ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA TN.

C DENGAN
MASALAH DIARE PADA AN. C DI WILAYAH KERJA
PUSKESMAS SEI SUKA KECAMATAN SEI SUKA
KABUPATEN BATU BARA
TAHUN 2017

OLEH
ADE PUTRI
1614901002

PENDIDIKAN PROFESI NERS
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
STIKES RUMAH SAKIT HAJI MEDAN
TAHUN 2017

1 Latar Belakang  Diare merupakan suatu keadaan pengeluaran tinja yang tidak normal atau tidak seperti biasanya ditandai dengan peningkatan volume. Penyakit diare masih sering menimbulkan KLB (Kejadian Luar Biasa) dengan penderita yang banyak dalam waktu yang singkat (Aziz.  Dari hasil Sistem Pencatatan dan Laporan Terpadu Puskesmas Sei Suka dalam kurun waktu 6 bulan terakhir (Januari – Juni 2017) menunjukkan jumlah kunjungan diare sebanyak 105 kunjungan. . keenceran serta frekuensi lebih dari 3 kali sehari dan pada neonates lebih dari 4 kali sehari dengan tanpa lender darah Berdasarkan WHO diare sampai saat ini masih merupakan masalah kesehatan tidak saja di negara berkembang tapi juga di negara maju. Menurut pencatatan Puskesmas Sei Suka bahwa jumlah penderita diare yang terdata di wilayah kerja Puskesmas Sei Suka pada tahun 2015 tercatat sebanyak 245 orang dan pada tahun 2016 tercatat 298 orang. 1. 2006).

Identitas umum keluarga  Nama : Tn. 2.laki  Pendidikan : S-1  Pekerjaan : PNS  Agama : Kristen  Suku/Bangsa : Batak/Indonesia . C dengan teknik pengumpulan data wawancara. LAPORAN KASUS 1.30 WiB di rumah keluarga Tn. C  Umur : 39 tahun  Jenis kelamin : Laki . Pengkajian  Pengkajian dilakukan pada hari Selasa. observasi. pemeriksaan fisik dan studi dokumentasi keperawatan di Puskesmas Sei Suka. 13 Juni 2017 pukul 09.

1o C T : 36. bibir tampak kering. tampak menangis kesakitan. M An. PEMERIKSAAN FISIK Pemeriksaaan fisik pada Keluarga Tn. berlendir dan cair.5o C 5 Tanda-tanda vital T : 37.8o C T : 37.. Nama Anggota Keluarga No Variabel Tn. Diare ISPA sebelumnya KLL RR : 20 x/i RR : 20 x/i RR : 20 x/i RR : 20 x/i RR : 24 x/I HR : 70 x/i HR : 70 x/i HR : 68 x/i HR : 75 x/i HR : 78 x/i T : 36. bising usus 20 x/i Riwayat penyakit ISPA. C An.9o C TD : TD : 120/80 TD : 110/70 mmHg TD : 110/80 mmHg Tidak di ukur 110/70 mmHg mmHg . C Ny. tampak pucat.2o C T : 37. L Tn. D 1 Riwayat penyakit saat ini Tidak ada Tidak ada Tidak ada Diare Tidak ada Nyeri abdomen. patah tulang akibat 4 ISPA ISPA ISPA. C di Wilayah Kerja Puskesmas Sei Suka. C Dengan Diare Pada An. Tidak ada BAB sudah 8 kali. memegangi perut 3 Tanda dan gejala Tidak ada Tidak ada Tidak ada dan tidak bergairah untuk bermain. BAB cair dan 2 Keluhan yang dirasakan Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada berlendir Tampak lemah.

