You are on page 1of 40

ASUHAN KEPERAWATAN SEKSUAL

OLEH

• Chandra Dewi (P07120215050)
• Ni Made Apriliayoni Astuti (P07120215051)
• I Dewa Gede Wisnu Budi Suryawan (P07120215052)
• Ni Gst Ayu Santika Dewi (P07120215053)
• Ni Pt Tamara Suci Artini (P07120215054)

PENGERTIAN SEKSUAL

• KEBUTUHAN SEKSUAL ADALAH KEBUTUHAN DASAR
MANUSIA BERUPA EKSPRESI PERASAAN DUA ORANG
INDIVIDU SECARA PRIBADI YANG SALING MENGHARGAI ,
MEMERHATIKAN, DAN MENYAYANGI SEHINGGA TERJADI
SEBUAH HUBUNGAN TIMBAL BALIK ANTARA KEDUA
INDIVIDU TERSEBUT ( HIDAYAT, 2009)
• SEKSUALITAS MENYANGKUT BERBAGAI DIMENSI YANG
SANGAT LUAS, YAITU DIMENSI BIOLOGIS, SOSIAL,
PERILAKU DAN KULTURAL (BKKBN, 2006).

DIMENSI SEKSUAL

MENURUT ( HIDAYAT, 2009) :
a. DIMENSI BIOLOGIS (ANATOMI DAN FISIOLOGI DARI
SISTEM REPRODUKSI SEKSUAL)
b. DIMENSI PSIKOLOGIS (TERHADAP IDENTITAS JENIS
KELAMIN, SEBUAH PERASAAN DARI DIRI)
c. DIMENSI SOSIAL BUDAYA (PANDANGAN BUDAYA
ATAU KEYAKINAN YANG BERLAKU DI MASYARAKAT
TERHADAP SEKSUAL)

2009) : • SIKAP SEKSUAL KLIEN (BAGAIMANA SESEORANG MENILAI SEKSUALNYA) • SIKAP NILAI SEKSUAL (KEYAKINAN DIRI SESEORANG TERHADAP SEKSUAL) • SIKAP PERAWAT TERHADAP SEKSUAL ( PERAWAT SEBAGAI PASILITATOR PASIEN) . SIKAP TERHADAP SEKSUALITAS MENURUT ( HIDAYAT.

ANATOMI FISIOLOGI SEKSUAL .

KATEKSIS DAN ANTI KATEKSIS BERPUSAT PADA FUNGSI ELIMINASI . PERKEMBANGAN SEKSUAL FREUD TEORI PERKEMBANGAN SEKSUAL MENURUT SIGMUND FREUD : • FASE ORAL (USIA 0 – 1 TAHUN) : MULUT MERUPAKAN DAERAH POKOK AKTIVITAS DINAMIK ATAU DAERAH KEPUASAN SEKSUAL. MAKAN/MINUM MENJADI SUMBER KENIKMATANNYA • FASE ANAL (USIA 1 – 3 TAHUN) : DUBUR MERUPAKAN DAERAH POKOK AKTIVITAS DINAMIK .

PERKEMBANGAN SEKSUAL FREUD • FASE FALIK (USIA 3 – 5/6 TAHUN) : ALAT KELAMIN MERUPAKAN DAERAH EROGEN TERPENTING. • FASE LATENT (USIA 5/6 – 12/13 TAHUN) : FASE LATEN INI ANAK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN SUBLIMASI • FASE GENITAL (USIA 12/13 – DEWASA) : SEKSUAL SEKUNDER (SUARA. RAMBUT. DLL) DAN PERTUMBUHAN TANDA SEKSUAL PRIMER . BUAH DADA.

MISALNYA DORONGAN LAPAR UNTUK MENDAPATKAN PAYUDARA (ASI) . PERKEMB ANGAN SEKSUAL MELANIE KLEIN TEORI PERKEMBANGAN SEKSUAL MENURUT MELANIE KLEIN • FANTASI : SEORANG BAYI SUDAH MEMILIKI FANTASI ATAU KHAYALAN KEHIDUPAN YANG AKTIF • OBJEK : BERKAITAN DENGAN OBJEK-OBJEK EKSTERNAL.

