You are on page 1of 15

Kelompok

:
R5 B

Wahyu Purnama Magribi
Eri Ecko Prasetyo
Fikri Fadli
Muhammad Fajar Abdullah
Abdul Majid

Membuat Surat Izin Tempat Usaha (SITU) Langkah-langkah untuk mendapatkan Surat Izin Tempat Usaha (SITU). yaitu sebagai berikut :  Membuat surat izin tetangga  Membuat surat keterangan domisili perusahaan . Perizinan Usaha Surat Izin Tempat Usaha ( SITU ) dan Surat Izin HO Surat Izin Tempat Usaha (SITU) merupakan pemberian izin tempat usaha kepada seseorang atau badan usaha yang tidak menimbulkan gangguan atau kerusakan lingkungan di lokasi tertentu.

antara lain: • Fotocopy KTP permohonan • Foto permohonan ukuran 3 x 4 cm sebanyak 2 buah • Formulir isian lengkap dan sudah ditandatangani • Fotocopy pelunasan PBB tahun berjalan • Fotocopy IMB ( Izin Mendirikan Bangunan ) • Fotocopy sertifikat tanah atau akta tanah • Denah lokasi tempat usaha • Surat pernyataan tidak keberatan dari tetangga ( Izin Tetangga ) yang diketahui RT / RW • Izin sewa atau kontrak • Surat keterangan domisili perusahaan • Fotocopy akta pendirian perusahaan dari notaries • Berita acara pemeriksaan lapangan . gangguan. atau kerusakan lingkungan Dokumen yang diperlukan untuk membuat Surat Izin Tempat Usaha (SITU).Sedangkan Surat Izin Gangguan (HO) adalah pemberian izin tempat usaha kepada perusahaan atau badan di lokasi tertentu yang dapat menimbulkan bahaya.

Akta Pendirian Usaha Akta Pendirian Usaha berisi profil perusahaan yang dibuat pendiri usaha dengan notaris dan disertai saksi-saksi yang didaftarkan ke Pengadilan Negeri setempat. Tujuan Akta Pendirian Usaha dibuat : .

atau Ruko. atau tidak berada di wilayah pemukiman. kursi. minimal 2 orang • Foto copy KK penanggung jawab / Direktur • Pas photo penanggung jawab ukuran 3X4 = 2 lbr berwarna Copy PBB tahun terakhir sesuai domisili perusahaan • Copy Surat Kontrak/Sewa Kantor atau bukti kepemilikan tempat usaha • Surat Keterangan Domisili dari pengelola Gedung jika berdomisili di Gedung Perkantoran • Surat Keterangan RT / RW (jika dibutuhkan. • Foto kantor tampak depan. • Siap di survey . untuk perusahaan yang berdomisili di lingkungan perumahan) Khusus luar jakarta • Kantor berada di wilayah Perkantoran/Plaza. komputer berikut 1-2 orang pegawainya).Dokumen yang diperlukan untuk membuat Akta Pendirian Usaha : • Foto copy KTP para pendiri. Biasanya ini dilakukan untuk mempermudah pada waktu survey lokasi untuk PKP atau SIUP. tampak dalam (ruangan berisi meja.

CV. ataupun koperasi. SIUP dapat diklasifikasikan sebagai berikut. BUMN.Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) ( SIUP ) adalah surat izin untuk dapat melakukan kegiatan usaha perdagangan yang dikeluarkan instansi Pemerintah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan sesuai dengan tempat atau domisili perusahaan. PT. firma. • SIUP Kecil • SIUP Menengah • SIUP Besar . SIUP dapat di berikan kepada para wirausaha baik perseorangan.

Dokumen-dokumen yang diperlukan untuk pengurusan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) antara lain : • Fotocopy akta notaris pendirian perusahaan • Fotocopy SK Pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia • Fotocopy NPWP • Fotocopy KTP pemilik • Fotocopy Surat Izin Tempat Usaha ( SITU ) • Fotocopy Kartu Keluarga • Fotocopy surat keterangan domisili perusahaan • Fotocopy surat kontrak atau sewa • Foto direktur utama atau pimpinan perusahaan ukuran 3 x 4 • Neraca perusahaan .

. NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak adalah nomor yang diberikan kepada tiap wajib pajak sebagai sarana administratif yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas wajib pajak dalam memenuhi hak dan kewajiban perpajakan.Nomor Pokok Wajib Pajak ( NPWP ) Sesuai namanya.