s2 lub s2 lub dub. Respirasi paru vesikuler tidak vesikuler tidak ada vesikuler tidak ada vesikuler tidak ada vesikuler tidak ada ada penggunaan alat penggunaan alat bantu penggunaan alat penggunaan alat penggunaan alat bantu nafas nafas bantu nafas bantu nafas bantu nafas Datar. auskultasi paru auskultasi paru auskultasi paru auskultasi paru 7 S. simetris. Tidak ada massa. simetris Mual muntah. s2 Bunyi jantung s1. GI tract tidak ada nyeri tidak ada nyeri abdomen. kardio vaskuler lub dub. Bunyi jantung s1. varises varises maupun varises maupun varises maupun varises maupun 10 S. Muskuluskletal maupun deformitas dan deformitas dan deformitas dan deformitas dan deformitas dan udema udema udema udema udema Tidak diperiksa Tidak diperiksa Tidak diperiksa Tidak diperiksa Tidak diperiksa 11 S. Bunyi jantung s1. tidak teraba massa teraba massa atau teraba massa atau teraba massa atau massa atau benjolan atau benjolan benjolan benjolan benjolan Pergerakan paru Pergerakan paru Pergerakan paru Pergerakan paru Pergerakan paru simetris. tidak 6 S. simetris Datar. tidak teraba dub. tidak s2 lub dub. Bunyi jantung s1. tidak s2 lub dub. Tidak ada massa. simetris Datar. Bunyi jantung s1. Genitalia Hasil wawancara Hasil wawancara Hasil wawancara Hasil wawancara tidak Hasil wawancara tidak ada masalah tidak ada masalah tidak ada masalah ada masalah tidak ada masalah . auskultasi simetris. simetris. bisng usus tidak ada nyeri ada nyeri tekan tekan tekan 20x/i tekan 9 S. Persyarafan Pergerakan baik Pergerakan baik Pergerakan baik Pergerakan baik Pergerakan baik Tidak ada massa. Tidak ada massa. Tidak ada massa. nyeri Datar. simetris tidak 8 S. simetris.

bising usus (+) 20x/i. anak tampak kesakitan. menangis dan Kekurangan volume cairan Ketidakmampuan keluarga memberi perawatan memegangi perut. tampak tidak bergairah. BAB sudah 8 kali berlendir dan cair. BAB sudah 8 kali berlendir dan cair. menangis dan memegangi Ketidakmampuan keluarga memberi perawatan perut. wajah pucat dan mulut kering. tampak tidak bergairah. wajah pucat dan mulut kering. C DI JALAN RUMAH SAKIT HAJI MEDAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEI SUKA. C DENGAN DIARE PADA AN. muntah (+). tampak tidak bergairah. muntah (+) Anak C mengeluh kesakitan. BAB sudah 8 kali berlendir dan cair. No Data Problem Etiologi Anak C mengeluh kesakitan. 2 tampak kesakitan. muntah (+) Anak C mengeluh kesakitan. anak Nyeri akut pada anggota keluarga yang sakit. menangis dan memegangi Ketidakmampuan keluarga memberi perawatan perut. bising usus (+) 20x/i. menangis dan Ketidakmampuan keluarga memberi perawatan memegangi perut. 3 pucat dan mulut kering. muntah (+) Ketidakmampuan keluarga mempertahankan 1 suasana rumah yang sehat (memodifikasi lingkungan) Anak C mengeluh kesakitan. BAB sudah 8 kali berlendir dan cair. Diare pada anggota keluarga yang sakit. tampak tidak bergairah. anak tampak kesakitan. bising usus (+) 20x/i. anak tampak kesakitan. penyakit diare bising usus (+) 20x/i. ANALISA DATA ANALISA DATA MASALAH KELUARGA PADA KELUARGA TN. wajah dan elektrolit pada anggota keluarga yang sakit. Resiko komplikasi pada anggota keluarga yang sakit. resiko komplikasi apabila Ketidakmampuan keluarga mempertahankan 4 klien tidak ditangani sesegera mungkin suasana rumah yang sehat (memodifikasi lingkungan) .

Kekurangan volume cairan dan elektrolit berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga memberi perawatan pada anggota keluarga yang sakit.   . Ketidakmampuan keluarga mengelola lingkungan sehat. 4. Diare pada anak C berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga memberi perawatan pada anggota keluarga yang sakit. Nyeri akut berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga memberi perawatan pada anggota keluarga yang sakit 3. DIAGNOSA KEPERAWATAN 1. 2. Resiko terhadap komplikasi penyakit diare berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga memberi perawatan pada anggota keluarga yang sakit. Ketidakmampuan keluarga mengelola lingkungan sehat.

