You are on page 1of 75

TINGKAT KEMAKMURAN INDONESIA DIBANDINGKAN
NEGARA-NEGARA ASIA
A. GDP PERKAPITA
Negara Penduduk 2007, GDP GDP
juta jiwa
per kapita per kapita 2007,
US$
2003, US$
CHINA 1.336,11 1.093 3.252

MALAYSIA 26,32 4.568 7.035

INDONESIA 231,63 1.067 1.870

THAILAND 63,88 2.248 3.844

SINGAPURA 4,44 21.490 36.416

TAIWAN 23,00 12.675 16.670

KOREA SEL 48,14 12.634 19.972
Sumber: Diambil dari Business Monitor Indonesia (BMI) dan Bank Indonesia (BI).

08 THAILAND 42.87 TAIWAN 206. US$ MILIAR 2007.71 49.34 262. . US$ MILIAR CHINA 408.B.20 Sumber: Diolah dari Business Monitor Indonesia (BMI).15 85.30 KOREA SELATAN 137.20 MALAYSIA 37.60 270. CADANGAN DEVISA NEGARA CADANGAN CADANGAN DEVISA DEVISA 2003.92 INDONESIA 32.20 SINGAPURA 88.15 1.23 95.60 148.528.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

PETANI JEPANG .

.

SAAT INI KECENDERUNGAN TRANSPORTASI DARAT BERGESER KE KENDARAAN PRIBADI TERUTAMA KENDARAAN RODA DUA ATAU MOTOR. .

.

.

MEGATRENDS DAN VISI INDONESIA 3. GLOBALISASI DAN STANDARDISASI 4. PERAN UNIVERSITAS . GLOBALISASI 2. BSN DAN SNI 6. ISI PAPARAN 1. INTERNATIONAL STANDARD ORGANIZATION (ISO) 5.

TANTANGAN GLOBALISASI ABAD 21 Ledakan Ekonomi Informasi Global Kompetisi Keragaman Internasional Tenaga Kerja Sumberdaya Terbatas Reinvestasi Pertahanan Lingkungan Berkelanjutan Distribusi Mobilitas Kesejahteraan Manusia .

STRATEGI NASIONAL 11) HEGEMONI TEKNOLOGI : STANDARDISASI DAN KEKAYAAN INTELEKTUAL 12) POLA NKONSUMSI BARU EVOLUSI BUDAYA BARU POLA KONSUMSI 13) EVOLUSI BUDAYA BARU . 4) KERUSAKAN LINGKUNGAN DAN SDA SUMBERDAYA ALAM 5) PERUABAHAN RADIGMA DALAM PASAR UANG 6) KNOWLEDGE BASED ECONOMY DAN CSR 7)TEKNOLOGI DIGITAL DAN NETWORK 8) KEMAJUAN BIOECONOMY PERCEPATAN INOVASI 9) TEKNOLOGI FUSI TEKNOLOGI 10) TANTANGAN TEKNOLOGI BARU . 13 MEGATRENDS BIDANG MEGATRENDS 13 Megatrends PERUBAHAN ATURAN 1)INTEGRASI EKONOMI DUNIA 2) PERUBAHAN EKONOMI GLOBALA DAN KEUNGGULAN EKONOMI GLOBAL KOMPARATIVE 3) PERUBAHAN STRUKTUR DEMOGRAFI TENAGA KERJA.

PERUBAHAN WATAK EKONOMI DUNIA
1) INTEGRASI EKONOMI DUNIA

PERDAGANGAN :

- KONTRADIKSI GLOBALISASI
- MELEMAHNYA MULTILATERALISME, BERLANJUTNYA
EKSPANSI REGIONALISME DAN KERJASAMA BLOK

PASAR FINANSIAL

- GLOBALISASI PASAR KEUANGAN INTERNASIONAL

- PENINGKATAN DAN KERJASAMA KEUANGAN DAN KEBIJAKAN
AKAN MENINGKATKAN MASA DEPAN YANG DINAMIS, CONTOH

KERJASAMA MULTILATERAL - PERCEPATAN
JARINGAN KERJASAMA GLOBAL DALAM PRODUKSI,
PROSESING DAN PELAYANAN

Change in World Economic Order
2) PERUBAHAN KEKUATAN DAN KEUNGGULAN
KOMPARATIVE :
USA DAN RAKSASA ASIA : PERAN MESIN EKONOMI
(PROSPEK PERTUMBUHAN SELAMA 2005-2020: U.S.,
3.1-3.2%, CHINA, 7.5%-5.8%)

