You are on page 1of 19

BADAN PUSAT STATISTIK

PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

FORUM DATA
menuju

kota bima satu data
DISAMPAIKAN OLEH :
KEPALA BPS KOTA BIMA PROVINSI NTB
Latar Belakang Kondisi saat ini

 Mekanisme koodinasi tidak jelas  Data tidak konsisten
UU No. 16 Tahun 1997
 Komunikasi tidak optimal  Metadata tidak
Tentang statistik  Mekanisme harmonisasi data tidak ada melekat didata
 Format data baku belum tersedia  Data tidak relevan
Kebutuhan Data
Indikator Makro
Strategis Proses produk
Data statistik dasar 1 2
pada skala kecil
hanya tersedia 10
tahun sekali 3 4
Produsen pengguna
Belum tersedia data data
sampai tingkat desa
atau kecamatan  Struktur dan format metadata belum
Data belum
terstandar baku
dianggap penting
 Informasi tentang walidata tidak jelas
permasalahan  Kapasitas teknis belum mumpuni
 Pengelolaan data yang lemah
BADAN PUSAT STATISTIK
PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
Latar Belakang Kondisi Ideal
Ada alur data dan tata kelola Data berintegritas/
UU No. 16 Tahun 1997
data yang baik sesuai dengan berkualitas tinggi,
Tentang statistik Sistem Statistik Nasional (SSN). disertai dengan metadata

Kebutuhan Data
Indikator Makro produk
Strategis
Proses

Data statistik dasar
1 2
pada skala kecil
hanya tersedia 10 3 4
tahun sekali Produsen pengguna
Belum tersedia data data
sampai tingkat desa Produsen data Data berkualitas tinggi, kesadaran
atau kecamatan menggunakan standar masyarakat terhadap data,
konsep, definisi, termutakhir dan diakses cuma-cuma
klasifikasi, satuan dan dalam format data yang mudah
permasalahan asumsi yang sama digunakan kembali

BADAN PUSAT STATISTIK
PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
3 Jenis Statistik

UU No 16 Tahun 1997 Pasal 5
STATISTIK
Berdasarkan tujuan pemanfaatannya,
DASAR jenis statistik terdiri atas :
 Statistik Dasar
-- dikumpulkan BPS
 Statistik Sektoral
-- dikumpulkan instansi
STATISTIK STATISTIK  Statistik Khusus
SEKTORAL KHUSUS --- dikumpulkan oleh lembaga,
organisasi, perorangan, dan atau
unsur masyarakat lainnya.

Rambu-Rambu Menuju Satu Data
Pembagian yang Jelas Antara Statistik Dasar, Sektoral, Khusus
Pembakuan Kondef, Metodologi, Klasifikasi
Mekanisme Pertukaran Data
BADAN PUSAT STATISTIK
PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
Pengertian Satu Data
Prinsip-prinsip dasar

Satu Data untuk mengelola dan
menyelenggarakan
data yang akuntabel
dan berintegritas
TERBENTUK

Official Statistics / Statistik Pemerintahan
Jenis Statistik:
Statistik Dasar, Statistik Sektoral dan Statistik Khusus

Satu Standar Data Satu Portal Data
Satu Metadata  diseminasi dan rilis data,
 instrumen,  satuan,
 pertukaran,  konsep Baku 

akses mudah bagi semua,
partisipasi publik
 klasifikasi definisi

BADAN PUSAT STATISTIK
PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
Koordinasi Di Pusat
Penguatan data sektoral

Kemendagri
Setiap kementrian melakukan
BAPPENAS
meta data indikator
Hasil meta data, di diskusikan
Kemenkes dengan Bappenas dan BPS
Merancang form standar dan
system Input data
Kemendiknas BPS RI
Membuat pedoman cara
pengisian data
K/L………..

BADAN PUSAT STATISTIK
PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
Pelaksana Kegiatan
Di Provinsi/ Kabupaten/Kota
Contoh

• Setiap Dinas melakukan
BAPPEDA/ pengumpulan data indikator
DINAS STATISTIK
sesuai dengan form standart.
Dinkes
• Hasil pengumpulan data
diserahkan ke Bappeda.
• Bappeda/Dinas Statistik,
bersama BPS daerah melakukan
Diknas BPS Prov/ Kab pengecekan kuantitas dan
/Kota kualitas datanya.

Dinas/Instansi…

Forum Data

BADAN PUSAT STATISTIK
PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
DUKUNGAN BPS MENUJU SATU DATA

 Sistem informasi rujukan
statistik (SIRuSa)
CBDIS* berkolaborasi dengan
CBDIS dan website BPS
SIRuSa sebagai pendukung Satu
Data.

Website  CBDIS telah diujicobakan
di Kabupaten Kulonprogo
BPS

Catatan:
*CBDIS: Census-based District Information System

BADAN PUSAT STATISTIK
PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
PENGEMBANGAN SATU DATA

APPLICATION USERS APPLICATION DEV.