Keluarga klien keluarga tahu / dapat 2. Keluarga dan nutrisi yang baik dapat 2. Berikan pujian atas keputusan dan tindakan yang diambil oleh keluarga 6. Anjurkan dan motivasi keluarga 1 / psikomotor C yang sakit untuk melakukan pola hidup sehat 4.13/06/2017) kunjungan diharapkan dilakukan verbal/pengetah mengetah diare berkurang atau tindakan uan ui masalah 1. Berikan kesempatan keluarga melakukan bertanya cara 3. Keluarga Kunjungan I (Selasa. 15/06/2017) anggota Diare pada anak Respon tindakan keluarga 1. Keluarga penanganan pertama tentang diare menanganinya dapat di rumah merawat Kunjungan II (Kamis. Jelaskan tentang tanda-tanda dapat mengambil masalah perburukan dari keadaan mengenal keputusan klien masalah diare Respon sikap yang tepat 3. INTERVENSI KEPERAWATAN Tujuan Evaluasi No Diagnosa Intervensi TUM TUK Kriteria Standar Setelah dilakukan 2x Setelah Respon 1. Motivasi dan ajarkan keluarga untuk rumah melakukan latihan/olahraga secara teratur 5. Kaji tingkat pengetahuan keluarga sembuh keperawatan 1 diare tentang masalah diare yang dialami x 30 menit 2. Evaluasi intervensi yang telah diberikan . Anjurkan keluarga untuk penaganan mengawasi pengobatan klien diare di 4. Ajarkan cara mengatasi atau dan cara 3.

Anjurkan dan motivasi keluarga untuk menanganinya dapat mengawasi nyeri klien dan alihkan merawat perhatian klien dengan menemani dan anggota bermain dengan anak Respon keluarga yang 2. Anjurkan keluarga untuk mengawasi psikomotor 4. Setelah dilakukan Setelah dilakukan Respon 1. keluarga tahu / 2. Evaluasi intervensi yang telah diberikan penurunan nyeri tanpa farnakologi . Keluarga Kunjungan III (Jum’at. Berikan kesempatan keluarga bertanya tindakan / sakit 3. Kaji nyeri klien secara komprehensif dapat mengenal dapat 3. 18/06/2017) akibat diare dan Respon sikap yang tepat cara 3. Keluarga 2.16/06/2017) 2x kunjungan tindakan verbal/peng mengetahui diharapkan nyeri keperawatan 1 x etahuan masalah 1. Kaji tingkat pengetahuan keluarga tentang berkurang atau 30 menit nyeri masalah nyeri yang dialami klien hilang. Berikan pujian atas keputusan dan 2 Nyeri akut melakukan tindakan yang diambil oleh keluarga cara 5. Keluarga pengobatan klien dapat 4. Ajarkan tekhnik relaksasi dan nafas dalam masalah mengambil untuk menurunkan nyeri gangguan nyeri keputusan Kunjungan IV (Minggu. Keluarga 1.

