You are on page 1of 7

GARAM INDUSTRI

DESKRIPSI GARAM INDUSTRI

 Pengertian garam industri adalah garam NaCl yang digunakan untuk
kebutuhan industri yang menggunakan garam sebagai salah satu bahan
bakunya. Garam untuk kebutuhan industri harus memenuhi aspek-aspek
berikut ini :
 Kandungan NaCl minimum 97% dari berat kering suatu produk garam.
Dalam penggunaan tertentu (misalnya untuk kebutuhan industri makanan
dan bumbu penyedap), kandungan NaCl minimum yang diperbolehkan
bisa mencapai 98% dari total beratnya.
 Memiliki kandungan maksimum logam-logam berat beracun yang dibatasi
oleh sejumlah parameter yang diakui secara internasional. WHO
mengeluarkan batasan-batasan maksimum kandungan logam berat pada
suatu produk garam.
 Memiliki aspek rasa asin yang baik. CaCl2, KCl, MgCl2, adalah pengotor
dari garam yang memiliki rasa sedikit pahit. Banyaknya kandungan
pengotor menyebabkan rasa garam menjadi kurang asin dan kurang enak
di lidah orang yang mengkonsumsinya.
 Kandungan TSS (Total Solid in Solution) yang sangat rendah,
atau nilai sangat kecil yang bisa diabaikan dalam beberapa
metode pengukuran.
 Bebas dari senyawa-senyawa organik berbahaya.
 Dari paparan syarat-syarat di atas, dapat dikatakan bahwa
produk garam industri ditujukan untuk segala industri yang
mengutamakan standar mutu tinggi dan diakui secara
internasional. Produk-produk makanan Indonesia yang di
ekspor tentu harus sudah memenuhi standar-standar
minimum yang diperlukan, termasuk standar minimum mutu
garam yang dipakai sebagai perasa.
 Pengguna garam industri terbanyak adalah sektor industri
kimia dasar, industri kimia penunjang, industri makanan dan
minuman, dan penggunaan di beberapa sektor lainnya.
MANFAAT GARAM INDUSTRI

- UNTUK BIDANG BAHAN INDUSTRI
- UNTUK PETERNAKAN
- UNTUK PERTANIAN
- UNTUK KECANTIKAN
- UNTUK KESEHATAN
UNTUK PEMESANAN

 ALAMAT : Jl.Danau Sentani Tengah H2B-39
Sawojajar Kota Malang
 HUBUNGI :
CS 1 WA 0822.365.1234.3
CS 2 WA 0819.4633.0746
http://www.belanjaonlinepegasus.com/