You are on page 1of 17

Gangguan Afektif Bipolar

Episode Manik

Ngakan Made Ari Mahardika
102013311

Skenario  Seorang perempuan 25 tahun dibawa ke puskesmas oleh ibunya karena semangat berlebihan dan yakin dirinya artis terkenal dengan penghasilan besar. .

onset. hubungan R. Sosial antarmanusia. pemakaian narkotika. hilang timbul. kasus kriminal dan penahanan . • Untuk menyaring penyakit medis dan menemukan R. Medik Dahulu penyebab medis dari penyakit psikiatrik. • gejala yang dialami. faktor pemberat atau memperingan • menggambarkan semua episode dan gejala yang R. diobati ataupun tidak. hobi. kondisi perumahan. RPS perjalanan gejala-gejala itu konstan. membatasi jumlah pertanyaan dan menggunakan pertanyaan terbuka. Psikiatrik Dahulu pernah dialami dahulu sebelum ini. atau makin memburuk. Keluarga gangguan jiwa akan bermanfaat untuk memperoleh gambaran diagnostik seutuhnya • Kebiasaan sosial. • Mengetahui siapa saja keluarga pasien yang menderita R. dan lama penyakit.Anamnesis • Memberikan kebebasan pada pasien untuk Keluhan utama menceritakan kisahnya. catatan hukum. relasi sosial.

namun agresif • Tingkah laku biasanya agresif Mood. • sangatlah labil • bisa menjadi depresi dalam waktu yang singkat Bicara • sangatlah susah untuk memotong pembicaraan saat mereka sedang berbicara • aktifitas yang meningkat => berbicara penuh kelucuan dan tidak relefan • Kemampuan konsentrasi mudah hilang Gangguan persepsi • nonpsikosis tidak ada halusinasi • psikosis ada halusinasi • waham ditemukan 75% dari semua pasien manic.Pemeriksaan Status Mental Deskripsi umum • dalam episode manic penampilan umumnya rapi • Kadang tidak tampak sakit jiwa • Biasanya kooperatif. . afek dan perasaan • biasanya euphoria dan cepat marah.

Pemeriksaan Status Mental Pikiran • Isi pikirannya hanyalah kepercayaan dan kebesaran diri Sensorium dan kognisi • Pasien masih bisa orientasi dengan baik dan daya ingat mereka juga cukup baik Pengendalian impuls • Pasien rata-rata senang menyerang dan senang mengancam. dan mereka senang melanggar peraturan. reliabilitas • Pasien manic sudah sangat dikenal tidak dapat dipercaya informasinya . Pertimbangan dan tilikan • Terjadi gangguan pertimban-gan.

. dan respons emosional yang menumpul atau tidak wajar  Adanya gejala-gejala tersebut diatas telah berlangsung selama kurun waktu satu bulan atau lebih (tidak berlaku untuk setiap fase nonpsikotik prodromal).  Paling sedikit dua gejala di bawah ini yang harus selalu ada secara jelas :  Waham  Halusinasi. alasan dan prilaku yg bertentangan  Perilaku katatonik. seperti sikap sangat apatis. serta oleh afek yang tidak wajar (inappropriate) atau tumpul (blunted).Differential Diagnosis SKIZOFRENIA  Suatu despkripsi sindrom dengan variasi penyebab ( banyak belum diketahui) dan perjalanan penyakit (tak selalu bersifat kronis atau “deteriorating”) yang luas. seperti keadaan gaduh gelisah  Gejala-gejala “negatif”. yang menetap dari panca-indera  Inkoherensi. bicara yang jarang. umumnya ditandai oleh penyimpangan yang fundamental dan karakteristik dari pikiran dan persepsi.