• POSISI DEPRESIF : KEKHAWATIRAN AKAN KEHILANGAN OBJEK YANG DICINTAINYA BERGABUNG DENGAN PERASAAN BERSALAH KARENA MENGINGINKAN KEHANCURAN KONSTITUSI OBJEK . PERKEMB ANGAN SEKSUAL MELANIE KLEIN POSISI : • POSISI PARANOID-SCHIZOID : MENGANDUNG PERASAAN PARANOID SEBAGAI PELAKSANA PEMISAHAN OBJEK INTERNAL DAN EKSTERNAL MENJADI OBJEK YANG BAIK DAN BURUK.

PERKEMB ANGAN SEKSUAL MELANIE KLEIN MEKANISME PERTAHANAN FISIK : • INTROYEKSI : KHAYALAN YANG DIPEROLEH BAYI MENGENAI PERSEPSI DAN PENGALAMAN MEREKA DENGAN OBJEK EKSTERNAL • PROYEKSI : KHAYALAN YANG DIRASAKAN OLEH SESEORANG DAN IMPULS-IMPULS YANG SEBETULNYA DIPINDAHKAN PADA ORANG LAIN • PEMISAHAN : MEMISAHKAN IMPULS-IMPULS YANG TIDAK SESUAI UNTUK MENGATUR ASPEK-ASPEK BAIK DAN BURUK SERTA OBJEK EKSTERNAL .

PERKEMB ANGAN SEKSUAL MELANIE KLEIN • IDENTIFIKASI PROYEKTIF : BAYI MEMISAHKAN BAGIAN DARI DIRI MEREKA YANG TIDAK DAPAT DITERIMANYA INTERNALISASI • EGO : KLEIN MEYAKINI BAHWA EGO ATAU SIFAT MEMENTINGKAN DIRI SENDIRI • SUPEREGO : AKAN MENGHASILKAN PERASAAN BERSALAH .

PERKEMB ANGAN SEKSUAL MELANIE KLEIN • OEDIPUS COMPLEX : BAHWA KETAKUTAN ANAK AKAN ADANYA ANCAMAN DARI ORANG TUANYA KARENA ANAK BERKHAYAL MENGOSONGKAN TUBUH ORANG TUANYA • PERKEMBANGAN OEDIPAL PADA PEREMPUAN : TERJADINYA PEMBANDINGAN TERHADAP ORANG TUA (MISALNYA ALAT KELAMIN) • PERKEMBANGAN OEDIPAL PADA LAKI-LAKI : TERJADINYA PEMBANDINGAN TERHADAP ORANG TUA (MISALNYA ALAT KELAMIN) .

DESKRUKTIF. SEMAUNYA SENDIRI. . HAMBATAN PERKEMBANGAN SEKSUAL MENURUT SIGMUND FREUD : • TAHAP ORAL : LEBIH SENANG BERTINDAK PASIF DAN MENERIMA BANTUAN DARI ORANG LAIN. • TAHAP ANAL : MUNCUL SEBAGAI SIFAT KETIDAKTERATURAN/JOROK. ATAU KEKERASAN/KEKEJAMAN (ANAL EXSPULSIVENESS PERSONALITY).

HAMBATAN PERKEMBANGAN SEKSUAL • TAHAP FALIK : BESARNYA UNTUK SUBLIMASI DAN PEMBENTUKAN SUPEREGO • TAHAP GENITAL : MAKA AKAN TERJADI GANGGUAN KEPERIBADIAN DIANTARANYA MEMILIKI MASALAH DENGAN GENDER (TRANSGENDER). ADANYA KELAINAN SEKSUAL (HOMOSEKSUAL. LESBIAN) .

2009) : • TAHAP SUKA CITA • TAHAP KESETABILAN • TAHAP ORGASME (PUNCAK) . RESPON SEKSUAL MENURUT (HIDAYAT.