□ EU DAN JAPAN : MASIH BERKISAR PEMBANGUNAN
DEMOGRAFI (PERTUMBUHAN SELAMA 2005-2020:JAPAN,
1.3-1.8%, EU, SEKITAR 2.0%)

□ ENERGY AND PERTUMBUHAN PENDUDUK : KEKUATAN
UTAMA PERUBAHAN EKONOMI

□ CHINA AKAN MENJADI SUPER POWER MANUFAKTURING
MELAWAN RAKSASA DUNIA

Megatrends Berdasar Kelompok Bidang Keahlian
Keahlian
Megatrends TOTAL Economics Science & Human
dan Bisnis Technology /Social Sci.

1)INTEGRASI EKONOMI DUNIA 6.5 6.7 7.0 4.7
2) PERUBAHAN EKONOMI GLOBAL DAN
KEUNGGULAN 11.5 12.9 10.0 11.4
KOMPARATIVE
3) PERUBAHAN STRUKTUR DEMOGRAFI 12.4 14.5 10.6 11.1
4) KERUSAKAN LINGKUNGAN DAN SDA 10.4 9.0 12.1 10.0
5) PERUABAHAN RADIGMA DALAM PASAR UANG 1.4 1.2 1.3 2.2
6) KNOWLEDGE BASED ECONOMY DAN CSR 3.9 3.3 3.7 5.8
7)TEKNOLOGI DIGITAL DAN NETWORK 8.6 8.4 9.0 8.3
8) KEMAJUAN BIOECONOMY 5.9 6.5 5.1 6.4
9) TEKNOLOGI FUSI 10.3 10.1 10.5 10.3
10) TANTANGAN TEKNOLOGI BARU ; STRATEGI
1.7 1.6 2.2 0.8
NASIONAL
11) HEGEMONI TEKNOLOGI : STANDARISASI DAN
KEKAYAAN INTELEKTUAL 4.2 3.7 5.7 1.9
12) POLA NKONSUMSI BARU 3.6 3.5 3.8 3.3
13) EVOLUSI BUDAYA BARU 7.0 5.5 7.8 8.9

9 STANDARDISASI DAN HKI 4.4 TEKNOLOGI FUSI 10.4 KEUNGGULAN KOMPARATIVE 11.6 POLA KONSUMSI BARU 2.3 TEKNOLOGI DIGITAL 8.0 INTEGRASI EKONOMI DUNIA 6.4 PERUBAHAN PARADIGMA PASAR UANG .6 EVOLUSI BUDAYA BARU 7.7 PERUBAHAN TEKNOLOGI NASIONAL 1.5 KEMAJUAN BIOECONOMY 5.2 3.5 KERJASAMA BILATERAL 10.2 INOVASI REGIONAL 1.9 GELOMBANG MANAJEMEN 3.5 SUMBERDAYA ALAM DAN LINGKUNGAN 10. YANG PALING BERPENGARUH ?? STRUKTUR DEMOGRAFI 12.

7% 23.0% KERJASAMA PERKEMBANGAN NEW MATERIAL DAN TEKNOLOGI TEKNOLOGI FUSI BILATERAL . MEGATRENDS POSITIV EKONOMI BISNIS SAINS HUMANIORA ILMU SOSIAL 23.4% 14.2% 14.0% 13.5% 14.7% 14.3% 14.0% 25.

1994 KOMITE GLOBALISASI RANTAI TEKNIS & PASOKAN STANDARDISASI & AKREDITASI AKREDI STANDARD TASI LABORATORIUM PENGUKUR PENGUJI . PRODUK GLOBALI GLOBAL SASI EVALUASI INDONESIA GLOBAL FTA RATIFIKASI TH.

