of 18

SINDROMA NEFRITIK

DEFINISI
Sindrom nefritik merupakan kumpulan
gambaran klinik yaitu oliguria, kelainan
urinalisis (proteinuria sedang <2g/hari dan
hematuria disertai silinder eritrosit), azotemia,
hipertensi, bendungan sirkulasi (bendungan
paru akut, kenaikan tekanan vena jugularis,
hepatomegali), dan edema.
Etiologi

Glomerulopati
Vaskulitis
(GP) idiopati

Disseminated
Lupus Glomerulopati
Erythomatosus pasca infeksi
(DLE)
GP akut proliferatif

GP
Glomerulopati GP
membranoproliferatif (GP) idiopati mesangioproliferatif
Pasca Streptococus beta Endokarditis bakterialis
hemolitik (nefritis Lohlein)

Glomerulopati
pasca infeksi

Staphylococcus Albus
Abses viseral
(Shunt nephritis)
Disseminated Lupus
Erythomatosus (DLE)
Poliarteritis
nodosa

Krioglobulinemia Vaskulitis Granulomatosus
wegener

Henoch-Scholein
Purpura
patofisiologi
Gambaran klinik
1. Infeksi Streptococus
Riwayat klasik didahului (10-14 hari) faringitis atau
tonsilitis atau impetigo (21hari).
2.Keluhan saluran Kemih
Oliguria dan hematuria tanpa sakit merupakan
gejala patognomonis untuk sindrom nefritik.
3. Hipertensi
Hipertensi ringan, sedang dan berat dengan
komplikasi ensefalopati hipertensi akut terutama
pada pasien anak.
4. Sembab
Sembab kelopak mata atau pergelangan kaki pada
pagi hari dan hilang pada siang hari. Derajat
sembab tergantung dari perjalanan penyakit dan
asupan garam natrium dan air.
5. Bradikardi
Bradikardi merupakan salah satu tanda penting untuk
diagnosis banding dengan gagal jantung kongestif.
Diagnosa banding

Sindrom RPGN
Penyakit jantung
(rapidly progressive
hipertensif
glomerulonephritis)

Sindom acute on
CRF (acute on
chronic renal
failure)
Pemeriksaan penunjang

Diagnosis klinis

Foto
toraks
Elektrokardiogram Kelainan urinalisis
Faal Ginjal

Diagnosis
Faktor perjalanan Eletrolit
pembekuan penyakit serum
(komplikasi)

Protein dan
profil lipid
serum
Diagnosis etiologi
GNA pasca
streptococcus

Pemeriksaan serologi
Pemeriksaan
untuk menemukan
histopatologi renal
(deteksi)
Program pengobatan darurat medik SN
Program pengobatan darurat
medik SN Program pengobatan Suportif

1. Bendungan Sirkulasi dan Paru 1. Diet
a. Jumlah kalori yaitu 35 kal/kgBB/hari
a. Pasien tidur setangah duduk b. Lemak tidak jenuh
b. Oksigen c. Protein hewani dianjurkan 0,5-
0,75g/kgBB/hari terutama protein yang
c. Forced diuresis mempunyai nilai biologik tinggi.
d. Elektrolit
Furosemid IV 40-80mg, dapat -Garam dapur harus dibatasi sampai
diulangi bila diperlukan. 20mEq/hari (<5g/hari)
-Jumlah kalium dibatasi <70-90
d. Morfin (bila tersedia) mEq/hari
-Kalsium dianjurkan 600-1000mg/hari
e.Obat antihipertensi khusus kalsium untuk memelihara
untuk hipertensif ensefalopati keseimbangan kalsium
Program pengobatan darurat
medik SN Program pengobatan Suportif

2. Ensefalopati akut hipertensif 2. Kebutuhan jumlah cairan
a. Hidralazine IV 20mg Jumlah cairan harus dibatasi,
dengan diuretik furosemid hanya untuk
b. Nifedipin IM atau mempertahankan
sublingual dengan diuretik keseimbangan cairan tubuh.
furosemid
Prognosis Prognosis Sindrom nefritik akut
baik bila pengelolaan cepat dan
adekuat. Bila pengobatan
konservatif mengalami kegagalan,
ultrafiltrasi dan dialisis dapat
mencegah kematian.