2009 HLM. 63). TETAPI SECARA UMUM MERUPAKAN WAKTU TERJADINNYA PENURUNAN LIBIDO (VARNEY. KEHAMILAN DAN SEKSUALITAS TRIMESTER I • TRIMESTER PERTAMA SERING DIANGGAP SEBAGAI PERIODE PENYESUAIN. • HASRAT SEKSUAL PADA TRIMESTER PERTAMA SANGAT BERVARIASI. DKK. 2007 DALAM RUKIYAH. DKK. 2009 HLM. . 64). PENYESUAIN TERHADAP KENYATAAN BAHWA IA SEDANG MENGANDUNG (RUKIYAH.

2009 HLM 68). KEHAMILAN DAN SEKSUALITAS TRIMESTER II • DUA FASE PREQUICKENING (SEBELUM ADANYA PERGERAKAN JANIN YANG DIRASAKAN IBU) DAN POSTQIUCKENING (SETELAH ADANYA PERGERAKAN JANIN YANG DIRASAKAN OLEH IBU) (RUKIYAH. . DKK. 2009 HLM 68). DKK. • FASE PREQUICKENING : ADALAH PERUBAHAN IDENTITAS DARI PENERIMA KASIH SAYANG (DARI IBUNYA) MENJADI PEMBERI KASIH SAYANG (PERSIAPAN MENJADI SEORANG IBU) (RUKIYAH.

70 TRIMESTER III • IBU AKAN KEMBALI MERASAKAN KETIDAKNYAMANAN FISIK YANG SEMAKIN KUAT MENJELANG AKHIR KEHAMILAN. KEHAMILAN DAN SEKSUALITAS • FASE POSTQUICKENING : PADA SAAT INI SEBAGIAN WANITA MENGALAMI KEMAJUAN YANG NYATA DALAM HUBUNGAN SEKSUAL MEREKA DIBANDING PADA TRIMESTER PERTAMA (VARNEY. 2007 DALAM RUKIYAH. 70). JELEK. 2009 HLM. BERANTAKAN. 2009 HLM. . 2007 DALAM RUKIYAH. DKK. DAN MEMERLUKAN DUKUNGAN YANG SANGAT BESAR DAN KONSISTEN DARI PASANGANNYA (VARENEY. IA AKAN MERASA CANGGUNG. DKK.

MASALAH SEKSUAL MENURUT (HIDAYAT. 2009) : • FRIGIDITAS : KETIDAK MAMPUAN WANITA DALAM MENCAPAI KLIMAKS • IMPOTENSI : KETIDAK MAMPUAN PRIA DALAM MENCAPAI EREKSI • EJAKULASI PREMATUR : PEMBUANGAN SPERMA TERLALU DINI .

MASALAH SEKSUAL • VAGINISMUS : PENGERASAN ATAU KONTRAKSI MENYAKITKAN PADA VAGINA • DISPAREUNIA : SAKIT ATAU NYERI PADA SAAT KOITUS • ANORGASME : KEGAGALAN DALAM MENCAPAI KLIMAKS .

ATAU MEMBAWA PERGI (HARYANTO.MERAMPAS. 1997). 1997). DAMPAK DAN CONTOH K E K ER ASAN SE K SUAL • PERKOSAAN • PERKOSAAN (RAPE) BERASAL DARI BAHASA LATIN RAPERE YANG BERARTI MENCURI. MEMAKSA. . • PERKOSAAN ADALAH SUATU USAHA UNTUK MELAMPIASKAN NAFSU SEKSUAL YANG DILAKUKAN OLEH SEORANG LAKI-LAKI TERHADAP PEREMPUAN DENGAN CARA YANG DINILAI MELANGGAR MENURUT MORAL DAN HUKUM (WIGNJOSOEBROTO DALAM PRASETYO.