TANTANGAN INDUSTRI ■ Inovasi ■ Pengurangan ongkos ■ Keamanan Produk ■ Akses pasar global ■ Manajemen Resiko ■ Pengaruh lingkungan ■ Manajemen Mutu ■ Hubungan pelanggan ■ Efisien Energy ■ Tanggung Jawab Sosial /Social Responsibility .

SAMA DAN UKURAN YANG MENGURANGI WAKTU PEMASARAN PRODUK DAN KEYAKINAN ANTAR PELAKU PENGURANGAN OPTIMALISASI DESAIN DAN BIAYA PENGEMBANGAN PRODUK DAN BIAYA PRODUKSI KEAMANAN PRODUK MEMBATASI RESIKO DAN MENYESUAIKAN DENGAN ATURAN YANG ADA .BAGAIMANA STANDAR MEMBANTU ?? INNOVASI MENYEDIAKAN BHS.

AKSES KE PASAR MENCEGAH « TRADE GLOBAL BARRIERS ». MEMBUKA PASAR BARU DAN FASILITASI PERDAGANGAN MANAJEMEN RESIKO MENGURANGI RESIKO DAN KETIDAK PASTIAN PENGARUH MENGURANGI PENGARUH LINGKUNGAN NEGATIF LINGKUNGAN .

Standards.5 billion United Kingdom: Standards menyumbang GBP 2. kesejahteraan dan pertumbuhan GBP 2. 1 % of GDP Germany: Keuntungan ekonomi mencapai 1 % of GDP. 17 % and 9 % Canada: Standards menyumbang 17 % pertumbuhan produktivitas upah buruh dan 9 % pertumbuhan ekonomi .5 billion ke ekonomi dan 13 % produktivitas .

Standar membuat pengaruh positif dunia kita…. mereka dapat membantu negara-negara untuk membangun ekonomi dan membangun kapasitas untuk bersaing di pasar global. APA KATA MEREKA TENTANG STANDARDISASI: “Standard sangat penting untuk pembangunan berkelanjutan. Kofi Annan .” Sekretaris Jendral PBB.

PENTINGNYA STANDAR Transfer Teknologi. Peningkatan Kualitas/Mutu.Barang & Jasa. Hubungan antar Pelaku Ekonomi. Keselamatan. Keamanan. Optimisasi Infrastruktur. Akses Pasar terhadap Produk . Kesehatan dan Lingkungan. serta Penilaian dan Pembuktian Kesesuaian. . Diseminasi sistem manajemen dan proses bisnis yang baik.

547 MILYAR RP.6 TRILIUN RP.4 TRILIUN RP. 1.4 TRILIUN . 3. 18. KEUNTUNGAN EKONOMI NASIONAL DARI STANDARD RP.

PENGGUNAAN ISO Standards MENINGKATKAN KEAMANAN CRANE KEUNTUNGAN MENINGKAT KARENA KECEPATAN PENGEMBALIAN MODAL DAN SEDIKITNYA PEKERJA .Industri “cranes” PENERAPAN ISO PADA “CRANE” MENINGKATKAN EFISIENSI DAN MEMBERIKAN KEUNTUNGAN US$ 3 MILYAR.

May 22. Freight Containers TANPA CONTAINER UNTUK MENGANGKUT KAYU MEMBUTUHKAN 5 HARI 108 PEKERJA. inventor of the shipping container. 2000 Providing to ISO a royalty free license." Malcolm McLean. Asia. Time Magazine.5% DALAM HITUNGAN MANDAYS DARI 540 total MENJADI HANYA 8 MANDAYS. DENGAN CONTAINER YANG MEMILIKI STANDAR MAKA TERJADI EFISIENSI 98. Mc Lean allowed use of his patented designs in the creation of an international standard .

TIGA PILAR SISTEM MUTU NASIONAL MUTU (Q) Manajemen Mutu METROLOGI (M) STANDARDISASI (S) PENILAIAN KESESUAIAN (CA) • Ilmiah • Pengembangan • Akreditasi • Industri/terapan • Penerapan • Sertifikasi • Legal • Pemberlakuan Pemasyarakatan Sistem Legal Sistem Ekonomi .

