You are on page 1of 19

Gizi Pada Anak dan

Remaja
Puskesmas muara delang
Tahun 2012

Kebutuhan Gizi Pada Anak  Kelompok anak sekolah pada umumnya mempunyai kondisi gizi yang lebih baik daripada kelompok balita. Karena kelompok umur sekolah ini sudah mudah di jangkau oleh berbagai upaya perbaikan gizi yang dilakukan oleh pemerintah melalui Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) maupun oleh kelompok swasta berupa program suplementasi makanan tambahan di sekolah / program makan siang sekolah ( School Lunch program). 1. .

dan dapat dipergunakan untuk mempengaruhi pendapatan keluarga mengenai hal ini. Sebenarnya kelompok anak sekolah ini merupakan kelompok yang mudah menerima upaya pendidikan gizi melalui sekolahnya. .

vitamin dan mineral lainnya. maka timbul penyakit gizi. Ada tingkatan kesehatan gizi lebih dan kesehatan gizi kurang. . Lanjutan!  Keadaan kesehatan gizi tergantung dari tingkat konsumsi yaitu kualitas hidangan yang mengandung semua kebutuhan tubuh. Umumnya pada anak balita diderita penyakit gizi kurang dan gizi yang lebih yang disebut gizi salah (malnutrition). Yang menonjol adalah kurang protein dan dan kekurangan vitamin A. Akibat dari kesehatan gizi yang tidak baik. iodium. zat besi.

seperti lapar. walaupun diakui bahwa sulit menentukan kelainan yang mana yang terjadi lebih dulu. dan lain-lain. gizi kurang. Diare merupakan gejala penyakit yang penting dan dapat disebabkan banyak factor. Lanjutan !  Salah satu hal yang sering dialami anak adalah diare. diare atau sebaliknya. contohnya musim buah-buahan sering bersamaan dengan banyaknya lalat-lalat pada kematian pada anak-anak kecil terutama bila penderita didapatkan gizi kurang.salah makan. Hubungan timbale balik antara kedua hal ini dapat dilihat gambar dibawah ini! . Kejadian diare bisa berhubungan dengan musim. Gizi kurang dan diare sering dihubungkan satu sama lain. kebanyakan makan.

Aspek Kesehatan dan Gizi Anak . Perhatikan Diagram Ini!  Infeksi berulang-ulang ← kekebalan rendah → alergi makanan  ↓ │ ↓  definisi gigi ← ← ← → → → kerusakan mukosa usus  ↓ ↓  insufisisensi pancreas kolonisasi kuman di usus kecil ─ malabsorbsi empedu  ↓ ↑ ↓  → → → → → → →diarekronis← ← ← ← ← ← ← ←  Sumber : Sri Kardjati. 1985 .

Dengan demikian dapat dibina kebiasaan yang baik tentang waktu makan dan melalui cara pemberian makan yang teratur dan anak terbiasa makan pada waktu yang lazim dan sudah ditentukan. terlebih dalam jangka waktu yang lama akan berdampak buruk pada kesehatan. telah disusun angka kecukupan gizi yang dianjurkan sesuai untuk penduduk yang tinggal di wilayah tertentu. Pola Makan dan Kebiasaan Makan  Kebutuhan makan pada seseorang diperlukan secukupnya yang berarti kurang atau lebih dari cukup.  Untuk seorang anak. makan dapat dijadikan media untuk mendidik anak supaya dapat menerima. memilih makanan yang baik. Oleh sebab itu. menyukai. juga untuk menentukan jumlah makanan yang cukup dan bermutu. .

 Pengertian pola makan menurut Lie Goan Hong dalam Sri Karjati (1985) adalah berbagai informasi yang memberikan gambaran mengenai macam dan jumlah bahan makanan yang dimakan tiapa hari oleh satu orang dan merupakan ciri khas untuk suatu kelompok masyarakat tertentu. .

kesuburan tanah Selain itu. persediaan statu daerah. dan datang. terhadap bahan-bahan tertentu. factor-faktor dan adat kebiasaan yang berhubungan dengan consumen. pengaruh budaya asing yang kemajuan teknologi.distribuís. Factor-factor yang mempengaruhi pola makan disuatu daerah berubah-ubah yaitu: 1. transportasi. iklim. 2. pola makan setempat berkaitan dengan produksi van juga dapat diperkaya dengan makanan: daya perairan. Termasuk disini factor geografi. . factor yang berhubungan 3. Taraf sosio-ekonomi dan adat kebiasaan setempat memegang peranan penting dalam pola konsumsi penduduk. Hal yang dapat berpengaruh dengan persediaan atau disini ádalah bantuan atau subsidi pengadaan bahan pangan.

Tujuan Memberi Makanan Yang Bergizi Pada Anak  Untuk memenuhi kebutuhan zat gizi yang cukup dalam kelangsungan hidupnya. . maka anak juga dididik agar dapat menerima. memilih makanan yang baik serta menentukan jumlah makanan yang cukup dan bermutu. untuk aktivitas. Pemulihan kesehatan sesudah sakit. pertumbuhan dan perkembangan. Dengan memberikan makan. menyukai.

yaitu pertumbuhan sel baru pada sel yang sudah ada.  Memelihara jaringan tubuh.  Mengatur metbolisme dan berbagai keseimbangan dalam cairan tubuh ( keseimbangan air. dan mineral ). asam basa. . mengganti yang rusak atau aus terpakai. Fungsi Zat Gizi untuk Anak  Sumber energi atau tenaga  Menyokong pertumbuhan badan.  Berperan dalam mekanisme pertahanan tubuh terhadap berbagai penyakit sebagai antioksidan dan antibody lainnya. yaitu mengganti sela yang tampak jelas pada luka tubuh yaitu terjadinya jaringan penutup luka.