(3) KEHAMILAN TIDAK DIKEHENDAKI. SELAIN KEMUNGKINAN UNTUK TERSERANG DEPRESI. PINGSAN. (2) KORBAN SANGAT MUNGKIN TERKENA PENYAKIT MENULAR SEKSUAL (PMS). KORBAN JUGA DAPAT MENARUH KECURIGAAN TERHADAP ORANG LAIN DALAM WAKTU YANG CUKUP LAMA. . AKIBAT FISIK YANG DAPAT DIALAMI OLEH KORBAN ANTARA LAIN: (1) KERUSAKAN ORGAN TUBUH SEPERTI ROBEKNYA SELAPUT DARA. 1997) • DAMPAK SOSIAL : KORBAN PERKOSAAN DAPAT MENGALAMI AKIBAT YANG SANGAT SERIUS BAIK SECARA FISIKMAUPUN SECARA KEJIWAAN (PSIKOLOGIS). MENINGGAL. FOBIA. DAN MIMPI BURUK. 1994). (WARSHAW.• CONTOH KASUS PERKOSAAN : • DAMPAK PSIKOLOGIS : UPAYA KORBAN UNTUK MENGHILANGKAN PENGALAMAN BURUK DARI ALAM BAWAH SADAR MEREKA SERING TIDAK BERHASIL. (PRASETYO.

2001). ADA PERMUSUHAN. NAMUN DAPAT MEMBUAT TEMPAT KERJA MENJADI TIDAK TENANG. . PENUH TEKANAN (NACHROWI. 2008). DAMPAK DAN CONTOH KEKERASAN SEKSUAL PELECEHAN SEKSUAL • SEGALA MACAM BENTUK PERILAKU YANG BERKONOTASI ATAU MENGARAH KEPADA HAL-HAL SEKSUAL YANG DILAKUKAN SECARA SEPIHAK DAN TIDAK DIHARAPKAN OLEH ORANG YANG MENJADI SASARAN SEHINGGA MENIMBULKAN REAKSI NEGATIF (IRFAN. • PELECEHAN SEKSUAL BISA JUGA TERJADI TANPA ADA JANJI ATAU ANCAMAN.

DITANDAI DENGAN SULIT UNTUK BERKONSENTRASI. SERING MELAMUN DAN TERMENUNGSENDIRI. DITANDAI DENGAN MALAS UNTUK MELAKUKAN AKTIFITAS SEHARI-HARI • GANGGUAN KOGNISI.CONTOH KASUS KEKERASAN SEKSUAL DAMPAK PSIKOLOGIS • DAMPAK PSIKOLOGIS YANG DIALAMI OLEH SUBYEK DAPAT DIGOLONGKAN MENJADI TIGA BAGIAN. GANGGUAN KOGNISI. • GANGGUAN EMOSIONAL. 2009). YAITU GANGGUAN PERILAKU. • GANGGUAN PERILAKU. GANGGUAN EMOSIONAL. DITANDAI DENGAN ADANYA GANGGUAN MOOD DAN SUASANA HATI SERTA MENYALAHKAN DIRI SENDIRI. TIDAK FOKUS KETIKA SEDANG BELAJAR. . (SARI.

DAMPAK DAN CONTOH KEKERASAN SEKSUAL PEDOFILIA • MENURUT DSM. 1997). PEDOFIL (PEDOS. YANG SECARA HUKUM BELUM CUKUP UMUR UNTUK DIPERBOLEHKAN MELAKUKAN HUBUNGAN SEKS DENGSN ORANG DEWASA (MARSHAL. BERARTI “ANAK” DALAM BAHASA YUNANI) ADALAH ORANG DEWASA YANG MENDAPATKAN KEPUASAN SEKSUAL MELALUI KONTAK FISIK DAN SERING KALI SEKSUAL DENGAN ANAK-ANAK PRAPUBERTAS YANG TIDAK MEMILIKI HUBUNGAN DARAH DENGAN MEREKA • MENJADIKAN ANAK-ANAK PASCAPUBERTAS SEBAGAI KORBANNYA. .

