You are on page 1of 50

Kesetimbangan

L/O/G/O

Reaksi Kimia
KELOMPOK 6
1.Abubakar Adeni
2. Achmad Fathony
3. Adilfi Finasthi
4.Fitriani An Nisa A
5.Muhammad Fauzi
www.themegallery.com

a. Bagaimana anda menjelaskan
hubungan kinetika kimia dengan
kesetimbangan dalam reaksi
kimia?

www.themegallery.com

Kinetika kimia
Ilmu kimia fisika yang mempelajari laju reaksi kimia,
faktor-faktor yang mempengaruhinya serta penjelasan
hubungannya terhadap mekanisme reaksi
Kinetika Laju Reaksi
Kimia Kimia

Kesetimbangan kimia
Kondisi yang tercipta dari sebuah reaksi kimia dari dua zat
atau lebih sehingga kondisi sebelum dan sesudah reaksi
terdapat kondisi yang seimbang.
Kondisi Laju
Kesetimbangan reaksi ke kanan
Kimia dan ke kiri
www.themegallery.com sama

b) Faktor-faktor apa sajakah yang
mempengaruhi kesetimbangan
reaksi kimia?

www.themegallery.com

• Pengaruh Konsentrasi
 konsentrasi pereaksi ditambah, reaksi bergeser ke kanan
atau ke arah produk
 konsentrasi pereaksi dikurangi, reaksi bergeser ke arah kiri
atau ke arah pereaksi
• Pengaruh Suhu
 suhu diturunkan kesetimbangan akan bergeser kearah
reaksi eksoterm dengan melepas kalor
 suhu dinaikkan kesetimbangan akan bergeser kea rah
endoterm dengan menyerap kalor.
• Pengaruh Tekanan dan Volume
 tekanan diperbesar atau volume diperkecil, kesetimbangan
akan bergeser ke arah jumlah koefisien yang kecil
 tekanan diperkecil atau volume diperbesar, kesetimbangan
akan bergeser ke arah jumlah koefisien yang besar
www.themegallery.com

com .themegallery. c) Bagaimanakah menentukan nilai fraksi dari setiap komponen dalam suatu reaksi kimia ? 8/2/2017 6:38 AM 6 www.

  3 A 3   4 A 4  .com .. Reaksi secara umum:  1 A 1   2 A 2  .... (1)  i adalah koefisien stoikiometri reaksi Konvensi tanda untuk i: • Positif (+) untuk produk • Negatif (–) untuk reaktan CONTOH: CH4 + H2O  CO + 3 H2  CH   1 4 H O   1 2  CO  1 H  3 2 7 www.themegallery.

com . sementara itu 3 mol CO dan 9 mol H2 terbentuk. 3. CH4 + H2O  CO + 3 H2 (3 mol) (3 mol) (3 mol) (9 mol) dn2 dn1 dn3 dn1   dst. maka H2O juga berkurang 3 mol. . Jika 3 mol CH4 berkurang karena bereaksi. 2 1 3 1 Koordinat reaksi dn1 dn2 dn3 dn4 dni      d (2) 1 2 3 4 i dni   i d ( i = 1. N) (3) 8 www.Perubahan mol spesies yang ada dalam reaksi berbanding lurus dengan bilangan stoikiometrinya.themegallery.... 2.

themegallery.com . CH4 + H2O  CO + 3 H2 dn : (3 mol) (3 mol) (3 mol) (9 mol) v : (-1) (-1) (+1) (+3) CH4 H2O dn2  3 dn1  3  3  3 2  1 1  1 CO H2 dn3  3 dn4  9  3  3 3  1 4  3 9 www.

N) (4) 10 www. Jadi integrasi pers. (2) dan (3) menyatakan perubahan  akibat perubahan jumlah mol spesies yang bereaksi.. sebelum reaksi. 3... 2.com . Pers. Definisi dari  dilengkapi dengan pernyataan  = 0 untuk kondisi awal sistem. (3) dari kondisi awal sebelum reaksi dengan  = 0 dan ni = ni0 ke kondisi setelah reaksi: ni   dni   i  d ni  ni   i  0 ni 0 0 ni  ni   i 0 ( i = 1. .themegallery.

