You are on page 1of 18

MEDAN MAGNET STATIS

Kemagnetan dan Kelistrikan


Fenomena magnet sudah dikenal selama
ribuan tahun
Awalnya kemagnetan dianggap terpisah
dengan kelistrikan, meskipun diyakini ada
hubungan antara kedua fenomena ini
Saat ini telah diketahui bhw kelistrikan dan
kemagnetan merupakan dua aspek dari suatu
entitas yang sama di alam ini yaitu medan
elektromagnetik
Medan magnet
Medan magnet muncul diakibatkan oleh
partikel-partikel magnet (elektron, proton,
atom besi) maupun kerena muatan listrik
bergerak
Medan magnet tidak menimbulkan gaya pada
muatan yang diam
Gaya magnetik
Partikel bermuatan listrik yang begerak dengan
kecepatan di dalam medan magnet akan
mendapatkan gaya magnetik:
= ( )
Besar gaya magnetik ini adalah
=
Di mana adalah sudut terkecil antara dan
Gunakan aturan tangan kanan untuk menentukan
arah
Sifat-sifat medan magnet
MM hanya bekerja pada muatan yang bergerak, tidak
pada muatan yang diam
MM mengarah tegak lurus terhadap bidang yang
dibentuk oleh dan
MM tidak memiliki komponen yang paralel dengan ,
kerana itu dapat merubah arah gerakan partikel namun
tidak merubah kecepatannya
MM maksimum terjadi jika partikel bergerak tegak lurus
terhadap medan magnet ( = 900)
Satuan dari intensitas medan magnet adalah Gauss
(G) atau Tesla (T)
1 T = 10.000 G
MM bumi pada permukaan sekitar 0,5 G
Gerakan partikel bermuatan dalam
medan magnet
Partikel bermuatan dan bermassa yang memotong
medan magnet seragam secara tegak lurus akan
mengalami gaya sentripetal sehingga partikel akan
bergerak membentuk lingkaran dengan radius:

=

Radius lingkaran in disebut radius cyclotron
Cyclotron adalah salah satu peralatan akselerator elektron
Frekuensi cyclotron ditentukan dari

= =


= 2 = =
2
SOAL 1
Sebuah proton (m = 1,67 x 1027 kg) bergerak secara
tegak lurus terhadap suatu medan magnet 1,4 T
sehingga terdorong membenruk lintasan berbentuk
lingkaran dengan radius 32 cm. Berapakah frekuensi
cyclotron dan momentum daripada proton tsb?
Jawab:
a. Frekuensi cyclotron:
(1,61019 )(1,4 )
= = = 21 MHz
2 2(1,67 x1027 )