DAN BISA MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN PSIKOLOGIS DARI ANAK TERSEBUT (HARYANTO. TIDAK FOKUS KETIKA SEDANG BELAJAR. DAN MIMPI BURUK. • GANGGUAN PERILAKU. YAITU GANGGUAN PERILAKU. .CONTOH KASUS PEDOFILIA DAMPAK PSIKOLOGIS • SELAIN KEMUNGKINAN UNTUK TERSERANG DEPRESI. KORBAN JUGA DAPAT MENARUH KECURIGAAN TERHADAP ORANG LAIN DALAM WAKTU YANG CUKUP LAMA. (ABAR. GANGGUAN KOGNISI.1998). SERING MELAMUN DAN TERMENUNG SENDIRI. DITANDAI DENGAN MALAS UNTUK MELAKUKAN AKTIFITAS SEHARI-HARI • GANGGUAN KOGNISI. GANGGUAN EMOSIONAL. DITANDAI DENGAN SULIT UNTUK BERKONSENTRASI. 1997) DAMPAK SOSIAL • DAMPAK PSIKOLOGIS YANG DIALAMI OLEH SUBYEK DAPAT DIGOLONGKAN MENJADI TIGA BAGIAN. FOBIA.

GAMBARAN POLA HAID. SEKSUALITAS – REPRODUKSI • MENGGAMBARKAN KEPUASAN/MASALAH DALAM SEKSUALITAS- REPRODUKSI. USIA MENARKHE/ MENOPAUSE RIWAYAT KEHAMILAN. • KOMPONEN • APAKAH KEHIDUPAN SEKSUAL AKTIF • APAKAH MENGGUNAKAN ALAT BANTU/PELINDUNG • APAKAH MENGALAMI KESULITAN/PERUBAHAN DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN SEKS • KHUSUS WANITA : TMA. POTTER. ASUHAN KEPERAWATAN SEKSUAL PENGKAJIAN (GORDON. MASALAH TERKAIT DENGAN HAID . 1996).

2015) • DISFUNGSI SEKSUAL • KETIDAKEFEKIFAN POLA SEKSUAL • KEIDAKEFEKTIFAN PROSES KEHAMILAN MELAHIRKAN • KESIAPAN PENINGKATAN PROSES KEHAMILAN MELAHIRKAN • RESIKO KEIDAKEFEKIFAN PROSES KEHAMILAN-MELAHIRKAN • RESIKO GANGGUAN HUBUNGAN IBU JANIN .DIAGNOSA KEPERAWATAN DIAGNOSIS KEPERAWATAN YANG DAPAT TERJADI PADA MASALAH KEBUTUHAN SEKSUAL MENURUT (NANDA.

2009) • MEMBERIKAN PENDIDIKAN DAN KONSELING TENTANGKEBUTUHAN DAN MASALAH SEKSUAL • MENCEGAH ISOLASI SOSIAL • MENGURANGI DORONGAN SEKSUAL • MENINGKATKAN CITRA DIRI DAN HARGA DIRI PASIEN .PERENCANAAN KEPERAWAAN ( HIDAYAT.

2009) MASALAH KESEHATAN/SEKSUALITAS TINDAKAN KEPERAWATAN Dampak Diabetes Melitus 1. Anjurkan penggunaan jeli pelumas larut air diabetik atau mikrongiopati (pada wanita) Wanita Penurunan hasrat . penurunan lubrikasi vagina .IMPLEMANTASI KEPERAWATAN ( HIDAYAT. Dorongan untuk kontrol metabolisme yang Laki-laki tepat Kesulitan ereksi karena neuroparti 2.

hindari ekspektorasi. kemudian anxietas hubungan seksual setelah makan banyak atau melakukan aktifitas atau segera setelah bangun bangun dari tidur dan rencanakan agar reaksi tidak tergesa-gesa 2. Jelaskan tempat tidur dapat membantu menurunkan kelelahan selama berhubungan seks . rencanakan Intoleransi aktivitas karena dispnea pada aktivitas. Ajarkan cara mengontrol pernafasan. batuk senggama pada waktu obat puncak reaksi. Sarankan posisi minimal menekan dada (duduk atau tidur miring) 3.MASALAH KESEHATAN/SEKSUALITAS TINDAKAN KEPERAWATAN Dampak Penyakit Paru Obstruksi Menahun 1.

tingkatkan penurunan libido akibat obat steroid relaksasi sendi dengan mandi atau kompres hangat dan lakukan latyihan rentang gerak 2.MASALAH KESEHATAN/SEKSUALITAS TINDAKAN KEPERAWATAN Dampak Arthristis : 1. serta terjadi saat obat mencapai puncak reaksi. kaku sendi dan lelah. Ajarkan bahwa penurunan libido atau hasrat akibat efek samping penggunaan obat . Sarankan pasangan melakukan senggama pada Terjadi nyeri.