SNI=Standar Nasional Indonesia Adalah satu-satunya standar yang berlaku secara nasional di Indonesia. Dirumuskan oleh Panitia Teknis secara KONSENSUS Dikajiulang secara periodik Ditetapkan oleh BSN .

PRINSIP SNI Openess (keterbukaan): Transparency (transparansi): Consensus and impartiality (konsensus dan tidak memihak): Effectiveness and relevance: Coherence: Development dimension (berdimensi pembangunan): .

PRODUSEN/INDUSTRI PAHAM AKAN KEPASTIAN BATAS/PERSYARATAN YANG DITERIMA PASAR 2. PUBLIK/MASYARAKAT DILINDUNGI SEGI KEAMANAN. APA KEUNTUNGAN SNI ? 1. KESELAMATAN. KESEHATAN DAN KELESTARIAN LINGKUNGANNYA . PENGGUNA/KONSUMEN MEMPEROLEH KEPASTIAN KUALITAS DAN KEAMANAN PRODUK 3.

Standard adalah tanggung jawab bersama PENERAPAN STANDAR TERGANTUNG KETERLIBATAN PARA PIHAK (STAKEHOLDER) RISET INDUSTRI UKM PEMERINTAH PERNIAGAAN STANDARDISASI UNIVERSITAS KONSUMEN AHLI PENGUSAHA PERDAGANGAN 42 .

Perkembangan PerkembanganStandardisasi StandardisasiNasional Nasional .

Minyak Kelapa Sawit 4 PT Perkebunan Nusantara IV Mentah 5 PT Perkebunan Nusantara IX SNI 01 -2907-1999 Biji kopi SNI 01-2323-2000 Biji kakao SNI 01-3836-1995 Teh SNI 01-2901-2006. Minyak Kelapa Sawit 6 PT Perkebunan Nusantara V Mentah SNI 01-2901-2006. BUMN PENERAP SNI NO BUMN SNI A JASA KONSTRUKSI.9001-2001. B PERCETAKAN.Sistem Manajemen 1 PT Wijaya Karya Mutu SNI 19. Minyak Kelapa Sawit 7 PT Perkebunan Nusantara XIII Mentah 8 PT Asean Aceh Fertilizer SNI PUPUK 9 PT Pupuk Sriwidjaja SNI PUPUK 10 PT Petrokimia Gresik SNI PUPUK . KEHUTANAN.9001-2001.Sistem Manajemen 2 PT Sucofindo Mutu AGRO INDUSTRI. Minyak Kelapa Sawit 3 PT Perkebunan Nusantara III Mentah SNI 01-2901-2006. KERTAS. DAN PENERBITAN SNI 01-2901-2006. JASA LAINNYA SNI 19.

BUMN PENERAP SNI NO BUMN SNI Pertambangan. Industri Strategis. C Energi dan Telekomunikasi SNI 01-3487-1995 barang- 11 PT Antam Tbk barang emas SNI PUIL (Persyaratan umum 12 PT PLN instalasi listrik ) 13 PT Barata Indonesia SNI BAJA 14 PT Boma Bisma Indra SNI BAJA 15 PT Krakatau Steel SNI BAJA 16 PT Semen Baturaja SNI SEMEN 17 PT Semen Gresik Tbk SNI SEMEN 18 PT Semen Kupang SNI SEMEN 19 PT Semen Padang SNI SEMEN 20 PT Semen Kujang SNI SEMEN 21 PT Garam SNI GARAM .

Bidang Lain-lain 2065 118 Total 6686 1314 .PENERAPAN SNI BERDASARKAN BIDANG Jumlah Terap+mi Bidang Keterangan SNI nat 01 Pertanian dan Pangan 915 511 06 Rekayasa Kimia 850 214 03 Bangunan dan Konstruksi 693 130 15 Keramik 177 73 04 Rekayasa Elektronik 681 57 08 Tekstil 371 57 14 Pulp dan Kertas 163 55 19 Standar Dasar dan Serbaneka 355 50 07 Logam 415 49 .