b. Momentum, = =

= = = 1,6 1019 1,4 0,32 = 7,17 1020 kg.m/s
SOAL 2
Suat spektrometer massa merupakan
sebuah peralatan yang digunakan untuk
memisahkan ion yang selisih massanya
sangat kecil. Misalnya isotop dari suatu
elemen yang mempunyai sifat kimia sangat
mirip. Konstruksi spektrometer massa
diperlihatkan pada gambar di sebelah.
Pada peralatan ini ion dengan muatan + dan massa
dipercepat melalui beda potensial 0 . Ion kemudian bergerak
tegak lurus terhadap meda magnet sehingga ion membentuk
lintasan setengah lingkaran sebelum ditangkap oleh detector
pada jarak = 2 dari titik awal. Tentukan persamaan untuk
menghitung massa ion.
Jawab :
1 2 2
2 = 0 = = 2
2 20
Gaya magnetik pada penghantar
yang dialiri arus
Jika muatan-muatan bergerak dalam medan magnet
melalui sebuah penghantar maka gaya magnetik yang
berlaku pada muatan akan ditransfer kepada penghantar
ketika muatan-muatan tsb menumbuk atom penghantar
Jika ada pembawa muatan persatuan volume dan
kecepatan arus maka gaya yang berlaku pada
penghantar sepanjang dan luas penampang adalah
= ( )
Karena = , maka
=
searah dengan arah aliran arus.
Jika penghantarnya lurus dan medan magnet seragam,
maka
= sin
Soal 3
Sebuah penghantar dialiri arus 2 A berada pada
bidang . Arus mengalir pada arah positip
memotong medan magnet 1,2 T yang paralel
dengan bidang dan membentuk sudut300
dengan sumbu (mengarah ke kuadran 1).
Berapakah besarnya gaya yang bekerja pada
penghantar bila panjangnya 0,4 m?
Jawab:
= sin = 1,2 2 0,4 300
= 0,48
Soal 4
Sebuah penghantar dialiri arus 1,5 A berada pada bidang .
Salah satu ujung penghantar berada di titik asal dan ujung
lainnya berada pada koordinat (3m, 4m). Sebuah medan
magnet sebesar 0,15 T mengarah vertikal ke bawah. Berapakah
gaya magnet yang bekerja pada penghantar tsb?
Jawab:
Pecahkan lintasan menjadi segmen sangat kecil arah ke
kanan dan arah ke bawah. Gaya magnet pada setiap
segmen adalah
= + ()
Maka total gaya magnet pada penghantar adalah:
3 4
= 0,15 1,5 = 0,225(3 4)
0 0
Besar gaya adalah = 0,225 32 + (4)2 = 1,13
Torsi pada loop arus
Perhatikan loop penghantar segiempat
sebagaimana gambar (a) di samping.
Loop menghantarkan arus . Sebuah
medan magnet berada paralel dengan
sumbu . Maka pada bagian-bagian loop
akan bekerja gaya dengan arah seperti
pada gambar (b). Gaya pada segmen 1
dan 3 menyebabkan torsi yang akan
memutar loop searah jarum jam.
=

= 2 sin = sin
2
Karena = (luas daerah loop), maka
= sin atau =
Momen dipol magnet
Momen dipol magnet: =
Arah : aturan tangan kanan empat jari arah arus, ibu
jari arah
Jadi tegak lurus pada bidang loop
Untuk loop berbentuk lingkaran maka berada pada
sumbu loop
Ketika loop arus berada pada medan magnet, maka ia akan
berusaha untuk sejajar dengan bidang loop yang tegak
lurus thd medan magnet.
Dengan kata lain loop berusaha untuk melingkupi sebanyak
mungkin garis medan magnet. Artinya loop berusaha agar
fluks magnet maksimum melalui loop.
Momen dipol magnet juga dapat dianggap sebagai
magnet batang yang sangat-sangat kecil
Bila ada medan magnet B, berusaha mensejajarkan diri
dengan (seperti jarum kompas).
Soal 5
Sebuah koil mengalirkan arus 50 mA. Koil terdiri
dari 50 lilitan dan luas area 2,0 cm2. jika ada
medan magnet 0,3 T yang arahnya paralel dgn
area koil, berapa torsi yang bekerja pada koil?
Jawab:
50 lilitan mengalirkan masing2 50 mA setara
dengan satu lilitan mengalirkan arus (50)(50 mA),
maka

= sin = 50 2 104 2 (50
Energi potensial dipol magnet
Untuk memutar momen dipol magnet dalam medan
magnet diperlukan torsi:
= sin
Kerja yang dilakukan sama dengan energi
potensialnya, jadi

0 = sin = (cos cos 0 )
0
Bila 0 adalah = 0 saat = 900 maka
= cos =
(energi potensial dipol magnet)
Soal 6
Coil dgn radius 4 cm terdiri dari 100 lilitan
mengalirkan arus 1,2 A. Jika ada medan
magnet 0,80 T mengarah tegak lurus terhadap
bidang koil, berpakah kerja yg diperlukan
untuk memutar koil 1800?
Jawab:
= (cos 1800 00 ) = 2 = 2
= 2 100 0,04 2 1,2 0,80 = 0,97
Efek Hall
Semikonduktor seperti silikon dapat
diperkaya sehingga pembawa
muatannya negatip (elektron) atau
positip (lubang). Aliran pembawa
muatan pada medan magnet akan Pembawa muatan
positip
menimbulkan beda tegangan antara
satu sisi penghantar dengan sisi
lainnya, disebut efek Hall
Tegangan Hall:
1 Pembawa muatan
= negatip

1
Di mana = koefisien Hall

Ringkasan