You are on page 1of 37

Tujuan pembelajaran umum

• Setelah selesai pembelajaran ini peserta mampu
menjelaskan tentang konsep dasar Healthcare
Associated Infections dan Program Pencegahan
dan Pengendalian Infeksi di pelayanan
kesehatan

TUJUAN PEMBELAJARAN KHUSUS
• Setelah mengikuti materi ini peserta mampu:
• Menjelaskan latar belakang infeksi di pelayanan kesehatan
• Menjelaskan segitiga epidemiologi penyakit infeksi
• Menjelaskan rantai penularan penyakit infeksi
• Menjelaskan mekanisme pertahanan tubuh
• Menjelaskan pengertian HAIs
• Menjelaskan penyebab dan faktor risiko HAIs
• Menjelaskan dampak HAIs
• Menjelaskan program HAIs
• Menjelaskan faktor-faktor keberhasilan program PPI
• Rangkuman

POKOK/SUB POKOK BAHASAN • Latar belakang infeksi di pelayanan kesehatan • Segitiga epidemiologi penyakit infeksi • Rantai penularan penyakit infeksi • Mekanisme pertahanan tubuh • Pengertian HAIs • Penyebab dan faktor risiko HAIs • Dampak HAIs • Program HAIs • Faktor-faktor keberhasilan Program PPI • Rangkuman .

kematian 99.4 jt Di negara di dunia menderita berkembang 20 kali > rnfeksi di Rumah tinggi dibanding negra Sakit maju .LATAR BELAKANG Komplikasi yang paling sering terjadi di pelayanan kesehatan Healthcare Associated Infections Masalah (HAIs) kesehatan CDC: 1.000/th TO REDUCE Setiap saat 1.7 million /th.

Host Environ Agent ment Interakasi yang dinamis Perubahan di salah satu komponen Berpengaruh pada keseimbangan yang ada .

Jamur . Bakteri. Status Perkawinan keadaan geografis dan Pekerjaan struktur geologi Kebiasan hidup Lingkungan non fisik: budaya. Virus.Riketsia.Keturunan Mekanisme Pertahanan PEJAMU PEJAMU Tubuh Umur (HOST) Jenis kelamin Lingkungan fisik: Ras cuaca. nilai dan adat istiadat BIBIT PENYAKIT LINGKUNGAN (AGENT) Golongan biologik (ENVIRONMENT) Protozoa. musim. norma.

hormonal. selluler masuknya Lysosim Mengisolasi. MEKANISME PERTAHANAN TUBUH BIOLOGI MEKANIS KIMIAWI REAKSI IMMUNITAS ENDOGEN KULIT TUBUH . Sekresi antibodi. Mikroorganisme ke EKSOGEN dalam tubuh Immunisasi. Mencegah / menahan HCL lambung. menelan. Menghilangkan Menghancurkan Immunoglobulin kemampuan MO Mengeluarkan MO antibiotika menimbulkan infeksi . melumpuhkan MO.

.

tanah. permukaan kulit. RESERVOIR/SOURCE Darah. cairan tubuh. Air. tumbuh-tumbuhan. tumbuh. berkembang biak dan siap ditularkan kepada orang  Reservoir yang paling umum: manusia. binatang. Alat. Udara. Cairan tubuh. usus dan vagina . air dan bahan-bahan organik lainnya  Pada manusia: darah. Tanah. Permukaan lingkungan  Tempat dimana agen infeksi dapat hidup. selaput lendir saluran nafas atas.

Contact Common Vihicle. MEAN OF TRANSMISSION Airborne. Droplet. Vertorborne .

AGENT/MO Bakteria. Jamur.virulensi . Virus.jumlah .patogenitas . Protozoa • Mikroorganisme yang dapat menyebabkan infeksi • Tiga faktor mikroorganisme yang mempengaruhi terjadinya infeksi .