Keluarga oralit Kekurangan dapat 2. Berikan pujian atas keputusan dan yang klien tindakan yang diambil oleh keluarga dan mampu 6. Anjurkan konsumsi nutrisi tambahan 3 volume cairan mempertahan dan cairan yang cukup dan benar. dan cara hidrasi cairan 2. Ajarkan cara perawatan yang tepat dan adequat yang sakit dan sakit benar. Keluarga 3. 19/06/2017) 2x kunjungan dilakukan verbal/peng mengetahui 1. Ajarkan keluarga tentang tentang tindakan / yang tepat pengobatan diare dengan pemberian psikomotor 3. 20/06/2017) Respon keputusan 1. Kaji tingkat pengetahuan keluarga Kemampuan tindakan etahuan dan tentang cara perawatan anggota keluarga merawat keperawatan 1 x menyebutka keluarga yang sakit anggota keluarga 30 menit n cara 2. Berikan kesempatan keluarga bertanya dapat 4. dan elektrolit kan proses anjurkan sering minum agar cairan pengobatan terpenuhi dengan baik 4. Kaji tingkat pengetahuan keluarga yang sakit dan keluarga mampu perawatan tentang kekurangan volume cairan yang hidrasi cairan merawat Respon keluarga dialami klien terpenuhi dan anggota keluarga sikap yang sedang 3. pengawasan obat. Motivasi keluarga dan klien untuk mengetahui menghindari makanan-makanan yang tentang memperburuk keadaan diare penyakit 5. Keluarga pemenuhan cairan aduquat dapat mengambil Kunjungan VI (Selasa. Keluarga Kunjungan V (Senin. Evaluasi intervensi yang telah memotivasi diberikan klien untuk minum banyak . Setelah dilakukan Setelah Respon 1.

Keluarga dapat mengenal tanda dilakukan 1x dilakukan verbal/pengeta gejala. Keluarga dapat memutuskan penyakit dapat an 1 x 30 tindakan yang tepat untuk dicegah atau menit mencegah terjadinya penulaan tidak terjadi keluarga Diare tahu / Respon sikap dapat mengenal masalah penularan Resiko terhadap penyakit. Setelah Setelah Respon 1. penularan dan pencegahan kunjungan tindakan huan Diare penularan keperawat 2. Respon tindakan 4 komplikasi tanda dan / psikomotor penyakit Diare gejala dan cara mencegah .

Diagnosa No.30-10. 15/06/2017) Menganjurkan dan motivasi keluarga untuk melakukan pola hidup Pukul 10.30-11. Hari/Tgl/Jam Tindakan Keperawatan Paraf Keperawatan Kunjungan I (Selasa.20 Wib Menjelaskan tentang tanda-tanda masalah perburukan dari keadaan klien Mengajarkan cara mengatasi atau penanganan pertama tentang diare di rumah Kunjungan II (Kamis. IMPLEMENTASI KEPERAWATAN No.20 Wib sehat dan nutrisi yang baik 1 Diare pada anak C Memberikan kesempatan keluarga bertanya Menganjurkan keluarga untuk mengawasi pengobatan klien Memotivasi dan ajarkan keluarga untuk melakukan latihan/olahraga secara teratur Memberikan pujian atas keputusan dan tindakan yang diambil oleh keluarga Mengevaluasi intervensi yang telah diberikan .13/06/2017) Mengkaji tingkat pengetahuan keluarga tentang masalah diare yang dialami klien Pukul 09.

30-11.30-10. Kunjungan III Mengkaji tingkat pengetahuan keluarga tentang masalah (Jum’at.20 Wib dan bermain dengan anak Memberikan kesempatan keluarga bertanya 2 Nyeri akut Menganjurkan keluarga untuk mengawasi pengobatan klien Memotivasi dan mengajarkan klien dan keluarga untuk melakukan latihan / olahraga ringan semampu klien Memberikan pujian atas keputusan dan tindakan yang diambil oleh keluarga Mengevaluasi intervensi yang telah diberikan .16/06/2017) nyeri yang dialami klien Pukul 09. 18/06/2017) Menganjurkan dan motivasi keluarga untuk mengawasi nyeri klien dan alihkan perhatian klien dengan menemani Pukul 10.20 Wib Mengkaji nyeri yang dirasakan klien secara komprehensif Mengajarkan tekhnik relaksasi dan nafas dalam untuk menurunkan nyeri Kunjungan IV (Minggu.