Penjumlahan untuk semua spesies: n   ni   ni     i 0 i i i n  n0   Dengan: n   ni n0   ni 0    i i i i Jadi fraksi mol yi dari satu spesies jika dihubungkan dengan : ni ni   i yi   0 (5) n n0   11 www.com .themegallery.

com . dan 4 mol H2. 1 mol CO. 1 mol H2O. Tentukan pernyataan untuk yi sebagai fungsi .themegallery. PENYELESAIAN    i  3  1  1  1  2 i n0   ni  2  1  1  4  8 0 i 12 www. CONTOH Untuk sistem dengan reaksi: CH4 + H2O  CO + 3 H2 Mula-mula ada 2 mol CH4.

com . ni ni   i yi   0 n n0   2 1 y CH  yH O  4 8  2 2 8  2 1  4  3 y CO  yH  8  2 2 8  2 13 www.themegallery.

com .themegallery. PENYELESAIAN     i  1  0 .5 i Jumlah mol masing-masing spesies: ni  ni   i 0 14 www.5  1  0 . Jika dekomposisi terjadi menurut reaksi H2O  H2 + ½ O2 Tentukan pernyataan yang menghubungkan jumlah mol dan fraksi mol tiap spesies dengan koordinat reaksi. CONTOH Sebuah tangki berisi hanya n0 uap air.

5 2 2 n0  0 .com 15 .5  2 n  n0  0.5 n0   yH O  n0  0 .5 yH  yO  n0  0 .5 www.5 2  0 . nH O  n0   ni  ni   i 2 0 nH   2 nO  0.themegallery.

d) Bagaimanakah pengaruh suhu terhadap konstanta kesetimbangan kimia? www.themegallery.com .

com .themegallery. menurut persamaan : d (G o / RT )  H o  (1) dT RT 2 • Dikarenakan G o   ln K (2) RT www. • Perubahan suhu akan berpengaruh pada perubahan energi bebas Gibbs.

• Dengan substitusi persamaan (2) ke persamaan (1) maka diperoleh hubungan temperatur terhadap konstanta kesetimbangan sebagai berikut : d ln K H o  2 dT RT Ho d ln K  2 dT RT www.themegallery.com .

Dengan pengintegralan di dua sisi maka akan didapatkan persamaan : K1 T1 H  d ln K K0   RT T0 2 dT K 1 H  1 1  ln     K0 R  T0 T1  www.themegallery.com .

themegallery. maka konstanta kesetimbangan meningkat dengan meningkatnya suhu. maka konstanta kesetimbangan menurun dengan meningkatnya suhu • Jika ∆H° positif (reaksi Endoterm).com . dimana : • Untuk ∆Ho negatif (reaksi Eksoterm). www.

themegallery. e) & f) • Tentukanlah tekanan yang diperlukan untuk dapat mengkonversi SO2 sebanyak 90% jika campuran awal adalah campuran reaktan yang ekuimolar • Bagaimana anda menentukan nilai konstanta kesetimbangan reaksi di atas www.com .

• Reaksi : SO2(g) + ½ O2(g) SO3(g) T = 900 K x= 90% mol SO2 : mol O2 = 1 : 1 P=? www.themegallery.com .

themegallery. Jawab : Dalam menentukan tekanan yang dibutuhkan untuk mengkonversi 90%.com . maka diperlukan langkah-langkah sebagai berikut : • Menghitung nilai konstanta kesetimbangan pada suhu 900 K • Menentukan nilai fraksi mol • Menentukan nilai tekanan operasi www.

themegallery. • Dalam melakukan langkah-langkah tersebut diperlukan beberapa asumsi yaitu : – Campuran merupakan gas ideal sehingga koefisien fugasitas dianggap satu – Konversi telah mencapai konversi kesetimbangan – Perubahan entalpi standar.com . ΔH⁰ tidak dipengaruhi suhu www.

Mencari nilai ΔG⁰ dan ΔH⁰ reaksi yaitu perubahan energi Gibss standar dan perubahan entalpi standar pada 298.98890 J/mol • ΔG⁰298.themegallery.15 =(1) -395720 + (-1) -296830 + (-1/2) 0 = .Penentuan konstanta kesetimbangan pada suhu 900 K a. 1.com .15 = (1) -371060 + (-1) -300194 + (-1/2) 0 = -70866 J/mol www.15 K Komponen ΔGf⁰ (J/mol) ΔHf⁰ (J/mol) SO2 -300194 -296830 O2 0 0 SO3 -371060 -395720 • ΔH⁰298.

com . Menentukan nilai konstanta kesetimbangan pada suhu 298.15 K (K1) www.themegallery. b.