Typhoid. Hepatitis C. MEAN OF • Vehikulum : TRANSMISSION Bahan yang dapat berperan dalam Airborne. Dysentri Vektor : Artropoda (umumnya serangga) atau binatang lain yang dapat menularkan kuman penyebab dengan cara menggigit pejamu yang rentan atau menimbun kuman penyebab pada kulit pejamu atau makanan Contoh : Nyamuk: Demam berdarah. malaria Lalat: makanan Tikus: leptospirosis . Contact mempertahankan kehidupan kuman penyebab Common Vihicle. Cholera. HIV • Air: Hepatitis A. sampai masuk (tertelan atau terokulasi) pada Vertorborne pejamu yang rentan Contoh : • Makanan: Salmonella • Darah: Hepatitis B. Droplet.

status imunisasi. luka bakar yang luas. pekerjaan dan herediter . pengobatan dengan imunosupresan. gaya hidup. status ekonomi. pemakaian alat  Faktor lain: jenis kelamin. trauma atau pembedahan. status gizi.HOST/PEJAMU Immuno- compromised  Faktor yang mempengaruhi: umur. ras atau etnis tertentu. penyakit kronis.

Instrinsik Ekstrinsik Usia Status Gizi PETUGAS Diabetes Perubahan respon imunitas Infeksi di tempat lain PERALATAN Lama rawat inap Pre operatif Obesitas Merokok LINGKUNGAN Kolonisasi mikroorganisme Perioperative hypothermia PENGGUNAAN ANTTIBIOTIKA .

• Petugas • Kurangnya kompetensi tenaga kesehatan • Kurangnya kepatuhan melaksanakan prinsip-prinsip PPI:penerapan Kewaspadaan Standar. penerapan bundles of HAIs. penggunaan antimikroba yang tidak rasional • Kurangnya kepedulian tenaga kesehatan Peralatan  Tidak bersih  Tidak steril • Lingkungan • Udara yang tidak sehat • Peralatan yang tidak steril • Permukaan lingkungan yang kotor • Antibiotika tidak rasional/bijaksana .

PENGERTIAN Healthcare Associated Infections Infeksi yang terjadi pada pasien selama perawatan di rumah sakit atau fasilitas pelayanan kesehatan lainnya. dimana pada saat masuk tidak ada infeksi atau tidak masa inkubasi .termasuk infeksi didapat di rumah sakit tapi muncul setelah pulang juga infeksi pada petugas karena pekerjaannya .

• Morbiditas  • Pendapatan RS  • Mortalitas  • Produktifitas Ps  • Kecacatan  • Mutu RS  • LOS  • Citra RS  • Biaya  • Tuntutan Hukum Biaya meningkat per tahun ( 2004) Perhitungan biaya: •US : $ 6.7 billion • Bayar obat/alat •United Kingdom : $ 1.7 billion • Laboratorium • Dokter/perawat .

Surgical site infections (SSI) Catheter-associated urinary tract infections (CAUTI) Central venous catheter–related bloodstream infections (CRBSI) Ventilator-associated pneumonia (VAP) .

pelaksanaan dan evaluasi . meminimalkan kejadian infeksi pada pasien . pengunjung dan masyarakat sekitar rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya yang meliputi pengkajian.PENGERTIAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI Suatu upaya kegiatan untuk mencegah. perencanaan. petugas.

TUJUAN PPI Menurunkan atau meminimalkan insiden rate infeksi terkait dengan pelayanan kesehatan pada pasien . dengan mempertimbangkan cost effectiveness . petugas dan pengunjung serta masyarakat sekitar rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

IADP ILO. Karyawan Penempatan Pasien Etika batuk Penyuntikan yang aman Praktil lumbal punksi VAP.ISK Airborne Droplet Contact Menerapkan Bundles of HAIs Komite PPI Tim PPI IPCN Audit IPCN ICRA . PROGRAM PENCEGAHAN DAN HH APD PENGENDALIAN INFEKSI (PPI) Limbah HAIs Lingkungan Peralatan Perawatan Ps PPRA Penanganan Linen Kes.