MASALAH KESEHATAN/SEKSUALITAS TINDAKAN KEPERAWATAN Dampak Hipertropi Prostat Beningna (BPH) : 1. dan urin akan keruh. Jelaskan bahwa ereksi dan orgasme akan tetap Terjadinya ejakulasi retrograt karena kerusakan terjadi. tetapi ejakulasi akan menurun atau tidak spingter kandung kemih internal ada. .

Dorong melakukan sentuhan bukan seksual. dan jelaskan berbagai obat yang dapat menu jukan disfungsi seksual 2. sarankan posisi yang tidak banyak memerlukan energi. rangsangan aktivitas seksual biasanya yang paling aman 5-8 keputusasaan pasangan untuk menghentikan aktivitas minggu pascainfark. kematian. minum alkohol. ajarkan untuk menghindari seksual aktivitas seksual setelah makan banyak. penurunan hasrat. Jelaskan bahwa infark tidak mempunyai efek Terjadinya kecemasan. anjurkan nyeri dada. takut tentang penampilan. seperti posisi miring dan terlentang atau dudukdi kursi dengan pasangan di atas . takut langsung pada fisiologis fungsi seksual.MASALAH KESEHATAN/SEKSUALITAS TINDAKAN KEPERAWATAN Dampak Penyakit Kardiovaskular : 1.

Jelaskan bahwa fungsi seksual bias kembali pulis penurunan spermatogenesis. perabaan bukan seksual tanpa memaksa untuk yang dapat menyebabkan penghentian ovulasi dan melakukannya menstruasi pada wanita dan menyeabkan atropi testis. 2.MASALAH KESEHATAN/SEKSUALITAS TINDAKAN KEPERAWATAN Dampak Ginjal Kronik (GGK) 1. plasmatestosteron dan setelah dilakukan dialisis disfungsi ereksi . Jelaskan bahwa stress adalah penyebab penurunan Terjadinya uremia kronis yang menyebabkan defresi hasrat seksual dan dorongan untuk melakukan dan penurunan hasrat seksual dan gagal ginjal kronis.

Ajarkan cara mengikat kan ketertarikan seksual 3. anjurkan komunikasi dengan seksual.dan orgasme pasangan 2. Ajarkan mengosongkan kandung kemih sebelum aktivitas seksual . penurunan keinginan enampilan tubuh. rangsangan .MASALAH KESEHATAN/SEKSUALITAS TINDAKAN KEPERAWATAN Dampak Kolostomi/Ileostomi 1. Biarkan individu mengekspresikan perubahan Terjadi perubahan konsep diri.

Diskusikan alternatif pengguanaan posisi 2. Dorong dengan masase vibration atas cara lain.MASALAH KESEHATAN/SEKSUALITAS TINDAKAN KEPERAWATAN Dampak Cedera Medula Spinalis : 1. Ketidak mampuan melakuakan ejakulasi bila terjadi cidera neuro motorik atas .

DAN MAMPU MENGEKPRESIKAN PERASAANTENTANG KEBUTUHAN SEKSUAL. MAMPU MENINGKATKAN FUNGSI PERAN SERTA KONSEP DIRI. PERCAYA DIRI AKAN ADANYA KEMAMPUAN HUBUNGAN SEKSUAL. (HIDAYAT. EVALUASI EVALUASI TERHADAP MASALAH SEKSUAL SECARA UMUM DAPAT DISERTAI DARI KEMAMPUANUNTUK MELAKUKAN HUBUNGAN SEKSUAL.2009) .

TERIMAKASIH .