KEBISINGAN

DEFINISI
• KEBISINGAN ADALAH BUNYI YANG TIDAK DIINGINKAN DARI USAHA ATAU KEGIATAN DALAM TINGKAT DAN WAKTU TERTENTU YANG DAPAT MENIMBULKAN GANGGUAN KESEHATAN MANUSIA DAN ATAU KENYAMANAN LINGKUNGAN

BAKU TINGKAT KEBISINGAN

PERUNTUKAN KAWASAN / LINGKUNGAN KEGIATAN a.Peruntukan Kawasan 1. Perumahan dan Pemukiman 2. Perdagangan dan jasa 3. Perkantoran dan Perdagangan 4. Ruang Terbuka Hijau 5. Industri 6. Pemerintah dan Fasilitas Umum 7. Rekreasi 8. Khusus - Bandara * - Stasiun Kareta Api * - Pelabuhan Laut - cagar Budaya a.Lingkungan 2.Rumah sakit dan sejenisnya 3.Sekolah dan sejenisnya 4.tempat ibadah dan sejenisnya *) disesuaikan dengan ketentuan Menteri Perhubungan

TINGKAT KEBISINGAN Db (A) 55 70 65 50 70 60 70

70 60 55 55 55

CONTOH SOUND LEVEL METER

ALAT UNTUK KALIBRASI SOUND LEVEL METER

METODE PENGUKURAN
• CARA SEDERHANA DENGAN SEBUAH SOUND LEVEL METER BISA DIUKUR TINGKAT TEKANAN BUNYI Db (A) SELAMA 10 MENIT UNTUK TIAP PENGUKURAN. PEMBACAAN DILAKUKAN SETIAP 5 DETIK.

METODE PENGUKURAN
• CARA LANGSUNG MENGGUNAKAN INTEGRATING SOUND LEVEL METER YANG MEMPUNYAI FASILITAS PENGUKURAN L , YAITU Leq DENGAN WAKTU UKUR SETIAP 5 DETIK, DILAKUKAN PENGUKURAN SELAMA 10 MENIT
TM5

METODE PENGUKURAN
• CARA LANGSUNG
L1 diambil pada jam 07.00 mewakili jam 06.00 - 11.00 L 2 diambil pada jam 10.00 mewakili jam 09.00 - 11.00 L 3 diambil pada jam 15.00 mewakili jam 14.00 – 17.00 L 4 diambil pada jam 20.00 mewakili jam 17.00 – 22.00 L 5 diambil pada jam 23.00 mewakili jam 22.00 – 24.00 L 6 diambil pada jam 01.00 mewakili jam 24.00 – 03.00 L 7 diambil pada jam 04.00 mewakili jam 03.00 – 06.00

KETERANGAN ISTILAH
EQUIVALENT CONTINOUS NOISE • Leq = ATAU TINGKAT KEBISINGAN SINAMBUNG SETARA • LTM5 = Leq DENGAN WAKTU SAMPLING TIAP 5 DETIK • LS = Leq SELAMA SIANG HARI • LM = Leq SELAMA MALAM HARI • LSM = Leq SELAMA SIANG DAN MALAM HARI

METODE PERHITUNGAN
LS DIHITUNG SEBAGAI BERIKUT : LS = 10 log 1/16 (T1.10 0.1.L1 + ……….+ T4.10 0.1.L4 ) dB(A) LM DIHITUNG SEBAGAI BERIKUT : LM = 10 log 1/8 (T5.10 0.1.L5 + ……….+ T7.10 0.1.L7 ) dB(A) UNTUK MENGETAHUI TINGKAT KEBISINGAN HARUS DICARI LSM
+ LSM = 10 log 1/24 (16.10 0.1.LS + 8.10 LM5 ) dB(A)

METODE EVALUASI:
NILAI LSM DIBANDINGKAN DENGAN NILAI BAKU TINGKAT KEBISINGAN YANG DITETAPKAN DENGAN TOLENRANSI + 3 dB(A)

