You are on page 1of 29

Hipertensi Pada Masa

Kehamilan

6 FEBUARI 2016

Definisi

 Beberapa literatur membagi tek. darah atas:
1. Hipertensi ringan (TDS :140-149 mmHg, TDD:
90-99 mmHg)
2. Hipertensi sedang (TDS :150-159 mmHg,
TDD:100-109mmHg)
3. Hipertensi berat (TDS : ≥ 160 mmHg, TDD : ≥ 110
mmHg)

Klasifikasi  Berguna menentukan manajemen dan intervensi berdasarkan resiko maternal dan kondisi perinatal.  Klasifikasi hipertensi dalam kehamilan yang sering digunakan menurut NHBPEP 2000 karena dapat digunakan dengan mudah dan praktis. Hipertensi gestasional . klasifikasi ini td: 1. Hipertensi kronis 2. Hipertensi kronis superimposed preeklampsia 4. Preeklampsia – eklampsia 3.

Pertama di diagnosis setelah umur kehamilan 20 mgg  .Hipertensi muncul sebelum umur kehamilan 20 mgg  .Hipertensi menetap setelah 12 mgg pasca persalinan . Hipertensi Kronis  . 1.

 Eclampsia : Pre-eclampsia yang disertai kejang- kejang &/ koma  Note : Proteinuria adalah adanya 300mg dalam urin slm 24 h / sama dgn >/ +1 dipstick . 2. Pre-eclampsia & eclampsia  Pre eclampsia : Hipertensi yang muncul setelah usia 20 mgg kehamilan disertai proteinuria.

Hipertensi kronik dengan superimposed pre- eklampsia  Hipertensi kronik disertai tanda-tanda pre eklampsia atau hipertensi kronik disertai proteinuria . 3.

Hipertensi gestasional  Hipertensi yang timbul pada kehamilan tanpa disertai proteinuria dan menghilag 3 bulan pasca persalinan / kehamilan dgn tanda2 preeklampsia tetapi tanpa proteinuria . 4.

mola. Penyakit ginjal dan hipertensi yang sudah ada  6. Hiperplasentosis . Primigravida . bayi besar. Obesitas . dm hidrops fetalis. Riwayat keluarga  5. Faktor Resiko  1. kehamilam multiple  3. Umur yang ekstrim  4. primipaternitas  2.

Manifestasi Klinis Patients presenting with vague symptoms of: -headache -abdominal pain -shortness of breath .complaints of “I just don’t feel right” should be evaluated for atypical presentations of preeclampsia or “severe features” .

. HLA-G akan mempermudah invasi sel trofoblas ke jaringan desidua yang menimbulkan degenerasi lapisan otot sehingga terjadi dilatasi arteri sprialis yang memberikan dampak penurunan TD. Patofisiologi  Pada kehamilan normal. respon imun tidak menolak adanya “hasil konsepsi” yang disebabkan adanya Human Leukocyte Antigen Protein G ( HLA-G) yang dapaat melindungi trofoblas janin dari lisis oleh sel Natural Killer (NK) ibu. penurunan resistensi perifer dan peningkatan aliran ke uteroplasenta.

yang menyebabkan iskemik plasenta yg mengeluarkan radikal bebas dan peningkatan peroksida lemak serta penurunan antioksidan. . Pada kehamilan dgn hipertensi hal itu tidak terjadi. Peroksida lemak dapat merusak membran sel endotel karena letaknya lgsg berhub dgn aliran darah dan mengandung asam lemak tdk jenuh.

 Kerusakan sel endotel mengakibatkan disfungsi endotel yg akn menyebabkan: .Ggn metabolisme prostaglandin yaitu menurunnya produksi prostasiklin ( vasodilator kuat) .Agregasi sel trombosit pd daerah kerusakan dan mengeluarkan tromboksanA2 ( vasokonstriktor kuat) .Pe permeabilitas kapiler dan fx koagulasi .

Tabel.4 Diagnosis Preeklampsia . 5 Kriteria Preeklampsia 2.eklampsia Preeklampsia Kriteria minimal  Tekanan darah sistolik ≥ 140mmHg atau tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg pada usia kehamilan > 20 minggu  Tekanan darah sebelum kehamilan atau pada trimester I dalam batas normal  Tidak adanya riwayat hipertensi atau penyakit ginjal  Tekanan darah kembali normal setelah 3 bulan pasca kehamilan  Disertai proteinuria ≥ 300 mg / 24 jam atau ≥ +1 pada pemeriksaan urin sesaat dengan urin dipstik atau rasio protein : kreatinin urine ≥ 0.3 .

0 g/24 jam atau ≥ +2 pada pemeriksaan urin sesaat dengan urin dipstik.Kriteria tambahan yang memperkuat diagnosis  Tek darah ≥ 160/110 mmHg  Proteinuria 2.  Serum kreatinin > 1.2 mg/dl kecuali sudah didapatkan peningkatan serum kreatinin sebelumnya  Trombosit < 100.000/mm3  Hemolisis mikroangiopati–peningkatan LDH  Peningkatan kadar serum transaminase–ALT atau AST  Nyeri kepala yang menetap atau gangguan serebral maupun visual  Nyeri epigastrium yang menetap .