 Membandingkan ukuran lingkar atas (LLA) yang sebenarnya dengan nilai baku (Standar) lingkar lengan Atas (LLA) yang telah ditentukan oleh hasil Loka Karya Antropometri tahun 1971 di jakarta.Cara Menilai Gizi Seorang Anak  Membandingkan nilai baku (standar) berat badan (BB) menurut Tinggi Badan (TB) yang telah ditentukan oleh hasil Loka Karya Antropometri tahun 1971 di jakarta. .

Remaja putri kelompok ini sering sangat sadar akan bentuk badannya. hiking. dsb. sehingga memerlukan zat-zat gizi yang relative besar jumlahnya. Antara lain: derajat metabolisme. Bahkan banyak yang ber- diet tanpa nasehat atau pengawasan seseorang ahli kesehatan dan gizi. Pertumbuhan dan Perkembangan pada Masa Remaja  Asupan energi mempengaruhi pertumbuhan tubuh dan bila asupan tidak adekuat menyebabkan seluruh unit fungsional remaja ikut menderita.  Kelompok umur remaja juga menunjukkan fase pertumbuhan yang pesat. tingkat aktifitas maturasi sexual. Pada remaja laki-laki kegiatan jasmaniah sangat meningkat. seperti atletik. mungkain terjadi defisiensi relatif terutama vitamin-vitamin. karena biasanya pada umur inilah perhatian untuk suport sedang tinggi-tingginya. mendaki gunung. sehingga pola konsumsinya sangat menyalahi kaidah-kaidah ilmu gizi.2. sehingga banyak yang membatasi konsumsi makanannya.  Pada remaja perempuan mulai terjadi pembuangan sejumlah Fe. tampilan fisik. sepak bola. Bila konsumsi berbagai sumber zat gizi tidak ditingkatkan. .

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Asupan Makanan Pada Masa Remaja  Faktor asupan makanan yang tidak mencukupi  Faktor kemiskinan  Faktor nutrisi yang berhubungn dengan keadaan tertentu  Faktor psikologis  Faktor gaya hidup .

dan selanjutnya mempengaruhi kebutuhan nutrisinya. Perbedaan jenis kelamin akan membedakan komposisi tubuhnya. Kebutuhan nutrisi tertinggi terjadi pada puncak percepatan pertumbuhan. Total nutrisi yang dibutuhkan akan lebih tinggi pada masa remja daripada ketika menjalani siklus kehidupannya yang lain. Kebutuhan nutrisi remaja dapat dikenal dari perubahan komposisi tubuhnya. . Jika asupan nutrisi berlangsung optimal maka pertumbuhan optimalnya akan terpenuhi/ berlangsung optimal juga. Kebutuhan dan Kecukupan Zat Gizi Pada Masa Remaja  Remaja membutuhkan energi dan nutrisi untuk melakukan deposisi jaringan. Nutrisi dan pertumbuhan mempunyai hubungan yang sangat erat.

Dorongan aktivitas fisik secara teratur 7.Dorongan penggunaan suplement zat gizi yang aman .Makanlah diet bergizi seimbang.Makan snack yang bergizi 6.Dorongan pilihan bergizi yang memilih sebagai vegetarian 9.Jangan anjurkan praktek mengurangi berat yang tidak sehat 8.Kilokalori membatasi konsumsi kolesterol dan lemak juga membantu mengontrol pemasukan kalori 5. untuk mempertahankan berat badan yang diinginkan 2. Lemak dan kolesterol harus dibatasi 3. Vitamin dan mineral untuk merangsang pertumbuhan optimum dan mencegah osteoporosis 4. Pola Pemberian Makanan Pada Remaja 1.

dan empat puluh persen berdiet secara sembarangan waktu. Masalah-Masalah Yang Berhubungan Dengan Gizi pada Masa Remaja  Kalori  Kebutuhan kalori semasa pertumbuhan remaja sangat tinggi kira-kira 2200 untuk puteri sampai 3000 kalori untuk putera. walaupun pilihan makanannya bukanlah yang terbaik. Pertumbuhan dan menstruasi membutuhkan zat besi 15 mg/hari.  Mineral  Kekurangan kalsium dan zat besi khususnya umum diantara remaja putri. Karena kebutuhan kalori bagi remaja putera sangat tinggi.  Diet  Kira-kira tiga per empat remaja putri di SMA paling tidak sekali telah mencoba berdiet. Remaja puteri mempunyai kesulitan yang lebih banyak untuk mendapatkan vitamin dan mineral yang cukup dalam selang kalori yang diizinkan dan persoalan ini diperarah oleh keinginan yang hebat dari remaja puteri untuk mengontrol beratnya. Pertumbuhan tulang membutuhkan peningkatan kebutuhan kalsium sampai 1200 mg/hari. Diet mode sangat populer tetapi hanya berkemungkinan merangsang kehilangan air daripada perubahan abadi pada kebiasaan makan. . mereka kemungkinan mengkonsumsi jumlah yang cukup untuk hampir semua zat gizi.

Remaja bersandar sangat hebat pada restoran ”fast food” yang mempunyai menu terbatas dan sering menekankan pada makanan yang tinggi kalori.Kebiasaan Makanan Remaja  Snack mencakup hampir 40% kalori pada diet remaja. tetapi juga tinggi lemak. dan pizza memberikan zat gizi yang penting. Walaupun makan snack secara sendiri-sendiri tidak jelek. dan minuman rendah dalam zat gizi. . humberger. Es krim. makanan snack tradisional seperti keripik kentang. kue-kue. lemak dan natrium. dan kalori. natrium.

Good Luck. ...