KEBAUAN

DEFINISI
• BAU ADALAH SUATU RANGSANGAN DARI ZAT YANG DITERIMA OLEH INDERA PENCIUMAN • KEBAUAN ADALAH BAU YANG TIDAK DIKEHENDAKI DALAM KADAR DAN WAKTU TERTENTU YANG DAPAT MENGGANGGU KESEHATAN MANUSIA DAN KENYAMANAN LINGKUNGAN • BAKU TINGKAT KEBAUAN ADALAH BATAS MAKSIMAL BAU DALAM UDARA YANG DIPERBOLEHKAN YANG TIDAK MENGGANGGU KESEHATAN MANUSIA DAN ATAU KENYAMANAN LINGKUNGAN

Baku tingkat kebauan dari odoran tunggal
No PARAMETER SATUAN NILAI BATAS 2.0 0.002 0.02 METODA PENGUKURAN Indofenol Absorpsi gas -Merkuri tiosinat -Absorpsi gas Absorpsi gas Absorpsi gas PERALATAN

1 2 3

Amoniak (NH3) Metil Merkaptan (CH3SH) Hidrogen Sulfida (H2S)

ppm ppm ppm

Spektrofotometer GC Spektrofotometer GC GC GC

4 5

Metil Sulfida ((CH3)2)S Sirena (C6H5CHCH2)

ppm ppm

0.01 0.1

Bau dari odoran campuran

Tingkat kebauan yang dihasilkan oleh campuran odoran dinyatakan sebagai ambang bau yang dapat dideteksi secara sensorik oleh lebih dari 50% anggota penguji yang berjumlah minimal 8 orang

GETARAN
GERAKAN BOLAK BALIK SUATU MASSA MELALUI KEADAAN SEIMBANG TERHADAP SUATU TITIK ACUAN

JENIS GETARAN
• GETARAN MEKANIK : GETARAN YANG DIAKIBATKAN OLEH SARANA DAN PERALATAN KEGIATAN MANUSIA • GETARAN SEISMIK : GETARAN TANAH YANG DIAKIBATKAN OLEH PERISTIWA ALAM DAN KEGIATAN MANUSIA • GETARAN KEJUT : GETARAN YANG BERLANGSUNG SECARA TIBA-TIBA DAN SESAAT

METODA PENGUKURAN
A. PERALATAN
• • • • • ALAT PENANGKAP GETARAN ( ACCELOMETER ATAU SEISMOMETER) ALAT UKUR ATAU ALAT ANALISIS GETARAN (VIBRATION METER ATAU VIBRATION ANALYZER) TAPIS PITA 1/3 OKTAF ATAU PITA SEMPIT (FILTER 1/3 OCTAF ATAU NAROW BAND) PENCATAT TINGKAT GETARAN (LEVEL ATAU X-Y RECORDER) ALAT ANALISIS PENGUKUR TINGKAT GETARAN (FFT ANALYZER)

METODA PENGUKURAN
B. CARA PENGUKURAN
GETARAN UNTUK KENYAMANAN DAN KESEHATAN • ALAT UKUR GETARAN DILETAKKAN PADA LANTAI ATAU PERMUKAAN YANG BERGETAR, DAN DISAMBUNGKAN KE ALAT UKUR GETARAN YANG DILENGKAPAI DENGAN FILTER • PEMBACAAN DAN PENCATATAN DILAKUKAN UNTUK SETIAP FREQUENSI 4 – 63 Hz ATAU SAPUAN OLEH ALAT PENCATAT GETARAN • HASIL PENGUKURAN SEBANYAK 13 DATA DIGAMBARKAN DALAM GRAFIK.

METODA PENGUKURAN
GETARAN UNTUK KEUTUHAN BANGUNAN • CARA PENGUKURAN SAMA DENGAN PENGUKURAN UNTUK KENYAMANAN DAN KESEHATAN MANUSIA, HANYA BESARAN YANG DIPAKAI ADALAH KECEPATAN GETARAN PUNCAK (PEAK VELOCITY)

C. CARA EVALUASI
• Ke-13 DATA YANG DIGAMBARKAN PADA GRAFIK DIBANDINGKAN DENGAN BATAS BAKU TINGKAT GETARAN. GETARAN DISEBUT MELAMPAUI BAKU TINGKAT GETARAN BILA GETARAN PADA SALAH SATU FREQUENSI SUDAH MELAMPAUI BAKU GETARAN YANG DIHARAPKAN

MINGGU DEPAN
DISAMBUNG MATERI BAHAN BERACUN DAN BERBAHAYA ( B-3 )

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful