You are on page 1of 14

KELOMPOK I

MOH.FAHRURROZY
IKA ISTADEWI
NURHIDAYAH
NOVIANTI
LULU PATMA

3 TUJUAN .1.1 LATAR BELAKANG 1.2 RUMUSAN MASALAH 1.

inteligensi). pengetahuan. philosophia. keterampilan. kebijaksanaan. yang terdiri atas dua kata: philos (cinta) atau philia (persahabatan. Pengertian filsafat Filsafat dalam bahasa Inggris. adapun istilah filsafat berasal dari bahasa Yunani. yaitu philosophy. . filsafat berarti cinta kebijaksanaan atau kebenaran. tertarik kepada) dan shopia(hikmah. Jadi secara etimologi. pengalaman praktis.

 Sifat menyeluruh: seseorang ilmuwan tidak akan pernah puas jika hanya mengenal ilmu hanya dari segi pandang ilmu itu sendiri. analisis maupun pembuktiannya. .  Sifat mendasar: yaitu sifat yang tidak saja begitu percaya bahwa ilmu itu benar .  Spekulatif: dalam menyusun sebuah lingkaran dan menentukan titik awal sebuah lingkaran yang sekaligus menjadi titik akhirnya dibutuhkan sebuah sifat spekulatif baik sisi proses. menimbulkan pertanyaan mengenai kebenaran ilmu.

Aristoteles sebagai tokoh filsafat dan ilmu empiris menggunakan pendekatan induktif. . periode filsafat Yunani (Abad 6 SM- 0 M). Pertama. astronomi dan geometri. Pada masa ini ahli filsafatnya adalah Thales yang ahli filsafat. sedangkan Phytagoras menggunakan pendekatan mistis dan matematis dalam aritmatika dan geometrinya.Dalam pengembaraanya intelektualnya menggunakan pola deduktif.

Sehingga pada masa ini filsafat mengalami kemunduran. Pada masa ini dunia Kristen Eropa mengalami kegelapan. . alur pemikiran yang mereka anut adalah empirisrme dan rasionalitas. Pada masa ini Kristen yang alam berkauasa dan menjadi sumber otoritas kebenaran mengalami kehancuran. Periode kebangkitan Islam (Abad 6-13 M). periode kelahiran Nabi Isa (Abad 0-6 M). ada juga yang menyatkan periode ini sebagai periode pertengahan.  Keempat. Pada masa ini pertentangan antara gereja yang diwakili oleh para pastur dan para raja yang pro kepada gereja. periode kebangkitan Eropa (Abad14-20).  Ketiga. Kedua. abad kemunduran umat Islam berbagai pemikiran Yunai muncul.

 Ilmumerupakan kata yang berasal dari bahasa Arab. . sedang pengetahuan dengan knowledge. sementara itu secara istilah ilmu diartikan sebagai Idroku syai bi haqiqotih (mengetahui sesuatu secara hakiki). Dalam bahasa Inggris Ilmu biasanya dipadankan dengan kata science. masdar dari ‘alima – ya’lamu yang berarti tahu atau mengetahui.

(2) tingkat kebenarannya relatif dan tidak sampai kepada tingkat kebenaran yang mutlak.dan (3) ilmu menemukan proposisi-proposisi (hubungan sebab akibat) yang teruji secara empirik. . Soetriono dan Rita Hanafie (2007: 140) mengemukakan bahwa ada tiga sifat dasar ilmu: (1) ilmu menjelajah dunia empirik tanpa batas sejauh dapat ditangkap oleh panca indera (dan indera yang lain).Ada tiga sifat dasar yang melekat pada ilmu.

. Empiris (berdasarkan pengamatan dan percobaan)  Sistematis (tersusun secara logis serta mempunyai hubungan saling bergantung dan teratur)  Objektif (terbebas dari persangkaan dan kesukaan pribadi)  Analitis (menguraikan persoalan menjadi bagian-bagian yang terinci)  Verifikatif (dapat diperiksa kebenarannya).

Dalam pandangan statis. berarti bahwa dalam pandangan ini penekanannya terletak pada keadaan pengetahuan/ilmu yang ada sekarang serta upaya penambahannya baik hukum. mengelompokan dua sudut pandang tentang ilmu yaitu pandangan statis dan pandangan dinamis. . ilmu merupakan aktivitas yang memberi sumbangan bagi sistimatisasi informasi bagi dunia. oleh karena itu ilmu dianggap sebagai sekumpulan fakta. serta merupakan suatu cara menjelaskan gejala-gejala yang diobservasi. Kerlinger dalam fungsi ilmu. prinsip ataupun teori-teori. tugas ilmuwan adalah menemukan fakta baru dan menambahkannya pada kumpulan informasi yang sudah ada.

generalisasi. kerangka ilmu. dan teori yang menjadi ciri khas bagi ilmu yang bersangkutan sesuai dengan boundary yang dimilikinya.  pengkajian/penelitian yang mengandung pertanyaan dan metode penelitian guna memperoleh jawaban atas permasalahan yang berkaitan dengan ilmu tersebut. yang terdiri dari fakta. . konsep.

 Perbedaannya  Ilmu lebih bersifat ekslusif  filsafat berusaha mendapatkan pandangan yang lebih komprehensif tentang fakta. .fakta  Ilmu dalam pendekatannya lebih bersifat analitik dan deskriptif  Filsafat berusaha mencari arti fakta-fakta.  ilmu condong menghilangkan faktor-faktor subjektivitas dan menganggap sepi nilai-nilai demi menghasilkan objektivitas.

.  Filsafat adalah meta ilmu.  Filsafat mempunyai dua tugas  Hubungan ilmu dengan filsafat bersifat interaksi  Filsafat dapat memperlancar integrasi antara ilmu-ilmu yang dibutuhkan. Filsafat itu salah satu ilmu di antara ilmu- ilmu lain.