GERAKAN NASIONAL PENERAPAN SNI (GENAP SNI) .

accepted everywhere .One standard. MASALAH YANG DIHADAPI : KEBEBASAN ALIRAN BARANG (Free flow of good): Pengawasan di border (National & ASEAN Single Window/darat. one time conformity assessment. laut &udara) dan Pengawasan Pasar RANTAI PASOKAN YANG BERKEMBANG: Daya saing produk dan perlindungan pasar dalam negeri DAYA SAING DALAM RANTAI PASOKAN : Pengujian .

32 231.63 KEBEBASAN ALIRAN BARANG (Free flow of good) 1. 2. 63.336.88 1. Bagaimana pembentukan aliran barang itu meningkatkan kemajuan negara dan rakyat.44 26.11 4. . Masing-masing pemerintah harus melindungi kepentingan rakyat.

MENGAPA KITA HARUS MAMPU BERSAING ? Tantangan kita di ASEAN : INDONESIA ADALAH NEGARA ASEAN DENGAN JUMLAH PENDUDUK PALING BESAR. SEHARUSNYA MENJADI PELUANG PASAR BAGI NEGARA- NEGARA DI ASEAN. AKAN MENJADI TARGET PASAR YANG BAIK UNTUK NEGARA ASEAN LAINNYA Peluang pasar bagi ASEAN: INDIA DAN CHINA. TERMASUK INDONESIA . JUMLAH PENDUDUKNYA LEBIH BESAR LAGI.

PR Domestik Penguatan daya saing nasional Perlindungan pasar dalam negeri Peningkatan dukungan ekspor .

sangat menggangu sistem logistik dan transportasi . faktur pajak standar Regulasi yang tumpang tindih dan kontraproduktif terhadap peningkatan daya saing . Permasalahan perpajakan. terkait dengan listrik (tarif/TDL dan pasokannya) dan gas (tarif dan pasokannya) Tingkat suku bunga yang masih tinggi/tidak efisiennya perbankan nasional Pungutan liar Permasalahan infrastruktur yang buruk. PR Domestik: Penguatan Daya Saing Nasional Kebijakan energi.

PR Domestik : Perlindungan pasar dalam negeri Permasalahan standardisasi (SNI) Permasalahan label bahasa Indonesia Permasalahan pengawasan pasar terhadap produk ilegal .

perdagangan dan investasi . PR Domestik : Peningkatan dukungan ekspor : Peningkatan peran atase perdagangan di luar negeri dan industri Peningkatan peran Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Penguatan dan sinkronisasi program promosi/ pameran untuk peningkatan pariwisata.

.

PERAN BSN DALAM C-AFTA Ketersediaan SNI yang terkait dengan sektor produk C-AFTA Informasi ketersediaan LPK yang terkait dengan terhadap produk C-AFTA Fasilitasi dalam penyiapan notifikasi dan implementasi regulasi teknis berbasis SNI .

Memfasilitasi penyusunan regulasi teknis dan pelaksanaan pengawasan pasar terhadap 11 sektor prioritas 11. 11 LANGKAH STRATEGIS BSN 1. Mendukung instansi teknis dalam memberikan insentif kepada industri untuk 11 sektor prioritas 10. Menganalisis peluang membuat national differences 5. Menganalisis kemampuan industri dalam 11 sektor prioritas 6. 80/2003 yang terkait penggunaan SNI 8. Mendukung instansi teknis dalam memberikan insentif LPK untuk mendukung 11 sektor prioritas 9. Menganalisis ketersediaan dan kebutuhan pengembangan Lembaga Penilaian Kesesuaian (LPK) 7. Mengidentifikasi SNI dalam 11 sektor prioritas 4. Menentukan 11 sektor prioritas produk paling terpengaruh 3. Mengefektifkan pemberlakuan Keppres No. Menganalisis ekspor-impor China dan ketersediaan SNI 2. Mengedukasi konsumen .

