You are on page 1of 57

GEOLOGI EKSPLORASI

KODE MK: D1F314


SKS : 2 (2-0)
Semester : Ganjil

Mega F. Rosana, Ir., MSc., PhD


Dr. Ildrem Syafrie, Ir.,DEA.
Emi Sukiyah, Ir., MT.
Yuyun Yuniardi, ST., MT.
Cecep Yandri S., ST

2005
Petrology and Mineralogy Laboratory
Department of GeologyPadjadjaran University

KETENTUAN UMUM

HANDOUT - 01
GEOLOGI EKSPLORASI
Bentuk perkuliahan
Tatap muka
Paper kelompok
Tugas perorangan
Kuliah lapangan/praktikum (bila kondisi
memungkinkan)
Kuis (insidentil)
UTS
UAS
Kriteria Penilaian

Tugas perorangan + kuis + Laporan Kulap


[10%]
Paper kelompok/presentasi [20%]
UTS [30%]
UAS [40%]
[Kehadiran minimal 80% untuk bisa ikut
UTS & UAS]
Pokok Bahasan Perkuliahan

1. Pendahuluan
2. Program eksplorasi
3. Aspek geologi dalam eksplorasi
4. Aplikasi Remote Sensing Dalam eksplorasi
5. Eksplorasi geokimia
6. Eksplorasi geofisika
7. Eksplorasi pemboran
8. Metoda Analisa laboratorium
9. Studi kasus kegiatan eksplorasi : eksplorasi
batubara, logam, air, migas, dan panas bumi
Jadwal / Materi Perkuliahan
List of references
Kreiter, V.M., 1968: Geological prospecting and exploration.
Govett, G.J.S., 1983: Handbook of Exploration Geochemistry Vol 1-3.
Parasnis, D.S., 1982: Principles of applied geophysics.
Lawrence, L.J. and Madigan, R.T., 1970: Exploration and Mining
Geology. Eight commonwealth mining and metallurgical congress Vol.2.
Garnet B., 1999: Methods of Placer Mining.
Pelle, 1956: Mining Engineers Handbook Vol. 1
Journal of geochemical exploration
Economic Geology journal/Special Publication
Resource Geology journal
Others
Pendahuluan
Geologi Eksplorasi
Penyelidikan geologi yang dilakukan
untuk mengidentifikasi, menentukan
lokasi, ukuran, bentuk, letak,
sebaran, kuantitas dan kualitas
suatu endapan bahan galian untuk
kemudian dapat dilakukan analisis
atau kajian kemungkinan
dilakukannya penambangan
Tahap Eksplorasi
PenyelidikanUmum
Survei tinjau
Prospeksi
Eksplorasi
Eksplorasi Umum
Eksplorasi Rinci
Survei Tinjau
Tahap penyelidikan umum untuk
mengidentifikasi daerah-daerah yang
berpotensi bagi keterdapatan bahan galian
pada skala regional, terutama berdasarkan
hasil studi regional, diantaranya pemetaan
geologi, pemotretan udara dan metoda
tidak langsung llainnya, dan peninjauan
lapangan pendahuluan yang penarikan
kesimpulannya berdasarkan ekstrapolasi
dari data yang ada
Prospeksi
Tahap penyelidikan umum untuk
membatasi daerah potensi endapan
bahan galian dengan kategori
sumber daya tereka, yang menjadi
tahap eksplorasi umum
Eksplorasi Umum
Tahap eksplorasi yang merupakan deliniasi
awal dari suatu endapan yang
teridentifikasi, berdasarkan indikasi
sebaran, perkiraan awal mengenai ukuran,
bentuk, sebaran, kuantitas dan kualitas,
untuk mendapatkan sumber daya
tertunjuk. Tingkat ketelitiannya harus
dapat digunakan dalam penentuan untuk
dilakukukannya tahap eksplorasi rinci
atau tidak
Eksplorasi Rinci
Kegiatan eksplorasi dengan mendelliniasi
secara rinci dalam 3 dimensi terhadap
endapan bahan galian untuk dapat
menentukan sumber daya terukur. Tahap
ini dilakukan sebelum dilakukan studi
kelayakan tambang
SUMBERDAYA BAHAN GALIAN
INDONESIA

PP. No 27, 1980



GOLONGAN A (Strategis)

GOLONGAN B (Vital)

GOLONGAN C (Non A + B)
Golongan A (bahan galian strategis)