Menentukan nilai konstanta kesetimbangan pada suhu T H 298 o 1 1 ln K 2  ln K1  (  ) R T1 T2 www.themegallery. c.com .

Dengan asumsi konversi telah mencapai konversi kesetimbangan.com .themegallery. maka konversi dianggap sebagai  www. Menentukan nilai fraksi mol • Fraksi mol dapat diketahui dari komposisi komponen pada keadaan setimbang. Adapun komposisi tersebut diketahui dari data konversi yang diberikan.

9 www.com . yaitu : Basis ni0= 1 mol SO2 . vi .themegallery. 1 mol O2 (komposisi reaktan ekuimolar) dan  =konversi= 0. bertanda positif untuk produk dan negatif untuk reaktan. sehingga diperoleh mol setimbang atau mol setelah bereaksi (ni). Adapun tahap-tahap penentuan fraksi mol yaitu : •Menentukan mol setelah bereaksi (saat setimbang) dengan persamaan : ni  ni0   i  koefisien stoikiometrik.

(1/2) ni0  SO3 ni0 ni0 +  nSO2 = 1. Komponen Mol Mol setimbang awal SO2 ni0 ni0 .55 mol nSO3 = 0 + 0.1 mol nO2 = 1.com .9 = 0.themegallery.9 = 0.9 mol www.ni0  O2 ni0 ni0 . 1.½.0.1.9 = 0.0.

themegallery.55 0.064 𝑦𝑂2 = = 0.55 mol Maka.1 𝑦𝑆𝑂3 = = 0.9 0. 0.58 𝑦𝑆𝑂2 = = 1.9 = 1.com .55 0.355 1.55 www. 0.55 1. • Menentukan nilai fraksi mol pada keadaan setimbang melalui persamaan : ni ni0  i yi   n n0  Dengan n = n0 + v = 2 + (1-1-1/2).

themegallery.com . 3. Penentuan Tekanan Operasi • Penentuan tekanan menggunakan pers : v  P   ( y ii )   o  K vi (6) i P  www.

maka nilai koefisien fugasitas.sehingga pers (6) menjadi: v  P  ( yi )   o  K vi (7) i P  Dengan : K = konstanta kesetimbangan pada suhu T y = fraksi mol P0 = tekanan standar (1 bar) v = jumlah koefisien masing-masing komponen = 1 .½ www.½ -1 = . i  1 . • Asumsi : campuran gas ideal.themegallery.com .

com . maka: (8) www.themegallery. • dengan memasukkan nilai P0 dan v.

15 K www.com .themegallery. diperlukan langkah-langkah sebagai berikut : •Mencari nilai ΔG⁰ dan ΔH⁰ reaksi pada suhu 298. Untuk mengetahui nilai konstanta kesetimbangan pada suhu T.

• Dengan nilai ΔG⁰ dan ΔH⁰ masing-masing komponen pada suhu 298.com . yaiitu : Komponen ΔGf⁰ ΔHf⁰ (J/mol) (J/mol) SO2 -300194 -296830 O2 0 0 SO3 -371060 -395720 www.15 K.themegallery.

𝜟𝑮𝟎 = −𝑹𝑻 𝐥𝐧 𝑲𝟏 • Menentukan nilai konstanta kesetimbangan pada suhu T menggunakan persamaan : 𝑑 ln 𝑘 𝛥𝐻⁰ = 𝑑𝑇 𝑅𝑇 2 www.com .themegallery. • Menentukan nilai konstanta kesetimbangan pada suhu standar (K1) dari nilai ΔG⁰ yang diperoleh pada langkah 1.

15 K K2= konstanta kesetimbangan pada suhu T (suhu reaksi) ΔH⁰ = perubahan entalpi standar pada suhu standar (298.15 K) R = tetapan gas ideal T = suhu (K) www.themegallery. maka persamaan di atas diintegralkan menjadi : H 298 o 1 1 ln K 2  ln K1  (  ) R T1 T2 Dengan : K1 = konstanta kesetimbangan pada suhu 298.com . Dengan asumsi ΔH⁰ tidak tergantung suhu.

com . g) Bagaimana pengaruh suhu terhadap konversi reaktan jika kesetimbangan reaksi tercapai? Pembahasan SO2(g) + ½ O2 (g) → SO3(g) Reaksi ΔH = .98.8 kJ/mol eksoterm www.themegallery.