Eklampsia  Kejang yang tidak dapat dijelaskan penyebabnya pada wanita dengan preeklamsia  Atau didapatkan kejang pd usia kehamilan > 20 minggu .

Tanda klinis yang menunjukkan PE yang mengancam (impending) : Tek darah yg gagal diturunkan pd pertengahan kehamilan. tes dipstik +2) . Adanya proteinuria yg bermakna (>300 mg/24 jam.

trombositopenia <100.Kriteria Preeklampsia berat Gejala :  Disfungsi sistem saraf pusat seperti pandangan kabur atau nyeri kepala hebat  Peregangan kapsula hepar dengan nyeri perut kanan atas Tanda :  Tek darah sistolik ≥ 160 mHg atau diastolik ≥ 110 mmHg diukur setelah 6 jam istirahat  Edema paru  Stroke  Kebutaan kortikal  Intrauterine Growth Retardation (IUGR) Laboratorium : Proteinuria > 5 gr/hr.000/mm Oliguria <500 ml/hr dan/ kreatinin ≥2x nilai normal Koagulopati dgn pemanjangan PT atau Fib rendah .

Pemeriksaan Penunjang Pemeriksaan laboratorium utk diagnosis dan evaluasi terapi hipertensi dalam kehamilan : 1. Serum asam urat 6. Serum kreatinin 7. Ekskresi protein urin 5. ALT (SGPT) 4. Serum AST (SGOT). Hemoglobin dan hematokrit 2. Serum albumin. LDH. Hitung trombosit 3. apusan darah dan profil koagulasi .

in severe cases. thrombocytopenia. anemia secondary to hemolysis. serum creatinine may be elevated . Laboratory Findings Blood test: elevated Hb or Hct. FDP increase. LDH increase. specific gravity > 1. decreased coagulation factors Urine analysis: proteinuria and hyaline cast.020 Liver function: ALT and AST increase. serum albumin Renal function: uric acid: 6 mg/dl. alkaline phosphatase increase.

Diagnosis Banding Beberapa diagnosis yang memiliki kesamaan gejala klinis : Perlemakan hati akut dengan hamil Trombotik mikroangiopati Eksaserbasi lupus eritematosus sistemik .

.

Antihypertension Medications:  Hydrolazine: initial choice  Labetolol  Nifedipine  Nimoldipine  Methyldoe  Sodium nitroprusside .

Mechanism Effects Medication of action Direct peripheral CO. methyldopa arteriolar vasodilation headache. a. no neonatal effects Direct peripheral CO. tachycardia sodium nitroprusside Direct peripheral Metabolite (cyanide) vasodilation toxic to fetus .adrenergic labetalol headache. RBF maternal Calcium channel orthostatic hypotension nifedipine blocker Headache. b. RBF maternal flushing. RBF maternal flushing. neonatal blocker depressed respirations CO. RBF maternal flushing. hydralazine vasodilation headache. tachycardia CO.

keamanan setelah trimester pertama telah dibuktikan Agen lini kedua Labetalol (C) 200-1200 mg/hari dalam 2.5 – 3 g/hari dalam 2 dosis Pilihan pertama berdasarkan Metildopa (B) NHBPEP.reseptor bloker Tergantung pd agen spesifik Beresiko menghambat pertumbuhan janin jika diberikan trimester I dan II .Obat (kat. Mungkin berhubungan dgn 3 dosis hambatan tumbuh janin Nifedipine (C) 30-120 mg/hari dalam Mungkin hambat proses preparat lepas lambat persalinan dan efek sinergik dgn MgSO4 Hidralazin (C) 50-300 mg/hari dalam 2-4 Pengalaman jangka panjang dosis menemukan gejala ikutan β. Dosis Keterangan FDA) Agen lini pertama 0.

. Management Therapy of severe Pre-eclampsia  Prevention of convulsion: magnesium sulfate or diazepam and phenytoin  Control of maternal blood pressure: antihypertensive therapy  Initiation of delivery: the definitive mode of therapy if severe preeclampsia develops at or > 36 wk or if there is evidence of fetal lung maturity or fetal jeopardy.

or i.v. Blocks calcium entry into neurons. i. Vasodilates the smaller-diameter intracranial vessels 1.  1-2g/hr constant infusion  Total dose: 20-30 g/d . i.m.Magnesium Sulfat: Decreases the amount of acetylcholine released at the neuromuscular junction.  5g loading dose 5-10 min.v.

Komplikasi  Preterm delivery  Fetal risks: acute and chronic uteroplacental insufficiency  Intrapartum fetal distress or stillbirth  IUGR  Oligohydramnios .

Apa perbedaan pre eklampsia dan eklampsia?  5. Apa yang membedakan hipertensi kronik dengan hipertensi gestasional ?  4. Faktor apa yang menyebabkan dapat terjadinya hipertensi pada kehamilan?  10. Apa itu hipertensi kronik dengan superimposed pre eklampsia ?  7. Apa pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan? ( min. 2 )  9. Sebutkan klasifikasi hipertensi pada kehamilan?  3. Sebutkan minmal 3 faktor resiko htn?  6. Sebutkan kriteria diagnosis hipertensi pre eklampsia?  2. Soal pretest  1. Golongan obat apa yang dpt digunakan serta berikan contoh 1 . Apa manifestasi klinik? ( min.2 )  8.

KAMSAHAMNIDA~ .