Minyak bumi
Gas alam
Aspal
Batubara
Bahan-bahan
radioaktif
Nikel
Kobalt
Timah
Golongan B (bahan galian vital)

Emas, Perak, Platina, Intan,


Air raksa, Besi, Mangan, Khrom,
Tembaga, Timbal, Seng, Bauksit
Berilium, korundum, Zirkon,
Kristal kwarsa
Logam-logam langka
Yodium, Belerang, Khlor
dll
Golongan C (tidak termasuk A & B)

Nitrat, pospat, halite


Asbes, grafit
Batu permata, marmer, batu tulis,
Bentonit, Pasir kuarsa, kaolin, feldspar, gips
Tras, obsidian, batu kapur, dolomit, kalsit,
batu apung
Granit, andesit, basalt, Tanah liat, pasir
dll
Perkembangan Kegiatan Eksplorasi

Munculnya teori-teori baru tentang


genesis dan penyebaran resources
Berkembangnya teknologi eksplorasi,
teknik analisa sampel yang meningkatkan
efektifitas dan efisiensi
Pengolahan data yang lebih modern sejalan
dengan berkembanganya teknologi
komputer
Eksplorasi Sumberdaya alam
non hayati
Eksplorasi mineral logam dan non logam
Eksplorasi minyak dan gas bumi
Eksplorasi batubara
Eksplorasi sumberdaya air
Eksplorasi panas bumi
EXPLORATION

WHY
HOW MUCH
WHERE
HOW TO DO IT
WHY

Demand

Resources
HOW MUCH

Minimum Target should be work


How big the company
Sn 800 ~ 1.000 T/y
Ni 8.000 ~ 10.000 T/y
Zn 30.000 T/y
Cu 30.000 T/y
Au 30.000 ~ 60.000 oz/y
WHERE
Area selection
Exploration potential/ geologically
favorable regions
Geographic
position/infrastructure/logistics
Political consideration
Favorable mining legislation
Fiscal regim
Where to export product
Risk
HOW WE are DO IT

Instrumentation + Techniques
Geological Idea, Concepts &
Theories
Gathering, recording, retrieval
of information

Research & Exploration Stages


EXPLORATION PROGRAM
Progam Eksplorasi (General)
Pemilihan Area (Area Selection)
Rencana (Planning)
Laporan (Reporting)
Tenaga ahli (Technical staff)
Field organization
Mining laws
Periodical review
Selection

Pertimbangan keuangan
tersedia untuk perioda > 5 thn
Pemilihan mineral
sesuai demand
Pemilihan area
sesuai dengan mineral interest
Pemilihan negara
sesuai dengan peraturan pertambangan
yang ada
Planning
Organisasi personil eksplorasi
Penerapan metoda yang dipilih
studi pustaka
interpretasi foto udara yang tersedia
peninjauan kondisi geologi di lapangan
peninjauan dari udara
pemetaan geologi
pemanfaatan tenaga prospektor (pencari)
survei airborne dan ground geofisika
survei airborne dan ground geokimia
pemboran
analisa petrologi & pemisahan bijih
Reporting

Laporan perkegiatan eksplorasi


secara khusus
periodik : tiap minggu
final
khusus
Laporan semua aktifitas eskplorasi
periodik : tiap bulan
periodik : tiap tahun
Review struktur organisasi personil
Staff teknik/tenaga ahli

Fieldgeologist & geophysics


Office geologist
Chief geologist
Struktur organisasi lapangan
Personil
geologist + asisten geologist
Fasilitas base camp di lapangan
penginapan (ruang tidur personil)
dapur + ruang makan
ruang rekreasi/istirahat
penerangan + air + sanitasi
Kendaraan (mobil + pesawat)
mobilitas kegiatan survei
transportasi kebutuhan base camp
Radio komunikasi
Peraturan pertambangan
Pengetahuan tentang peraturan yang
berlaku: lokal & regional
chief geologist

Review secara periodik


Aktifitas eksplorasi secara keseluruhan
Pengeluaran biaya
Hasil kegiatan eksplorasi
TAHAPAN KEGIATAN EKSPLORASI
Tahapan Kegiatan Eksplorasi
Tahap 1 : Regional desk studies
pilih lokasi
Tahap 2 : Area selection
menentukan daerah anomali
Tahap 3 : Target generation
menentukan daerah target lebih lanjut
Tahap 4 : Prospect generation
mendeterminasi keberadaan mineralisasi
Tahap 5 : Sizing up the prospect
membatasi daerah penambangan
Tahap 6 : Evaluation
perhitungan/pembuktian cadangan
Tahap 7 : Feasibility study
studi kelayakan pembangunan tambang
Model Urutan Kegiatan Eksplorasi
Tahap Regional desk studi
Meliputi studi literatur terhadap data &
informasi yang ada
Laporan terdahulu
Peta-peta
Data geologi ; geofisika & geokimia
regional
Interpretasi foto udara & citra satelit
Teori-teori distribusi logam & mineralisasi