Jika suhu dinaikkan :  Kesetimbangan reaksi akan bergeser ke kiri (arah reaktan)  Meningkatkan jumlah komposisi reaktan saat setimbang  Jumlah reaktan yang bereaksi akan berkurang Hal ini dapat terlihat dari rumus.themegallery.com . dimana : Jumlah komposisi setimbang = jumlah komposisi awal – jumlah komposisi saat reaksi www.

sehingga jika suhu dinaikkan konversi reaktan menjadi lebih kecil. 𝑚𝑜𝑙 𝑟𝑒𝑎𝑘𝑠𝑖 Konversi dirumuskan sebagai : 𝑚𝑜𝑙 𝑚𝑢𝑙𝑎−𝑚𝑢𝑙𝑎 Terlihat dari rumus bahwa konversi berbanding lurus dengan jumlah mol yang bereaksi. Hal ini berlaku sebaliknya. jika suhu diturunkan maka konversi reaktan menjadi lebih besar.themegallery. www.com .

themegallery.com . h. hal ini berlaku sebaliknya” azas Le Chatelier www. Bagaimana pengaruh tekanan terhadap konversi reaktan jika kesetimbangan reaksi tercapai? Pembahasan “apabila pada suatu reaksi tekanan dinaikkan maka kesetimbangan reaksi akan bergeser ke arah yang memiliki koefisien reaksi yang lebih kecil.

SO2(g) + ½ O2 (g) → SO3(g) Karena tekanan pada system naik. maka :  kesetimbangan reaksi akan bergeser ke arah produk (SO3) yang memiliki koefisien lebih kecil  Jumlah komposisi saat setimbang pada reaktan berkurang  Jumlah komposisi reaktan yang bereaksi meningkat Sesuai dengan rumus konversi. terlihat bahwa jika tekanan dinaikkan maka konversi reaktan mengalami peningkatan. begitu pula sebaliknya. www.com .themegallery.

themegallery. apa yang menjadi pembatas rentang suhu operasi reaktor? www.com . i. Berdasarkan analisis termodinamika diketahui bahwa harga tetapan kesetimbangan reaksi naik atau turun dengan perubahan suhu. Apakah anda akan mempergunakan informasi tersebut dalam mengoperasikan reaktor? Jika ya.

www.themegallery.com . • Di sisi lain. semakin tinggi suhu semakin kecil pula jumlah maksimum sulfur dioksida yang dapat bereaksi dengan sejumlah tertentu oksigen karena reaksi berlangsung eksotermik. V2O5 2 SO2 (g) + O2 (g)  2 SO3 (g) 300C • Naik turunnya harga tetapan kesetimbangan reaksi sesuai perubahan suhu dapat dipergunakan dalam pengoperasian reaktor karena dapat mendukung optimisasi kondisi reaksi.

nilai K yang kecil menunjukkan jumlah produk yang kecil. www.com .themegallery. • Dapat dilihat berdasarkan persamaan d ln K H 0  2 dT RT • Secara termodinamika. nilai konsanta kesetimbangan yang besar menunjukkan jumlah produk yang banyak. Sebaliknya.

• Diameter katalis yang digunakan juga dapat mempengaruhi kecepatan reaksi www. • Penambahan katalis disini bertujuan untuk mempercepat reaksi yang terjadi.themegallery. • Selain itu.com . factor lain yang juga dapat digunakan untuk mengoptimalkan reaksi pada reactor adalah penambahan katalis yang tepat.

Kesimpulan • Untuk mengoperasikan reactor. www. Dengan mengetahui jenis reaksi (eksoterm atau endoterm) maka dapat ditentukan perlakuan suhu yang sesuai sehinga didapat jumlah produk yang optimal. informasi ini jelas diperlukan karena untuk memaksimalkan jumlah produk maka diharapkan harga kesetimbangan bernilai besar.themegallery.com .

L/O/G/O Thank You! www.themegallery.com .

Sesi Tanya Jawab • Willy : Kapan digunakan nilai Epsilon dalam perhitungan? • Johan : langkah lain untuk optimisasi • Vania : cara menentukan rentang suhu reaktor optimal • Kristian : mungkinkah konversi reaksi 100%? www.themegallery.com .