You are on page 1of 33

PENYUSUNAN LAPORAN

KONSULTANSI DAN
PEMANTAUAN

1 DIKLAT PENYUSUNAN LAPORAN
HASIL AUDIT INTERN BAGI APIP

CIAWI, 4 AGUSTUS 2017

WAKHYUDI
Widyaiswara Pusdiklatwas BPKP
Pendidikan terakhir :
Master of Commerce (Accounting) Wollongong
University, Australia
Tempat/tanggal lahir :
Kebumen, 10 April 1967
Alamat :
wakhyuwakhyudi@gmail.com
HP : 081310010901

RIWAYAT PENDIDIKAN:
1. D-III STAN (1988)
2. D IV STAN (1994)
3. S-2:WOLLONGONG
UNIVERSITY,AUSTRALIA
(2000)

RIWAYAT PEKERJAAN:
1. BPKP JAKARTA (1988 – 1991)
2. BPKP MALUKU (1994 -1998)
3. BPKP YOGYA (2000 -2003)
4. PUSDIKLATWAS BPKP (JUNI 2003)
5. WIDYAISWARA (SEJAK OKT. 2007)
3
06/08/2017

TUJUAN PEMBELAJARAN: MAMPU MENYUSUN LAPORAN KONSULTANSI MAMPU MENYUSUN LAPORAN MONITORING DAN EVALUASI MAMPU MENYUSUN LAPORAN PEMANTAUAN TINDAK LANJUT .

Advisorry Saran 1.FacilitativeBimbingan • Memberi Opini • Aspek keu ttt b.Audit Tujuan Tertentu Standar Pengujian Bukti Keyakinan memadai “free from material misstatement” Limited /Negative Assurance 2. Monitoring->progress Standar Penelaahan Bukti Keyakinan 4.Audit Keuangan 3.Audit Kinerja aspek 3E c. Kegiatan/Penugasan Audit Intern ASSURANCE CONSULTING pemeriksaan bukti sesuai Layanan & Pemberian standar ut menilai GRC Saran  Nilai + GRC Reasonable Assurance 1. Audit 2. Evaluasi menilai hasil & bahwa tidak ditemukan bukti hal yang faktor yg berpengaruh tidak sesuai kriteria . Reviu kesesuaian 3.Trainning Pelatihan a.

Diatur penilaian informasi & internal. tergantung KONSULTANSI dan Auditor Standar pelatihan dan jenis & lingkup Internal Audit APIP fasilitasi penugasan yg disepakati . PERBEDAAN ASSURANCE DAN KONSULTANSI PIHAK STANDAR TUJUAN PENYAMPAI YANG PELAKSAN KEGIATAN AN HASIL TERLIBAT AAN Auditi. dalam independen. Diatur Memberikan format laporan Manajemen dalam saran. lingkup laporan relatif penerima Audit APIP menurut sama manfaat auditor Jenis inforasi & Blm. ASSURANCE format dan Standar dg. Memberikan Jenis auditor Sdh.

TAHAPAN PENUGASAN ASSURANCE PERENCANAAN PELAKSANAAN PELAPORAN • Penetapan tujuan dan lingkup penugasan • Pengujian dan • Penyampaian • Pemahaman auditi pengumpulan bukti simpulan sementara • Identifikasi dan penilaian • Evaluasi bukti dan • Penyusunan laporan risiko pengambilan • Distribusi laporan • Identifikasi pengendalian kesimpulan • Monitoring tindak kunci lanjut • Pengembangan • Evaluasi pengendalian temuan dan • Penyusunan rencana pengujian rekomendasi • Penyusunan program audit • Pengalokasian sumber daya .

TAHAPAN PENUGASAN KONSULTANSI PERENCANAAN PELAKSANAAN PELAPORAN • Penentuan tujuan dan lingkup • Penugasan Advisory • Penyampaian simpulan • Permintaan persetujuan • Pengumpulan dan evaluasi sementara tujuan dan lingkup penugasan bukti • Penyusunan laporan dari manajemen • Penyusunan saran • Distributi laporan • Pemahaman lingkup • Penugasan Training dan • Monitoring tindak lanjut (jika penugasan dan proses bisnis Fasilitative diperlukan) • Pemahaman risiko yang • Penyusunan bahan terkait (jika diperlukan) fasilitasi/training • Pemahaman pengendalian • Pelaksanaan fasiliasi/training terkait (jika diperlukan) • Evaluasi efektivitas • Evaluasi desain pengendalian • Penyusunan rencana penugasan • Pengalokasian sumber daya .

postmortem analysis • Permintaan Manajemen • Perkembangan Lingkungan Facilitative Fasilitasi GRC. Consulting Service Meningkat Sesuai Paradigma Peran Internal Auditor Saran GRC. Audit Tahunan Consulting Training Benchmarking. Laison Terkini . Masalah Advisory tertentu Dasar Pemilihan Penugasan: • Prioritas Program Kerja Pelatihan GRC.