20 Wib volume cairan yang dialami klien Mengajarkan cara perawatan yang tepat dan benar. anjurkan sering minum agar cairan Kekurangan volume 3 Pukul 08. dan pengawasan obat Mengajarkan keluarga tentang tentang pengobatan diare dengan pemberian oralit Kunjungan VI menganjurkan konsumsi nutrisi tambahan dan cairan yang Selasa. 19 Juni 2017 Mengkaji tingkat pengetahuan keluarga tentang kekurangan Pukul 09. Kunjungan V Mengkaji tingkat pengetahuan keluarga tentang cara perawatan anggota keluarga yang sakit Senin.50-09.30 Wib terpenuhi dengan baik cairan dan elektrolit memberikan kesempatan keluarga bertanya Memotivasi keluarga dan klien untuk menghindari makanan- makanan yang memperburuk keadaan diare Memberikan pujian atas keputusan dan tindakan yang diambil oleh keluarga Mengevaluasi intervensi yang telah diberikan .30-10. 20 Juni 2017 cukup dan benar.

Kunjungan VII Mengkaji tingkat pengetahuan keluarga tentang komplikasi diare. tanda gejala dan cara pencegahannya Kamis.15 Wib oleh keluarga Memotivasi keluarga untuk tetap berperilaku hidup sehat dan bersih Mengevaluasi intervensi yang telah diberikan dan sampaikan salam perpisahan dengan keluarga dan klien .00-09. 23 Juni 2017 4 penyakit diare Memberikan pujian atas keputusan dan tindakan yang diambil Pukul 09. 22 Juni 2017 Mengajarkan keluarga untuk melakukan pencegahan Pukul 09. Memberikan kesempatan keluarga bertanya Menganjurkan keluarga untuk selalu menjaga dan memelihara kebersihan rumah dan lingkungan Kunjungan VIII Memotivasi keluarga untuk melakukan perubahan yang lebih baik Resiko komplikasi Jum’at.45 Wib komplikasi Diare.00-10.

20 Wib penjelasan yang diberikan. tampak sudah bisa melakukan atau menerapkan penanganan diare di rumah A : masalah teratasi P : Ingatkan kepada keluarga agar tetap mengawasi 1 Diare pada anak C dan mengontrol diare klien serta tetap mengawasi pengobatan klien . EVALUASI No Diagnosa Waktu Evaluasi Paraf Kunjungan II S : keluarga Tn. C mengatakan sudah mengerti tentang pengobatan diare yang diderita klien (Kamis.30-11. 15/06/2017) O : Klien dan keluarga tampak sudah memahami Pukul 10.

18/06/2017) O : Klien dan keluarga tampak sudah memahami Pukul 10. C mengatakan sudah mengerti tentang akibat nyeri dari diare yang diderita klien (Minggu. Kunjungan IV S : keluarga Tn. tampak sudah bisa melakukan atau menerapkan terapi relaksasi dengan baik A : masalah teratasi P : Ingatkan kepada keluarga agar tetap mengawasi dan mengontrol diare klien serta tetap mengawasi pengobatan klien 2 Nyeri akut .20 Wib penjelasan yang diberikan.30-11.

20 Juni 2017 O : tampak klien hidrasi cairannya terpenuhi Pukul 08. keluarga sudah Pukul 09. 23 Juni 2017 O : Klien dan keluarga tampak sudah paham. C mengatakan sudah mengerti tentang penyakit klien.00-10. serta proses pengobatannya. Jum’at. Kunjungan VIII S : keluarga Tn. Kunjungan VI S : keluarga Tn. dan perburukan dari komplikasi diare. A : masalah teratasi P : Ingatkan kepada keluarga agar tetap mencegah komplikasi Resiko terhadap penyakit dengan tetap menjalankan cara-cara pencegahan 4 komplikasi penyakit dan nutrisi yang baik dan benar diare . dan terus menjaga proses penyembuhan klien dengan tetap melakukan pengawasan terhadap hidrasi cairan klien. Selasa. C mengatakan sudah mengerti tentang tanda gejala. keluarga juga sudah mulai mempraktekkan cara perilaku hidup sehat.15 Wib bisa menjawab pertanyaan yang diberikan.30 Wib Kekurangan volume A : masalah teratasi 3 cairan dan elektrolit P : Ingatkan kepada keluarga agar tetap mengawasi pengobatan klien.50-09.

 TERIMA KASIH .