1-2 tahun & 1-2 orang tenaga geologist pertahun


Tahap Pemilihan Lokasi
Regional fieldwork
Kesampaian daerah
Tenaga buruh
Aktifitas perusahaan eksplorasi lain
Kondisi kesehatan lingkungan
Kondisi metalogenik/mineralisasi
Pilot studi
Survei geokimia
Survei geofisika
Rekomendasi untuk melakukan eskplorasi

1-2 tahun & 2-5 orang tenaga geologist pertahun


Tahap Penentuan daerah target
Pemetaan geologi detail + pit & trench
Peninjauan aerial/airborne geofisika; ground
survei geokimia dan geofisika
Evaluasi daerah target dari data di atas
Rangking daerah target berdasarkan
anomalinya
Persiapan program kerja & biaya untuk tiap
daerah target anomali

1-2 tahun & 4-10 orang tenaga geologist


pertahun + kontraktor
Tahap Generasi Daerah Prospek
Pemetaan geologi, kegiatan geofisika, geokimia,
pembuatan pit dan pemboran
Penentuan model endapan bijih (volume &
grade) dan keberadaan mineralisasi
Studi geologi setting dan kemungkinan control
endapan bijih/pola mineralisasi (add mapping)
Test Pemboran ( min 2 lokasi)
Rangking daerah anomali; Persiapan program
kerja & biaya untuk tiap daerah target anomali

1-2 tahun & 4-10 orang tenaga geologist pertahun +


kontraktor
Tahan penentuan dimensi daerah
prospek
Pemetaan dan sampling detail (pemboran atau
pit)
estimasi kasar ukuran dan kadar
mineralisasi
Test laboratorium untuk metalurgi dan
asosiasi mineral logam lain
Rangking daerah prospek dan persiapan
program kerja & biaya untuk tiap daerah
prospek
1-2 tahun & 4-10 orang tenaga geologist
pertahun + kontraktor
Tahap Evaluasi
Pit; trench, pemboran inti dan sample analisis
Bulk sampling & bench scale metalurgi test
Evaluasi oleh ahli teknik tambang untuk
menentukan kemungkinan penambangan
Perkiraan/perhitungan cadangan dan kadar
bijih

1-2 tahun & 10-20 orang tenaga kerja


pertahun + biaya tinggi untuk kontraktor
Tahap Feasibility study
Lebih banyak lagi pemboran inti
Pembangunan bawah permukaan dan bulk sampling
untuk pilot plant pengolahan dan test metalurgi
Persiapan untuk pemboran dan sampling pada
prospek yang akan di tambang
Test penjualan hasil pengolahan logam; penentuan
harga jual; pengajuan kredit
Perhitungan detail keseluruhan nilai ekonomik untuk
penambangan
Pertimbangan politik/keamanan dan lingkungan
sosial
1-3 tahun & 20 200 orang tenaga kerja pertahun
+ berbagai kontraktor
Faktor pertimbangan eksplorasi
Potensi Resources
Kondisi Geologi
Posisi Geografi
Politik
Peraturan pemerintah setempat
Perijinan
Transportasi hasil eksploitasi
Biaya
Distribution of mineralized Late
Creataceous to Pliocene magmatic arcs
Au, Ag, Cu
Nickel, Cobalt, Iron, Laterite Occurences
Rare Metals Occurences
Operating Mines & Prospects Under Feasibility Study
Mines Operated by PT. ANTAM
Mines Operated by PT. Freeport
Faktor Sukses Daerah Prospek

Kemampuan melihat dan mengamati suatu


formasi batuan dalam konteks yang
berhubungan dengan endapan sumberdaya
alam non hayati
Mengasumsikan kemungkinan lain yang
berhubungan dengan resources
Peka akan perubahan (anomali) pada data
Insting geologi yang kuat
Kegiatan Eksplorasi
Geologi
Geofisika
Geokimia
Citra satelite/foto udara
Pemboran
Studi Kelayakan
Data Integrated

Geology

Geokimia Geofisika
GIS