Working Diagnosis  Gangguan afektif bipolar episode kini manic. dan dorongan seksual yang meningkat  manik tanpa gejala psikotik  manik dengan gejala psikotik Harga diri membumbung tinggi.  Episode manik dibagi menjadi:  Hipomanik gejala: Perasaan senang. perasaan mudah tersinggung dan curiga. Hiperaktifitas motorik berupa kerja yang tak kenal lelah melebihi batas wajar. sangat bersemangat untuk beraktivitas. euphoria hingga logorrhea (banyak berbicara) dan disertai waham . terlalu optimis.

episode kini depresif ringan atau sedang F31. episode kini hipomanik F31.5 Gangguan afektif bipolar.8 Gangguan afektif bipolar lainnya F31. episode kini depresif berat tanpa gejala psikotik F31.9 Gangguan afektif bipolar yang tidak tergolongkan . kini dalam remisi F31.3 Gangguan afektif bipolar.1 Gangguan afektif bipolar. episode kini campuran F31.4 Gangguan afektif bipolar. episode kini manik tanpa gejala psikotik F31.7 Gangguan afektif bipolar. episode kini manik dengan gejala psikotik F31.2 Gangguan afektif bipolar.6 Gangguan afektif bipolar.0 Gangguan afektif bipolar. episode kini depresif berat dengan gejala psikotik F31.Pembagian Gangguan Afektif Bipolar Berdasarkan PPDGJ III F31.

. penderita bipolar yang tidak diterapi yaitu 5.Epidemiologi  insiden gangguan bipolar tidak tinggi.5%.5 per 1000 pasien.3- 1. umumnya timbul di usia remaja atau dewasa. berkisar antara 0.3 per 1000 pasien.  Gangguan pada lelaki dan perempuan sama.  Risiko kematian terus membayangi penderita bipolar. Sementara yang diterapi 1.

Etiologi  Penyebab gangguan bipolar multifaktor dan mencakup aspek bio-psikososial yaitu: Faktor • Genetik • Neurotransmitter: serotonin. dopamin biologi • Kelainan otak • Peristiwa kehidupan dan stress lingkungan Faktor • Faktor psikoanalitik dan psikodinamika • Ketidakberdayaan yang dipelajari (learned psikososial helplessness) • Teori kognitif .

Manifestasi Klinis  halusinasi pendengaran  gema pikiran  penyerapan pikiran. penyisipan pikiran dan penyiaran pikiran  kepasifan  persepsi delusional .

tremor Lamotrigin . BB naik Litium • Rawat inap: 20-30mg/kg/hari • Rawat jalan: 500 mg. polidipsi. N.Penatalaksaan Farmakologi • Dosis tunggal: 20mg/kg/hari • ES: tremor. poliuria. V. titrasi 250-500mg/hari Valproat • Dosis inisial: 400mg • Dosis maintenance: 200-1600mg/hari Carbamazepin • Dosis: berkisar 50-200mg/hari • ES: cephalgia.

Penatalaksaan Non-Farmakologi  Psikoterapi  Prilaku  Kognitif  Ritme sosial  Aktivitas  Dijadwalkan. tapi perhatikan juga tingkat respirasinya agar tidak mempengaruhi litium  Edukasi  Penjelasan biologis harus jelas dan benar  Monitor penyakit  Membantu menemukan stressor .

. hipertensi. Jantung. asma.Komplikasi  Bunuh diri : tertinggi pada episode mania atau depresi  Asosiasi dengan penyakit fisik : peny. hipertiroidisme. sakit kepala.

. masalah jantung.Prognosis  Gangguan bipolar dapat parah dan jangka panjang. atau dapat ringan dengan episode jarang.  Pasien dengan gangguan bipolar memiliki tingkat kematian yang lebih tinggi akibat bunuh diri. dan kematian dari semua penyebab dibandingkan populasi umum.

Kesimpulan  Seorang perempuan 25 tahun dengan keluhan karena semangat berlebihan dan yakin dirinya artis terkenal dengan penghasil besar tersebut pengalami gangguan affektif bipolar episode kini manik. .