BPS Provinsi NTB
Disdikpora DATA INTEGRATION ENGINE

BKPM-PT Bank Indonesia

Dinsos

Polisi

BAPPEDA

Instansi terkait BUMN

BADAN PUSAT STATISTIK
PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
9
Alur Proses ONE DATA

Dasar:
MoU
 UU Statistik No. 16 Tahun 1997
BPS dgn Kepala Out
 PP No. 51 Tahun 1999 Konsolidasi Proses
Daerah/Pimpinan put
 Visi dan Misi BPS
Instansi
 One Data

Umpan
Rekonsi Publikasi/
Sosialisasi Balik (SKK
liasi Diseminasi
dan SKD)

BADAN PUSAT STATISTIK
PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
Alur Proses Satu Data (2)

Dasar:
MoU
 UU Statistik No. 16 Tahun 1997
BPS dgn Kepala
 PP No. 51 Tahun 1999 Konsolidasi Proses
Daerah/Pimpinan
 Visi dan Misi BPS
Instansi
 One Data

Komitmen untuk menghasilkan
data statistik yang berkualitas Umpan
Out Rekonsi Publikasi/
Sosialisasi Balik (SKK
put liasi Diseminasi
dan SKD)

MoU ini didukung oleh UU Statistik

BADAN PUSAT STATISTIK
PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
Alur Proses Satu Data (3)

Dasar:
MoU
 UU Statistik No. 16 Tahun 1997
BPS dgn Kepala
 PP No. 51 Tahun 1999 Konsolidasi Proses
Daerah/Pimpinan
 Visi dan Misi BPS
Instansi
 One Data
Sumber data :
 Kebutuhan data
 Ketersediaan data Sumber data dengan BPS
 Series Data Umpan
Out Rekonsi Publikasi/
 Konsep dan definisi Sosialisasi Balik (SKK
put liasi Diseminasi
dan SKD)

 Kompilasi data
 Ketersediaan data BPS
 Kerjasama survei
 Pembinaan
bps
BADAN PUSAT STATISTIK
PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
Alur Proses Satu Data (4)

Dasar:
MoU
 UU Statistik No. 16 Tahun 1997
BPS dgn Kepala
 PP No. 51 Tahun 1999 Konsolidasi Proses
Daerah/Pimpinan
 Visi dan Misi BPS
Instansi
 One Data

Pengumpulan data
Umpan
Out Rekonsi Publikasi/ Pengolahan
Sosialisasi Balik (SKK
put liasi Diseminasi
dan SKD)
Tabulasi
bps
Sumber
Data Analisis

BADAN PUSAT STATISTIK
PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
Alur Proses Satu Data (5)

Dasar:
MoU Upload ke website satu data
 UU Statistik No. 16 Tahun 1997
BPS dgn Kepala
 PP No. 51 Tahun 1999 Konsolidasi Proses
Daerah/Pimpinan
 Visi dan Misi BPS
Instansi
 One Data
Data clean

Umpan
Out Rekonsi Publikasi/
Sosialisasi Balik (SKK
put liasi Diseminasi
dan SKD)

BADAN PUSAT STATISTIK
PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
Alur Proses Satu Data (6)

Dasar:
MoU
 UU Statistik No. 16 Tahun 1997
BPS dgn Kepala MASYARAKAT
 PP No. 51 Tahun 1999 Konsolidasi Proses
Daerah/Pimpinan
 Visi dan Misi BPS
Instansi
 One Data
BPS bersama Stakeholder

Umpan
Out Rekonsi Publikasi/
Sosialisasi Balik (SKK
put liasi Diseminasi
dan SKD)

BADAN PUSAT STATISTIK
PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
Alur Proses Satu Data (7)

Dasar:
MoU
 UU Statistik No. 16 Tahun 1997
BPS dgn Kepala
 PP No. 51 Tahun 1999 Konsolidasi Proses
MASYARAKAT
Daerah/Pimpinan
 Visi dan Misi BPS
Instansi
 One Data

Umpan
Out Rekonsi Publikasi/
Sosialisasi Balik (SKK
put liasi Diseminasi
dan SKD)

BADAN PUSAT STATISTIK
PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
Kendala yang dihadapi

 Kompetensi petugas yang menangani data
 SDM pengelola data berganti secara cepat
pemerintah

 Overlapping pekerjaan
 Adanya survei ad-hoc

 Belum adanya pertukaran data antar sistem secara
otomatis

BADAN PUSAT STATISTIK
PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
Manfaat Satu Data

 Dapat mengakses data dengan mudah, murah,
cepat dan berkualitas
 Mengakomodir kesesuaian dan kebutuhan data
pemerintah

 Data lebih berkualitas
 Mengembangkan potensi Fungsional BPS
 Tidak terjadi tumpang tindih data

BADAN PUSAT STATISTIK
PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
Sekian dan Terimakasih
http://bimakota.bps.go.id

Jl. Soekarno Hatta No. 14, Raba bps5272@bps.go.id

(0374) 6647460 Badan Pusat Statistik
Kota Bima

BADAN PUSAT STATISTIK
PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT