You are on page 1of 22

Psoriasis Vulgaris

Oleh:
Bunga Fahlevi
Rayanna Yuna Alysa

Pembimbing:
Mimi Maulida

PENDAHULUAN
Peradangan kulit kronik; perubahan Plak eritematous dengan skuama tebal,
pertumbuhan dan diferensiasi sel kering, putih keperakan; bintik
Definisi epidermis disertai kelainan vaskuler Gambaran perdarahan; umumnya simetris
Klinis Letak lesi : terlokalisirseluruh tubuh

Genetik dan lingkungan (kimiawi, - Klinis
mekanik, termal), stress, dan obat- - Penunjang : Kaarvlek Phenomen,
Faktor obatan Diagnosis Auspitz’s Sign, Biopsi
Pencetus

- Di dunia : prevalensi 0,1 - 3% Psoriasis arthritis, sindroma metabolik
- Dapat terjadi pada semua usia; dan faktor risiko kardiovaskular;
jarang di bawah usia 10 tahun; Komorbid depresi, kanker kulit
Epidemiologi
biasanya 15 – 30 tahun
Tergantung derajat nya (Ringan,
Sedang, Berat
Terapi

LAPORAN KASUS Nama : Tn. TA Umur : 33 tahun Jenis Kelamin : Laki-laki Suku : Aceh Agama : Islam Alamat : Banda Aceh Tanggal Pemeriksaan : 19 juli 2017 Nomor RM : 0884535 .

. lutut. kasar. tersebar diskret. tepi ireguler. kaki. kuku.Laki-laki usia 33 tahun .Letaknya dapat terlokalisir. berukuran gutata sampai tegas. kulit kepala (scalp) atau menyerang hampir seluruh permukaan tubuh . ANALISA KASUS Kasus Teori . generalisata umumnya simetris. thorakoabdominal. dan berlapis berwarna putih . bersisik.30 . bersisik. misalnya pada siku.Pemeriksaan fisik: tahun . cruris kering.Plak eritematosa diliputi skuama tebal.Regio: cubiti.Insiden pria dan wanita sama. permukaan tertutup keperakan disertai titik-titik perdarahan bila skuama tebal. dengan distribusi plakat menutupi sebagian besar area tubuh.Plak eritematosa. genu dan . usia 15 . batas skuama dilepas.

ANALISA KASUS Regio Cubiti Regio Genu .

ANALISA KASUS Kasus Teori . disertai kerusakan distal meningkat sesuai bertambahnya usia. Keterlibatan kuku digiti I-V tarsal. .Hiperkeratosis unguium pada subungual mengalami perubahan kuku. durasi dan ujung kuku tingkat keparahannya -Beberapa perubahan pada kuku dikelompokkan berdasarkan segmen kuku yang terkena.Regio Pedis -Diperkirakan 40% pasien dengan psoriasis .

-Biopsi: jika diagnosis belum pasti. ANALISA KASUS Kasus Teori Pemeriksaan penunjang: -Diagnosis psoriasis dapat ditegakkan berdasarkan -Kaarvlek Phenomen dan Auspitz’s Sign : Positif klinis dan pemeriksaan penunjang berupa lesi simetris. Kaarvlek Phenomen dan Autpitz’s sign. dijumpai gambaran spesifik psoriasis yaitu bermigrasinya sel radang granulosit-neutrofilik .

ANALISA KASUS DIAGNOSA BANDIN G Psoriasis Vulgaris Tinea Corporis Pityriasis Rosea Sifilis Sekunder Hansen tipe Tuberkuloid .

ANALISA KASUS Kasus Teori Terapi : Terapi pada psoriasis bergantuang pada -Asam salisilat 10 % + LCD 5% + derajatnya. (clobetasol propionat) (malam) -Asam salisilat 3 % + LCD 5% + vaseline album 30 gram (sore) -Asam salisilat 3 % + LCD 5% + momethason cream (siang) . kortiosteroid. Vitamin D. Pada derajat 1 diberikan terapi topikal desoximethason oint (pagi) yang terdiri dari emolien. dan tar. -Asam salisilat 3 % + LCD 5% + lotasbat cream asam salisilat.

Stud i Kohort Restrospektif Walter Masson. Ricardo Galimberti. Buenos Aires. Argentina . Emiliano Rossi. María Laura Galimberti.KRITISI JURNAL Mortalitas Pada Pasien Psoriasis. José Navarro Estrada. Arturo Cagide Hospital Italiano de Buenos Aires. Juan Krauss.

Latar Belakang Tujuan • Prevalensi faktor risiko • menilai mortalitas kardiovaskular lebih tinggi pada populasi dengan pasien dengan psoriasis psoriasis dibandingkan • Faktor risiko kardiovaskular kelompok kontrol dapat meningkatkan angka • menilai prevalensi kematian pada pasien dengan faktor risiko psoriasis kardiovaskular .

Argentina Diteliti selama 5 tahun Sample 1481 dengan psoriasis dan 1500 kontrol Mortalitas tertinggi terhadap faktor risiko kardiovaskular Seluruh outcome didata dan dianalisis menggunakan Mann- Whitney untuk menilai signifikansi . Rekruitment subjek Metodologi penelitian Kohort Retrospektif Inklusi Eksklusi Random sampling (01-Januari. Buenos Aires.2010 s/d 30-Juni-2015) Program asuransi kesehatan yang dikelola oleh rumah sakit universitas dan jaringannya meliputi 21 pusat rawat jalan Kelompok psoriasis Kelompok kontrol yang tersebar di kota Nuenos Aires dan prov.

1 vs 9.005) .6 peristiwa per 1000 orang per tahun.Hasil • Prevalensi faktor risiko kardiovaskular lebih tinggi pada kelompok psoriasis (hipertensi) • Mortalitas lebih tinggi pada pasien psoriasis dibandingkan dengan kontrol (15. p<0.

Kesimpulan Kelompok dengan psoriasis memiliki prevalensi risiko kardiovaskular yang lebih tinggi pada saat idiagnosis dari pada kelompok kontrol dan mortalitas meningkat pada kelompok dengan psoriasis Kritisi Jurnal Apakah benar dibuat dalam bentuk “inception cohort ”? Ya Apakah sistem rujukan digambarkan secara baik? Ya .

Sebuah penelitian kohort retrospektif” ini layak dibaca dan layak untuk diadaptasikan sebagai penelitian lanjutan di RSUDZA. didapatkan 6 jawaban “Iya” dari total 6 pertanyaan. sehingga dapat disimpulkan bahwa jurnal dengan judul ” Mortalitas pada pasien psoriasis. Apakah tujuan dapat diikuti secara lengkap? Ya Apakah hasil yang di ukur dapat diperkembangkan dan digunakan? Ya Apakah hasil penelitian tersebut buta? Ya Apakah faktor-faktor luar yang menyertai dapat dilakukan justifikasi? Ya Berdasarkan hasil kritisi jurnal. .

Terima Kasih .

Latar Belakang Tujuan • Prevalensi faktor risiko • menilai mortalitas kardiovaskular lebih tinggi pada populasi dengan pasien dengan psoriasis psoriasis dibandingkan • Faktor risiko kardiovaskular kelompok kontrol dapat meningkatkan angka • menilai prevalensi kematian pada pasien dengan faktor risiko psoriasis kardiovaskular .

Argentina Diteliti selama 5 tahun Sample 1481 dengan psoriasis dan 1500 kontrol Mortalitas tertinggi terhadap faktor risiko kardiovaskular Seluruh outcome didata dan dianalisis menggunakan Mann- Whitney untuk menilai signifikansi . Buenos Aires. Rekruitment subjek Metodologi penelitian Kohort Retrospektif Inklusi Eksklusi Random sampling (01-Januari.2010 s/d 30-Juni-2015) Program asuransi kesehatan yang dikelola oleh rumah sakit universitas dan jaringannya meliputi 21 pusat rawat jalan Kelompok psoriasis Kelompok kontrol yang tersebar di kota Nuenos Aires dan prov.

1 vs 9.Hasil • Prevalensi faktor risiko kardiovaskular lebih tinggi pada kelompok psoriasis (hipertensi) • Mortalitas lebih tinggi pada pasien psoriasis dibandingkan dengan kontrol (15.005) .6 peristiwa per 1000 orang per tahun. p<0.

Kesimpulan Kelompok dengan psoriasis memiliki prevalensi risiko kardiovaskular yang lebih tinggi pada saat idiagnosis dari pada kelompok kontrol dan mortalitas meningkat pada kelompok dengan psoriasis Kritisi Jurnal Apakah benar dibuat dalam bentuk “inception cohort ”? Ya Apakah sistem rujukan digambarkan secara baik? Ya .

Sebuah penelitian kohort retrospektif” ini layak dibaca dan layak untuk diadaptasikan sebagai penelitian lanjutan di RSUDZA. sehingga dapat disimpulkan bahwa jurnal dengan judul ” Mortalitas pada pasien psoriasis. didapatkan 6 jawaban “Iya” dari total 6 pertanyaan. Apakah tujuan dapat diikuti secara lengkap? Ya Apakah hasil yang di ukur dapat diperkembangkan dan digunakan? Ya Apakah hasil penelitian tersebut buta? Ya Apakah faktor-faktor luar yang menyertai dapat dilakukan justifikasi? Ya Berdasarkan hasil kritisi jurnal. .

Terima Kasih .