IDENTIFIKASI SNI DALAM 11 SEKTOR PRIORITAS SEKTOR SNI SNI Metoda SNI Lain- No Komoditi Total SNI Produk Uji lain 1 Baja 141 117 17 7 2 Aluminium 49 18 25 6 3 Elektronika dan kelistrikan 159 116 18 25 4 Petrokimia 108 102 6 0 5 Mesin dan perkakas 156 104 42 10 6 Hasil pertanian 121 110 7 4 7 Makanan dan minuman 440 317 44 79 8 Tekstil dan produk tekstil 266 115 125 26 9 Alas kaki 47 42 4 1 10 Mainan anak 4 4 0 0 11 Plastik 79 50 19 10 Total 1570 1095 247 168 .

• Saat ini ISO mempunyai 192 Technical Committee (TC) yang masing-masing merumuskan standar dengan bidang spesifik. yang dalam hal ini diwakili oleh BSN. • Indonesia menjadi anggota ISO pada tahun 1954.• International Organization for Standardization (ISO) adalah organisasi internasional dalam bidang standardisasi (kecuali elektroteknik) yang beranggotakan 162 badan standardisasi nasional dari berbagai negara di dunia. termasuk Indonesia. Saat ini menjadi P-member dalam 44 TC/SC dan 3 komite kebijakan (CASCO. REMCO dan DEVCO) .

General Assembly 156 Negara Council 18 Negara .

Second hand goods . NAMUN TELAH DIKEMBANGKAN KE BERBAGAI SEKTOR SESUAI DENGAN KEBUTUHAN DUNIA YAITU: 1.standar terkait dengan national disaster. Nanotechnologies : dibentuk TC 229 on Nano Technologies 6. INISIATIF ISO MENGHADAPI KEBUTUHAN STANDAR DUNIA KEGIATAN ISO TIDAK HANYA SECARA AKTIF MENYUSUN STANDAR TERKAIT DENGAN PRODUK ATAU PERALATAN INDUSTRI. dibentuknya WG on Risk Management 2. supply chain security management. Social responsibility : dibentuknya WGSR. telah disusun ISO 26000 3. Food safety : telah dipublikasikan ISO 22000 : food safety management system 4. Security : . Tourism : dibentuk TC 228 on tourism and related services 5.

PENTINGNYA KERJASAMA BSN DAN UNIVERSITAS MENAMBAH PENGETAHUAN & PEMAHAMAN TENTANG STANDARDISASI MENINGKATKAN PERAN PAKAR DALAM PROSES KONSENSUS PERUMUSAN STANDAR & PEMELIHARAANNYA MENGEMBANGKAN KOMPETENSI DAN PERAN LABORATORIUM UNIVERSITAS DALAM MENDUKUNG KEGIATAN STANDARDISASI MENINGKATKAN KERJASAMA PEMERINTAH- UNIVERSITAS DAN INDUSTRI .

kepala BSN berkunjung Ke Jepang mendiskusikan dan mempelajari perkembangan terakhir standar tentang evaluasi “quenching media” yang merupakan standar JIS K-2242 .Bagaimana Universitas – Industri – Pemerintah bekerja sama? 18 Februari 2010.

.

.

.

tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Sabtu (3/12). Yunisoh (28 tahun) memakai tabung gas elpiji di dapurnya. warga Jl Sakit bersalin Permata Mulia di Kota Purworejo hancur. PALEMBANG. gara-gara tabung gas yang seorang bayi yang juga pasien tersebut. Cintaraya. 38 tahun. karyawan Dunia Fantasi Ancol. Sedang Pasalnya. KAMIS . rumah dialami keluarga besar Heri (38). Kayuagung (OKI) mungkin patut Seorang pengelola rumah sakit menjadi perhatian masyarakat yang tersebut.30 WIB. KARYAWAN DUNIA FANTASI LUKA PARAH Sabtu. sekitar pukul 11. 13 MARET 2008 | 19:31 WIB TEMPO Interaktif.TABUNG GAS TABUNG GAS MELEDAK. 03 Desember 2005 | 17:59 WIB KAMIS. Meski demikian. Sabtu (6/1). Purworejo:Gara. . 06 Januari 2007 | 21:28 WIB TEMPO Interaktif. TABUNG GAS MELEDAK.Musibah yang gara tabung gas meledak. dilarikan ke rumah sakit gara-gara terkena ledakan tabung gas saat mengisi balon souvenir dunia fantasi. terkena pecahan kaca. Jakarta:Oman. MELEDAK RUMAH BERSALIN DI SATU KELUARGA PURWOREJO HANCUR TERBAKAR Sabtu. mengalami luka cukup serius.