Keahlian Fasilitasi & Kolaborasi Pengalaman Adaptif dan kompetensi Responsive umum dan Kapabilitas spesifik Tambahan Consultant Analisis Membina masalah tak Hubungan terstruktur Interpersonal .

lapangan KAK tanggap langkah dan an KAK lanjut hasil PENDAHULUAN ANTARA AKHIR .LAPORAN JASA KONSULTANSI Metode. Info dan Pertjbw jadwal data pelak personil.

jadwal personil.  pertanggungjawaban pelaksanaan kerangka acuan kerja serta penyampaian hasil-hasil pelaksanaan penugasan asistensi. serta tanggapan terhadap kerangka acuan kerja. .  informasi dan data lapangan yang dikumpulkan. serta langkah perumusan/ pelaksanaan lebih lanjut kegiatan. SUBSTANSI LAPORAN  metode atau cara pelaksanaan kegiatan.

.

.

.

Monitoring dan Evaluasi (Monev) 2. Pelaksanaan Pemantauan Tindak Lanjut 3. MONEV DAN PEMANTAUAN TINDAK LANJUT 1. Laporan Hasil Pemantauan Tindak Lanjut 16 .

MONITORING DAN EVALUASI Laporan hasil monitoring dan evaluasi disusun dengan tujuan untuk menyampaikan hasil monitoring dan evaluasi kepada pejabat/pihak yang berwenang. . Laporan hasil monitoring dan evaluasi dapat disajikan dalam bentuk surat 17 dan bentuk bab. sebagai bahan masukan dalam rangka meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan.

SISTEMATIKA LAPORAN 18 .

DEFINISI PEMANTAUAN  Kegiatan mengamati. mengawasi keadaan dan pelaksanaan di tingkat lapangan yang secara terus-menerus atau berkala di setiap tingkatan untuk menjaga agar program berjalan sesuai rencana.  Proses penilaian kemajuan suatu program/ kegiatan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. 19 .

20 . PELAKSANAAN PEMANTAUAN TL  Unit Pengawasan harus mengomunikasikan kepada manajemen bahwa tanggung jawab untuk menyelesaikan atau menindaklanjuti temuan hasil audit dan rekomendasi berada pada pihak manajemen yang diawasi.  Unit Pengawasan harus memperoleh pernyataan atau penegasan tertulis dari manajemen bahwa hasil auditnya akan ditindaklanjuti.  Unit Pengawasan harus mendokumentasikan data temuan hasil audit untuk keperluan pemantauan tindak lanjut dan memutakhirkan data temuan sesuai dengan informasi tindak lanjut yang telah dilaksanakan manajemen.

21 .l: temuan dan rekomendasi.  Laporan status temuan memuat a. serta komentar dan rencana pihak manajemen untuk menuntaskan temuan. PELAKSANAAN PEMANTAUAN TL  Unit Pengawasan harus mengidentifikasi status temuan guna menunjang penyusunan laporan status temuan sebagai upaya penuntasan tindak lanjut temuan.  Laporan status temuan disampaikan Unit Pengawasan kepada pihak yang berkepentingan sesuai dengan ketentuan. sebab-sebab belum ditindaklanjutinya temuan.

LAPORAN HASIL PEMANTAUAN TL  Bentuk Surat  Bentuk Bab 22 .

1. SELISIH A DENGAN B A B 23 . PILIH A ATAU B 2.

JUMLAH BUJUR SANGKAR .

25 .

26 .

 Masukan/saran mengenai langkah- langkah yang perlu diambil. LAPORAN PTL BENTUK SURAT  Memuat:  Gambaran secara umum pelaksanaan pemantauan/pemuta- khiran tindak lanjut hasil pengawasan  Hambatan-hambatan pelaksanaan tindak lanjut. 27 .

 Simpulan Hasil Pemantauan/Pemutakhiran Tindak Lanjut Hasil Pengawasan.  Saran  Bab II: Uraian Hasil Pemantauan/Pemutakhiran Tindak Lanjut Hasil Pengawasan 1. Hasil Pengawasan Tahun Anggaran berjalan 2. Hasil Pengawasan Tahun-Tahun sebelumnya  Bab III: Penutup 28 . LAPORAN PTL BENTUK BAB  Bab I: Pendahuluan.

 Saran berisi : langkah-langkah perbaikan yang 29 perlu dilaksanakan oleh manajemen.  jumlah. . dan status temuan hasil pengawasan sebelum dan sesudah tindak lanjut. PENDAHULUAN  Simpulan berisi : informasi tentang pelaksanaan tindak lanjut terhadap temuan hasil audit tahun berjalan dan tahun sebelumnya. nilai.  hambatan pelaksanaan tindak lanjut. yang mencakup:  jumlah dan nilai tindak lanjut.

tindak lanjut. dan saldo akhir temuan. serta saran perbaikan yang perlu dilakukan manajemen. URAIAN HASIL  Menguraikan detail tindak lanjut temuan hasil pengawasan tahun anggaran berjalan dan tahun anggaran sebelumnya. 30 .  Uraian tersebut dapat disusun untuk masing- masing instansi/penanggung jawab pelaksanaan tindak lanjut. hambatan pelaksanaan tindak lanjut.  Dalam tiap subbab diuraikan saldo awal .

31 . PENUTUP  Memuat apresiasi kepada pihak-pihak yang telah membantu pelaksanaan pemantauan/pemutakhiran tindak lanjut dan pihak-pihak yang telah menjalankan tindak lanjut secara responsif.  Diakhiri dengan harapan agar saran yang disampaikan dapat segera ditindaklanjuti.

Auditan LHA Kej.NO Nama No/Tgl Rekomendasi Tindak lanjut Ket. Rp 32 . Rp Kej.

TERIMA KASIH 33 .