You are on page 1of 19

Parkinson’s Disease (PD

)
Nika istiyana
RSA UGM
12/335624/KU/15295

S No RM : 0307XX Alamat : Sembuh wetan. godean Agama : Islam Tgl lahir : sleman.Identitas pasien Nama : Bpk. 14 Juni 1960 (56 tahun) .

dan timik timik. Gemetar terutama ditangan kanan. jalan tidak stabil.anamnesis OS mengeluh kedua tangan gemetar sudah lebih dari 1 tahun yan lalu. Pemeriksaan fisik : KU : CM TD : 150/90 Resting tremor (+) Cog wheel phenomen (+) . Gemetar muncul saat istirahat.

pemeriksaan Tremor (+) membaik Cogwheel rigidity (-) Bradykinesia (+) minimal Postural instability (+) .

diagnosis Diagnosis klinis : Parkinson’s disease Diagnosis topis : substansia nigra Diagnosis etiologi : degeneratif Terapi : Levopar tab XXX (1X1) Amlodipin 5mg Tab XXX (1X1) ARKINE 2mg Cap LX (2X1) .

bradikinesia. rigiditas. dan hilangnya refleks postural akibat penurunan kadar dopamin otak oleh berbagai sebab .definisi • Penyakit Parkinson = bagian dari Parkinsonism yang secara patologis ditandai oleh degenerasi neuron dopaminergik pada substantia nigra pars kompakta yang disertai adanya inklusi sitoplasma eosinofilik (Lewy Body) • Parkinsonism = suatu sindrom yang ditandai dengan resting tremor.

0000 populasi pertahun dan prevalensinya adalah 120 kasus per 100. mempengaruhi sekitar 1% individu berusia > 60 tahun • Insidensi PD : 5-21 kasus per 100.EPIDEMIOLOGI • Penyakit Parkinson dikenal sebagai salah satu penyakit neurologis tersering.000 populasi • Insidensi dan prevalensi meningkt seiring bertambahnya usia dan umur rata rata pasien saat awitan awal adalah sekitar 60 thn • laki laki : perempuan (3:2) .

gen autosomal resesif Parkin atau mutasi gen DJ-1 (onset muda). penuaan yang dipercepat. genetic • Familial ( 10%) : mutasi autosomal dominan pada alpha synuclein. racun lingkungan (ex: pestisida). .etiologi • Sporadis : kombinasi stress oksidatif terhadap neuron dopaminergic. MTP (neurotoksin).

PATHOGENESIS .

menyebabkan peningkatan inhibisi pada area area motoric 2.patofisiologi 1. Kerusakan neuron dopamiergik pada pars compacta substansia nigra sehingga mengurangi dopaminergic pada striatum. Alpha snucleinopathy : penumpukan alpha synuclein di badan lewy sehingga menyebabkan neuritis pada substansia nigra . Hal ini menyebabkan disinhibisi jaras tidak langsung dan menurunkan aktivitas jaras langsung.

.

dan Postural instability • Tremor = resting “pill-tolling” tremor. Cogwheel rigidity adalah salah satu tipe dari lead pipe rigidity – Berbeda dengan rigiditas pada gangguan corticospinal yang disebut clasp knife rigidity Tonus resistif awalnya meningkat ketika otot-otot extremitas digerakkan. • Rigiditas = cogwheel rigidity (adanya interupsi tonus otot yang terputus- putus seperti gigi roda ketika extremitas digerakkan secara pasif . tetapi kemudian tonusnya berkurang . terlihat saat extremitas dalam keaaan istirahat dan berkurang atau berhenti saat extremitas digerakkan. Rigiditas.) – Rigiditas pada gangguan ganglia basal cenderung kontinyu dan terus ada sehingga disebut lead pipe rigidity. 3-5 Hertz.Parkinson’s Disease • “TRAP” : Tremor. Akinesia / bradykinesia.

– Masked face / hypomimia : ekspresi wajah yang minimal – Micrographia : tulisan menjadi kecil-kecil – Hypophonia : suara menjadi lirih. hallucination. bergumam – Aprosodia : pembicaraan monoton – Festinating gait / small shuffling gait / Parkinsonian gait : langkah berjalan yang kecil.Parkinson’s Disease • Akinesia / Bradykinesia. cognitive disturbance. oily face. bermanifestasi sebagai berkurangnya dan melambatnya gerakan spontan. tanpa disertai ayunan lengan normal – En bloc turning : gerakan seperti robot yang kaku pada truncus saat pasien berbelok • Postural Instability : berkurangnya kemampuan untuk membuat reflex postural untuk menjaga keseimbangan • Other Features : myerson sign’s. disturbance . intractable constipastion.

.

lesi desak ruag (tumor. Umumnya >55 thn dengan parkinsonisme asimetrik yang berprogresi lambat. dan penyakit lain . danbradikinesia. rigiditas.diagnosis • Ditegakkan secara klinis dengan ditemukannya 2 dari 3 tanda cardinal yakni tremor saat istirahat. abses). hidrosefalus tekanan normal. • MRI dapat untuk mengevaluasi ddx seperti stroke.

Agents that Increase Dopamine Functions • Increasing the synthesis of dopamine = levodopa • Inhibiting the catabolism of dopamine (MAO -B inhibitor) = selegiline • Stimulating the release of dopamine = amphetamine • Stimulating the receptor sites directly (Dopamine agonist) = bromocriptine & pramipexole • Blocking the uptake and enhancing the release of dopamine = amantadine .

Deep brain stimulation (pallidum.management • Surgical -ablative/lesioning (thalidotomi. • Neuropsychiatric . pallidektomi) . . • Speech therapy -Dysarthria/dysphonia. nucleus subtalamikus) • Physiotherapy .Reduces rigidity & corrects abnormal posture.SSRI’s for depression.

Differential diagnoses • Multiple systems atrophy • Progressive supranuclear palsy • Lewy body dementia • Drug-induced parkinsonism • Vascular parkinsonism .

confusion -Symmetrical disease Drug-induced -Younger patient parkinsonism -Taking dopamine antagonists/lithium Sudden onset -MRI diagnosis Vascular parkinsonism -Stuttering progression -Minimal tremor -Lower limbs affected >upper limbs . Differential Features Others diagnosis -Autonomic failure -Postural hypotension Multiple systems -Cerebellar involvement -Sphincter disturbance atrophy -Pyramidal tract (impotence/urinary sxx) degeneration -Cerebellar signs -Supranuclear paralysis -Axial rigidity Progressive of eye movements -Failure of vertical gaze supranuclear palsy -pyramidal signs -cognitive impairment -Early progressive dementia Lewy body dementia Parkinsonism -Nocturnal wanderings +/.