12/04/2008 05:36 Kasus Kecelakaan TABUNG GAS MELEDAK. sebuah tabung gas gratisan tiga kilogram dari pemerintah meledak dan melukai seorang ibu dan anaknya. Di Depok. Namun. Rasa trauma masih terlihat di wajahnya. . gas yang biasa dia gunakan telah habis. Lis Hayati masih menahan rasa sakit di tangan dan wajahnya.com. Begitupula Irwansyah. Depok: Program konversi minyak tanah ke gas kembali memakan korban. Ia pun membeli isi tabung gas yang baru. Saat dipasang ada suara mendesis yang keluar dari tabung gas ini. Jawa Barat. Telapak kakinya melepuh. IBU DAN ANAK TERLUKA Liputan6. Jumat (11/4). Ledakan yang terdengar hingga radius satu kilometer ini berawal saat Lis hendak memasak nasi uduk untuk dijual.

Sebelumnya." katanya di Jakarta. Achmad Farial. DPR mempertanyakan fungsi pengawasan yang dilakukan Departemen Perindustrian (Depperin) dan Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans). baik Depperin maupun Depnakertrans yang harus bertanggung jawab jika terjadi kerusakan tabung atau kompor. 21/4/08) . mengatakan. Wakil Ketua Komisi VII DPR. Ahad. (Republika. "Kedua instansi itulah yang paling bertanggung jawab jika terdapat kasus ledakan atau kerusakan akibat kompor atau tabung. Hal ini terkait masih terdapat sejumlah kompor dan tabung elpiji ukuran tiga kilogram yang bermasalah.

Itu yang pertama. dan yang ketiga sertifikasi teknisi .PRESIDEN SBY PADA SAMBUTAN PERESMIAN BBG 20 Mei 2006 …hal itu dikarenakan masih ada kekhawatiran dari sisi keamanan. akreditasi bengkel. Untuk itu saya mengingatkan perlunya upaya untuk melakukan standarisasi tabung gas. Yang kedua.

Berdasarkan Pola Sebaran Terbanyak Oleh Pertamina PROPINSI KOTA JUMLAH SAMPEL 1. Jawa Barat Bandung 9 paket 4. Bali Denpasar dan Badung 9 paket 5. Jakarta Jakarta Barat. Jawa Tengah Semarang 9 paket 3. Timur dan Pusat 9 paket . METODOLOGI 1. Sampel Uji Diambil Secara Random Dari Penerima Bantuan Langsung Produk Konversi Energi 2. Jawa Timur Surabaya dan Malang 9 paket 2.

Tabung bocor 5. Teledor memasang klep 3. Penutup mudah copot 2. Regulator tidak terkunci . Regulator tidak dalam posisi benar atau miring 6. Cara angkut dilempar 4.1.

Daya tahan selang kurang akibat komposisi bahan . Selang tipis 2. Selang dan regulator di bawah standar SNI 4.1. Selang bocor 3.

maka kebijakan selanjutnya mengatasi masalah penerapan SNI terhadap produk konversi energi sepenuhnya berada di pihak regulator dalam hal ini adalah Departemen Perindustrian . KESIMPULAN 1. 4. Negara-negara referensi SNI itu relatif aman terhadap teknologi tabung gas. Setelah pelaporan ini. 3. SNI Produk Program Konversi Energi diadopsi dari standar internasional 2. Masalah-masalah ledakan tabung gas yang terjadi di masyarakat selama ini akibat tidak memenuhi persyaratan SNI.