• Fotocopy KTP dari pengurus aktif (jika WNI). • Fotocopy Passport dan Surat Keterangan Tempat Tinggal dari instansi yang berwenang minimal Lurah atau Kepala Desa dari pengurus aktif (jika WNA). • Surat Keterangan Tempat Kegiatan Usaha atau Pekerjaan Bebas dari instansi yang berwenang minimal Lurah atau Kepala Desa. . Bagi Wajib Pajak badan usaha : • Fotocopy Akta Pendirian dan Perubahan terakhir / Surat Keterangan dari kantor pusat bagi BUT.Dokumen-dokumen yang diperlukan untuk pengurusan NPWP Perusahaan antara lain : Bagi Wajib Pajak orang pribadi usahawan : • Fotocopy KTP untuk WNI. • Surat Keterangan Tempat Kegiatan Usaha dari instansi yang berwenang minimal Lurah atau Kepala Desa. • Fotocopy Passport dan Surat Keterangan Tempat Tinggal dari instansi yang berwenang minimal Lurah atau Kepala Desa bagi WNA.

Hal-hal yang perlu di daftarkan • Akta pendirian perusahaan • Akta perubahan anggaran dasar dan laporan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia • Akta perubahan anggaran dasar dan surat persetujuan Mentri Hukum dan hak Asasi Manusia Republik Indonesia.Tanda Daftar Perusahaan (TDP) / Nomor Register Perusahaan ( NRP ) Tanda Daftar Perusahaan ( TDP ) adalah daftar catatan resmi sebagai bukti bahwa perusahaan atau badan usaha telah melakukan wajib daftar perusahaan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1982 tantang wajib daftar. Dokumen-dokumen yang diperlukan untuk pengurusan Tanda Daftar Perusahaan ( TDP ) antara lain: Untuk Perseroan Terbatas (PT). Persekutuan Komanditer (CV) atau Firma (Fa) dan Koperasi adalah sebagai berikut. .

Formulir Isian Fotocopy Akta Pendirian Perusahaan Fotocopy Pengesahan Akta Asli dan Fotocopy Pengesahaan Akta Pendirian Fotocopy Surat Keterangan Domisili Perusahaan Fotocopy Surat Izin Tempat Usaha Nomor Pokok Wajib Pajak Fotocopy SIUP Fotocopy KTP Fotocopy akta Pendirian dan Pengesaha Fotocopy KTP penanggung jawab koperasi Bukti setor biaya administrasi Fotocopy paspor jika pemilik WNA Perusahaan Perorangan ( PO ) Formulr Isian Fotocopy Surat Keterangan Domisili Perusahaan Fotocopy SIUP Fotocopy KTP penanggung jawab Fotocopy NPWP Fotocopy Surat Izin Tempat Usaha (SIUP) Membuat Nomor Rekening Perusahaan .

• Kartu contoh tanda tangan pimpinan perusahaan • Tanda setoran • Lembar pemberitahuan setoran . yaitu bendahara dan manajer keuangan. Pihak yang bertanggungjawab biasanya 2 orang.NRB ( Nomor Rekening Bank ) NRB berfungsi sebagai rekening kegiatan perusahaan sehingga memudahkan perusahaan dalam mengontrol kondisi keuangan perusahaan. Dokumen-dokumen yang diperlukan untuk pengurusan NRB antara lain : • Fotokopi KTP atau SIM penanggung jawab atau pemilik.

AMDAL ( Analisis Mengenai Dampak Lingkungan ) Analisis Mengenai Dampak lingkungan (AMDAL) adalah hasil kajian mengenai dampak besar dan penting dari suatu kegiatan usaha yang direncanakan terhadap lingkungan hidup yang digunakan untuk proses pengambilan keputusan mengenai penyelenggaraan kegiatan usaha di indonesia. • Memberikan informasi kepada masyarakat • Bahan informasi bagi perencanaan pembangunan wilayah. . SITU. • Membantu proses pengambilan keputusan • Memberikan masukan terhadap penyusunan desain Dokumen Yang Diperlukan Dalam Pengurusan AMDAL Dalam pengurusan AMDAL. TDP. KTP. AMDAL digunakan untuk : • Memberikan masukan terhadap penyusunan rencana pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup. dokumen yang diperlukan adalah fotocopy NPWP. dan denah lokasi perusahaan yang dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan.

Dalam setiap IMB akan diikuti dengan retribusi IMB. sekelompok orang. atau badan untuk membangun dalam rangka pemanfaatan ruang sesuai dengan izin yang diberikan.IMB ( Izin Mendirikan Bangunan ) IMB adalah izin yang diberikan oleh pemerintah daerah kepada pribadi. Tujuan adanya IMB .beda di setiap daerah. yaitu pungutan daerah atas pemberian izin mendirikan bangunan yang besarnya berbeda.