Standar Kewaspadaan individu Etika batuk Isolasi K.SIAPA YANG MELAKSANAKAN PPI ? Semua individu di RS dan Fasyankes HH APD Limbah Semua Lingkungan K.Transmisi Dokter/Perawat Surveilans IPCN Pencegahan dan Bundles Perawat dan Dokter Antibiotika Rasional Dokter .

KAPAN DILAKSANAKAN PPI Setiap saat memberikan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit dan Fasyankes .

BAGAIMANA MELAKSANAKAN PPI Laksanakan Program PPI .

Pengendalian lingkungan 4. Airborne/udara 3. Peralatan perawatan pasien 6. Kebersihan tangan 2. Perlindungan Kesehatan karyawan 9. Contact/kontak 2. Penenmpatan pasien Kewaspadaan 8. Droplet/percikan . APD 3. Penanganan limbah 5. Penanganan linen Laksanakan 7. Penyuntikan yang aman Isolasi 10. Lapis pertama : Kewaspadaan Standar 1. Etika batuk/bersin 11. Praktik lumbal fungsi Lapis kedua : Kewaspadaan berdasarkan transmisi 1.

CLABSI Prevention Bundles Surgical site Infection Bundles Penerapan Bundles CAUTI Bundles HAIs Ventilator Bundles .

Berdasarkan indikasi Penggunaan antibiotika Profilaksis Rasional Teraupetik Empirik PPRA Definitif .

farmasi.  Pendidikan dan Pelatihan Dasar PPI untuk semua staf perawat dan dokter  Pendidikan dan Pelatiahan Umum PPI untuk semua staf non medikal/para medis (analis PENDIDIKAN lab. penata rontgen. phsioterapi. petugas keamanan. gizi) DAN  Sosialisasi Umum PPI untuk PELATIHAN petugas kebersihan. petugas parkir. keluarga dan masyarakat sekitar Rumah Sakit . pedagang sekitar rumah sakit  Sosialisasi umum PPI kepada pasien.

Laksanakan Surveilance .

Pedoman. • Aspek manajerial : Kebijakan.Laund ry. traffic flow • CSSD. Program • Aspek klinis : Standar Prosedur Operasional • Kebersihan AUDIT tangan • Penerapan PROGRAM Bundles HAIs PPPI • Sarana & Prasarana: Kelengkapan fasilitas • Kebersihan tangan • Tempat sampah • Physical lay out.Gizi .

Kewaspadaan Standar Kewaspadaan Isolasi Kewaspadaa berdasarkan Bundel transmisi Pencegahan Laksanakan Infeksi Monev Penggunaan Antibiotika Surveilans HAIs Diklat .

Proses penilaian yang berfokus pada pengurangan risiko infeksi. melibatkan disiplin ilmu dengan mempertimbangkan populasi pasien dan fasilitas Laksanakan ICRA Renovasi/Kontruksi Bangunan Healthcare Associated Infections Kewaspadaan Isolasi .

.

sehingga mutu layanan kesehatan dapat ditingkatkan .RANGKUMAN • Rumah Sakit dan Fasyankes harus memberikan pelayanan yang aman dan nyaman ke masyarakat melalui penerapan patient safety • Salah satu goal dari patient safety adalah mengurangi resiko infeksi terkait pelayanan kesehatan yang disebut dengan HAIs • HAIs dapat dicegah /diminimalkan melalui program PPI • Penerapan PPI melibatkan dan komitment semua individu yang berada di RS dan Fasyankes • Dengan melaksanakan program PPI diharapkan dapat mengurangi HAIs.

WITH ME PLEASE TELL ME. IF I HAVE NOT CHANGE BEGINS WASHED MY HAND. AND IF YOU HAVE NOT WASHED YOURS I WILL TELL YOU BEGINS TODAY. HERE AND NOW THINK BIG START SMALL ACT NOW Prevention is Primary .

com .costypandjaitan@gmail.